• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang
Dibaca : 122 Kali
Tim Perpustakaan El-Hayaah MAN 1 Pekanbaru Stand Teredukatif di Festival Literasi Provinsi Riau 2026
Dibaca : 205 Kali
Hadapi Era AI dan UU ITE, PWI Dumai Perkuat Kompetensi Wartawan
Dibaca : 210 Kali
Kemenkum Riau Perkuat Harmonisasi Rencana Kerja Perangkat Daerah Pelalawan Tahun 2027
Dibaca : 197 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Pemahaman Hak Kepesertaan TASPEN dan BPJS Kesehatan bagi ASN
Dibaca : 210 Kali

  • Home
  • Siak

Pencanangan Gerakan TP PKK Siak

Rasidah: Mencegah Anak Stunting Dimulai Sejak dalam Kandungan

Zulmiron
Senin, 05 Juli 2021 15:25:00 WIB
Cetak
Pencanangan Gerakan TP PKK Kabupaten Siak di Posyandu Delima Kampung Sabak Permai kecamatan Sabak Auh sebagai lokasi lokus stunting, Senin (05/07/2021).

Siak, Hariantimes.com - TP PKK Kabupaten Siak menyerahkan bantuan PMT untuk 82 balita dan batita serta 14 ibu hamil di Kampung Sabak Permai. 

Penyerahan bantuan tersebut dalam rangka Pencanangan Gerakan TP PKK Kabupaten Siak Dalam Menurunkan Angka Stunting bekerjasama dengan BOB PT Bumi Siak Pusako dan Pemerintah Kabupaten Siak di kampung lokasi fokus (lokus) stunting. 

Kegiatan pencanangan tersebut berlangsung di Posyandu Delima Kampung Sabak Permai kecamatan Sabak Auh sebagai lokasi lokus stunting, Senin (05/07/2021).

Turut hadir Wakil Ketua PKK Kab Siak Ananda Laila Putri Husni Merza, Perwakilan BOB, Camat Sabak Auh, Penghulu Sabak Permai, Ketua PKK Kecamatan dan PKK Kampung serta kader posyandu.

Ketua TP PKK Kabupaten Siak Ny Hj Rasidah Alfedri selalu menekankan kepada orangtua anak maupun kader posyandu pada 1.000 hari pertama kehidupan. 

"Artinya mencegah anak stunting dimulai sejak dalam kandungan," jelas Rasidah. 

Makanya, sebut Rasidah, pemberian makanan tambahan ini bukan saja untuk balita dan batita tetapi juga untuk ibu-ibu hamil. Karena pada saat itulah dimulai 1000 hari  pertama kehidupan. 

"Pemberian gizi yang paling penting adalah pada 1000 hari pertama kehidupan atau dimulai dari ibu hamil sampai usia anak 2 tahun," sebutnya. 

Menurut Rasidah, pada seribu hari pertama kehidupan itulah, akan dimulai pertumbuh fisik maupun kecerdasan anak. 

"Antara 70 sampai 80 persen pertumbuhan sel otak disaat seribu hari pertama kehidupan ini, makanya ini saya harapkan agar menjadi perhatian dari ibu dan bapak sebagai orang tua," ucapnya. 

Rasidah menyampaikan, stunting ini terjadi akibat dari kurangnya gizi yang terlalu lama pada saat kehamilan sampai anak berusia 2 tahun. Ciri-ciri anak stunting adalah, pertumbuhan atau tinggi badannya tidak sama dengan anak-anak seusianya. 

"Masalah stunting ini perlu perhatian khusus, oleh karena itu peran aktif dari semua pihak, baik itu dari pemerintah, swasta dan masyarakat maupun organisasi PKK sebagai mitra pemerintah," ucap istri Bupati Alfedri ini. 

Dirinya mengajak kader posyandu sebagai ujung tombak untuk selalu memberikan penyuluhan mengenai makanan yang  bergizi, pola asuh yang baik serta serta kesehatan lingkungan yang meliputi tersedianya sarana air bersih dan sanitasi yang baik. 

Lebih lanjut Rasidah mengatakan, Stunting ini menjadi isu nasional karena angka stunting di Indonesia mencapai 28 persen. Tiap-tiap 10 anak yang lahir, 3 diantaranya terkena stunting. 

"Kami berharap ke depannya tidak ada lagi kasus stunting  di Kabupaten Siak, khususnya di kecamatan Sabak Auh ini," pintanya. 

Dampak stunting dalam jangka pendek, katanya, adalah kekurangan gizi menyebabkan gangguan kecerdasan dan tidak optimalnya ukuran fisik tubuh serta gangguan metabolisme. 

Kemudian, dalam jangka panjang, kekurangan gizi menyebabkan menurunnya kecerdasan yang menyebabkan penurunan kemampuan menyerap pelajaran di usia sekolah. 

Kegiatan pencanangan tersebut dilanjutkan dengan  Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa bubur kacang hijau, susu formula dan biskuit, serta penyuluhan pencegahan stunting oleh TP-PKK Kabupaten Siak. 

Pencanangkan gerakan TP-PKK dalam rangka menurunkan angka stunting di kampung lokus (lokasi fokus) stunting, sesuai dengan surat keputusan Bupati Siak Nomor 287/HK/KPTS/2021 tentang penetapan lokasi fokus intervensi penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Siak Tahun 2021-2022.

Di hari yang sama TP PKK Kab Siak juga menyerahkan bantuan PMT untuk Posyandu Tulip Kampung Benayah. Bantuan sebanyak PMT untuk batita sebanyak 41 anak dan untuk balita sebanyak 50 anak.(adv)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Satukan Langkah Hadapi Tantangan Daerah, Wabup Siak Ajak Penuhi Hak Anak

Syamsurizal: Wujud Nyata Kekuatan Iman, Kerukunan dan Kebersamaan

Lestarikan Tradisi Menolak Bala, Pemkab Siak Matangkan Pelaksanaan Ghatib Beghanyut

Jadi Etalase Sejarah di Gerbang Riau, Kejayaan Kerajaan Siak Hadir di Bandara SSK II

Polda Riau Gelar Ekspedisi Merah Putih Presisi di Kampung Teluk Lanus

Pemkab Siak Perbaiki 152,3 Km Jalan Rusak

Satukan Langkah Hadapi Tantangan Daerah, Wabup Siak Ajak Penuhi Hak Anak

Syamsurizal: Wujud Nyata Kekuatan Iman, Kerukunan dan Kebersamaan

Lestarikan Tradisi Menolak Bala, Pemkab Siak Matangkan Pelaksanaan Ghatib Beghanyut

Jadi Etalase Sejarah di Gerbang Riau, Kejayaan Kerajaan Siak Hadir di Bandara SSK II

Polda Riau Gelar Ekspedisi Merah Putih Presisi di Kampung Teluk Lanus

Pemkab Siak Perbaiki 152,3 Km Jalan Rusak



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Ketika Pemerintah Menjadi Milik Pemenang
12 Agustus 2026
Tim Perpustakaan El-Hayaah MAN 1 Pekanbaru Stand Teredukatif di Festival Literasi Provinsi Riau 2026
11 Agustus 2026
Hadapi Era AI dan UU ITE, PWI Dumai Perkuat Kompetensi Wartawan
11 Agustus 2026
Kemenkum Riau Perkuat Harmonisasi Rencana Kerja Perangkat Daerah Pelalawan Tahun 2027
11 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Pemahaman Hak Kepesertaan TASPEN dan BPJS Kesehatan bagi ASN
11 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Donor Darah
11 Agustus 2026
Lagi, KWQ Salurkan 60 Al-Qur’an untuk Hafidz MI TAQ dan SMA MuTi
11 Agustus 2026
Imigrasi Tanjungpinang Gandeng PT Pos Indonesia Hadirkan Layanan Antar Paspor IDEPAS
11 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Imigrasi Pekanbaru Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis
11 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Turnamen Tenis Meja dan Domino
10 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
  • 2 PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar
  • 3 PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra
  • 4 Wamenkes Tekankan Inovasi dan Riset Kesehatan
  • 5 Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
  • 6 Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Komunikasi dan Transformasi Organisasi
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum "PASTI Ada Solusi" Episode 9
  • 9 Menteri PPN/Bappenas Prof Rachmat Pambudy Keynote Speaker SIEXPO 2026 di Pekanbaru
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved