• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Siak Half Marathon 2026 Dilaunching, Syamsurizal: Jadi Iven Olahraga Tahunan dan Bisa Terus Berkembang
Dibaca : 120 Kali
Muliardi: Prestasi Ini Jadi Inspirasi bagi Peserta Didik Lainnya
Dibaca : 130 Kali
Kafilah Riau Masuk 8 Besar MTQN XXXI, Muliardi: Hasil dari Kerja Keras dan Doa
Dibaca : 125 Kali
Boy Bahrin: Kami Tidak Pernah Diperhatikan Pak Gubernur
Dibaca : 187 Kali
Suara Qurani Rizki Arya Dinata dari Meranti Tembus ke Final MTQ Nasional 2026
Dibaca : 268 Kali

  • Home
  • Video

Polsek Tenayan Raya Pasang Police Line di Lokasi Semburan Gas

Zulmiron
Jumat, 05 Februari 2021 23:34:39 WIB
Cetak

Pekanbaru, Hariantimes.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Tenayan Raya memasang garis pertanda tidak boleh mendekat ke area semburan gas bumi di Pondok Pesantren Al Ihsan Jalan Tujuh Puluh Kelurahan Tuah Negeri Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru,Jumat (05/02/2021).

Selain memasang garis polisi, spanduk bertuliskan himbauan untuk tidak boleh mendekat juga dipasangkan di area jalan ke Ponpes Al Ihsan itu. 

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Tenayan Raya AKP Manapar Situmeang, menyebut langkah itu diambil guna mengantisipasi ada kejadian yang tidak diinginkan. 

"Kita bersama-sama dengan TNI, Upika Tenayan Raya telah memasang police line dan akan memperluas pemasangannya dari lokasi untuk antisipasi masyarakat yang datang. Himbauan untuk tidak mendekat di jalur masuk juga kita pasang, masyarakat juga kita himbau untuk menjauh dari lokasi, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," kata Manapar didampingi Kanit Intel Iptu Budhia Dianda.

Pihaknya, kata Kapolsek, juga telah mengevakuasi barang-barang milik santri. Dan mana yang bisa diselamatkan dipindahkan ke Pusat Ponpes Al Ihsan.

"Tadi, barang milik santri juga sudah dievakuasi, mana yang bisa diselamatkan dipindahkan ke Ponpes pusatnya," imbuhnya lagi.

Sampai saat ini, jelas Kapolsek Akp Manapar semburan gas bumi masih mengeluarkan lumpur setinggi 10 meter hingga 15 meter. Pihak dari ESDM Riau dan perusahaan migas telah melakukan langkah antisipasi, melakukan pengecekan secara berkala untuk mengambil langkah penutupan sumur.

"Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, hanya saja atap dan tembok bangunan pesantren mengalami kerusakan. Begitu juga dengan semburan lumpur yang sudah menutupi area pondok," tukasnya.

Untuk diketahui, peristiwa semburan lumpur gas bumi yang terjadibKamis (04/02/2021) pukul 14.00 WIB. Semburan lumpur gas bumi akibat pengeboran mencari sumber air bersih sedalam 115 meter di Pondok Pesantren Al Ikhsan Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru Riau itu masih berlangsung Jumat (05/02/2021).

Dalam pengamatan langsung di lapangan Jumat (05/02/2021) petang, semburan lumpur gas masih aktif. Namun berdasarkan pantauan alat khusus petugas kontraktor gas dekat lokasi itu potensi gas dari jarak sekitar 75 meter adalah nol. Namun dilarang keras merokok di kawasan itu.

Di pintu masuk pondok pesantren ini dilarang memasuki zone gas berbahaya di situ. Bangunan pondok pesantren sebagian hancur atapnya rubuh porakporanda ditimpa lumpur bebatuan mirip semen cor yang disemburkan dari perut bumi.

Pengurus Ponpes Al Ikhsan Tenayan Raya Pekanbaru, Agus Saptoni yang berusaha dikonfirmasi di lokasi kejadian Jumat (05/02/2021) tidak ada di tempat kejadian.

Sementara tiga orang santri tahfidzul quran setingkat SMP di Ponpes Al Ikhsan itu bertahan di musala ponpes tersebut. Mereka adalah Arul dari Sumbar, Irawan dari Rohil, dan Irfan dari Duri.

Dikisahkan ketiga santri ini kronologis kejadiannya pada saat mereka sedang belajar Kamis (04/02/2021) siang pukul 14.00 WIB terdengar suara dentuman dari luar kelas bunyi mirip suara gemuruh pesawat tempur.

Lalu menyembur pasir disusul lumpur dari perut bumi setinggi 30 hingga 50 meter.

"Kami ketakutan, kami menyelamatkan diri keluar kelas sebanyak 34 santri. Sebagian dipindahkan ke Ponpes Al Ikhsan di Kubangraya Pekanbaru, kami bertiga bertahan di musala Ponpes Al Ikhsan Tenayanraya Pekanbaru ini. Seluruh barang-barang kami, kami selamatkan di musala ini," kata santri tersebut saat ditemui di lokasi.

Kondisi sebagian besar bangunan ponpes atapnya hancur bahkan ambruk ditimpa material lumpur gas. Kerugian ditaksir ratusan juta. Petugas BPBD Pekanbaru, Basarnas, TNI Polri sudah siaga di lokasi. Mereka mulai membangun tenda darurat.

Dinas ESDM telah melakukan pengukuran  lower explosive limit dan H2S di titik semburan. Hasilnya, pada jarak 5 meter ditemukan ada kandungan LEL 13 persen dan H2S 1 ppm.

Ini artinya gas cukup berbahaya, potensi terbakar cukup tinggi dan beracun. Untuk itu, petugas menginstruksikan evakuasi sementara warga pondok pesantren dan tak diperkenankan warga mendekat.

Lumpur gas pertama kali menyembur Kamis (04/02/2021) pukul 14.00 WIB. Saat itu, tiga pekerja sedang membuat sumur bor hingga kedalaman 115 meter.

Setelah pekerjaan selesai, pekerja mulai mengangkat pipa dari perut bumi. Baru satu pipa diangkat, tiba-tiba terjadi semburan keras dari lubang sumur.

Menurut para santri ini sudah sering terjadi semburan lumpur gas di kawasan itu.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis

Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right

Gedung Mal Pelayanan Publik Pekanbaru Ludes Diamuk Si Jago Merah

Berkat Malaikat Berwujud Polri Mega Bisa Kembali Bersekolah

Waka Polres Kuansing Sebut Kasus Narkotika 2022 Meningkat Dari Tahun Lalu

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis

Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right

Gedung Mal Pelayanan Publik Pekanbaru Ludes Diamuk Si Jago Merah

Berkat Malaikat Berwujud Polri Mega Bisa Kembali Bersekolah

Waka Polres Kuansing Sebut Kasus Narkotika 2022 Meningkat Dari Tahun Lalu



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Siak Half Marathon 2026 Dilaunching, Syamsurizal: Jadi Iven Olahraga Tahunan dan Bisa Terus Berkembang
20 September 2026
Muliardi: Prestasi Ini Jadi Inspirasi bagi Peserta Didik Lainnya
20 September 2026
Kafilah Riau Masuk 8 Besar MTQN XXXI, Muliardi: Hasil dari Kerja Keras dan Doa
20 September 2026
Boy Bahrin: Kami Tidak Pernah Diperhatikan Pak Gubernur
20 September 2026
Suara Qurani Rizki Arya Dinata dari Meranti Tembus ke Final MTQ Nasional 2026
19 September 2026
Siswa Kelas VI MI Assidiqiyah Siak Lolos ke Final Cabang Tartil Al-Qur’an Putra MTQ Nasional 2026
19 September 2026
Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
18 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Pelindungan Rahasia Dagang
18 September 2026
Mediasi Berujung Damai, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan IG Kopi Liberika Meranti
18 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Hadiri Pelantikan 107 Advokat PERADI Pekanbaru
18 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
  • 2 Di Tengah Disrupsi AI, Syahrul Aidi: Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Pers
  • 3 Perkenalkan Diri ke PWI, Fikri Fardhian: Hubungan PHR dengan Insan Pers Harus Terjalin Seperti Saudara
  • 4 Syahrul Aidi Dorong Pemprov Riau Perkuat Kerjasama Pendidikan, Tenaga Kerja dan Investasi dengan Jepang
  • 5 UIR Bersama Komisi X DPR RI dan Kemdiktisaintek Gelar Workshop Pemanfaatan AI dalam Penelitian dan Pembelajaran
  • 6 Direktur PKH Kemenhut Apresiasi Kolaborasi Siak Tangani Karhutla
  • 7 Jajaran Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Edisi ke-14
  • 8 Kabut Asap Bukan Bencana Alam, Ini Kejahatan Lingkungan Tahunan Berulang
  • 9 PT Arara Abadi dan IKPP Kolaborasi dengan TNI/Polri-Upika Padamkan Api di Lahan Masyarakat
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved