• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029
Dibaca : 204 Kali
Evaluasi Realisasi APBD Per September 2026, Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah dan PAD
Dibaca : 229 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi
Dibaca : 215 Kali
Tingkatkan Kapasitas ASN Berbasis Assessment, Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Program JELAJAH
Dibaca : 208 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Melalui Inovasi PASIH PERDA
Dibaca : 282 Kali

  • Home
  • Sosialita

PPI Terbitkan Buku Antologi Puisi Palung Tradisi

Redaksi
Sabtu, 12 Oktober 2019 00:04:13 WIB
Cetak
Ketua PPI, Kunni Masrohanti.
Pekanbaru, Hariantimes.com - Penyair Perempuan Indonesia (PPI) menerbitkan buku antologi puisi berjudul Palung Tradisi.

Buku antologi berjudul Palung Tradisi ini akan diluncurkan sempena puncak perayaan Hari Puisi Indonesia (HPI) di Jakarta tanggal 18 hingga 20 Oktober mendatang di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta

Ketua PPI, Kunni Masrohanti menyebutkan,  penyair yang menulis puisi dalam buku ini adalah mereka yang sudah menyatakan diri bergabung dengan PPI. Dimana ada 26 penyair yang puisinya dimuat dalam buku ini. Semua puisi, sedikit atau banyak, wajib menyentuh hal-hal yang berbau tradisi. Artinya, berbagai kisah, cerita yang menjadi sumber inspirasi dalam puisi tersebut berbau tradisi. 

''Anggota PPI yang sudah tedaftar atau menyatakan bergabung dengan PPI ada 41 orang. Tapi tidak semua mengirimkan puisi, dan memang tidak diwajibkan. Kami hanya menyarankan. Kita maklumi kawan-kawan PPI banyak kesibukan sehingga belum sempat mengirimkan puisi. Tidak mengapa. Ini bukan buku satu-satunya. Insyaallah ke depan masih akan ada buku puisi karya penyair-penyair yang tergabung dalam PPI. Syaratnya wajib tradisi,'' tutur Kunni.

Jika yang boleh mengirim puisi dalam antologi PP hanya anggota PPI, bagaimana dengan yang bukan PPI? Menjawab soalan ini, Kunni menjelaskan, bahwa, yang bersangkutan memang harus dengan ikhlas bergabung terlebih dulu dengan PPI. Itu pun dengan syarat. Salah satu syaratnya wajib memiliki buku puisi, minimal kumpulan bersama atau antologi. 

Tidak ada batas akhir untuk penerimaan anggota PPI, kata Kunni. PPI terbuka untuk siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Siapa yang ingin bergabung, boleh kapan saja, tidak membedakan suku, ras, bahasa atau daerah asal. Saat ini, anggota PPI yang bergabung tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Dijelaskan Kunni, PPI hanya salah satu rumah tempat berkumpul penyair perempuan untuk bersama-sama mendorong melahirkan karya puisi.

''Lo, PPI itu kan hanya salah satu wadah, salah satu rumah. Terbuka untuk siapa saja yang mau bergabung. Kapan saja. Kalau tidak bergabung, juga tidak apa-apa. Banyak wadah atau tempat lainnya untuk bergabung para penyair perempuan. Tidak harus PPI. Semakin banyak wadah atau rumah, semakin bagus, semakin ramai dan semarak. Toh intinya sama-sama berkarya,'' beber Kunni.

Kembali ke buku antologi berjudul Palung Tradisi, Kunni juga menegaskan, buku ini lahir dari keinginan bersama seluruh anggota PPI, melalui diskusi dan musyawarah. Bahkan segala biaya sehingga buku ini bisa terbit juga dibicarakan bersama dalam grup Whatsapp PPI. Buku ini, kata Kunni, berbeda dengan buku antologi lainnya. Meski ditulis bersama-sama, tapi semuanya berakar pada hal yang sama, yakni tradisi. 

''Perempuan, ibu, adalah palung tradisi. Dia yang melahirkan dan menjalankan tradisi tersebut. Perkembangan zaman selalu membuat nilai-nilai leluhur dalam tradisi hilang, bahkan tradisi itu sendiri. Perempuan atau ibulah yang harus merawat dan menjaganya. Kami berharap besar, perempuan-perempuan dalam PPI berada di garda terdepan dalam merawat tradisi, kembali kepada tradisi dan menuliskannya dalam puisi-puisi. Upaya kecil menjalankan fungsi sebagai penerima warisan dan mewariskan kembali kepada anak-anaknya melalui jalan sastra ini semoga berarti bagi negeri tercinta, Indonesia,'' kata Kunni.(*)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029

Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi

Tingkatkan Kapasitas ASN Berbasis Assessment, Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Program JELAJAH

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Melalui Inovasi PASIH PERDA

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pembahasan Penyempurnaan Pedoman Pemeriksaan Protokol Notaris

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Merek Kolektif KDKMP Kota Pekanbaru

Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029

Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi

Tingkatkan Kapasitas ASN Berbasis Assessment, Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Program JELAJAH

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Melalui Inovasi PASIH PERDA

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pembahasan Penyempurnaan Pedoman Pemeriksaan Protokol Notaris

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Merek Kolektif KDKMP Kota Pekanbaru



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029
16 Oktober 2026
Evaluasi Realisasi APBD Per September 2026, Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah dan PAD
16 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi
16 Oktober 2026
Tingkatkan Kapasitas ASN Berbasis Assessment, Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Program JELAJAH
16 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Melalui Inovasi PASIH PERDA
15 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pembahasan Penyempurnaan Pedoman Pemeriksaan Protokol Notaris
15 Oktober 2026
Jaga Ketahanan Nasional, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas
15 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Merek Kolektif KDKMP Kota Pekanbaru
15 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Torehkan Prestasi di Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026
15 Oktober 2026
Dua Kadiv Kanwil Kemenkum Riau Resmi Lulus Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II
15 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pemkab Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verval untuk Penguatan KDKMP
  • 2 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
  • 3 Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
  • 4 HUT ke-27 Kabupaten Siak, Diskominfo Salurkan Sembako ke Lansia dan Warga Membutuhkan
  • 5 Jaga Identitas dan Warisan Budaya Melayu, Disdik Siak Dorong Pelajar Mainkan Kompang dari Sekolah
  • 6 Investasi Rp1,6 Triliun Masuk KITB, Bupati Siak Afni Meminta Perusahaan Memprioritaskan Masyarakat Lokal
  • 7 PT ORI Tanam Investasi Rp1,6 Triliun di KITB Siak, Bupati Afni: Akan Banyak Investasi Lagi
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengembangan Nanas Kualu Kampar Menuju Indikasi Geografis
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Meeting Pengukuran Maturitas Kekayaan Intelektual 2026
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved