• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Usai Purna Tugas, ABPEDNAS Dorong BPD Tetap Berkarya
Dibaca : 113 Kali
Serahkan Zakat Konsumtif, Wabup Siak Syamsurizal Dorong Mustahik Menjadi Muzaki
Dibaca : 191 Kali
BRK Syariah Siak Permudah Layanan TASPEN bagi ASN Pensiun
Dibaca : 195 Kali
Karhutla di Kubu Capai 4 Hektare, Manggala Agni Terus Berjibaku Padamkan Api
Dibaca : 216 Kali
Lagi, UIR Sediakan Armada Mercedes-Benz Jet Bus 5 Medium
Dibaca : 281 Kali

  • Home
  • Opini

Pentingnya Pendidikan Islam Bagi Anak Usia Dini

A Kasim
Selasa, 13 Desember 2022 19:12:31 WIB
Cetak

Oleh: REZA ZULFAN
(Mahasiswa Jurusan Syari'ah dan Ekonomi Islam  STAIN Bengkalis)

PENDIDIKAN adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari generasi ke generasi berikutnya, melalui pengajaran, pelatihan maupun penelitian. Pendidikan juga  sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, juga bisa didapat secara otodidak

Sedangkan pendidikan Islam adalah bimbingan yang dilakukan oleh orang dewasa kepada anak didik dalam masa pertumbuhan, agar ia memiliki kepribadian muslim. Pendidikan islam pada intinya adalah sebuah wahana pembentukan karakter manusia yang bermoralitas tinggi. Di dalam ajaran Islam moral atau akhlak tidak dapat dipisahkan dari keimanan.seseorang

Karena keimanan merupakan pengakuan hati dalam berkeyakinan kepada Allah SWT.  Sedangkan akhlak adalah panutaan iman yang berupa perilaku, ucapan dan sikap atau dengan kata lain akhlak adalah amal shaleh. Iman adalah maknawi abstrak) sedangkan akhlak adalah bukti keimanan dalam bentuk perbuatan yang dilakukan dengan kesadaran dan karena Allah  SWT semata.

Baca Juga :
  • Usai Purna Tugas, ABPEDNAS Dorong BPD Tetap Berkarya
  • Matahari Tepat di Atas Kakbah, Menag: Momentum Pastikan Arah Kiblat
  • Melalui Gernas RANA, Pemerintah Perkuat Pelindungan Anak di Pesantren dan Madrasah

Usia dini merupakan masa emas (Golden Age) bagi anak-anak, karena pada usia ini pertumbuhan  anak-anak dan perkembangan fisik dan mental yang luar biasa. Pada masa ini juga merupakan pembentukan watak, kepribadian dan karakter.

Usia dini juga menjadi masa terpenting bagi anak, karena merupakan masa pembentukan kepribadian yang utama.Dalam pandangan Islam anak merupakan amanat besar bagi orang tuanya yang harus dijaga dan dididik agar mereka tidak salah jalan.

Karena itu penting diberikan pendidikan agama kepada anak oleh orang tua sejak dini. Pentingnya penanaman nilai-nilai agama sejak usia dini agar tercipta manusia yang berakhlak mulia.

Pendidikan Islam sejak dini, mulai harus dikembangkan dan diajarkan kepada anak-anak ketika ia masih dalam kandungan ibunya hingga ia tidak berada didunia lagi. Orang- orang pertama yang berkewajiban mendidik mengajarkan agama Islam kepada ana-anak adalah orang tuanya. Hal ini bertujuan agar anak-anak terbiasa sejak dini dan mulai mengenal agamanya sendiri yakni agama Islam, dan kelak pendidikan tersebut bisa menjadi bekal dikehidupan masa depannya.

Bekal tersebut berupa akhlak yang mulia serta keimanan yang kuat pada Allah SWT. Jadi kelak anak akan mengerti mana hal yang baik dan hal yang buruk, sehingga anak dapat menjalani kehidupan sesuai ajaran agama dan dapat menerapkan akhlakul karimah yang dapat membawanya kekehidupan yang semestinya.

Cara yang mampu dilakukan oleh orang tua dan orang-orang di sekitarnya untuk mendidik dan mengajarkan anak-anak tersebut, tentang agama Islam adalah dengan mengajarkan dasar-dasar ajaran agama Islam, seperti mengenal Tuhan mereka yaitu Allah SWT, mengenalkan keenam rukun iman, dan juga kelima rukun Islam, mengajarkan bagaimana cara beribadah seperti salat.

Juga mengaji Al-Qur'an, berpuasa dan bersedekah serta mendidik anak-anak untuk berperilaku dan berakhlak yang baik yakni melalui metode pelatihan, pembiasaan, menceritakan kisah-kisah.teladan dan memberikan pujian atau hadiah kepada mereka jika mereka mampu berbuat baik pada sesama.

Dapat diambil kesimpulan dari penjelasan di atas, bahwa setiap anak-anak wajib mendapatkan pendidikan agama dari kecil hingga dewasa yang diberikan dari keluarganya, terutama kedua orangtuanya. Orang tua harus mendidik anak tentang pendidikan islam sejak dini agar anak terbiasa dengan kegiatan ibadah sejak ia kecil, dan pendidikan Islam bertujuan untuk mendidik dan mengajarkan serta membiasakan anak anak untuk melakukan kegiatan-kegiatan ibadah dan agar mereka mulai belajar memahami ajaran agama Islam, sehingga ketika ia dewasa nanti mereka akan mulai terbiasa melakukan ibadah-ibadah tersebut dan merasa berdosa ketika meninggalkannya.***


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Energi untuk Masa Depan, Saatnya Indonesia Berani Bertransisi

Otopsi Psikologis Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Keagamaan

Jual Beli Jabatan dan Krisis Moral Kekuasaan, Sebuah Analisis Psikologi atas OTT Bupati Kuantan Singingi

Kemenkum Riau Ikuti Agenda Inti Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja Nasional

Kanwil Kemenkum Riau Lakukan Koordinasi Strategis ke Biro BMN Setjen

Kakanwil Kemenkum Riau: Seorang Ayah di dalam Keluarga Harus Hadir Secara Emosional

Energi untuk Masa Depan, Saatnya Indonesia Berani Bertransisi

Otopsi Psikologis Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Keagamaan

Jual Beli Jabatan dan Krisis Moral Kekuasaan, Sebuah Analisis Psikologi atas OTT Bupati Kuantan Singingi

Kemenkum Riau Ikuti Agenda Inti Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja Nasional

Kanwil Kemenkum Riau Lakukan Koordinasi Strategis ke Biro BMN Setjen

Kakanwil Kemenkum Riau: Seorang Ayah di dalam Keluarga Harus Hadir Secara Emosional



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Usai Purna Tugas, ABPEDNAS Dorong BPD Tetap Berkarya
15 Juli 2026
Serahkan Zakat Konsumtif, Wabup Siak Syamsurizal Dorong Mustahik Menjadi Muzaki
14 Juli 2026
BRK Syariah Siak Permudah Layanan TASPEN bagi ASN Pensiun
14 Juli 2026
Karhutla di Kubu Capai 4 Hektare, Manggala Agni Terus Berjibaku Padamkan Api
14 Juli 2026
Lagi, UIR Sediakan Armada Mercedes-Benz Jet Bus 5 Medium
14 Juli 2026
Kemenkum Riau Ikuti Transfer Knowledge Pengelolaan Pengaduan dan Keamanan Siber
14 Juli 2026
Kemenkum Riau Dorong UMK Naik Kelas dan Berbadan Hukum
14 Juli 2026
Hari Pajak 2026, IZI Riau dan Jamaah Masjid Asy Syakirin DJP Riau Santuni Lansia dan Penyandang Disabilitas
14 Juli 2026
Karhutla Kembali Melanda Rohil, Manggala Agni Padamkan 2 Ha Lahan
13 Juli 2026
Matahari Tepat di Atas Kakbah, Menag: Momentum Pastikan Arah Kiblat
13 Juli 2026
TERPOPULER +
  • 1 Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Buka Penjaringan Bakal Calon Ketua
  • 2 Demi Masa Depan 5G-Advanced dan 6G di Indonesia, MASTEL Dorong Alokasi Spektrum Upper 6 GHz
  • 3 Otopsi Psikologis Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Keagamaan
  • 4 Astra International Ajak Anak Muda Jadi Inisiator Perubahan
  • 5 Muliardi: MTQ Harus Lahirkan Generasi Qur’ani dan Prestasi Nasional
  • 6 Hashim Djojohadikusumo: Perempuan Harus Jadi Penggerak Kemajuan Desa
  • 7 Khitan Ceria PHR Wujudkan Senyum Sehat Generasi Masa Depan Rokan
  • 8 Kemenkum Riau Ikuti Agenda Inti Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja Nasional
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Hadiri Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional di Graha Pengayoman
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved