• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 162 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 479 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 483 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 411 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 539 Kali

  • Home
  • Sosialita

Bentuk Pelayanan ke Masyarakat

PMI Pekanbaru Siapkan 6 Ribu Hingga 8 Ribu Kantong Darah Setiap Bulan

Redaksi
Rabu, 29 Januari 2020 00:34:51 WIB
Cetak
Kegiatan donor darah PWI Riau.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Unit Gawat  Darurat (UGD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekanbaru menyiapkan 6.000 sampai 8.000 kantong darah setiap bulan.

Sebelum didistribusikan, darah-darah tersebut diolah. Dan setelah diolah, dari 6.000 sampai 8.000 kantong darah itu didapatlah sebanyak 5.000 bahkan 7.000 kantong darah. Karena bisa saja satu kantong darah itu bisa menjadi dua kantong ukuran besar dan kecil.

"Makanya kami sampaikan, 6.000 sampai 8.000 itu adalah total kebutuhan darah yang kita berikan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat," sebut Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Drs M Noer MBS SH MSi MH kepada Hariantimes.com usai kegiatan bakti sosial donor darah PWI Riau Peduli bersama Insan Pers dan Mitra yang berlangsung di Atrium Siak, Lantai 1 Mall SKA Pekanbaru, Selasa (28/01/2020).

Lalu, dari 6.000 sampai 8.000 ini apa sudah terpenuhi kebutuhan masyarakat akan darah? Ketua PMI Kota Pekanbaru ini menyampaikan, alhamdulillah sampai saat ini sudah terpenuhi. Namun demikan, PMI Kota Pekanbaru punya stok berjalan. Artinya, stok darah yang diperoleh tidak semua yang dibutuhkan. Karena kebutihan darah itu tergantung dengan orang yang sakit.

"Jadi umpanya hari ini kita punya stok golangan darah O nya 20, B nya hanya 3 atau 5 yang dapat.  Sementara pas ada permintaan B nya ada 8, tentu ada 3 yang kurang. Nah, kami akan berusaha mencari yang 3 itu. Kalau tidak ada stok, maka kami akan mencari stok yang berjalan. Artinya apa? Kami juga mempunyai kader-kader peduli donor yang mereka sebagai stok berjalan. Jadi, orang-orang yang sudah terdaftar dan penyumbang di atas 50 kali, itu mereka pada posisi siap. Kadang-kadang untuk mendonorkan, kapan kita panggil.mereka sudah siap," beber Mantan Kepala Dinas Kependudukkan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru ini.

Terkait kebingungan masyarakat soal cara mendapatkan darah di PMI, M Noer menjelaskan, pertama; seseorang yang butuh darah pasti melalui rumah sakit. Oleh karena itu, rekomendasi wajib adalah rumah sakit. Kenapa? Karena yang tahu golongan darah itu apa, berapa yang dibutuhkan dan jenisnya apa itu rumah sakit.  Maka ketika masyarakat mengeluh, itu melalui rumah sakit. Lalu  rumah sakit ada rekomendasi yang akan diteruskan kepada PMI.

"Nah ada dua jalur. Karena ada jalur langsung dan jalur BPJS. Kenapa begitu? Karena kita ada kena biaya penggantian pengolahan darah. Jadi, jika ad biaya darah itu namanya ada Biaya Penggantian Pengolah Darah (BPPD). Dan itu diatur oleh peraturan PMI Pusat dan Kementerian Kesehatan. Nah bagi peserta BPJS, maka BPJS yang menanggungnya. Bagi yang tidak, tentu mereka yang langsung membayarnya," terang M Noer.

Oleh karena itu, lanjut M Noer, setelah melalui rumah sakit baru mereka rekomendasi ke PMI. Dan ada kadang-kadang rumah sakit yang punya bank darahnya. Yang mana rumah sakit ini meminta darah dalam jumlah banyak ke PMI untuk distok dan ad juga yang tidak, karena langsung ke PMI.

"Di PMI ketika masuk, kita akan cek. Kita memang masih mewajibkan atau meneruskan kepada kawan-kawan yang datang itu juga untuk membawa pengganti. Tetapi penggantinya tidak juga diwajibkan saat itu juga. Tapi dia punya kemauan untuk mendorong atau menggerakkan orang untuk menjadi pengganti. Kenapa? Dengan dia ditolong orang lain, mudah-mudahan dia punya hati. Bisa juga dia membantu menyiapkan ketersediaan kita sebagai stok untuk Kota Pekanbaru ini," ulas M Noer.

Karena itu, M Noer berharap, pertama; masyarakat jangan ragu-ragu kalau membutuhkan darah. Karena PMI pasti akan memberikan pelayanan penuh. Karena kebutuhan darah itu sudah menjadi kebutuhan wajib yang harus dipenuhi dan dilayani oleh PMI.

"Kami kadang-kadang tidak lagi menghitung apa ada lagi stok, apa ada pengganti atau tidak. Tetapi kami hanya minta komitmen. Karena bapak-bapak yang sekarang sedang tidak mengalami permasalah atau membutuhkan mau saja menyumbang. Apalagi yang sudah dibantu, masak tidak mau menyumbang. Nah itu yang kita tuntut.  Artinya kita menuntut mereka supaya mau peduli. Tapi bukan berarti, keluar satu minta satu. Kami berharap, keluar satu dia mau menutup yang 10. Kenapa tidak, kalau memang dia biasa. Dan itu juga ibadah. Jadi bahasa kami, integritas. Jadi kita buat perjanjian," ulas M Noer.(*)


Penulis: Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 2 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 3 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 4 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 5 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 6 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 7 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • 8 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
  • 9 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved