• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
Dibaca : 465 Kali
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
Dibaca : 453 Kali
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
Dibaca : 445 Kali
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
Dibaca : 419 Kali
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
Dibaca : 417 Kali

  • Home
  • Riau

Sijari dan WAG Suara Riau Bongkar Persoalan Jalan Riau Banyak Rusak

Zulmiron
Jumat, 03 Maret 2023 22:10:00 WIB
Cetak
Diskusi yang ditaja Sijari dan WA Group Suara Riau bersama SMSI Provinsi Riau dan Irwan Nasir Official yang dilaksanakan di Wareh Kupie Arifin Ahmad, Pekanbaru, Jum'at (03/03/2023) pukul 19.30 WIB malam.

Pekanbaru, Hariantimes.com - "Jalan Kita Rusak, Sampai Kapan?". Itulah judul diskusi yang ditaja Simpul Jaringan Riau (Sijari) dan WA Group Suara Riau bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Riau dan Irwan Nasir Official yang dilaksanakan di Wareh Kupie Arifin Ahmad, Pekanbaru, Jum'at (03/03/2023) pukul 19.30 WIB malam.

Diskusi ini diisi oleh pemateri seperti Ketua DPP Himpunan Keselamatan Transportasi Masyarakat (HIKATAMA) yang juga Mantan Bupati Meranti 2 periode, Drs Irwan Nasir MSi, Anggota DPRD Provinsi Riau Ir Mardianto Manan MT yang seharusnya juga jadi pembicara dari kalangan legislatif, namun berbenturan dengan jadwal reses sehingga berhalangan hadir, Akademisi/Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi UMRI,  pengamat ilmu komunikasi yang belakangan viral karena kritikan tajamnya DR Aidil Haris SSos MSi, Konsultan Tata Kota/Dosen Fakultas Teknik UNRI pakar kontruksi jalan, tata ruang dan tata kota DR H Muhammad Ikhsan ST MSc.

Diskusi dipandu Moderator Cahaya Makbul MPsi (Dosen Fakultas Psikologi UIN SUSKA Riau), wanita yang memiliki suara khas meneduhkan dan sentilan-sentilan tajamnya kepada pemateri.

Diskusi dipantau berjalan seru dan hangat, dengan kondisi santai dan pendapat - pendapat yang padat, kritis dan bernas.

Ketika DR Muhammad Ikhsan ST MSc Akademisi tamatan ITB dan Magister serta Doktor Lulusan Amerika ini membuka persoalan dengan kebingungan masyarakat tentang tanggung jawab jalan, karena tidak adanya pelabelan jalan, apakah jalan milik Kota/kabupaten, Provinsi atau tanggung jawab pusat,

Sedangkan DR Aidil Haris membuka perdebatan tentang Komunikasi Publik pemerintah yg perlu diperbaiki dan pemenuhan janji-janji politik yang memang harus disegerakan, namun tak dilaksanakan.

"Miris sekali dengan kondisi jalan kita yg rusak dan tidak diperbaiki," ujarnya.

Sedangkan Irwan Nasir, yang juga Caleg PKB Dapil 1 ini mengatakan, di Riau lebih suka membangun bangunan yang mercusuar, lalu tertinggal dan dibiarkan, kosong lapuk.

"Orientasi kita ini kurang dalam membangun jalan, bahkan anggaran lebih kepada orientasi pendapatan yg lain," ujar Irwan.

Disamping itu, menurut Irwan, pajak mobil dan BBM jauh lebih tinggi dibandingkan Sumbar dan Sumut.

"Harusnya kita memperoleh kualitas jalan yang sepadan dengan tingginya pajak," katanya.

Sementara Mantan Kepala Balai Prasaran Pemukiman Wilayah Riau Ir Ichwanul Ihsan yang juga hadir dan dimintai pendapat mengatakan, jalan Provinsi bisa diserahkan menjadi jalan Pusat, namun seberapa data jalan yang sudah diserahkan kepada pusat.

"Kita harus tahu itu dan bagaimana kondisi jalan yang diserahkan itu saat ini. Selain dana pemerintah, sebenarnya Riau memiliki dana CSR yg bisa digunakan untuk memperbaiki jalan, rata-rata perusahaan setuju jika dana tersebut digunakan untuk yang lebih jelas dibandingkan untuk sesuatu yang kita semua tahu," ujarnya.

Zulkarnain Kadir yang biasa di sapa Zulkadir, mantan pejabat yang juga pengamat pemerintahan yang ikut menghadiri diskusi mengatakan, tak pernah dengar bahwa pemerintah daerah belakangan ini ngotot untuk merebut dana infrastruktur dari pusat, ketika ditolak langsung balik pulang.

"Dengan kondisi jalan yang rusak parah, kita malah membangun dengan mewah Instansi Vertikal," katanya.

Sedangkan Fachri Yasin, tokoh senior dan Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan yang turut hadir dengan nada tegas mengatakan, DPRD juga bertanggung jawab atas alokasi dana perbaikan jalan yang ada. Disamping itu, dukungan DPRD Riau juga sangat rendah atas kondisi yang terjadi. Tidak terdengar kritik Keras dan perannya.

Dari tokoh Muda Riau yang juga Calon Bupati Kampar Rahmat Jevary Juniardo yang biasa disapa Ardo mengatakan, sepanjang Kendaraan dengan Tonase Besar/ODOL tetap dibiarkan dengan leluasa, maka kondisi jalan tak akan pernah baik. Bagi pengusaha tentu saja putaran dan keuntungan menjadi orientasi, tetapi swasta juga perlu ditertibkan.

Perdebatan diskusi berjalan seru, dipandu Moderator Makbul Cahaya  Dosen Psikologi UIN dengan senyum segarnya dan sentilan hangat mempermainkan psikologi peserta diskusi. Diskusi berjalan seru hingga tengah malam. Perdebatan dan silang pendapat yang sehat terjadi dalam kondisi kondusif, saling sindir dan saling senggol membuat suasana diskusi semakin seru. Kehadiran para tokoh senior, tokoh masyarakat, Tokoh Pers, Tokoh Pemuda, Tokoh mahasiswa meramaikan diskusi.

Diskusi ditutup dengan harapan peserta diskusi-diskusi positif yang ditaja Sijari dan WAG Suara Riau ini bisa lebih sering dilaksanakan, sehingga bisa menjadi ruang-ruang perdebatan, pertukaran pendapat, keluh kesah dan harapan-harapan. Apalagi kegiatan dilaksanakan diwarung kopi dengan kondisi santai, akrab dan hangat.

Menurut Direktur Sijari dan juga Admin Group WA Suara Riau Ricky Rahmadia mengatakan, diskusi ini sebagai corong keresahan masyarakat atas kondisi jalan yang hampir merata dalam kondisi mengenaskan. Dan sebagai Negeri Kaya, harusnya ini tak terjadi.

"Namun demikian, kita juga harus mengetahui apa hambatan, tantangan dan persoalan yang sesungguhnya, agar masyarakat juga paham dan mengerti. Sehingga diskusi liar dan hujatan-hujatan tak perlu tidak terjadi. Diskusi ini untuk memperkaya khasanah Ilmu, maka tagline diskusi " Ngopi Malam Berilmu" ini kita taja. Kita menyadari, masyarakat kita masih kurang dalam literasi dan referensi mumpuni, makanya kita undang para pakar untuk berbicara. Diskusi yang sehat, akan membuat Pikiran semakin hebat." katanya.

Menutup Diskusi, Direktur Sijari Ricky Rahmadia yang didampingi rekan-rekannya Tata Haira, Mampe, Satriawan dan Hambali mengatakan, InsyaAllah diskusi-diskusi seperti ini akan terus diupayakan dilaksanakan  Riau perlu ruang-ruang Publik yang sehat dan mencerahkan.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan

Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif

Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor

Luncurkan Program Masjid Ramah Pemudik, Kemenag Siapkan 215 Masjid di Jalur Mudik di Riau

Tas Baru, Energi Baru: Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

Polda Riau Launching Tanjak dan Selempang, Taufik Ikram Jamil: Marwah yang Harus Dijaga Bersama-Sama

Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan

Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif

Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor

Luncurkan Program Masjid Ramah Pemudik, Kemenag Siapkan 215 Masjid di Jalur Mudik di Riau

Tas Baru, Energi Baru: Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

Polda Riau Launching Tanjak dan Selempang, Taufik Ikram Jamil: Marwah yang Harus Dijaga Bersama-Sama



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
27 Maret 2026
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
27 Maret 2026
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
25 Maret 2026
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
26 Maret 2026
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
25 Maret 2026
Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif
17 Maret 2026
Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor
16 Maret 2026
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
  • 2 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • 3 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 4 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 5 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 6 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 7 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 8 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 9 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved