• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Dukung Mobilitas Masyarakat Tanah Putih, Maxim Perkuat Ekspansi di Riau
Dibaca : 227 Kali
Glico WINGS Luncurkan Es Krim Frostbite Potabee, Jadi Pionir Inovasi Pertama di Indonesia
Dibaca : 250 Kali
Kemenkum Riau Perkuat Pengawasan Notaris Melalui Lanjutan Pemeriksaan Protokol
Dibaca : 241 Kali
Para 'Penjaga Energi' Malam Tanpa Tidur Selamatkan Ribuan Sumur dari Mati Suri
Dibaca : 315 Kali
Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara di Bogor
Dibaca : 333 Kali

  • Home
  • Sosialita

Batik Mandau Binaan PHR, Menangguk Cuan Lewat Motif Pompa Angguk

Zulmiron
Jumat, 05 Juli 2024 14:42:39 WIB
Cetak
Pengrajin Batik Mandau tengah membuat batik dengan motif nenas, di Workshop Batik Mandau, jalan Jendral Sudirman, Duri, Bengkalis._

Pekanbaru, Hariantimes.com - Dua wanita itu piawai melukiskan canting di atas kain putih.  

Jemari mereka lentur mengikuti garis dan pola yang menawan. Seketika kain putih yang dibentang dengan bingkai lima meter persegi itu berubah menjadi kain batik yang cantik, lengkap dengan ornamen khas tanah Melayu.  

“Ini namanya motif nenas,” kata Aslinda, pengrajin batik saat ditemui di Workshop Batik Mandau, Jalan Jenderal Sudirman, Duri, Bengkalis, Riau.

Pengrajin lainnya tampak teliti membuat pola batik menggunakan canting. Motifnya tak kalah menarik, membentuk gambar pompa angguk yang lazim terlihat di lapangan industri migas, khususnya di Blok Rokan, Riau.

Baca Juga :
  • Para 'Penjaga Energi' Malam Tanpa Tidur Selamatkan Ribuan Sumur dari Mati Suri
  • Raja Isyam: Menjaga Stabilitas dan Keutuhan NKRI Itu Bisa Melalui Pers
  • Kedepankan Pelayanan Humanis, Polda Riau Buka Call Center 24 Jam

Motif pompa angguk belakangan menjadi ikon Batik Mandau. Tak sekedar unik, motif pompa angguk memiliki makna dan filosofi sangat melekat dengan kehidupan masyarakat Duri, Bengkalis yang dikenal sebagai daerah pemilik lapangan migas terbesar di Indonesia.

Selain motif bernuansa migas, Batik Mandau yang digerakkan oleh sekelompok perempuan kreatif dari Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Mandau ini tak lantas melupakan aspek budaya Melayu.

Berbagai motif batik nuansa melayu ditawarkan, mulai dari pucuk rebung, bunga melati, daun duri, bolu kemojo, hingga ambang ‘Bermasa’ sebagai tagline Kabupaten Bengkalis, singkatan dari Bermarwah, Maju dan Sejahtera.  

Batik Mandau merupakan salah satu pusat kerajinan ekonomi kreatif binaan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Wilayah Kerja (WK) Rokan. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PHR menggandeng Politeknik Bengkalis untuk mendukung penuh aktivitas kerajinan batik PKK Mandau.

Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Mandau Dewi Asnidar mengatakan, keberadaan Batik Mandau berangkat dari semangat kaum perempuan dari PKK Mandau untuk terus berkarya. Gayung bersambut, semangat berkreatifitas didukung penuh Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan Pertamina Hulu Rokan.

“PHR sangat memperhatikan kami, mendukung peralatan membatik mulai dari canting, cap dan perlengkapan lainnya,” kata Dewi.

Setahun berjalan, Batik Mandau perlahan bergerak maju dan berkembang. Produk kain Batik Mandau mulai dikenal seantero Riau. Pesanan berdatangan mulai dari instansi pemerintahan hingga perusahaan.

Motif pompa angguk paling banyak diminati. Bukan sekedar bentuknya yang unik, pompa angguk memiliki filosofi cukup dalam bagi masyarakat Riau terutama bagi daerah penghasil migas. “Pesanan banyak dari instansi pemerintahan, terutama Pemkab Bengkalis yang berkomitmen mendukung produk lokal,” kata Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Politkenik Bengkalis, Afridon.

Keberadaan Batik Mandau perlahan memberikan dampak ekonomi bagi para pengrajin. Dalam sebulan, PKK Mandau mampu meraup omset sekitar Rp 10 juta hingga Rp 15 juta tergantung banyaknya pesanan.

"Setelah kami keluarkan modal, sisanya kami bagi rata sesuai banyak batik yang dikerjakan per orang. Alhamdulillah, bisa menjadi tambahan bulanan,” jelas Dewi.

Tak sekedar memberikan dampak ekonomi, keberadaan Batik Mandau sekaligus memberi ruang bagi kaum perempuan di Mandau untuk terus berkarya dan berkreatifitas. Sebagai ajang menyalurkan bakat dan memperbanyak kegiatan positif.

“Dampak positifnya bagi saya banyak, selain saya juga hobi kesenian, bakat saya juga tersalurkan. Alhamdulillah saat ini sudah menjadi sumber penghasilan,” ungkap Aslinda.

Senada dengan Aslinda, Deswita salah satu pengrajin batik PKK Mandau mengaku bangga jadi bagian dari rumah kreatif Batik Mandau. Ia merasa lebih produktif menjalani aktivitas sehari-hari serta menambah pengalaman dan teman.

“Saking asiknya, terkadang kami membatik sampai sore hari. Karena sudah sangat mencintai kegiatan ini. Kami menjalaninya tanpa beban,” kata Deswita.

Belum lama ini, Batik Mandau turut meramaikan pameran Forum Kapasitas Nasional (Forkapnas) Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbangsel) 2023 di Batam, Kepulauan Riau. Dalam ajang ini, Batik Mandau tampil sebagai nominasi booth terbaik yang dihadiri puluhan perusahaan migas di Indonesia. Begitu juga di SMEXPO Pekanbaru pada November 2023 lalu, Batik Mandau menjadi pusat perhatian berbagai konsumen lokal dan internasional. Batik Mandau kembali memeriahkan Pre-IOG SCM and NCB Summit 2024 di Batam.

Corporate Secretary PHR WK Rokan Rudi Ariffianto turut bangga atas karya yang digagas ibu-ibu PKK Mandau. Batik Mandau diharapkan menjadi ikon daerah dan membawa kebanggan bagi masyarakat setempat.

“Selain berfokus pada operasi yang unggul dan selamat, tentunya PHR juga menaruh perhatian serius terhadap pemberdayaan masyarakat. Dalam hal ini, kami berupaya memberikan dukungan terbaik bagi daerah melalui kreasi Batik Mandau,” ucap Rudi.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Dukung Mobilitas Masyarakat Tanah Putih, Maxim Perkuat Ekspansi di Riau

Glico WINGS Luncurkan Es Krim Frostbite Potabee, Jadi Pionir Inovasi Pertama di Indonesia

Kemenkum Riau Perkuat Pengawasan Notaris Melalui Lanjutan Pemeriksaan Protokol

Para 'Penjaga Energi' Malam Tanpa Tidur Selamatkan Ribuan Sumur dari Mati Suri

Raja Isyam: Menjaga Stabilitas dan Keutuhan NKRI Itu Bisa Melalui Pers

Kedepankan Pelayanan Humanis, Polda Riau Buka Call Center 24 Jam

Dukung Mobilitas Masyarakat Tanah Putih, Maxim Perkuat Ekspansi di Riau

Glico WINGS Luncurkan Es Krim Frostbite Potabee, Jadi Pionir Inovasi Pertama di Indonesia

Kemenkum Riau Perkuat Pengawasan Notaris Melalui Lanjutan Pemeriksaan Protokol

Para 'Penjaga Energi' Malam Tanpa Tidur Selamatkan Ribuan Sumur dari Mati Suri

Raja Isyam: Menjaga Stabilitas dan Keutuhan NKRI Itu Bisa Melalui Pers

Kedepankan Pelayanan Humanis, Polda Riau Buka Call Center 24 Jam



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Dukung Mobilitas Masyarakat Tanah Putih, Maxim Perkuat Ekspansi di Riau
29 Januari 2026
Glico WINGS Luncurkan Es Krim Frostbite Potabee, Jadi Pionir Inovasi Pertama di Indonesia
29 Januari 2026
Kemenkum Riau Perkuat Pengawasan Notaris Melalui Lanjutan Pemeriksaan Protokol
29 Januari 2026
Para 'Penjaga Energi' Malam Tanpa Tidur Selamatkan Ribuan Sumur dari Mati Suri
28 Januari 2026
Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara di Bogor
28 Januari 2026
Renovasi Rampung, MAN 2 Pekanbaru Siap Perkuat Mutu Pendidikan
28 Januari 2026
Kepatuhan Platform Digital Terhadap Perpres 32/2024 Rendah
28 Januari 2026
Presiden Prabowo Siap Hadiri HPN 2026 di Banten
28 Januari 2026
MAN 1 Pekanbaru Buka PMBM 2026/2027, Tersedia Dua Jalur Penerimaan
28 Januari 2026
Ajukan Anggaran Tambahan, Kemenag Pastikan Bayar Tunjangan Profesi Guru dan Dosen
28 Januari 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pemilihan Gubernur, Dari Desentralisasi ke Sentralisasi (Bagian II)
  • 2 Memaknai Putusan MK, Wartawan tak Dapat Dituntut
  • 3 Sumatera Mulai Memanas, Kemenhut Turunkan Manggala Agni
  • 4 PRB 2026 Diikuti 1.578 Peserta, M Job Kurniawan: Langkah Nyata Menjawab Kebutuhan Masyarakat
  • 5 Mahasiswa Spesialis Medikal Bedah Unimus Bersama Tenaga Klinik dan Dosen Kembangkan Terapi Kombinasi Aromaterapi Lavender dan Latihan Napas
  • 6 Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan
  • 7 Unri Kukuhkan 8 Profesor, Dari Ahli Rantai Pasok Ikan Hingga Perancang Mobil Masa Depan
  • 8 PWI Pusat Anugerahkan Anggota Kehormatan ke Sultan HB X
  • 9 Pengurus PWI DIY 2025–2030 Dilantik, Sri Sultan HB X: Kemerdekaan Pers Harus Berjalan Beriringan dengan Integritas
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved