• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
Dibaca : 163 Kali
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
Dibaca : 159 Kali
UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
Dibaca : 168 Kali
Dorong Pemerataan Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Layanan Bantuan Hukum
Dibaca : 184 Kali
Komisioner KI Riau Turun ke Inhu Lakukan Penguatan Kapasitas PPID
Dibaca : 261 Kali

  • Home
  • Pekanbaru

Terkait Polemik Pengesahan RPJMD 2020

12 Anggota DPRD Pekanbaru Lapor ke KI Riau

Redaksi
Selasa, 19 Mei 2020 22:57:46 WIB
Cetak
12 orang anggota DPRD Kota Pekanbaru mendatangi Kantor Komisi Informasi (KI) Riau di Jalan Gajahmada, Pekanbaru, Selasa (19/05/2020).
Pekanbaru, Hariantimes.com - 12 orang anggota DPRD Kota Pekanbaru mendatangi Kantor Komisi Informasi (KI) Riau di Jalan Gajahmada, Pekanbaru, Selasa (19/05/2020).

Kedatangan legislator ke KI Riau ini untuk melaporkan pengesahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pekanbaru tahun 2017-2022 yang disebut-sebut cacat hukum.

Kedatangan para wakil rakyat ini disambut oleh empat orang komisioner Yakni Zufra Irwan SE (Ketua), Joni S Mundung, Tatang Yudiansyah dan Alnofrizal.

Dikesempatan itu, Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari PKS Sabarudi dan Ida Yulita Susanti dari Fraksi Partai Golkar mengadukan masalah pengesahan RPJMD yang banyak melanggar aturan perundangan dan tata tertib (tatib) DPRD. 

"Intinya, kami berjalan 18 orang anggota DPRD Kota Pekanbaru bukan karena mencari panggung. Karena tak ada gunanya kami mencari panggung. Kami sudah duduk. Jadi kalau ada yang bicara kami cari panggung, untuk apa kami cari panggung. Kecuali kita akhir masa jabatan, cari suara bolehlah kami cari panggung. Tapi ini murni kami menjegal, karena memang ada persoalan besar dalam revisi RPJMD yang tidak diketahui oleh orang banyak. Makanya kami buka dokumennya tadi," papar Ida.

Jadi APBD Kota Pekanbaru itu, ungkap Ida, setiap tahun 70 persen dihabiskan oleh multiyears. Sementara yang tunda bayar sudah 8 tahun.

"Itu faktanya. Nah hari ini, sebut Ida, tidak mungkin dibengkakkan lagi dengan krisis ekonomi ini," cakap Ida.

Sementara itu, Sabarudi mengatakan? RPJMD itu sebetulnya payung hukum untuk membuat RKPD.

"Jadi kalau Perda RPJMD itu sudah selesai, menggampang ada legal standingnya buat APBD kita. Jadi, APBD mau diapa-apain sudah ada payung hukumnya itu. Itu makanya RPJMD itu menjadi sangat penting," ujar Sabarudi.

Menyikapi masalah itu, Ketua Komisi Informasi (KI) Riau, Zufra Irwan prihatin dan mempertanyakan hati nurani para pengambil kebijakan di Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

"Jelas kita prihatin. Dan saya mempertanyakan hati nurani mereka, termasuk para wakil rakyat di DPRD Kota Pekanbaru," ujar Zulfra seraya berharap kepada 18 anggota dewan yang meminta dilakukannya peninjauan kembali terhadap pengesahan RPJMD untuk istiqomah dan benar-benar berjuang demi rakyat. 

"Saya mendorong para wakil rakyat untuk memaparkan semua permasalah yang terjadi ke pemerintah pusat. Sekarang lengkapi data dan berangkat ke Jakarta. Laporkan semua kejanggalan yang terjadi kepada Kabag Reskrim, Kejaksaan Agung, Menteri dalam Negeri dan Kemen PANRB," saran Zufra.

Penyataan keras lainnya juga disampaikan Komisioner KI Riau Joni S Mundung. 

Menurut Joni, keterbukaan informasi publik dan kinerja Pemko Pekanbaru sangat jelek. Setiap masyarakat yang minta informasi dan data, kebanyakan ditolak. 

"Masalah bantuan saja tak selesai. Ini disebabkan mereka tidak transparan soal data. Siapa yang menerima, berapa jumlahnya, anggarannya berapa, semua tertutup. Jauh hari kami sudah sampaikan, kalau tidak transparan, maka akan kacau. Sekarang terbuktikan?," tandas Joni.

Terkait kacaunya penyaluran bantuan kepada masyarakat akibat pemberlakukan PSBB, kata Joni, dirinya menyarankan RT/RW melakukan pembangkangan sosial. 

"Biarlah saya disebut provokataor, asalkan semua terbuka dan transparan," tukas Joni sembari juga mengatakan, kedatangan sejumlah anggota DPRD Pekanbaru dalam jumlah banyak ini merupakan peristiwa langka yang jarang terjadi di republik ini. Dan ini menjadi cambuk bagi walikota, mengingat DPRD merupakan mitra kerja mereka. 
 
Hal senada juga disampaikan Komisioner KI lainnya, Yatang Yudiansyah. 

Menurut Tatang, di era keterbukaan informasi publik sekarang ini seharusnya Pemko Pekanbaru transparan. Tidak ada yang disembunyi-sembunyikan. Apalagi kalau itu masalah kepentingan rakyat. 

"Ini yang tidak kita lihat. Ketika RT/RW menyodorkan data, Pemko justru punya data sendiri. Akibatnya, bantuan penanganan Covid-10 menjadi kacau sampai saat ini. Termasuk juga masalah RPJMD yang jelas-jelas untuk kepentingan daerah. Ternyata, banyak hal yang disembunyikan. Seperti yang barusan kami dengar, kalau disana masih terdapat sengketa lahan seluas 226 hektare," beber Tatang.

Kemudian, ungkap Tatang, soal penempatan tenaga kerja lokal yang tak sebanding dengan tenaga kerja asing (China). Kalau TKI 500 orang, maka TKA 7.000 lebih. 

"Semua ini karena adanya kontrak dengan pihak luar. Kalau memang iya, kenapa ini tidak dipublis dari awal?" pungkasnya.(*)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Johny S Mundung: 12.000 Warga Dilaporkan Mulai Terserang ISPA

Soal Polemik HGB STC, Agung Nugroho: Kami Tidak Pernah Menyampaikan Bapak Mendagri Memberikan Rekomendasi

Agung Nugroho: SIEXPO 2026 Perkuat Ekosistem Industri Sawit dan Pariwisata Pekanbaru

KPU dan PWI Pekanbaru Teken MoU Perkuat Sinergi Informasi dan Tangkal Hoaks Pemilu

Karhutla di Air Hitam Padam Total, Ferdian: Hasil Sinergi Seluruh Personel di Lapangan

Karhutla Terjadi di Air Hitam Pekanbaru, Manggala Agni Padamkan Api di Lahan Gambut

Johny S Mundung: 12.000 Warga Dilaporkan Mulai Terserang ISPA

Soal Polemik HGB STC, Agung Nugroho: Kami Tidak Pernah Menyampaikan Bapak Mendagri Memberikan Rekomendasi

Agung Nugroho: SIEXPO 2026 Perkuat Ekosistem Industri Sawit dan Pariwisata Pekanbaru

KPU dan PWI Pekanbaru Teken MoU Perkuat Sinergi Informasi dan Tangkal Hoaks Pemilu

Karhutla di Air Hitam Padam Total, Ferdian: Hasil Sinergi Seluruh Personel di Lapangan

Karhutla Terjadi di Air Hitam Pekanbaru, Manggala Agni Padamkan Api di Lahan Gambut



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
04 November 2026
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
04 November 2026
UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
04 November 2026
Dorong Pemerataan Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Layanan Bantuan Hukum
04 November 2026
Komisioner KI Riau Turun ke Inhu Lakukan Penguatan Kapasitas PPID
03 November 2026
Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi, Kanwil Kemenkum Riau Lanjutkan Monitoring
03 November 2026
PWI dan Bakom Sepakat Perkuat Literasi Informasi dan Industri Pers
03 November 2026
Ramli Walid: Kerukunan dan Persatuan Harus Terus Dirawat Bersama
03 November 2026
Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-Arakkan LAM Riau
02 November 2026
Dorong Hilirisasi Paten, Kanwil Kemenkum Riau Gelar Webinar Road to FBPI 2026
02 November 2026
TERPOPULER +
  • 1 Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
  • 2 RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
  • 3 Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
  • 4 Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
  • 5 Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
  • 6 Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
  • 7 Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
  • 8 Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
  • 9 Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved