• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
Dibaca : 209 Kali
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
Dibaca : 207 Kali
UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
Dibaca : 209 Kali
Dorong Pemerataan Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Layanan Bantuan Hukum
Dibaca : 209 Kali
Komisioner KI Riau Turun ke Inhu Lakukan Penguatan Kapasitas PPID
Dibaca : 288 Kali

  • Home
  • Meranti

Kembangkan Food Industry Sagu

Bupati Irwan Minta Pemerintah Pusat Lebih Fokus dan Serius

Redaksi
Selasa, 10 Maret 2020 19:19:07 WIB
Cetak
Ditjen Perkebunan Kementan menggelar FGD di ruang rapat Gedung C Kementan di Jakarta, Selasa (10/03/2020).
Jakarta, Hariantimes.com - Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan Nasir MSi meminta pemerintah pusat lebih fokus dan serius mendorong pengembangan komoditi sagu. 

Salah satunya dengan mengembangkan food industry sagu, sehingga pasar produk berbahan sagu semakin luas.

Permintaan itu disampaikan Irwan saat menjadi narasumber pada focus group discussion (FGD) Akselerasi Peningkatan Tiga Kali Lipat Ekspor Komoditi Sagu serta Produk Turunannya. FGD ini digelar oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) di ruang rapat Gedung C Kementan di Jakarta, Selasa (10/03/2020).

FGD ini sendiri dipimpin Sekretaris Dirjen Perkebunan Antarjo Dikin. Terlihat hadir Direktur Pengolahan Pemasaran Perkebunan Ditjen Perkebunan Dedi Junaidi, pejabat dari Kementerian Perdagangan, pakar sagu Prof Bintoro, sejumlah pengusaha food industry, serta beberapa pejabat dari daerah penghasil Papua dan Sulawesi Selatan. Sedang dari Meranti, ikut mendampingi Kepala Bappeda Makmun Murod, Kadis Perkebunan dan Hortikultura Tengku Efendi, dan Kabag Humas dan Protokoler Rudi Hasan.

"Hampir seluruh sagu yang diekspor berasal dari Meranti. Khusus dari Meranti banyak diekspor langsung ke Malaysia dalam bentuk sagu basah. Di sana diolah menjadi food industry dengan kemasan yang menarik dan rasa yang enak," cerita Bupati.

Kondisi ini terjadi, jelas Irwan, karena pengembangan food industry di Malaysia lebih maju. Bahkan mereka mengekspor kembali dengan nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi.

"Jika di Papua ada anggapan sagu punya Papua tapi Meranti punya nama. Namun kami di Meranti malah ada anggapan Meranti punya sagu Malaysia punya nama," sebutnya yang disambut tawa peserta FGD.

Untuk itulah Irwan berharap pelaku usaha food industry di tanah air lebih banyak menggunakan sagu sebagai salah satu bahan baku produk. Dia mencontohkan banyak produk turunan yang sudah dikeluarkan pelaku industri kecil berbasis sagu di Meranti seperti mie sagu, beras analog sagu, dan gula sagu.

Bahkan Irwan menyarankan agar pihak Kementerian bisa meninjau bagaimana food industry di Batu Pahat Malaysia dalam mengolah produk turunan sagu. "Kenyataannya sagu memiliki pasar yang sangat luas," tegasnya.

Irwan juga mengakui produk sagu Meranti terutama sagu memang dikenal luas. Namun di Meranti sendiri susah membeli tepung sagu di pasaran secara bebas. Hal ini karena belum dipanen, batang-batang sagu sudah dibeli pelaku usaha pengolahan sagu.

"Jika ada yang ingin beli 10 ton saja saya yakin akan antre seminggu karena produk tepung sagu di kilang-kilang sagu tersebut sudah ada yang punya," ungkapnya.

Saat ini tujuan pasar utama produk tepung sagu Meranti adalah Malaysia dan Cirebon. Selain itu diekspor ke Korea Selatan dan Jepang. 

"Untuk meningkatkan produksi sagu, kami di Meranti telah membuat kebijakan melarang tanaman sawit karena tanah di Meranti itu gambut. Untuk itu kami juga butuh program konservasi," tegas Irwan.

Dalam kesempatan itu Bupati Irwan juga mengenalkan peserta dengan Ny Saptarini, salah seorang pakar pengolahan makanan berbasis sagu dari Universitas Trisakti.
Sementara itu Prof Bintoro menjelaskan prospek sagu sebagai tanaman asli Indonesia sangat potensial. "Sagu adalah bahan pangan yang sehat, bisa diolah menjadi gula dan bioenergi," jelas dia.

Prof Bintoro juga memaparkan impor beras tanah air terus meningkat bahkan tahun 2018 mencapai 1,04 juta ton. Sedangkan impor gula 2017 mencapai 4,47 juta ton. Demikian pula Impor gandum mencapai 10 juta ton lebih.

Peluang pasar sagu juga dipaparkan oleh Ny. Iriana Trimurty Ryacudu, Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan. Menurutnya saat ini ada kebutuhan sagu mencapai satu juta ton dari Amerika Serikat.

"Kebutuhan sagu Amerika itu mencapai satu juta ton. Dan ini peluang karena belum terpenuhi," ungkap dia.

Sesditjen Antarjo pula menjelaskan ke depan perlu komitmen lintas sektoral untuk mengembang sagu. Selain potensinya besar juga tanaman asli Indonesia.

"Memang kita perlu sinergitas, membuat grand design yang dilaksanakan bersama, membuka akses pasar dan melakukan konservasi," tegas dia.

Kerjasama Produk Walet
FGD ini pula dimanfaatkan Irwan untuk melaporkan mengenai usaha sarang burung walet di Kepulauan Meranti. Menurutnya banyak bangunan sarang walet yang dibangun di perkebunan sagu di nilai produksi ratusan ton pertahun.

"Namun sayang belum memberi sumbangan yang baik terhadap pendapatan daerah karena belum ada kerjasama yang baik antara pemerintah daerah dengan petugas Karantina di lapangan," ungkap Bupati.

Padahal walet tersebut diekspor dengan harga fantastis ke China. Berhubung dalam pertemuan tersebut ada pejabat karantina yang ada dibawah naungan Kementan, Irwan meminta bisa mengkondisikan petugas karantina di lapangan mau bekerjasama dalam pengawalan ekspor sarang walet sehingga memberi sumbangsih pada pendapatan daerah.(*)

Penulis: Tengku Harzuin


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

50 Kepala TK, SD Hingga SMP Ikuti Pelatihan dan Seminar Jurnalistik PWI Meranti

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

50 Kepala TK, SD Hingga SMP Ikuti Pelatihan dan Seminar Jurnalistik PWI Meranti

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
04 November 2026
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
04 November 2026
UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
04 November 2026
Dorong Pemerataan Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Layanan Bantuan Hukum
04 November 2026
Komisioner KI Riau Turun ke Inhu Lakukan Penguatan Kapasitas PPID
03 November 2026
Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi, Kanwil Kemenkum Riau Lanjutkan Monitoring
03 November 2026
PWI dan Bakom Sepakat Perkuat Literasi Informasi dan Industri Pers
03 November 2026
Ramli Walid: Kerukunan dan Persatuan Harus Terus Dirawat Bersama
03 November 2026
Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-Arakkan LAM Riau
02 November 2026
Dorong Hilirisasi Paten, Kanwil Kemenkum Riau Gelar Webinar Road to FBPI 2026
02 November 2026
TERPOPULER +
  • 1 Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
  • 2 Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
  • 3 RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
  • 4 Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
  • 5 Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
  • 6 Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
  • 7 Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
  • 8 Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
  • 9 Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved