• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kedepankan Pelayanan Humanis, Polda Riau Buka Call Center 24 Jam
Dibaca : 137 Kali
Pemilihan Gubernur, Dari Desentralisasi ke Sentralisasi (Bagian II)
Dibaca : 130 Kali
Memaknai Putusan MK, Wartawan tak Dapat Dituntut
Dibaca : 129 Kali
Sumatera Mulai Memanas, Kemenhut Turunkan Manggala Agni
Dibaca : 174 Kali
Genap 3 Tahun Beroperasi, PT APGWI Berhasil Tingkatkan Produksi Wilayah Kerja West Kampar
Dibaca : 168 Kali

  • Home
  • Opini

Reshuffle Kabinet Prabowo: Ibarat Mandi Safar, Menyucikan Pemerintahan dari Noda Lama

Zulmiron
Rabu, 10 September 2025 15:42:03 WIB
Cetak

Oleh: Salamuddin Toha (Kader Hima Persis Riau)

DALAM khazanah Melayu, *Mandi Safar* bukan sekadar ritual turun ke sungai atau laut. 

Ia adalah simbol penyucian diri, menolak bala, dan mengharap keberkahan hidup. Air yang mengalir menjadi lambang kejernihan, sementara prosesi itu diniatkan untuk membersihkan jiwa dari segala noda, agar langkah manusia kembali seimbang dengan alam dan sesama.

Dalam bingkai ini, reshuffle kabinet yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dapat diibaratkan sebagai *mandi safar politik*: sebuah usaha membersihkan tubuh pemerintahan dari noda lama, sekaligus menyiapkan bahtera negara untuk berlayar lebih jauh di samudera kekuasaan.

Baca Juga :
  • Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat
  • Demokrasi Lokal Berbiaya Mahal (Bagian I)
  • Besok, PAN Riau Gelar Musda Serentak

Dalam tradisi politik modern, reshuffle kabinet sering dipahami sebagai langkah teknokratis untuk memperkuat kinerja pemerintahan. Namun di balik itu, ia juga adalah *ritual politik*. Pepatah Melayu mengingatkan, _“air yang keruh jangan dibiarkan mengalir, nanti merusak sawah di hilir.”_ Demikian pula, bila ada menteri yang gagal, terseret konflik kepentingan, atau mengabaikan amanah rakyat, maka ia mesti diganti.

Bagi Prabowo, reshuffle bukan hanya soal mengganti nama, melainkan upaya menjaga *marwah kepemimpinan*. Kabinet yang tidak solid akan membuat bahtera pemerintahan oleng. Karena itu, proses ini layaknya *menyapu laman rumah*, membuang dedaunan kering dan ranting yang berserakan agar halaman kembali rapi.

Namun reshuffle kabinet di Indonesia tidak pernah steril dari politik. Sistem presidensial kita dibangun di atas koalisi besar yang kerap berlapis kepentingan. Di titik ini, reshuffle sering ditafsirkan sebagai *panggung bagi pembagian kursi*.

Bila reshuffle hanya dijalankan sebagai politik balas budi terhadap partai koalisi, ia tidak lebih dari *mandi tanpa sabun*: basah tapi tidak bersih. Publik akan menilai reshuffle hanyalah *ritual tanpa ruh*, sekadar mengakomodasi tuntutan partai, bukan menjawab kebutuhan rakyat.

Namun bila reshuffle diarahkan untuk menghadirkan menteri yang lebih profesional, bersih, dan visioner, maka ia bisa menjadi momentum *mandi safar* yang sejati: penyucian pemerintahan dari noda lama dan pembaharuan arah kebijakan untuk masa depan.

Rakyat tidak peduli siapa partai pengusung di belakang seorang menteri. Yang dilihat hanyalah kinerja: apakah harga sembako lebih stabil, apakah lapangan kerja tercipta, apakah layanan publik lebih baik.

Dalam pepatah Melayu disebut, _“sekali air bah, sekali tepian berubah.”_ Demikian pula reshuffle: ia adalah gelombang yang bisa mengubah tepian politik. Publik berharap tepian yang baru lebih tegak, bukan makin runtuh. Oleh sebab itu, Prabowo perlu memastikan kabinet hasil reshuffle benar-benar diisi oleh sosok yang mampu bekerja, bukan sekadar pandai beretorika.

Momentum reshuffle terjadi di tengah situasi negeri yang penuh tantangan. Ekonomi global masih rapuh, harga pangan sering bergejolak, ketimpangan sosial melebar, sementara krisis lingkungan semakin nyata.

Di hadapan persoalan ini, reshuffle seharusnya menghadirkan menteri-menteri yang berani dan jernih pikirannya. Tanpa keberanian, kebijakan hanya jadi rutinitas tanpa terobosan. Tanpa kejernihan, kebijakan mudah dikotori kepentingan jangka pendek.

Prabowo mesti mengingat, reshuffle bukan hanya soal politik kekuasaan, tetapi juga soal *politik keberlanjutan*: bagaimana memastikan negeri ini tetap tegak berdiri, dengan rakyat yang sejahtera dan lingkungan yang terjaga.

Seperti mandi safar yang diniatkan untuk menyucikan diri, reshuffle kabinet Prabowo akan dinilai dari sejauh mana ia mampu *menyucikan pemerintahan dari noda lama*: politik transaksional, praktik korupsi, dan kebijakan yang tak berpihak pada rakyat.

Bila reshuffle hanya berhenti pada kosmetik politik, ia akan segera dilupakan. Tetapi bila reshuffle ini benar-benar menghadirkan kejernihan, ia akan tercatat sebagai *titik balik kepemimpinan Prabowo*, langkah awal untuk menjaga marwah bangsa.

Mandi safar hanyalah simbol. Yang menentukan bukanlah airnya, tetapi niat yang membersihkan. Begitu pula reshuffle: bukan nama yang diganti, melainkan tekad menyucikan negeri.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Pemilihan Gubernur, Dari Desentralisasi ke Sentralisasi (Bagian II)

Memaknai Putusan MK, Wartawan tak Dapat Dituntut

Demokrasi Lokal Berbiaya Mahal (Bagian I)

Rekonsialisasi Elit Riau

Harapan SMSI Tahun 2026, Podcast Menjadi Institusi Pers

Tahun Berganti, Antara Optimisme dan Pesimisme

Pemilihan Gubernur, Dari Desentralisasi ke Sentralisasi (Bagian II)

Memaknai Putusan MK, Wartawan tak Dapat Dituntut

Demokrasi Lokal Berbiaya Mahal (Bagian I)

Rekonsialisasi Elit Riau

Harapan SMSI Tahun 2026, Podcast Menjadi Institusi Pers

Tahun Berganti, Antara Optimisme dan Pesimisme



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kedepankan Pelayanan Humanis, Polda Riau Buka Call Center 24 Jam
26 Januari 2026
Pemilihan Gubernur, Dari Desentralisasi ke Sentralisasi (Bagian II)
26 Januari 2026
Memaknai Putusan MK, Wartawan tak Dapat Dituntut
26 Januari 2026
Sumatera Mulai Memanas, Kemenhut Turunkan Manggala Agni
26 Januari 2026
Genap 3 Tahun Beroperasi, PT APGWI Berhasil Tingkatkan Produksi Wilayah Kerja West Kampar
26 Januari 2026
PRB 2026 Diikuti 1.578 Peserta, M Job Kurniawan: Langkah Nyata Menjawab Kebutuhan Masyarakat
19 Januari 2026
Mahasiswa Spesialis Medikal Bedah Unimus Bersama Tenaga Klinik dan Dosen Kembangkan Terapi Kombinasi Aromaterapi Lavender dan Latihan Napas
22 Januari 2026
Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan
20 Januari 2026
Unri Kukuhkan 8 Profesor, Dari Ahli Rantai Pasok Ikan Hingga Perancang Mobil Masa Depan
19 Januari 2026
PWI Pusat Anugerahkan Anggota Kehormatan ke Sultan HB X
22 Januari 2026
TERPOPULER +
  • 1 Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat
  • 2 Dua Babinsa Koramil 0321- 02/TP Patroli Siskamling di Rantau Kopar
  • 3 Raih 27 Suara, HR Mambang Mit Terpilih Nahkodai FKPMR
  • 4 Kanwil Kemenkum Bentuk Tim Kerja Divisi Pelayanan Hukum Bidang AHU dan KI
  • 5 Semarakkan HAB ke-80, Kemenag Pekanbaru Gelar Jalan Sehat Kerukunan
  • 6 Dengan Berkebaya Laboh Kekek, IKWI Riau Turut Berperan Pecahkan MURI Tari Zapin Massal
  • 7 Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek Riau Pecahkan Rekor Dunia sebagai Warisan Budaya Takbenda
  • 8 Masuk MURI, SF Hariyanto: Zapin akan Terus Menari di Bumi Lancang Kuning
  • 9 1.026 Karateka se Riau Bertarung di Ajang Forki Riau Open Championship
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved