• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 244 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 252 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 230 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 326 Kali
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
Dibaca : 331 Kali

  • Home
  • Sosialita

Pelantikan Kepengurusan DPW Gebu Minang Riau Periode 2018-2023

OSO: Jangan Mau Diprovokasi dan Ingat Jangan Dipecah Belah

Redaksi
Senin, 27 Agustus 2018 01:58:40 WIB
Cetak
Ketum Gebu Minang, Oesman Sapta Odang saat mengukuhkan Kepengurusan DPW Gebu Minang Riau Periode 2018-2023 di Grand Central Hotel, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Minggu (26/08/2018) malam.
Pekanbaru, Hariantimes.com - Ekonomi Provinsi Riau bisa bangkit karena ada sekitar 50 persen pengusaha asal Minang, Sumatera Barat di Bumi Lancang Kuning ini.

Kenapa tidak? Karena saat ini, pedagang asal Minang bukan hanya ada di pasar-pasar tradisional saja. Tapi pengusaha asal Minang khususnya yang tergabung dalam Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang Riau juga mulai merambah pasar modern. Seperti Pasar Kodim dan Pasar Pusat atau yang dikenal dengan kompleks Ramayana hampir semua isinya pedagang asal Minang. Selain itu, juga ada Jawa, Batak dan China dan Melayu. Tapi yang banyak itu pedagang asal Minang.

"Karena itu, saya bertekad membesarkan organisasi ekonomi dan budaya masyarakat di seluruh Indonesia melalui orang Minang," ujar Ketua Umum  Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang), Oesman Sapta Odang saat pelantikan Kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gebu Minang Riau Periode 2018-2023 di Grand Central Hotel, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Minggu (26/08/2018) malam.

Disamping itu, OSO juga bertekad akan menjadikan organisasi masyarakat yang dipimpinnya ini sebagai lembaga non pemerintah yang konsisten bergerak di bidang ekonomi dan budaya. Sehingga bisa berkontribusi besar bagi bangsa Indonesia. Langsung maupun tak langsung ini merupakan sumbangsih bagi masyarakat dan bangsa. Dengan jumlah anggota yang terus meningkat peran dan sumbangsih itu diyakini akan meningkat signifikan

"Kita di Gebu Minang, harus tetap solid dan fokus bekerja keras. Jangan mau diprovokasi dan ingat jangan dipecah belah. Apalagi saat ini anggota Gebu Minang sudah mencapai angkat 15 juta orang. Saya yakin Gebu Minang akan terus besar dan sangat besar dan berkontribusi besar bagi bangsa Indonesia," sebut Oesman Sapta Odang atau yang akrab disapa OSO ini seraya berharap, Gebu Minang akan terus besar dan sangat besar. Dengan jumlah anggota yang terus meningkat itu, peran dan sumbangsih diyakini akan meningkat signifikan.

"Saya ingin organisasi ini terus berkiprah dalam berbagai bidang. Begitu juga sikap gotong-royong perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan," ujar pria yang mengaku memiliki ikatan kekeluargan di Suliak Air, Sumatera Barat ini seraya mengajak warga Gebu Minang untuk terus bekerja keras dan tidak mudah menyerah. Begitu juga tidak mudah terprovokasi isu-isu yang meresahkan, apalagi fitnah.

"Kakek saya dulu asli Suliak Air. Dulu beliau ikut perang melawan penjajah. Beliau ini suka berontak, sama dengan karakter orang Padang yang suka berontak. Itulah orang Minang, yang tidak pernah berhenti berjuang. Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Mari sama-sama besarkan organisasi ini," ajak Wakil Ketua MPR dan Ketua DPD RI ini.

Orang Minang itu, kata Oso, wajib bersatu dan wajib saling membantu. Bahkan republik ini didirikan itu berkat orang Minang. Contohnya Syahril dan Bung Hatta

"Perlu anda ingat, orang-orang yang pinter itu kebanyakan orang Minang," ucap OSO.

Dikesempatan itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Gebu Minang Provinsi Riau, Arsadinato Rachman atau yang disapa Anto Rachman dalam sambutannya menyampaikan,
menjamurnya pengusaha-pengusaha kecil di Riau diyakini bakal meningkatkan perekonomian rakyat yang pada akhirnya akan membuat Indonesia makmur. Oleh karena itu, Anto Rachman berpesan agar orang Minangkabau bisa memanfatkan kesempatan-kesempatan dalam pembangunan ekonomi kecil, menengah dan besar. Selain itu, orang Minangkabau di Riau diharapkan bisa bekerjasama dan menjaga martabat.

"Hampir setiap hari kita berkeliling untuk membangkitkan perekomian melalui orang-orang Minang di seluruh Riau. Dan dapat saya laporkan Pak Ketua Umum, bahwa ekonomi Riau bisa bangkit karena ada sekitar 50 persen pengusaha Minang di Riau. Pertahankan. Selama ini hidup orang Minang tidak pernah bermasalah di daerah-daerah tempat merantau," katanya seraya menjelaskan, Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang) adalah suatu organisasi masyarakat Minangkabau yang bertujuan menghimpun dan membina potensi masyarakat Minang yang berada di perantauan di bidang ekonomi dan kebudayaan.(ron)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 2 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 3 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 4 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 5 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • 6 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
  • 7 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
  • 8 Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
  • 9 Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved