• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
Dibaca : 370 Kali
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
Dibaca : 320 Kali
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
Dibaca : 325 Kali
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
Dibaca : 302 Kali
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
Dibaca : 367 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Aksi Nyata PHR Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca di Indonesia

Zulmiron
Jumat, 19 Mei 2023 16:04:28 WIB
Cetak
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama mitra pelaksana LPPM Unilak telah mengembangkan 100 kelompok Bank Sampah baik inti maupun unit termasuk sekolah Adiwiyata. Tidak hanya mampu menyelamatkan lingkungan, Program Bank Sampah turut mendorong perekonom

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berkomitmen mendukung terciptanya kondisi bumi yang lebih baik dengan menurunkan emisi gas rumah kaca di Indonesia.

Bahkan beberapa aksi nyata telah dilakukan PHR di tengah perannya sebagai penopang energi nasional. Apa saja aksi nyata tersebut?

Corporate Secretary PHR Rudi Ariffianto mengatakan, industri minyak dan gas (migas) menghadapi tantangan terjadinya peningkatan emisi secara gradual yang perlu dimitigasi di tengah pemenuhan target migas nasional. Meski demikian, berbagai upaya telah dilakukan PHR dalam upaya mendukung terciptanya lingkungan yang lebih baik dan dalam upaya mencapai Zero Routine Flaring (penurunan gas suar bakar) di tahun 2030.

Lewat Program Rumah Inovatif, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berkolaborasi dengan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) serta mitra pelaksana Cakra Consulting mendorong kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kepenghuluan Sintong Pusaka, Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir. salah satunya demplot Pertanian Lahan tanpa Bakar (PLTB) sebagai upaya melindungi ekosistem gambut.

"PHR memiliki komitmen yang tertuang di dalam HES Policy untuk menerapkan Environmental, Social and Governance (ESG) khususnya indikator yang terkait dengan penurunan emisi karbon,” kata Rudi, Jumat (19/05/2023).

Dalam upaya penurunan emisi gas rumah kaca di Indonesia, berbagai upaya dilakukan PHR. Di antaranya dengan memanfaatkan associated gas untuk kebutuhan gas kompresor dan gas turbin sehingga dapat mengurangi volume flaring (bakar suar). Untuk diketahui, potensi pemanfaatan total flaring saat ini maksimum sebanyak 200.000 ton CO2 dengan volume sekitar 5 mscfd (juta standar kaki kubik per hari).

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama mitra pelaksana Yayasan Rumah Energi (YRE) mendukung Program Desa Energi Berdikari di Desa Mukti Sari, Kecamatan Tapung, Kampar. Sebanyak 9 reaktor biogas telah dibangun untuk kemandirian energi masyarakat.

"Kami juga berinisiatif untuk melakukan pengembangan energi terbarukan dengan didirikannya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang kami bangun di tengah kawasan produksi minyak nasional di area wilayah kerja Rokan yakni di Rumbai, Duri dan Dumai,” kata Rudi.

Selain itu, lanjut Rudi, PHR juga melakukan penjagaan kawasan hutan asli yang ada di area operasi PHR dan kompleks perumahan PHR di kawasan Rumbai, Duri dan Dumai dengan luas 200 hektare dalam mendukung penyerapan karbon.

“Jadi, di Riau ini secara umum suhunya panas, namun jika ada kesempatan berkunjungan ke kamp PHR di Rumbai, Duri dan Dumai akan bisa merasakan suasana yang berbeda. Karena kami menjaga hutan asli di sini, bahkan sehari-hari masih bisa berjumpa dengan hewan liar seperti kera, babi hutan dan lain-lain. Ini upaya kami dalam menjaga kelestarian hutan yang luasnya ratusan hektare dan menjadi kontribusi untuk memotong CO2,” jelas Rudi.

PHR juga berkolaborasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Riau melakukan program konservasi hutan mangrove dan memanfaatkannya sebagai Kawasan Ecoeduwisata Bandar Bakau di Dumai. Langkah nyata lainnya yakni, PHR melakukan pembangunan pengolahan air terproduksi berbasis Natural Based Solution (NBS) berupa constructed wetland atau lahan basah buatan untuk pengolahan air limbah.

“Wetland dengan operasi 4 unit yang bisa menghemat energi hingga 1,6 juta KWH per bulan. Ke depan, dengan pembangunan wetland di 15 stasiun pengumpul yang bisa menghemat energi hingga 6,3 juta KWH per bulan,” kata Rudi.

PHR juga melakukan restorasi Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) dan ecoriparian di Universitas Lancang Kuning serta pendaftaran aksi mitigasi ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan penyusunan Panduan Pengembangan Dokumen dan Rancangan Aksi (Pedoman DRAM) sebagai bagian dari perhitungan carbon credit PHR.

“Kami juga melakukan  pembangunan green building untuk fasilitas HSSE training di kompleks perumahan PHR di Rumbai dan Duri berikut dengan proses sertifikasi EDGE dan greenship fasilitas tersebut,” katanya.

Rudi menambahkan, lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PHR juga fokus dalam pelestarian keanekaragaman hayati dalam upaya menciptakan lingkungan bumi yang lebih baik. Di antaranya, membuat program Bank Sampah yang melibatkan masyarakat untuk mendaur ulang sampah menjadi produk turunan yang bermanfaat. Selain itu, PHR juga melakukan kegiatan konservasi gajah di mana bertujuan untuk pemulihan habitat gajah, pengayaan pakan dan memitigasi keberadaan dan konflik antara gajah dengan manusia dengan memasangkan alat Global Positioning System (GPS).

Tak hanya itu, lanjut Rudi, PHR juga membuat program Desa Energi Berdikari di WK Rokan yang fokus pada dukungan terhadap kemandirian energi di tingkat masyarakat desa. Salah satunya adalah melalui pemanfaatan dan pengembangan energi baru dan terbarukan. PHR juga membuat Program Kampung Iklim (Proklim) yang merupakan kegiatan pengendalian perubahan iklim berbasis komunitas berupa penguatan kelembagaan baik berupa inventarisasi data pendukung, studi banding, monitoring dan evaluasi serta publikasi program hingga pelaksanaan kegiatan.

“Seluruh kegiatan dan program yang dilakukan PHR ini merupakan ikhtiar nyata dalam upaya menurunkan emisi gas rumah kaca di Indonesia untuk menciptakan iklim lingkungan yang lebih baik untuk kita dan generasi mendatang,” kata Rudi.(advertorial)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Indosat Tampilkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double-Digit pada Laba Bersih

Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan

Percepat Pembangunan Daerah, Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Pembiayaan Syariah dengan BRK Syariah

Periode Tahun Baru, Trafik Indosat Melonjak Double Digit

Ditopang Ekspor Non Migas yang Tumbuh 21,18 Persen, Asep: Neraca Perdagangan Riau Surplus

Indosat Tampilkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double-Digit pada Laba Bersih

Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan

Percepat Pembangunan Daerah, Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Pembiayaan Syariah dengan BRK Syariah

Periode Tahun Baru, Trafik Indosat Melonjak Double Digit

Ditopang Ekspor Non Migas yang Tumbuh 21,18 Persen, Asep: Neraca Perdagangan Riau Surplus



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
16 Maret 2026
Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
15 Maret 2026
Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
14 Maret 2026
Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
14 Maret 2026
Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir
14 Maret 2026
Pecahkan Rekor MURI, Dave Hendrik dan Iwet 11 Jam Live TikTok Tanpa Putus Bareng Indosat
14 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
  • 2 Pecahkan Rekor MURI, Dave Hendrik dan Iwet 11 Jam Live TikTok Tanpa Putus Bareng Indosat
  • 3 Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas
  • 4 Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning
  • 5 Lantik 60 Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Siak Afni Tekankan ASN Melayani Masyarakat
  • 6 Menag Larang ASN Kemenag Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran
  • 7 Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat
  • 8 Pemkab Siak Bahas Kesiapan Hadapi Arus Mudik dan Inflasi Jelang Lebaran
  • 9 Sekdakab Siak Mahadar Minta Masyarakat tidak Membakar Sampah Sembarangan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved