• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pembukaan Pelatihan Teknis Pelayanan Publik untuk Petugas Loket
Dibaca : 122 Kali
Melalui Gernas RANA, Pemerintah Perkuat Pelindungan Anak di Pesantren dan Madrasah
Dibaca : 208 Kali
ULZ Palito Minang Berdaya dan IZI Sumbar Salurkan bantuan biaya pendidikan kepada 73 Penerima Manfaat
Dibaca : 229 Kali
SMSI Desak Panja RUU PFII Memasukkan Klausul Ring-Fencing
Dibaca : 229 Kali
Genjot Potensi Pertanian 400 Ha, Pemkab Siak Perjuangkan Akses Teluk Lanus
Dibaca : 282 Kali

  • Home
  • Opini

Isra’ Mi’raj Dan Tantangan Sains

A Kasim
Sabtu, 25 Februari 2023 20:27:25 WIB
Cetak

Oleh : Sabbih S.Ud (Penyuluh Agama Islam Langgam, Pelalawan)
 

Telah menjadi mukjizat besar bagi Nabi Muhammad SAW bahwa Isra’ Mi’raj hanyalah terjadi bagi beliau tidak pada nabi lainnya, kisah ini juga diabadikan dalam Al Quran pada surat Al-Isra dan surat al-Najm.


Isra’ adalah perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjid Al-Aqsa.
Sedangkan Mi’raj perjalan Nabi Muhammad dari Masjidil Aqsa sampai menembus langit ke tujuh bahkan melewati Sidrotulmuntaha.

Sidratulmuntaha ini lambang batas yang tidak seorang manusia atau makhluk lain bisa mengetahui lebih jauh.  Isra' Mi’raj menurut sains seperti dikemukakan oleh Tomas adalah perjalanan keluar dimensi ruang-waktu. Dengan demikian, Isra' Mi’raj bukan perjalanan biasa, bukan perjalanan dengan wahana antariksa, serta bukan perjalan antariksa.

Malaikat Jibril, Buraq, dan  jin, itu juga termasuk makhluk di luar dimensi ruang waktu. Karena itu mudah saja bagi malaikat mengajak nabi untuk melakukan perjalanan di luar ruang-waktu. Ini hal yang sama ketika iblis turun ke bumi dan bisa berada di mana pun dan tidak mati.

Bila mengikuti kecepatan cahaya 300.000 km / detik maka dapat dikalkulasikan sebagai berikut 300.000 km/detik x 60 detik/menit x 60 menit/jam x 24 jam/hari x 365,25 hari/tahun = 9.467.280.000.000 km = (9,46 x 1012) km. Maka tahun cahaya didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh cahaya dalam waktu satu tahun ketika melewati ruang hampa udara atau setara dengan 9.467.280.000.000 km = (9,46 x 1012 ) km.

Bulan = 1,3 detik cahaya, Matahari= 8,3 menit cahaya, Mars = 3.1 menit cahaya, Jupiter = 33 menit cahaya, Pluto = 5,3 jam cahaya, Proxima Cetauri= 4.3 tahun cahaya Sirius = 8,58 tahun cahaya, Galaksi Andromeda = 2.300.000 tahun cahaya atau 2,3 juta tahun cahaya.

Makanya perjalan Isra' Mi’raj sudah diluar kalkulasi sains sebab kalau kalkulasi sains, nabi hanya Israk mikraj sekitar delapan jam mulai dari isya sampai menjelang subuh dipotong lagi perjalanan pulang pergi maka hanya sekitar 4 jam diperjalanan.

Sementara Nabi melewati tuju lapis langit dimana ketebalan jarak langit pertama dan kedua saja sudah 500 tahun perjalanan cahaya. Peristiwa isra’mi’raj menantang manusia adakah tekhnologi yang mampu menembus seperti itu? Jawabnya tidak ada, sebab kalau ada batallah kemu’jizatan nabi.

Namun setidaknya teori Isra’ Mi'’raj mengajak manusia untuk menciptakan kenderaan udara yang lebih cepat yang sampai saat ini baru ditemukan pesawat tercepat dunia  North American X-15 - 7.274,2 Km/jam. Hai jama´ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan. (QS. Ar-Rahman : 33).

Dalam ayat ini Allah jelas memberi tantangan kepada jin dan manusia dipersilahkan menembus penjuru langit namun tidak bisa mereka tembus kecuali dengan Sulthan . Sulthan dalam ayat ini dimaknai ulama tafsir dengan kekuatan dari Allah , maka ayat ini sebenarnya sudah mematahkan kesanggupan manusia tidak mungkin bisa menembusnya kecuali dapat Sulthan darinya.

Menurut analisa, dalam teori isra’ mi’raj ada beberapa masalah yang tidak bisa dipecahkan oleh sains dan ilmu pengetahuan. Pertama, berjalan malam,ada apa sebenarnya rahasia berjalan malam sehingga nabi suruh bermusafir pada waktu malam sebab bumi dilipat dimalam hari. Sesungguhnya Allah melipat bumi untukku lalu aku melihat timur dan baratnya ( Ibnu Majah.)

Kedua , kenderaan Buraq, inipun tidak bisa dipecahkan oleh sains betapa cepatnya kenderaan ini yang digambarkan punya sayap ,dan dikirim Allah dari sorga.


Ketiga , Allah jumpakan nabi-nabi saat beliau dimasjidil Aqsha.Keempat, Allah perlihatkan alam ghaib mulai dari berangkat. Kelima, Sidrotul Muntaha,pohon disamping sorga yang dilewati oleh nabi 
Keenam pembedahan dada nabi sebelum berangkat membedah tanpa ada bekas luka dan mengeluarkan segumpal darah kotor bagian setan.

Hal-hal semacam ini tidak bisa dipecahkan oleh akal dan ilmu pengetahuan namun wajib di imani. Inilah yang disebut mu’jizat yang menyalahi dari adat kebiasaan untuk menguatkan kenabian itu sendiri.
Karena peristiwa ini diluar pengetahuan dan nalar manusia maka diawali-lah ayat isro’ dengan ucapan subhna  yang artinya maha suci Allah dengan sega keajaiban yang diciptakan nya , makanya kalau kita takjub kepada sesuatu kita ucapkan subhanallah.

Dan banyak sekali ayat kauniah yang diawali kata subhana yang memberi isyarat kepada manusia untuk menelitinya sehingga muncul kesadaran akan ke mahakuasa-an dan ke ajaiban Allah.(***)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Energi untuk Masa Depan, Saatnya Indonesia Berani Bertransisi

Otopsi Psikologis Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Keagamaan

Jual Beli Jabatan dan Krisis Moral Kekuasaan, Sebuah Analisis Psikologi atas OTT Bupati Kuantan Singingi

Kemenkum Riau Ikuti Agenda Inti Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja Nasional

Kanwil Kemenkum Riau Lakukan Koordinasi Strategis ke Biro BMN Setjen

Kakanwil Kemenkum Riau: Seorang Ayah di dalam Keluarga Harus Hadir Secara Emosional

Energi untuk Masa Depan, Saatnya Indonesia Berani Bertransisi

Otopsi Psikologis Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Keagamaan

Jual Beli Jabatan dan Krisis Moral Kekuasaan, Sebuah Analisis Psikologi atas OTT Bupati Kuantan Singingi

Kemenkum Riau Ikuti Agenda Inti Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja Nasional

Kanwil Kemenkum Riau Lakukan Koordinasi Strategis ke Biro BMN Setjen

Kakanwil Kemenkum Riau: Seorang Ayah di dalam Keluarga Harus Hadir Secara Emosional



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pembukaan Pelatihan Teknis Pelayanan Publik untuk Petugas Loket
13 Juli 2026
Melalui Gernas RANA, Pemerintah Perkuat Pelindungan Anak di Pesantren dan Madrasah
12 Juli 2026
ULZ Palito Minang Berdaya dan IZI Sumbar Salurkan bantuan biaya pendidikan kepada 73 Penerima Manfaat
11 Juli 2026
SMSI Desak Panja RUU PFII Memasukkan Klausul Ring-Fencing
11 Juli 2026
Genjot Potensi Pertanian 400 Ha, Pemkab Siak Perjuangkan Akses Teluk Lanus
11 Juli 2026
Energi untuk Masa Depan, Saatnya Indonesia Berani Bertransisi
11 Juli 2026
Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Buka Penjaringan Bakal Calon Ketua
10 Juli 2026
Dukung Penuh Kehadiran PFII, SMSI Siapkan "White Paper" untuk Pemerintah
10 Juli 2026
Jaminan Kesehatan Masyarakat, Harmonisasi Ranperwako Pekanbaru Ditingkatkan
10 Juli 2026
Perpustakaan Hukum Kanwil Kemenkum Riau Menuju Digitalisasi dan Akses Publik Luas
10 Juli 2026
TERPOPULER +
  • 1 Otopsi Psikologis Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Keagamaan
  • 2 Astra International Ajak Anak Muda Jadi Inisiator Perubahan
  • 3 Muliardi: MTQ Harus Lahirkan Generasi Qur’ani dan Prestasi Nasional
  • 4 Hashim Djojohadikusumo: Perempuan Harus Jadi Penggerak Kemajuan Desa
  • 5 Khitan Ceria PHR Wujudkan Senyum Sehat Generasi Masa Depan Rokan
  • 6 Kemenkum Riau Ikuti Agenda Inti Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja Nasional
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Hadiri Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional di Graha Pengayoman
  • 8 Kemenkum Riau Bersama DPRD Pastikan Transparansi APBD 2025
  • 9 Kemenkum Riau Laksanakan Pengawasan dan Monitoring Notaris
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved