Masjid Al Husna Marpoyan Salah Satu Masjid Ramah Pemudik di Riau
Usung Tema YONO, Indosat Luncurkan #LebihBaikIndosat
Masjid Al Husna Marpoyan Salah Satu Masjid Ramah Pemudik di Riau
Pekanbaru, Hariantimes.com - Masjid Al Husna Marpoyan di Kota Pekanbaru ditetapkan sebagai salah satu Masjid Ramah Pemudik pada arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi.
Masjid yang berada di Jalan Kaharuddin Nasution tersebut dinilai representatif sebagai tempat singgah bagi para pemudik karena lokasinya berada di lintas jalur mudik Provinsi Riau.
Kementerian Agama Republik Indonesia melalui jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau terus mendorong peran masjid sebagai pusat pelayanan umat, termasuk dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran. Penetapan Masjid Al Husna Marpoyan sebagai Masjid Ramah Pemudik diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jauh untuk beristirahat maupun menunaikan ibadah.
Masjid yang berdiri pada tahun 2023 ini menempati lahan seluas kurang lebih dua hektare dengan kapasitas tampung sekitar 1.000 jamaah. Bangunan yang luas dan fasilitas yang memadai menjadikan masjid ini cukup representatif untuk disinggahi para pemudik yang melintas di Kota Pekanbaru.
Pengurus masjid juga telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamanan pemudik. Di antaranya area parkir yang luas, ruang istirahat, klinik kesehatan, perpustakaan, ruang ibadah berpendingin udara (full AC), ruang bermain anak, serta area aktivitas seperti berkuda dan memanah.
Sekretaris Masjid Al Husna Marpoyan, Riswandi, mengatakan selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran, masjid akan dibuka selama 24 jam agar dapat dimanfaatkan oleh para pemudik.
“Selama musim arus mudik dan arus balik Lebaran, Masjid Al Husna Marpoyan dibuka selama 24 jam sehingga dapat dimanfaatkan oleh pemudik untuk beristirahat maupun menunaikan ibadah. Pengurus juga menyediakan ruang terbuka yang dapat digunakan oleh para pelintas jalan yang membutuhkan tempat singgah sementara,” ujar Riswandi.
Ia menambahkan, pengurus masjid menyambut baik program Masjid Ramah Pemudik yang digagas Kementerian Agama. Program tersebut dinilai sejalan dengan upaya pengurus untuk menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan sosial bagi masyarakat.
“Pengurus sangat mendukung program ini karena sejalan dengan harapan kami menjadikan masjid sebagai tempat yang nyaman dan terbuka bagi masyarakat, termasuk bagi para pemudik yang membutuhkan tempat singgah,” tambahnya.
Program Masjid Ramah Pemudik merupakan salah satu upaya Kementerian Agama dalam menghadirkan masjid yang lebih inklusif dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Melalui program ini, masjid diharapkan dapat menyediakan fasilitas dasar bagi pemudik sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.(*)
.jpeg)










Tulis Komentar