• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Eka Saputra Terpilih Pimpin Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru
Dibaca : 386 Kali
Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
Dibaca : 246 Kali
Workshop Jurnalistik di Yogyakarta, PWI Komitmen Bersama GAPKI Kawal Industri Sawit Nasional
Dibaca : 281 Kali
Polda Riau Tangani 37 Kasus Karhutla, 40 Tersangka Diamankan
Dibaca : 342 Kali
Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Layanan Kewarganegaraan
Dibaca : 308 Kali

  • Home
  • Politik

Pilpres dan Pileg 2019 Paling Kacau

Jefry Noer: Panwas dan KPU Harus Bersikap Tegas

Redaksi
Jumat, 19 April 2019 17:23:01 WIB
Cetak
Jefry saat coffee morning bersama insan pers di salah satu kedai kopi, Jalan Soekarno-Hatta, Pekanbaru, Jumat (19/04/2019) pagi.
Pekanbaru, Hariantimes.com - Calon anggota DPD RI Dapil Riau H Jefry Noer melaporkan kecurangan yang terjadi pada pilpres dan pileg, Rabu (17/04/2019) kemarin ke KPU dan Panwaslu Kampar.

Pasalnya, pada sejumlah TPS yang menyelenggarakan pemungutan suara pemilu, suara yang diperoleh nomor urut 33 atas nama Jefry Noer tidak sesuai antara jumlah pemilih dan data model C1.

"Pada TPS 006 Desa Bandar Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu pada kertas penghitungan, saya mendapatkan suara sebanyak 75 suara, namun pada C1 suara yang saya dapat hanya ditulis 5 suara. Ini luar biasa kesalahannya. Makanya saya melaporkan hal ini pada Panwas dan juga KPU Kampar. Ini baru di satu TPS," ucap Jefry saat coffee morning bersama insan pers di salah satu kedai kopi, Jalan Soekarno-Hatta, Pekanbaru, Jumat (19/04/2019) pagi.

Menyikapi temuan ini, dirinya langsung melaporkan hal ini pada penyelenggara pemilu.

"KPU dan Panwas sudah kami laporkan. Pertanyaannya kenapa hal ini bisa terjadi, suara 75 kok hanya ditulis dan dilaporkan di C1 hanya 5 suara. Panwas dan KPU harus bersikap tegas dan hati-hati," ucap jefry.

Jefry Noer merasa pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Legislatif tahun 2019 ini paling kacau dan paling berbahaya. Karena ada indikasi permainan terselubung di beberapa TPS.

"Setelah melihat hasil Pemilu sekarang, banyak sekali terjadi kekacauan. Dimulai surat suara yang kurang dan rusak. Paling berbahaya ada indikasi permainan terselubung di beberapa
TPS,'' tandas Jefry.
    
Temuan kekacauan lainnya, beber Jefry, pada saat pleno di kecamatan jangan 
hanya c1 dibuka, tetapi plano c1 juga.

" Saya rasakan, ini Pilpres dan Pileg yang paling kacau,'' ulang Jefry seraya menyebutkan, temuan ini,  baru ditemukan di DPD. Akan tetapi ada 
juga ditemukan di partai. 

Ada Sponsor Terselubung

Sementara Hj Eva Yuliana mengungkapkan, banyaknya warga yang tak bisa memilih dengan alasan yang berbagai macam. Itu dibuktikan ada sekitar 30 orang warga di komplek perumahan tempatnya tinggal. Bahkan menantunya pun tidak bisa ikut mencoblos karena ditolak petugas KPPS.

"Menantu saya saja tidak bisa ikut mencoblos. Karena saat mendaftar, petugas KPPS meminta menantu saya datang jam 12 saja. Ternyata saat datang lagi, petugas KPPS bilang kertas suara tak ada lagi. Kontan saja saya telepon RT setempat dan saya bilang menantu saya tak bisa ikut mencoblos," ujar Eva seraya menyampaikan, sepertinya ini ada indikasi sponsor terselebung dari pihak lain.
    
Asrul Caleg DPR RI Partai Gerindra Dapil 2 menambahkan, apa 
yang dikatakan Jefri dan Eva Yuliana sebelumnya adalah realita dari 
Pemilu yang sudah berjalan.

"Ada hal baru soal penghitungan
surat suara,'' terangnya.
    
Menyikapi temuan ini, dirinya langsung melaporkan hal ini pada penyelenggara Pemilu. 

''KPU dan Panwas sudah kami laporkan. Pertanyaannya kenapa hal ini bisa terjadi, suara 75 kok hanya ditulis dan dilaporkan di C1 hanya 5 suara. Panwas dan KPU harus bersikap tegas dan hati-hati,'' ucap jefry.(ron)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Rakerwil I PAN Riau Hasilkan Sejumlah Rekomendasi, Sahidin: Jika Kita Solid dan Kompak, Kerja Mudah Dapat Dilaksanakan

Lantik DPW dan 12 DPD PAN se Riau, Zulkifli Hasan: Kepengurusan Ini Harus Segera Menyentuh Aspirasi Rakyat

Rabu Malam, Zulhas Lantik DPW PAN Riau dan 12 DPD PAN di Gelanggang Remaja

Nakhodai Hanura Riau, Arsadianto Rachman: Saya Berjanji akan Bekerja All Out

Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat

Besok, PAN Riau Gelar Musda Serentak

Rakerwil I PAN Riau Hasilkan Sejumlah Rekomendasi, Sahidin: Jika Kita Solid dan Kompak, Kerja Mudah Dapat Dilaksanakan

Lantik DPW dan 12 DPD PAN se Riau, Zulkifli Hasan: Kepengurusan Ini Harus Segera Menyentuh Aspirasi Rakyat

Rabu Malam, Zulhas Lantik DPW PAN Riau dan 12 DPD PAN di Gelanggang Remaja

Nakhodai Hanura Riau, Arsadianto Rachman: Saya Berjanji akan Bekerja All Out

Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat

Besok, PAN Riau Gelar Musda Serentak



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Eka Saputra Terpilih Pimpin Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru
30 Agustus 2026
Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
30 Agustus 2026
Workshop Jurnalistik di Yogyakarta, PWI Komitmen Bersama GAPKI Kawal Industri Sawit Nasional
29 Agustus 2026
Polda Riau Tangani 37 Kasus Karhutla, 40 Tersangka Diamankan
28 Agustus 2026
Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Layanan Kewarganegaraan
28 Agustus 2026
Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kopi Liberika Rangsang Meranti
28 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-undangan
28 Agustus 2026
Harmonisasi Delapan Ranperbup Inhik, Kemenkum Riau Dorong Produk Hukum Daerah Berkualitas
28 Agustus 2026
Bagikan Masker Gratis, PWI Riau Ajak Warga Lindungi Kesehatan
28 Agustus 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Rapat Persiapan Desk Evaluasi WBBM
27 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 Melalui GENCAR, PLN Dorong Generasi Muda Tumbuhkan Kepedulian Sosial
  • 2 Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Kemnaker Sinergi dengan ILO
  • 3 Dampak Kabut Asap, Kemenag Riau Dorong Satuan Pendidikan Sesuaikan Pembelajaran
  • 4 Kemenkum Riau Dorong Regulasi Daerah Selaras dan Berkepastian Hukum
  • 5 Lantik Kepala KUA, Muliardi: Jadikan Aturan sebagai Pegangan Menjalankan Amanah
  • 6 Jadi Calon Tunggal, Eka Saputra Diamanahkan Nahkodai Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Periode 2026-2031
  • 7 Adu Cepat di Tepian Narosa, Dua Jalur Binaan RAPP Berjuang Lanjut ke Hari Keempat
  • 8 Ombudsman Nilai Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Imigrasi Pekanbaru
  • 9 Kemenkum Riau Edukasi Fidusia dan Perseroan Perorangan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved