• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
Dibaca : 444 Kali
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
Dibaca : 433 Kali
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
Dibaca : 427 Kali
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
Dibaca : 400 Kali
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
Dibaca : 400 Kali

  • Home
  • Riau

Kunker Komisi V DPR RI ke Riau Bisa Membuka Mata dan Telinga Pimpinan di Pusat

Zulmiron
Senin, 17 Juli 2023 17:58:06 WIB
Cetak
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Muhammad Iqbal melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Riau.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Muhammad Iqbal melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Riau.

Komisi yang membidangi masalah infrastruktur itu sudah berada di Riau sejak Jum'at (14/07/2023) pagi hingga Sabtu (15/07/2023).

Selain turun langsung ke lapangan, melihat beberapa ruas jalan di Kabupaten Kampar dan Pelalawan, rombongan Komisi V DPR yang disambut dan didampingi langsung Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar juga meninjau terminal dan beberapa pembangunan infrastruktur seperti pembangunan embung di Danau Bokuok, Kabupaten Kampar.

Selama berada di Riau, Komisi V DPR tidak saja melihat langsung kondisi infrastruktur terutama jalan yang masih banyak rusak.

Para wakil rakyat itu juga mendengarkan langsung aspirasi dan curhatan para bupati/walikota se Riau yang mendapat kesempatan bertemu serta berdialog pada pertemuan Jum'at (14/07/2023) malam di Balai Serindit, Gedung Daerah, Provinsi Riau.

Keprihatinan terkait infrastruktur terutama jalan menjadi fokus utama para bupati/walikota.

Gubri Syamsuar yang memimpin langsung pertemuan juga menumpahkan segala persoalan infrastruktur di Riau.

Mulai dari persoalan panjang jalan di Riau yang menjadi kewenangan provinsi termasuk yang terpanjang di Indonesia, yakni sepanjang 2.799,81 kilometer.

Hingga keterbatasan APBD Provinsi Riau untuk merawat dan memperbaiki jalan-jalan yang rusak tersebut.

"APBD Riau hanya sekira Rp9 triliun. Sementara kebutuhan kita untuk pembangunan sangat banyak. Tidak hanya jalan," tegas Gubri Syamsuar.

Itu sebabnya, harap Gubri, dukungan dari Pemerintah Pusat sangatlah diharapkan.

Apalagi devisa yang diberikan Riau terhadap negara ini sangatlah besar. Sehingga sebenarnya sangat wajar jika Pemerintah Pusat memberikan perhatian yang berkeadilan untuk Negeri Lancang Kuning.

Karena keterbatasan dan menyesuaikan kemampuan APBD Provinsi Riau, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), target pembangunan jalan ditetapkan 66 persen hingga 2024.

"Alhamdulillah saat ini sudah tercapai sekira 64 persen lebih. Kita optimis pada 2024 nanti target 66 persen itu tercapai bahkan bisa lebih," tegas Syamsuar seraya menyatakan, sebagai Gubernur amanah sudah dilaksanakan dengan sangat baik.

Gubri berharap, kehadiran langsung Komisi V DPR yang didampingi para mitra kerjanya bisa membuka mata dan telinga para pimpinan di pusat bahwa Provinsi Riau masih sangat membutuhkan dukungan dan bantuan dari Pemerintah Pusat, terutama anggaran untuk pembangunan infrastruktur.

Jika pembangunan infrastruktur di Riau memadai, tentu akan menggenjot pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi dan juga tingkat kunjungan wisata.

Misalnya jalan Lintas Bono, di Pelalawan yang masih memprihatinkan. Padahal itu masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Andai infrastruktur penunjang dibangun, tegas Syamsuar, devisa yang akan diterima negara dari Riau dipastikan juga semakin meningkat. Jadi negara untung, Riau juga mendapat manfaat.

Dalam rombongan Komisi V DPR, tercatat ada dua orang anggota Komisi V yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Riau, yakni Syahrul Aidi Mazaat (PKS) dan Effendy Sianipar (PDIP).

Syahrul Aidi menyebut bahwa kehadiran Komisi V DPR bersama mitra kerjanya ke Riau adalah inisiatif dirinya bersama Effendy Sianipar selalu anggota DPR dapil Riau.

"Kami ingin semua bisa melihat bagaimana kondisi infrastruktur di Riau," tegas politisi muda asal Kampar itu.

Syahrul menegaskan bahwa Riau yang alamnya kaya raya telah memberikan kontribusi berupa devisa yang sangat besar untuk negara.

"Tapi anggaran untuk pembangunan yang balik ke Riau sangatlah kecil. Ini ketidakadilan untuk Riau," tegas mantan anggota DPRD Kampar itu lantang.

Makanya, Syahrul meminta agar semua pihak memberikan perhatian yang layak dan berkeadilan untuk Riau.

Syahrul juga meminta semua pihak di Riau bisa menjalin komunikasi yang baik dengan para wakil rakyat, terutama yang dapil Riau agar aspirasi yang berkembang di daerah bisa disuarakan di tingkat pusat.

Hal senada juga disampaikan Effendy Sianipar. Ia mengaku sangat prihatin melihat kondisi Riau, khususnya kabupaten di pesisir seperti Kepulauan Meranti yang masih terdapat daerah terisolir.

Padahal Kabupaten Kepulauan Meranti berbatasan langsung dengan negeri jiran. "Saya sampai bisikkan ke Pak Presiden, tolonglah perhatikan Meranti itu," ungkapnya.

Untuk diketahui, Wakil Ketua Komisi V DPR Muhammad Iqbal memimpin Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR ke Provinsi Riau.

Dalam kunjungan ini, tim meninjau langsung infrastruktur jalan, perhubungan, bendungan, dan infrastruktur lainnya.

Dalam rangkaian kunjungan kerja ini, Iqbal menekankan bahwa ketersediaan infrastruktur di daerah akan memacu pertumbuhan ekonomi.

"Oleh karena itu, ketersediaan infrastruktur yang baik merupakan mesin utama pendorong investasi, pemacu pertumbuhan ekonomi dan distribusi logistik, serta pemerataan hasil pembangunan demi kesejahteraan masyarakat," kata Iqbal yang juga politisi asal PPP itu.

Dalam kunker ini juga menghadirkan para mitra kerja Komisi V.

Provinsi Riau memiliki sumber daya alam, terutama minyak bumi, gas alam, dan perkebunan yang berkontribusi besar terhadap penerimaan negara dan daerah.

Namun disayangkan pembangunan infrastruktur di Riau tidak sebaik dengan sumbangan SDA kepada Pemerintah Pusat.

Iqbal menegaskan, Komisi V DPR RI meminta kepada Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, BMKG dan Basarnas agar dapat bergerak cepat dan berinovasi, baik dalam bentuk kebijakan dalam kewenangannya, maupun dalam bentuk program-program kerja, demi mendukung konektivitas, ketahanan pangan, keselamatan transportasi dan pemberdayaan masyarakat perdesaan di Provinsi.

Kunjungan Kerja Reses Komisi V ini, tegas Iqbal, juga untuk menyerap aspirasi dari Pemerintah Provinsi Riau.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan

Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif

Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor

Luncurkan Program Masjid Ramah Pemudik, Kemenag Siapkan 215 Masjid di Jalur Mudik di Riau

Tas Baru, Energi Baru: Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

Polda Riau Launching Tanjak dan Selempang, Taufik Ikram Jamil: Marwah yang Harus Dijaga Bersama-Sama

Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan

Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif

Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor

Luncurkan Program Masjid Ramah Pemudik, Kemenag Siapkan 215 Masjid di Jalur Mudik di Riau

Tas Baru, Energi Baru: Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

Polda Riau Launching Tanjak dan Selempang, Taufik Ikram Jamil: Marwah yang Harus Dijaga Bersama-Sama



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
27 Maret 2026
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
27 Maret 2026
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
25 Maret 2026
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
26 Maret 2026
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
25 Maret 2026
Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif
17 Maret 2026
Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor
16 Maret 2026
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
  • 2 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • 3 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 4 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 5 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 6 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 7 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 8 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 9 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved