• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Gelar Workshop dan FGD AI di Batam, SMSI Riau Kupas Peluang Bisnis Era New Media
Dibaca : 185 Kali
IZI Sumbar dan JNE Luncurkan Program Pemberdayaan UMKM Dhuafa
Dibaca : 227 Kali
Dipercaya Lagi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026-2031, Dr Maxaxai Indra: Kita Ingin Perkuat Sinergi Antara Anggota
Dibaca : 250 Kali
Indosat, Adobe dan Kemenekraf Berkolaborasi Ubah Kreativitas Jadi Peluang Nyata, Kreator Bersiaplah!
Dibaca : 227 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Hadiri Pelepasan Peserta Magang Kemnaker Batch III Secara Hybrid
Dibaca : 272 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Menko Luhut: Industri Baterai Lithium Lompatan Untuk Pengembangan Industri

Redaksi
Ahad, 13 Januari 2019 18:39:08 WIB
Cetak
<b>Menko Maritim RI, Luhut Binsar Pandjaitan saat menghadiri rapat kerjasama di Morowali, Sulteng</b>
Morowali, HarianTimes.com - Menko Maritim Luhut B. Pandjaitan mengatakan Indonesia sedang melakukan lompatan besar dalam pengembangan industri lithium baterai.

“Kita saat ini sedang mengembangkan industri berbasis teknologi. Istilahnya kita sedang melakukan lompatan katak untuk pengembangan industri lithium baterai," ujar Menko Luhut dalam sambutannya dalam acara peletakan batu pertama pembangunan pabrik komponen utama lithium baterai dari bahan dasar nikel di kawasan industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Jum'at (11/01).

Menko Luhut yang hadir bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, mengatakan  pabrik pertama di Indonesia ini akan menerapkan teknologi berbasis digital dengan mengadopsi industri 4.0 dan teknologi 5G. 

Ia mengatakan sebagai ketua tim nasional Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dan Menperin sebagai ketua hariannya melihat ini adalah salah satu upaya untuk menekan impor. 

“Kita tidak mau lagi bahan mentah kita ingin semua punya nilai tambah. Yang ingin saya garis bawahi adalah pegawai di sini sekarang sudah 30 ribu orang lebih nantinya akan menjadi 100 ribu lebih. Tenaga kerja Cina jumlah nya 3.000 lebih jadi kurang lebih hanya 10 persen. Bertahap akan kita kurangi. Pak Airlangga tadi sudah berkomitmen untuk membuat politeknik dari yang sekarang 200 orang menjadi 600 orang siswanya. Jadi jangan mengatakan tenaga kerja Cina ada 95%," tegasnya. 

Ia mengusulkan agar kawasan industri juga bisa memperkuat ekonomi rakyat dengan membeli bahan makanan untuk para karyawan dari masyarakat sekitar. 

Menperin mengatakan investasi adalah kunci untuk meningkatkan ekspor. 

“Jika kita bicara lapangan pekerjaan dan peningkatan ekspor, maka kuncinya adalah investasi. Investasi ini harus dikawal oleh pemerintah. Dengan investasi sebesar 700 juta USD dalam 16 bulan akan ada tambahan ekspor 800 juta USD. Kalau dari kontribusi kawasan industri Morowali dengan investasi 5 miliar USD menghasilkan 4 miliar USD pada tahun 2018 kemarin.   

Dalam sambutannya Bupati Morowali, Taslim berharap pengembangan industri di Morowali ini akan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi setempat serta dapat terjalin hubungan yang harmonis antara kawasan industri, masyarakat sekitar dan lingkungan hidup. 

“Tentang isu-isu Tenaga Kerja Asing (TKA)  Cina kami bergerak menanggulangi secepatnya. Kami sudah bertemu dengan teman-teman media untuk dapat merespon isu-isu SARA di Kabupaten Morowali ini. Sehubungan dengan keberadaan TKA ini Bupati Taslim meminta jika menggunakan TKA perusahaan diharapkan mencantumkan Kabupaten Morowali sebagai alamat agar dapat menjadi potensi pajak. 

Anggota DPR dari Komisi VI, Dito Ganindito mendukung perluasan kawasan industri ini. 

“Ini akan mengurangi defisit,  lapangan pekerjaan juga akan lebih banyak dan ternyata setelah datang ke sini saya tidak melihat banyak TKA Cina,  malah lebih banyak orang Indonesia. Kami sudah berdiskusi dengan bapak bupati untuk memberikan apa yang kami bisa bantu," kata Dito. 
 
Kerja Sama Indonesia, Cina, Jepang

Hamid Mina, Direktur Utama PT IMIP mengatakan industri nikel, baja, litium ion komponen inti baterai kendaraan listrik ini, PT QMB New Energy Materials merupakan kerja sama perusahaan Cina, Indonesia, dan Jepang yang akan dikembangkan di atas lahan seluas 120 hektar dengan investasi sebesar 700 juta USD dengan produksi yang dihasilkan senilai 800 juta USD per tahun, yang akan menyerap tenaga kerja sebanyak 2000 orang.      

 â€œIni adalah bentuk peran serta kami dalam mendukung percepatan kendaraan bermotor listrik untuk transportasi jalan dengan target 2200 mobil listrik, 711 ribu mobil hibrida dan 2,1 juta unit sepeda motor listrik pada tahun 2025. Kawasan ini adalah cluster industri terintegrasi berbasis nikel dan baja terbesar di Indonesia," katanya. 

Dalam sambutannya ia juga menyampaikan perkembangan kawasan PT IMIP. 

“Total investasi di PT IMIP 5 miliar dolar 30085 orang total kapasitas produksi nickel pig iron adalah 2 juta ton per tahun, dan 3,5 juta ton stainless steel per tahun dengan nilai ekspor 2 miliar USD 2017 dan 3,5 miliar USD pada tahun 2018. Kawasan ini akan terus bertransformasi menuju industri 4,0," ujarnya. 

Peningkatan SDM

Menko Luhut mengatakan  Prof Xu Kai Hua, Presiden Direktur PT GEM salah satu pemegang saham, yang juga seorang ahli di bidang metalurgi menjanjikan kepadanya akan mendidik penduduk Morowali agar pendidikan mereka mengenai metalurgi menjadi lebih baik. 

“Mr Xu yang selain pengusaha juga profesor, dia tidak hanya memikirkan cari untung dia selalu bertanya, apa yang bisa saya lakukan untuk meningkatkan kualitas SDM di Morowali. Mereka akan kasih beasiswa ke Beijing, untuk bidang metalurgi. Mereka juga akan melakukan transfer teknologi. Di Cina mereka masih 3.0 di sini mereka buat 4.0 dan dia mau transfer ini kepada kita," jelasnya. 

Menteri Airlangga berpendapat peningkatan sumber daya manusia di kawasan ini sudah menjadi captive market.

“Kami akan menaikkan jumlah murid di politeknik menjadi tiga kali lebih banyak, politeknik ini kan yang membangun pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian. Dan itu akan kita lakukan juga dalam 16 tahun ke depan. Jadi pemerintah hadir untuk membuat agar masyarakat mampu bekerja di kawasan ini. 

Natal

Petang harinya, Menko Luhut menghadiri perayaan Natal di Kabupatan Humbang Hasundutan, Sumatera Utara yang dihadiri oleh sekitar 7.000 siswa SMP, SMA dan SMK se-Kabupaten Humbang Hasundutan. 

Menko Luhut berpesan agar para siswa untuk lebih tekun belajar untuk membangun Indonesia. Ia menceritakan kunjungannya ke Morowali. 

“Mereka sudah memainkan revolusi teknologi 4.0 hebatnya mereka membuat lompatan teknologi. Saya sampaikan kepada para penduduk dan Bupati di sana untuk juga bersama menjadi bagian dari lompatan teknologi ini. Profesor Xu mengatakan bahwa mereka melakukan penelitian selama 15 tahun tetapi belum sempat mereka praktekkan di negaranya, Indonesia sudah membuka peluang untuk mereka terapkan di Morowali," ujar Menko Luhut.

Menko Luhut menjelaskan bahwa timnya telah melakukan komunikasi yang intensif untuk menerapkannya. 

“Ini penting, supaya kita mandiri. Berpuluh tahun kita hanya ekspor bahan mentah. Dulu kita ekspor nikel mentah nilainya 200-240 juta USD sekarang turunan pertamanya saja, tahun lalu kita ekspor menjadi empat miliar USD. Perubahan ini luar biasa, kami masih menghitung berapa nilainya jika sampai turunan ke empat," jelasnya. 

Ia meminta para siswa untuk belajar, menjadi pribadi yang baik dan terus berdoa untuk bisa mengikuti perkembangan teknologi ini.(*/hrp)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Hadirkan SheHacks, Indosat Dorong Perempuan Manfaatkan Teknologi dan AI

RUPST Tahun Buku 2025, PHR Perkuat Kemandirian Energi dan Kinerja Berkelanjutan

Menuju Pasar Ekspor, Pucuk Rebung-PHR Sukses Berkolaborasi Berdayakan UMKM Riau

PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

Indosat Tampilkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double-Digit pada Laba Bersih

Hadirkan SheHacks, Indosat Dorong Perempuan Manfaatkan Teknologi dan AI

RUPST Tahun Buku 2025, PHR Perkuat Kemandirian Energi dan Kinerja Berkelanjutan

Menuju Pasar Ekspor, Pucuk Rebung-PHR Sukses Berkolaborasi Berdayakan UMKM Riau

PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

Indosat Tampilkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double-Digit pada Laba Bersih



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Gelar Workshop dan FGD AI di Batam, SMSI Riau Kupas Peluang Bisnis Era New Media
16 Juni 2026
IZI Sumbar dan JNE Luncurkan Program Pemberdayaan UMKM Dhuafa
16 Juni 2026
Dipercaya Lagi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026-2031, Dr Maxaxai Indra: Kita Ingin Perkuat Sinergi Antara Anggota
16 Juni 2026
Indosat, Adobe dan Kemenekraf Berkolaborasi Ubah Kreativitas Jadi Peluang Nyata, Kreator Bersiaplah!
16 Juni 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Hadiri Pelepasan Peserta Magang Kemnaker Batch III Secara Hybrid
15 Juni 2026
Ikuti Forum Policy Talks Virtual, Kemenkum Riau Optimalkan Peran Analis Kebijakan Hukum
15 Juni 2026
PWI Riau Buka Pendaftaran Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026 Bertema Energi Berkelanjutan
15 Juni 2026
Pimpin Apel Senin Pagi, Kakanwil Kemenkum Riau Serahkan Penghargaan Pegawai Teladan dan Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan II
15 Juni 2026
Dukung Percepatan Reformasi Birokrasi, Kemenkum Riau Ikuti Entry Meeting Monev RKT RB Triwulan II
15 Juni 2026
Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
15 Juni 2026
TERPOPULER +
  • 1 KI Riau Ingatkan Pentingnya Optimalisasi PPID di Lingkungan Pemko Pekanbaru
  • 2 Tingkatkan Kepatuhan dan Kualitas Layanan, Kemenkum Riau Lakukan Pengawasan Kantor Notaris Baru Secara Daring
  • 3 Transformasi Proses Bisnis Kemenkum Riau Dorong Reformasi dan Efisiensi Layanan Publik
  • 4 Perkuat Kualitas Kebijakan Publik, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Policy Talks Nasional Bersama Kemenkum Gorontalo
  • 5 Peluang Belajar, Berkarya dan Berkontribusi
  • 6 Dorong UMKM Lebih Berkembang, Rudy Hendra Pakpahan: Pendaftaran KI Beri Kepastian Hukum bagi Pelaku Usaha
  • 7 Dampak Ketegangan Timur Tengah, Pertemuan Tata Kelola Internet Global ICANN Dialihkan ke Bali
  • 8 Istri Wapres Selvi Gibran Rakabuming Apresiasi UMKM Lokal dan Layanan Hukum di Balai Serindit
  • 9 Kemenkum Riau Sosialisasi Edukatif Hukum di Kunker Seruni Bidang I Kabinet Merah Putih
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved