• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-Arakkan LAM Riau
Dibaca : 179 Kali
Dorong Hilirisasi Paten, Kanwil Kemenkum Riau Gelar Webinar Road to FBPI 2026
Dibaca : 182 Kali
Kawal Lima Ranperda Dumai, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Kepastian Hukum Daerah
Dibaca : 180 Kali
Perkuat Pengawasan Notaris, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Evaluasi Kebijakan
Dibaca : 176 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Terima Audiensi DPD PAPPRI Riau
Dibaca : 180 Kali

  • Home
  • Nasional

IRI Indonesia Dorong Penguatan Kolaborasi Pentahelix dalam Penanganan Deforestasi Hutan Tropis

Zulmiron
Selasa, 13 Agustus 2024 18:45:00 WIB
Cetak
Webinar IRI Indonesia bertajuk Penanganan Deforestasi dan Perubahan Iklim dengan Pendekatan Pentahelix di Jakarta.

Jakarta, Hariantimes.com - Interfaith Rainforest Initiative atau Prakarsa Lintas Agama untuk Hutan Tropis (IRI) Indonesia menekankan pentingnya penguatan kolaborasi melalui kerangka Pentahelix dalam menghadapi tantangan deforestasi hutan tropis di Indonesia.

Hal tersebut disimpulkan dalam Webinar IRI Indonesia bertajuk "Penanganan Deforestasi dan Perubahan Iklim dengan Pendekatan Pentahelix," di Jakarta, kemarin, dengan menghadirkan narasumber Direktur Eksekutif Muhammadiyah Climate Center (MCC), Ir Agus S Djamil MSc.

Menurut Agus, kolaborasi antara lima pilar utama yaitu pemerintah, sektor swasta, akademisi, masyarakat, dan media menjadi kunci dalam memastikan keberhasilan upaya konservasi hutan dan mitigasi perubahan iklim.

"Kerangka Pentahelix memungkinkan setiap pemangku kepentingan untuk berperan secara optimal, dengan saling melengkapi dan mendukung satu sama lain dalam menangani deforestasi yang semakin mengancam," ujar Agus sembari menambahkan, peran pemerintah sangat krusial dalam menciptakan kebijakan yang mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan serta memastikan penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran lingkungan.

Baca Juga :
  • Menuju HPN 2027, PWI Half Marathon 2026 Siap Menggebrak Bandar Lampung
  • Jaga Ketahanan Nasional, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas
  • PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten

"Pemerintah harus menjadi penggerak utama dalam membentuk regulasi yang pro-lingkungan dan mengkoordinasikan upaya di semua tingkatan, baik nasional maupun lokal," jelasnya.

Selain itu, Agus juga mengapresiasi sektor swasta yang telah mulai mengadopsi praktik bisnis berkelanjutan, serta kontribusi akademisi melalui riset yang mendalam dan inovasi yang relevan.

"Kami mendorong lebih banyak perusahaan untuk berinvestasi dalam teknologi hijau dan turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan," tambahnya.

Agus juga menyoroti pentingnya partisipasi aktif dari masyarakat, terutama komunitas adat, yang memiliki pengetahuan lokal tentang pengelolaan hutan.

"Keterlibatan masyarakat menjadi landasan bagi keberlanjutan program konservasi. Inisiatif-inisiatif lokal yang berbasis komunitas perlu didukung dan diperluas," tegas Agus seraya menekankan, peran strategis media dalam menyebarkan informasi yang benar dan meningkatkan kesadaran publik mengenai dampak negatif deforestasi.

"Media memiliki tanggung jawab besar dalam mengedukasi masyarakat dan mempromosikan praktik berkelanjutan," pungkasnya.

Dengan kerangka Pentahelix, Muhammadiyah Climate Center berharap dapat mendorong sinergi yang lebih kuat antar pemangku kepentingan dalam menjaga hutan tropis Indonesia, serta memberikan kontribusi nyata dalam upaya global untuk mengatasi perubahan iklim.

Fasilitator Nasional IRI Indonesia, Dr Hayu Prabowo menjelaskan, webinar ini bertujuan untuk membahas pentingnya kerangka pentahelix dalam upaya penanganan penggundulan hutan tropis dan perubahan iklim, dengan pendekatan berbasis agama.

"Webinar ini diharapkan dapat menjadi wadah diskusi yang konstruktif dan inspiratif bagi semua pihak yang peduli terhadap isu lingkungan," ujarnya.

Hayu juga menjelaskan, webinar ini digelar dalam rangkaian kegiatan menuju Konferensi Nasional IRI Indonesia 2024 yang akan digelar dalam waktu dekat ini.

"Organisasi berbasis agama memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan hidup," pungkasnya.

Hayu menambahkan, kekuatan moral dan spiritual mereka dapat menggerakkan masyarakat untuk melestarikan hutan tropis, paru-paru dunia dan kunci dalam mengatasi perubahan iklim.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Menuju HPN 2027, PWI Half Marathon 2026 Siap Menggebrak Bandar Lampung

Jaga Ketahanan Nasional, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas

PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten

RUPSLB Perpanjangan Masa Jabatan Presdir dan CEO Indosat

Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Menuju HPN 2027, PWI Half Marathon 2026 Siap Menggebrak Bandar Lampung

Jaga Ketahanan Nasional, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas

PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten

RUPSLB Perpanjangan Masa Jabatan Presdir dan CEO Indosat

Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-Arakkan LAM Riau
02 November 2026
Dorong Hilirisasi Paten, Kanwil Kemenkum Riau Gelar Webinar Road to FBPI 2026
02 November 2026
Kawal Lima Ranperda Dumai, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Kepastian Hukum Daerah
02 November 2026
Perkuat Pengawasan Notaris, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Evaluasi Kebijakan
02 November 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Terima Audiensi DPD PAPPRI Riau
02 November 2026
Menuju HPN 2027, PWI Half Marathon 2026 Siap Menggebrak Bandar Lampung
02 November 2026
Tujuh Dosen Unilak Raih Jabatan Lektor Kepala 2026
02 November 2026
Buka Musda V MUI Siak, Syamsurizal: Semoga Lahir Gagasan-Gagasan Besar
31 Oktober 2026
139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
31 Oktober 2026
Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
31 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
  • 2 Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
  • 3 Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
  • 4 Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
  • 5 Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
  • 6 Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
  • 7 Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
  • 8 Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
  • 9 Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved