• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Layanan Sempat Terganggu Akibat Listrik Padam, Indosat Sumatera Pastikan Jaringan Kembali Normal
Dibaca : 273 Kali
Demi Lindungi WNI, Imigrasi Pekanbaru Tunda Keberangkatan 6 Jemaah Haji Nonprosedural
Dibaca : 286 Kali
Hadapi Ancaman Digital yang Kian Kompleks, Indosat Business Luncurkan whitepaper
Dibaca : 381 Kali
Untuk Mencapai Prestasi Produksi Regional 1 Sumatera, IPA Convex 2026: PHR Paparkan Keunggulan Operasi dan Inovasi
Dibaca : 381 Kali
Melalui Kolaborasi Informasi dan Pengawasan Digital, SMSI dan ABPEDNAS Sepakat Kawal Program Jaga Desa dan Jaga MBG
Dibaca : 364 Kali

  • Home
  • Sosialita

Program Energi Berdikari PHR Ciptakan Sirkular Ekonomi Warga Mukti Sari Kampar

Zulmiron
Jumat, 21 Juni 2024 13:52:59 WIB
Cetak
Warga Desa Mukti Sari, Kecamatan Tapung, Kampar memanfaatkan bioagas menjadi sumber energi baru terbarukan.

Kampar, Hariantimes.com - Sepiring goreng ubi tersaji di meja tamu. Tekstur bagian luar sangat renyah, namun terasa empuk dan berserat di bagian dalam.

Kudapan lain juga tersaji di meja lainnya. Ada keripik singkong, aneka jenis sayur, buah pepaya sampai dua buah jeruk bali berukuran jumbo.

“Ubi goreng ini dimasak menggunakan kompor biogas. Sedangkan buah-buahan dan sayur ini tumbuh subur dengan hasil yang cukup baik menggunakan pupuk bioslurry,” kata warga Desa Mukti Sari, kecamatan Tapung, Kampar, Sudarman beberapa waktu lalu

Pagi itu, Sudarman berserta warga Desa Mukti Sari lainnya kedatangan banyak tamu, mulai dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Kampar, Pemprov Riau, perwakilan Forkopimda hingga akademisi dalam rangka Aktivasi Desa Energi Berdikari (DEB) Berbasis Biogas yang digaungkan oleh Pertamina.

Baca Juga :
  • Cuaca di Makkah Semakin Panas, Jemaah Haji Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Hotel Jelang ARMUZNA
  • 4.394 Jemaah Haji Riau Tuntaskan DAM Melalui Addahi
  • Aksi “Jemput Bola”, Petugas Medis Pantau Jamaah Lansia dan Risti ke RS King Abdul Aziz

Seketika Sudarman menunjukkan proses bagaimana reaktor biogas bekerja, hingga akhirnya dapat menyalakan api kompor dengan sempurna. “Lihat bapak dan ibu, apinya menyala bagus sekali, berwarna biru dan mekar,” tukasnya.

Sudarman adalah salah satu warga penerima manfaat dari program Desa Energi Berdikari (DEB). Program DEB Mukti Sari adalah salah satu dari total 28 DEB yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia. Program ini merupakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Hulu Energi (PHE) yang dibina juga oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR) sebagai salah satu bagian dari unit usaha PHE, dan ini merupakan DEB Berbasis Biogas terbesar, dengan total kapasitas reaktor biogas hingga 165 meter kubik.

Tak sekedar fokus dalam ketahanan energi, implementasi teknologi sederhana yang ramah lingkungan ini turut mewujudkan sirkular ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat desa.

“Melalui program ini, PHR berupaya memberikan aksesibilitas energi terjangkau untuk masyarakat desa, dapat meningkatkan kualitas hidup dari manfaat ekonomi tambahan yang diciptakan serta mampu mengurangi pencemaran udara dan polusi lingkungan,” kata Manager Corporate Sosical Responsibility (CSR) PHR WK Rokan Pinto Budi Bowo Laksono pada kegiatan Aktivasi Desa Energi Berdikari (DEB) di Desa Mukti Sari, Senin (10/06/2024) lalu

Hingga saat ini, terdapat 20 reaktor biogas untuk masyarakat Desa Mukti Sari. Sedangkan satu unit reaktor biogas lainnya berada di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.

Melalui DEB Berbasis Biogas ini, PHR mencatat terdapat potensi reduksi emisi karbon hingga 56,8 ton CO2 equivalent per tahun dan telah berhasil mengelola limbah organik sebesar 319,38 ton di tahun 2023.

“Pada tahun 2022, kami memulai program DEB dan Alhamdulillah masih terus berkembang hingga saat ini. Tahun 2024 ini kami juga memperluas jangkauan program serupa di daerah operasi PHR WK Rokan bagian utara, tepatnya di Kabupaten Rohil,” kata Pinto.

Reaktor biogas di Desa Mukti Sari sejauh ini telah menyasar 150 orang penerima manfaat, khususnya Kelompok Tani Biotama Agung Lestari dan peternak, santri pondok pesantren dan masyarakat umum.

Bersama mitra pelaksana Yayasan Rumah Energi (YRE), PHR mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dengan memberikan pelatihan Pembangunan konstruksi reaktor. Tidak hanya menghasilkan energi, instalasi biogas turut memberikan efek berganda bagi masyarakat.

Kelompok masyarakat binaan PHR ini juga mampu memproduksi bioslurry atau pupuk cair dan padat hingga menjadi pundi-pundi pendapatan baru bagi masyarakat. Bioslurry merupakan ampas yang tersisa dari biogas yang dapat dimanfaatkan menjadi pupuk. Hingga saat ini, para penerima manfaat telah menghasilkan rata-rata produksi pupuk cair sebanyak 773.3 liter per bulan.

“Pada rentang 3 kali produksi dalam kurun waktu 3 bulan, dapat mencapai 2000 liter, dan harapannya masih memiliki potensi untuk berkembang. Kami sangat mengapresiasi semangat serta kerja keras kelompok yang memanfaatkan secara optimal hasil dari Program TJSL ini,” ucap Pinto.

Program Desa Energi Berdikari (DEB) berbasis biogas diakui Kepala Desa Mukti Sari Waryono telah memberikan nilai tambah cukup signifikan bagi pendapatan masyarakat. Keberadaan reaktor biogas mampu menekan biaya perbulan masyarakat untuk pembelian gas elpiji. Rerata potensi penghematan pengeluaran Gas LPG oleh masyarakat setelah menggunakan biogas sebesar Rp67 ribu perbulan atau setara Rp814 ribu per tahun.

Sedangkan rerata potensi penghematan pembelian pupuk kimia oleh masyarakat setelah menggunakan bioslurry sebesar Rp222 ribu per bulan atau Rp2.6 juta per tahun. Sementara rerata potensi tambahan pendapatan masyarakat dari hasil menjual langsung bioslurry atau hasil tani dan kebun yang menggunakan bioslurry sebesar Rp240 ribu bulan atau Rp2.8 juta tahun.

Keberadaan reaktor biogas dengan sendirinya mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan untuk berkebun sayur dan buah-buahan. “Terima kasih kepada PHR atas dukungan reaktor biogas yang telah memberikan nilai tambah bagi warga desa. Tentunya ini merupakan hal baik baik desa kami,” ujarnya.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Layanan Sempat Terganggu Akibat Listrik Padam, Indosat Sumatera Pastikan Jaringan Kembali Normal

Hadapi Ancaman Digital yang Kian Kompleks, Indosat Business Luncurkan whitepaper

Cuaca di Makkah Semakin Panas, Jemaah Haji Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Hotel Jelang ARMUZNA

4.394 Jemaah Haji Riau Tuntaskan DAM Melalui Addahi

Persiapan Armuzna Makin Dekat! Musyawarah Ketua Kloter Tentukan Tenda Arafah Jemaah Embarkasi Batam

Suhu Makkah Tembus 47 Derajat! Jemaah Haji BTH 09 dan 10 Dibekali "Jurus" Sabar dan Sehat

Layanan Sempat Terganggu Akibat Listrik Padam, Indosat Sumatera Pastikan Jaringan Kembali Normal

Hadapi Ancaman Digital yang Kian Kompleks, Indosat Business Luncurkan whitepaper

Cuaca di Makkah Semakin Panas, Jemaah Haji Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Hotel Jelang ARMUZNA

4.394 Jemaah Haji Riau Tuntaskan DAM Melalui Addahi

Persiapan Armuzna Makin Dekat! Musyawarah Ketua Kloter Tentukan Tenda Arafah Jemaah Embarkasi Batam

Suhu Makkah Tembus 47 Derajat! Jemaah Haji BTH 09 dan 10 Dibekali "Jurus" Sabar dan Sehat



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Layanan Sempat Terganggu Akibat Listrik Padam, Indosat Sumatera Pastikan Jaringan Kembali Normal
23 Mei 2026
Demi Lindungi WNI, Imigrasi Pekanbaru Tunda Keberangkatan 6 Jemaah Haji Nonprosedural
22 Mei 2026
Hadapi Ancaman Digital yang Kian Kompleks, Indosat Business Luncurkan whitepaper
21 Mei 2026
Untuk Mencapai Prestasi Produksi Regional 1 Sumatera, IPA Convex 2026: PHR Paparkan Keunggulan Operasi dan Inovasi
21 Mei 2026
Melalui Kolaborasi Informasi dan Pengawasan Digital, SMSI dan ABPEDNAS Sepakat Kawal Program Jaga Desa dan Jaga MBG
21 Mei 2026
Cuaca di Makkah Semakin Panas, Jemaah Haji Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Hotel Jelang ARMUZNA
20 Mei 2026
4.394 Jemaah Haji Riau Tuntaskan DAM Melalui Addahi
20 Mei 2026
Aksi “Jemput Bola”, Petugas Medis Pantau Jamaah Lansia dan Risti ke RS King Abdul Aziz
20 Mei 2026
Hadapi Tantangan dengan Kolaborasi, PHR Percepat Pemulihan Tanah Terkontaminasi Minyak Bumi
20 Mei 2026
Persiapan Armuzna Makin Dekat! Musyawarah Ketua Kloter Tentukan Tenda Arafah Jemaah Embarkasi Batam
19 Mei 2026
TERPOPULER +
  • 1 Persiapan Armuzna Makin Dekat! Musyawarah Ketua Kloter Tentukan Tenda Arafah Jemaah Embarkasi Batam
  • 2 Suhu Makkah Tembus 47 Derajat! Jemaah Haji BTH 09 dan 10 Dibekali "Jurus" Sabar dan Sehat
  • 3 Pastikan Kesiapan Pelayanan ke Jemaah Berjalan Optimal, Petugas Kloter BTH 12 Rakor Bersama Karu dan Karom
  • 4 Israel Cegat Misi Kemanusiaan ke Gaza, PWI Pusat Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia
  • 5 KWQ Serahkan Mushaf Al-Qur’an Baru ke Santri PP Al-Ikhwan Pekanbaru
  • 6 Persiapan ARMUZNA, Petugas Kesehatan Kloter BTH 04 Intensif Periksa Jamaah
  • 7 3.840 Jemaah dan Petugas Percayakan Pembayaran DAM ke Addahi
  • 8 Proses Pembukaan Prodi Kedokteran Gigi dan Prodi Profesi Psikologi UIR Masuki Tahap Final
  • 9 Pelatihan Vokasi Batch 2 Dibuka Mulai 19 Mei, Kuota 30 Ribu Peserta dan Gratis
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved