• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Optimalisasi Capaian Kinerja B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rapat Anev Kinerja Kemenkum
Dibaca : 152 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Wawancara Analisis dan Evaluasi 17 Perda di Enam Pemda
Dibaca : 172 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Evaluasi Kebijakan Pelayanan Pewarganegaraan
Dibaca : 155 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing
Dibaca : 155 Kali
Anindya Bakrie: Modal, Teknologi dan Inovasi Harus Mengalir ke Daerah
Dibaca : 173 Kali

  • Home
  • Nasional

Pemda Diminta Fokus Kembangkan Kompetensi Green Jobs

Zulmiron
Senin, 10 Agustus 2026 20:49:31 WIB
Cetak
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor saat berkunjung ke Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, Senin (10/08/2026).

Jambi, Hariantimes.com - Pemerintah daerah mulai menyiapkan sumber daya manusia untuk menghadapi pergeseran pasar kerja. 

Salah satu bidang yang perlu menjadi perhatian ialah pekerjaan ramah lingkungan atau green jobs yang diperkirakan semakin berkembang seiring transformasi usaha dan penerapan prinsip keberlanjutan.

Menurut Afriansyah pergeseran aktivitas ekonomi turut melahirkan profesi baru dengan tuntutan keahlian yang berbeda. Kondisi itu perlu diantisipasi dengan pemetaan potensi usaha setempat agar pendidikan dan pelatihan dapat diarahkan pada bidang yang memiliki peluang penyerapan.

"Zaman sekarang sudah berbeda. Saya meminta daerah-daerah untuk fokus pada pekerjaan baru, yaitu green jobs," ujar Afriansyah saat berkunjung ke Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, Senin (10/8/2026).

Baca Juga :
  • Kerja ke Jepang, Wamenaker: Skill Bahasa Asing Itu Penting
  • Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah
  • Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan

Afriansyah menjelaskan kesiapan menghadapi dinamika pasar kerja tidak hanya ditujukan bagi lulusan baru. Pekerja yang telah berada di lingkungan profesional juga perlu mendapat kesempatan meningkatkan keahlian (upskilling) atau mempelajari kemampuan baru (reskilling) sesuai perkembangan profesinya.

Kemnaker, katanya siap membantu melalui satuan pelayanan pelatihan yang berada di berbagai wilayah. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyusun pembelajaran yang selaras dengan karakter ekonomi lokal dan peluang pekerjaan yang tersedia.

Afriansyah menyebut penyusunan materi pelatihan juga perlu melibatkan perusahaan. Kesenjangan antara kemampuan lulusan dan kualifikasi yang ditetapkan pemberi kerja atau mismatch masih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penyerapan.

Karena itu, pemerintah setempat perlu mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga pendidikan melalui skema link and match. Pola tersebut dapat diterapkan bersama SMA, SMK, dan satuan pendidikan sederajat agar pembelajaran memiliki keterkaitan langsung dengan dunia profesional.

"Harapan kami seluruh perusahaan di daerah betul-betul bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah, sehingga program link and match dengan SMA dan SMK sederajat dapat berjalan dengan baik," kata Afriansyah.

Keterlibatan perusahaan, lanjutnya diperlukan agar peserta didik tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis. Mereka juga perlu mengenal standar pekerjaan, budaya profesional, serta keterampilan praktis yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Upaya menyiapkan sumber daya manusia juga berkaitan dengan investasi. Kehadiran penanam modal dapat memberikan peluang ekonomi baru, tetapi manfaatnya akan lebih besar apabila tersedia calon pekerja dengan keahlian yang sesuai bidang usaha yang berkembang.

Untuk itu, pemetaan sektor ekonomi perlu dilakukan sejak awal. Hasil pemetaan dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan jenis pelatihan yang relevan, termasuk untuk menghadapi kebutuhan profesi yang muncul akibat otomatisasi, teknologi, dan penerapan praktik ramah lingkungan.

"Langkah itu sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadapi perubahan struktur pasar kerja. Selain pekerjaan konvensional, daerah perlu mulai mempersiapkan tenaga kerja untuk jenis pekerjaan baru yang muncul akibat perkembangan teknologi dan perubahan industri," tutur Afriansyah.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kerja ke Jepang, Wamenaker: Skill Bahasa Asing Itu Penting

Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah

Tinjau Kondisi TPI Pasir Tiku, Mahyeldi: Keberadaan Pabrik Es Dinilai Penting

Boy Bahrin: Kami Tidak Pernah Diperhatikan Pak Gubernur

Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan

Menag Berharap MTQ Nasional Jadikan Al-Qur’an sebagai Living Quran

Kerja ke Jepang, Wamenaker: Skill Bahasa Asing Itu Penting

Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah

Tinjau Kondisi TPI Pasir Tiku, Mahyeldi: Keberadaan Pabrik Es Dinilai Penting

Boy Bahrin: Kami Tidak Pernah Diperhatikan Pak Gubernur

Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan

Menag Berharap MTQ Nasional Jadikan Al-Qur’an sebagai Living Quran



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Optimalisasi Capaian Kinerja B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rapat Anev Kinerja Kemenkum
24 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Wawancara Analisis dan Evaluasi 17 Perda di Enam Pemda
24 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Evaluasi Kebijakan Pelayanan Pewarganegaraan
24 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing
24 September 2026
Anindya Bakrie: Modal, Teknologi dan Inovasi Harus Mengalir ke Daerah
24 September 2026
Kaukus Parlemen Hijau Riau Segera Dideklarasikan, Fraksi PKS Nyatakan Dukungan
24 September 2026
Kepala SMPN 1 Mempura Winda Harniati Tampil Membawakan Syair Melayu
24 September 2026
Abu Rokhmad Sebut Penghulu dan Penyuluh Dua Sayap Pesawat Bimas Islam
23 September 2026
Tuan Rumah ICoSTech 2026, UIR Perkuat Kolaborasi Riset Dan Inovasi Internasional
23 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Rapat Pengharmonisasian Ranperbup Bengkalis tentang Standar Harga Satuan
23 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 2 Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
  • 3 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 4 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
  • 6 Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
  • 7 Di Tengah Disrupsi AI, Syahrul Aidi: Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Pers
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Bantuan Hukum Pro Bono bagi Tahanan dan Pelaksanaan Pidana Alternatif
  • 9 Perkenalkan Diri ke PWI, Fikri Fardhian: Hubungan PHR dengan Insan Pers Harus Terjalin Seperti Saudara
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved