• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
Dibaca : 142 Kali
Lestarikan Tradisi Menolak Bala, Pemkab Siak Matangkan Pelaksanaan Ghatib Beghanyut
Dibaca : 153 Kali
Karhutla Kerumutan dan Sungai Guntung Hilir Belum Padam, Ferdian: Tim Hadapi Sejumlah Tantangan
Dibaca : 132 Kali
Besok Malam Dilantik, Amran Tambi Siapkan PKDP Riau Lebih Solid dan Berdaya Guna
Dibaca : 130 Kali
Kemenkum Riau Dorong Terwujudnya Kabupaten Layak Anak
Dibaca : 138 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Lulus Profesi Insinyur di Unand, Dosen UIR Akmar Efendi Soroti Pemanfaatan Metode Machine Learning

Zulmiron
Kamis, 25 Desember 2025 17:10:00 WIB
Cetak
Akmar Efendi bersama Pembimbing dan Penguji Laporan Teknik Profesi Insiyur Unand Padang.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Usia tak menjadi penghalang bagi Akmar Efendi untuk terus menimba ilmu.

Usai meraih gelar doktor dari Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang pada akhir September 2025, dosen Universitas Islam Riau (UIR) ini kembali mencatatkan prestasi akademik dengan dinyatakan lulus Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur (PPI) Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas (Unand), Padang dengan nilai A.

Akmar Efendi yang merupakan putra kelahiran Desa Kuok, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau menyelesaikan tahapan akhir profesi insinyur melalui Ujian Laporan Teknik yang digelar pada Senin (22/12/2025).

Dalam ujian tersebut, Akmar Efendi mempresentasikan kajian akademiknya berjudul “Mengatasi Ketidakseimbangan Kelas dalam Pembelajaran Mesin untuk Memprediksi Kelulusan Mahasiswa Tepat Waktu di Universitas Islam Riau.”

Baca Juga :
  • Lagi, UIR Pertahankan Juara 1 Pengelola Laman dan Sosial Media Terbaik Dilingkungan LLDIKTI XVII
  • Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi dengan UIR
  • Wamenkes Tekankan Inovasi dan Riset Kesehatan

Penelitian tersebut menyoroti pemanfaatan metode pembelajaran mesin (machine learning) untuk mendukung pengambilan keputusan akademik, khususnya dalam memprediksi dan meningkatkan tingkat kelulusan mahasiswa tepat waktu.

Presentasi yang disampaikan Akmar Efendi berlangsung lancar dan mendapat apresiasi dari tim penguji.

Di bawah bimbingan Ir Insannul Kamil PhD IPU,ASEAN Eng APEC Eng, Akmar Efendi diuji oleh tim penguji yang terdiri dari Dr Ir Rina Yuliet IPM selaku ketua, serta Dr Ir Prima Fitri IPM dan Prof Dr Ir Montesqit IPU ASEAN Eng APEC Eng sebagai anggota.

Berbagai pertanyaan kritis berhasil dijawab dengan argumentasi akademik yang kuat, hingga akhirnya ia dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar profesi Insinyur.

Capaian ini semakin menegaskan komitmen Akmar Efendi sebagai akademisi dalam mengembangkan keilmuan dan profesionalisme, sekaligus memberi kontribusi nyata bagi penguatan kualitas pendidikan tinggi, khususnya di lingkungan Universitas Islam Riau.

Dalam laporan teknik yang dipaparkan di hadapan tim penguji, Akmar Efendi menjelaskan, kelulusan tepat waktu merupakan salah satu indikator penting kinerja akademik di perguruan tinggi. Namun demikian, realitas menunjukkan masih banyak mahasiswa yang gagal menyelesaikan studi sesuai masa studi ideal. Kondisi ini mendorong perlunya pengembangan model prediktif yang dapat mendukung pengambilan keputusan akademik secara lebih tepat dan berbasis data.

“Penelitian yang saya lakukan bertujuan untuk menganalisis dampak ketidakseimbangan kelas terhadap kinerja algoritma pembelajaran mesin dalam memprediksi kelulusan mahasiswa di Universitas Islam Riau,” ujar Akmar Efendi menjelaskan, data penelitian diperoleh melalui kuesioner yang kemudian diberi label ke dalam dua kelas, yakni lulus tepat waktu dan tidak lulus tepat waktu. Pada tahap awal, komposisi data tersebut tidak seimbang. Untuk mengatasi persoalan tersebut, peneliti menerapkan teknik Synthetic Minority Over-Sampling Technique (SMOTE) pada tahap prapemrosesan data guna menyeimbangkan dataset.

Dalam penelitian ini, empat algoritma pembelajaran mesin dibandingkan, yakni Pohon Keputusan (Decision Tree), Gaussian Naive Bayes, K-Nearest Neighbors (KNN), dan Support Vector Machine (SVM). Evaluasi kinerja model dilakukan baik dengan maupun tanpa penerapan SMOTE, menggunakan sejumlah metrik, antara lain akurasi, presisi, recall, skor F1, serta matriks konfusi.

“Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kinerja yang signifikan setelah penerapan SMOTE, dengan seluruh model mencapai tingkat akurasi sekitar 99 persen. Sementara itu, algoritma SVM menunjukkan performa yang paling stabil pada kedua kondisi pengujian,” jelas Wakil Dekan III Fakultas Teknik UIR di masanya ini menegaskan, penelitian tersebut menyoroti efektivitas SMOTE dalam meningkatkan keadilan dan keandalan proses klasifikasi, khususnya pada dataset yang mengalami ketidakseimbangan kelas.

“Karya ini diharapkan dapat membantu universitas melakukan intervensi dini terhadap mahasiswa yang berisiko mengalami keterlambatan kelulusan,” pungkasnya.

Dalam kesimpulan laporannya, Akmar Efendi menegaskan, ketidakseimbangan kelas dalam data kelulusan mahasiswa terbukti memiliki dampak signifikan terhadap kinerja algoritma klasifikasi pembelajaran mesin.

Tanpa penerapan teknik penyeimbangan data seperti Synthetic Minority Over-Sampling Technique (SMOTE), algoritma cenderung bias terhadap kelas mayoritas dan kurang mampu mendeteksi mahasiswa yang berisiko tidak lulus tepat waktu.

Sebaliknya, setelah SMOTE diterapkan, seluruh algoritma yang diuji, yakni Decision Tree, Gaussian Naive Bayes, K-Nearest Neighbors dan Support Vector Machine, menunjukkan peningkatan kinerja yang substansial dengan tingkat akurasi mencapai sekitar 99 persen. Di antara keempat model tersebut, Support Vector Machine (SVM) tampil sebagai algoritma dengan performa paling stabil, baik sebelum maupun sesudah penyeimbangan data.

Temuan ini menegaskan pentingnya strategi prapemrosesan data yang tepat, khususnya dalam mengatasi ketidakseimbangan kelas, guna menghasilkan sistem prediksi kelulusan yang akurat, adil dan andal.

Hasil penelitian ini dinilai dapat menjadi pijakan bagi perumusan kebijakan akademik yang bertujuan meningkatkan tingkat kelulusan mahasiswa tepat waktu di perguruan tinggi.

Untuk pengembangan ke depan, Akmar Efendi yang juga Ketua APTIKOM Riau ini merekomendasikan eksplorasi penyetelan hiperparameter serta penerapan metode ensemble seperti bagging, boosting, dan stacking guna meningkatkan ketahanan dan kemampuan generalisasi model pada berbagai karakteristik data.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Lagi, UIR Pertahankan Juara 1 Pengelola Laman dan Sosial Media Terbaik Dilingkungan LLDIKTI XVII

Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi dengan UIR

Wamenkes Tekankan Inovasi dan Riset Kesehatan

UIR Borong 11 Piagam Penghargaan dari LLDIKTI Wilayah XVII Riau-Kepri

SMSI Dukung PKPA dan Pendidikan Mediator

Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026

Lagi, UIR Pertahankan Juara 1 Pengelola Laman dan Sosial Media Terbaik Dilingkungan LLDIKTI XVII

Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi dengan UIR

Wamenkes Tekankan Inovasi dan Riset Kesehatan

UIR Borong 11 Piagam Penghargaan dari LLDIKTI Wilayah XVII Riau-Kepri

SMSI Dukung PKPA dan Pendidikan Mediator

Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
07 Agustus 2026
Lestarikan Tradisi Menolak Bala, Pemkab Siak Matangkan Pelaksanaan Ghatib Beghanyut
07 Agustus 2026
Karhutla Kerumutan dan Sungai Guntung Hilir Belum Padam, Ferdian: Tim Hadapi Sejumlah Tantangan
07 Agustus 2026
Besok Malam Dilantik, Amran Tambi Siapkan PKDP Riau Lebih Solid dan Berdaya Guna
07 Agustus 2026
Kemenkum Riau Dorong Terwujudnya Kabupaten Layak Anak
07 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dukung Transformasi Digital dan Percepatan Layanan Hukum
07 Agustus 2026
Agung Nugroho: SIEXPO 2026 Perkuat Ekosistem Industri Sawit dan Pariwisata Pekanbaru
07 Agustus 2026
Kemenkum Riau dan Pemkab Meranti Perkuat Perlindungan Kopi Liberika dan Sagu
07 Agustus 2026
Mewujudkan Keadilan Restoratif, Kemenkum Riau Perkuat Sinergi PK Bapas dan Penyuluh Hukum
07 Agustus 2026
PLN UID Riau dan Kepri Raih Penghargaan Riau Industry Marketing Champion 2026
07 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
  • 2 Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Komunikasi dan Transformasi Organisasi
  • 4 Menteri PPN/Bappenas Prof Rachmat Pambudy Keynote Speaker SIEXPO 2026 di Pekanbaru
  • 5 Evaluasi Kinerja Semester I 2026, Kanim Pekanbaru Raih Penghargaan Humas Most Popular
  • 6 Pianisril-Zulkifli Ali Juarai Fun Pingpong Competition SKK Migas-EMP-PWI Riau
  • 7 Fun Pingpong Competition Perkuat Kemitraan PWI Riau, SKK Migas dan EMP
  • 8 1 Agustus, Menag Ajak Masyarakat Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
  • 9 PWI Fest 2026 Siap Digelar, Akhmad Munir: Pers Indonesia Bersiap Hadapi Era AI
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved