• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 177 Kali
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
Dibaca : 183 Kali
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
Dibaca : 523 Kali
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
Dibaca : 462 Kali
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
Dibaca : 467 Kali

  • Home
  • Politik

Dr Afni Pemenang Pilkada Siak, Arwin AS: Jangan Sampai Kemenangan Rakyat Dicuri

Zulmiron
Kamis, 28 November 2024 16:36:43 WIB
Cetak
Tokoh masyarakat Riau yang juga Bupati Siak pada masanya Arwin AS.

Siak, Hariantimes.com - Pilkada Siak telah dimenangkan Paslon nomor urut 2 Dr Afni-Syamsurizal.

Kalaupun muncul klaim dari pihak petahana, ini sebagai dinamika politik biasa.

"Saya sudah liat hasilnya. Sangat tipis. Dasarnya form C1 yang jadi pegangan penghitungan real suara di TPS. Alhamdulillah meski selisihnya sangat tipis, Siak sudah hampir pasti ganti Bupati. Pilkada Siak dimenangkan oleh budak Siak asli, Dr Afni-Syamsurizal. Tahniah," ungkap Tokoh masyarakat Riau yang juga Bupati Siak pada masanya Arwin AS menjawab media, Kamis (28/11/2024).

Perihal ada klaim petahana bahwa merekalah pemenang Pilkada, menurut Bapak pembangunan Siak ini, sah-sah saja. Klaim biasa digunakan oleh orang politik untuk mengatur strategi melakukan perlawanan untuk menolak hasil pemilihan.

Baca Juga :
  • Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat
  • Demokrasi Lokal Berbiaya Mahal (Bagian I)

"Siapa saja boleh klaim. Nanti pembuktiannya kan saat penghitungan manual oleh KPU. Proses inilah yang harus dikawal sama-sama oleh semua pihak, khususnya oleh masyarakat Siak. Jangan sampai kemenangan rakyat dicuri," tegas Arwin.

Dengan melihat kegigihan Dr Afni berjuang untuk maju Pilkada di Tanah kelahirannya, Arwin mengaku bangga dan terharu. Apalagi sedari awal dirinya mengikuti bagaimana kerja keras Ketua Muslimat NU Siak itu berjuang untuk mendapatkan dukungan partai politik dan berkampanye sampai ke pelosok kampung.

Arwin menilai Siak sudah mencatatkan sejarah baru, ada srikandi kelahiran Siak Sri Indrapura yang untuk pertama kalinya nanti akan memimpin Negeri Istana. Dr Afni diharapkan Arwin dapat menjadi pemimpin yang amanah dan sayang dengan rakyat Siak, serta merangkul semua masyarakat pasca proses Pilkada Siak selesai.

"Mari kita doakan sama-sama, semoga seluruh penyelenggara Pemilu, khususnya KPU dan Bawaslu, benar-benar netral dan fair menjaga setiap suara yang dititipkan rakyat Siak ini. Kita doakan semuanya berjalan lancar sampai penetapan pemenang Pemilu oleh KPU Siak nantinya," kata Arwin.

Untuk diketahui, Paslon nomor urut 2 ini meraih 82.427 suara (40,8%) berdasarkan rekapitulasi hasil suara dari 829 TPS (100%) di Kabupaten Siak, Rabu (27/11/2024).

Keunggulan pasangan ini mengungguli dua pasangan lainnya: Paslon nomor urut 3, Alfedri-Husni, dengan 81.546 suara (40,4%), Paslon nomor urut 1, Irving-Sugianto, dengan 37.877 suara (18,8%).

Atas hasil ini juga mendapat pengakuan dari Paslon nomor urut 01, Irving-Sugianto. Bahkan dengan berbesar hati, Irving mengucapkan selamat pada kompetitornya ini.

"Hasil penghitungan C1 kami tidak beda jauh. Kami ucapkan selamat kepada Afni-Syamsurizal," kata Irving.

Calon Bupati perempuan pertama Siak, Dr.Afni juga menegaskan bahwa penghitungan yang dilakukan oleh Badan Saksi Nasional (BSN) Partai Golkar dilakukan dengan menggunakan form C1.

"Kami punya dua saksi dalam, dan saksi pelapis di semua TPS. Bahkan pada titik rawan, kami memiliki 10-15 relawan saksi yang bersiaga di luar TPS. InsyaAllah, data ini valid untuk disandingkan nantinya dengan penghitungan data KPU," kata Dr.Afni.

Seiring dengan pernyataan ini, penolakan langsung ditunjukkan oleh kubu petahana Alfedri-Husni. Real Count mereka yang semula terus update, selama lebih dari 3 jam mendadak berhenti. Setelah itu beberapa keanehan terjadi. Data yang ditampilkan berubah-ubah untuk perolehan suara. Padahal jumlah TPS yang diinput tetap sama.

Misal pada jam 23:28 suara 80.052, kemudian pada jam 23:34 suara untuk Paslon 2 berubah menjadi 80.025, dan pada jam 00:46 suara diturunkan menjadi 79.965. Sementara jumlah TPS yang masuk semua sama yakni 809/829.

Keanehan lainnya dari jam 02.56 Wib tampilan website realcount Paslon 3 sudah tidak bisa diakses. Saat ditanya media tim paslon 03, kenapa web real count tidak bisa diakses, mereka menolak untuk menjawabnya.

Tak hanya itu, pasangan nomor urut 3 ini mengklaim 82.654 suara atau 40.82%. Sementara, dari hasil hitungan cepat pasangan nomor 1 Irving-Sugianto hanya meraih 18.74 % atau 37.955 suara, dan paslon 2 disebut merain 40,44% suara atay 81.879.

"Banyak keanehan dengan respon incumbent dan klaim kemenangan yang baru dilakukan jam 2 pagi. Ada jeda waktu yang sangat lama. Harusnya kalau memang yakin menang, mereka segera mengumumkan kemenangan, bukan dengan menyetop tampilan real count beberapa jam dan baru menggelar konferensi pers dini hari. Padahal data C1 rekap suara TPS harusnya bisa selesai sejak sore pasca pemilihan," kata pengamat politik Riau,     Muhammad Arif.

Keanehan lainnya menurut Arif, sebagai incumbent yang memiliki seluruh struktur dan perangkat yang masih melekat, hal mudah bagi Alfedri-Husni untuk mengumumkan kemenangan dibanding kompetitornya lebih cepat.

"Tapi mengapa justru tampilan real count mereka hentikan dengan hanya menyisakan 20 TPS dan itu terjadi berjam-jam. Setelah itu tiba-tiba dini hari mengklaim menang. Ini patut diwaspadai bagi semua pihak, akan ada konflik kepentingan yang sangat tinggi mengingat Alfedri masih berkuasa sebagai Bupati, sedangkan Afni pendatang baru dengan pemilih yang sangat militan di akar rumput. Penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU, Bawaslu, TNI/Polri harus sangat berhati-hati dengan ini," kata Alex.
(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat

Besok, PAN Riau Gelar Musda Serentak

Rapat Perdana DPW PAN Riau, Sahidin: Susunlah Program yang Menyentuh Rakyat

PerKPU RI Rahasiakan Data Capres dan Cawapres, Zufra Irwan: Itu Keliru dan Penafsiran yang Sesat Terhadap UU KIP

HUT Bawaslu, Abdul Wahid: Saya Adalah Pemimpin yang Tidak Mau Menciderai Demokrasi dengan Money Politic

KPU Siak Tetapkan Dr Afni-Syamsurizal Sebagai Bupati Terpilih

Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat

Besok, PAN Riau Gelar Musda Serentak

Rapat Perdana DPW PAN Riau, Sahidin: Susunlah Program yang Menyentuh Rakyat

PerKPU RI Rahasiakan Data Capres dan Cawapres, Zufra Irwan: Itu Keliru dan Penafsiran yang Sesat Terhadap UU KIP

HUT Bawaslu, Abdul Wahid: Saya Adalah Pemimpin yang Tidak Mau Menciderai Demokrasi dengan Money Politic

KPU Siak Tetapkan Dr Afni-Syamsurizal Sebagai Bupati Terpilih



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
16 Maret 2026
Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
15 Maret 2026
Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
14 Maret 2026
Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
14 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 2 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • 3 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
  • 4 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
  • 5 Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
  • 6 Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir
  • 7 Pecahkan Rekor MURI, Dave Hendrik dan Iwet 11 Jam Live TikTok Tanpa Putus Bareng Indosat
  • 8 Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas
  • 9 Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved