• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tari Jawara Sambut Insan Pers di Welcome Dinner HPN 2026
Dibaca : 143 Kali
IKWI Riau ke HPN Banten, Fatia: Istri Wartawan Harus Dukung Peran Suami
Dibaca : 142 Kali
Lepas Rombongan PWI Riau Menuju HPN Banten, Raja Isyam Azwar: Tetap Jaga Kesehatan dan Kekompakkan
Dibaca : 167 Kali
SMSI Buka HPN 2026 dari Tanah Sejarah Banten, Ratusan Pemilik Media Ikuti Ekspedisi Banten Lama
Dibaca : 139 Kali
PWI Tetapkan Juara AJP 2026, Karya Jurnalistik Terbaik Rekam Pengabdian Polri
Dibaca : 315 Kali

  • Home
  • Pekanbaru

Wawako Ayat Minta Disdik Pastikan Sekolah Ketat Terapkan Prokes Covid-19

Zulmiron
Selasa, 17 November 2020 15:27:42 WIB
Cetak
Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Memasuki hari kedua proses belajar tatap muka secara terbatas, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi meminta Dinas (Disdik Kota Pekanbaru memastikan penyelenggaraan sekolah tatap muka berjalan ketat dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan (prokes) Covid-19.

"Kepada pihak Dinas Pendidikan, saya minta tekankan pihak sekolah agar betul-betul ketat menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19," ujar Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, kepada media, Selasa (17/11/2020).

Seperti diberitakan, Pemerintah Kota Pekanbaru mengeluarkan kebijakan pembelajaran di sekolah di daerahnya. Di hari pertama sekolah tatap muka kemarin, ada 22 sekolah menengah pertama negeri (SMPN) yang melaksanakannya.

Ayat berharap jangan sampai ada muncul klaster penyebaran Covid-19 baru dari lingkungan sekolah. 

"Sekali lagi, pihak Disdik Kota Pekanbaru mesti tegas supaya sekolah menjalankan prokes Covid-19 benar-benar.’’

Menurutnya, proses belajar tatap muka yang diterapkan saat ini masih terbatas. 

’Tidak seluruh sekolah menerapkan pembelajaran di sekolah. Tahap awal, belajar secara terbatas ini hanya peserta didik tingkat SMPN,’’ terang Ayat seraya menjekaskan, satu pertimbangan Pemko Pekanbaru memutuskan proses belajar tatap muka dikarenakan permintaan orang tua peserta didik. Orang tua mengeluhkan anak mereka sudah terlalu lama belajar di rumah secara daring (dalam jaringan).

"Pertimbangan selanjutnya, orang tua murid yang berada di kawasan pinggiran juga mengeluhkan akses jaringan yang tidak bagus saat berlajar secara daring," beber Ayat.

Namun faktor utama diberlakukannya belajar secara tatap muka, ungkap Wawako, lantaran eskalasi kasus konfirmasi positif Covid-19 beberapa hari terakhir cenderung menurun. ‘’karena itu lah, Walikota Pekanbaru memberikan izin sekolah belajar tatap muka secara terbatas,’’ ujar Ayat.

Ayat menilai, hal ini merupakan pertimbangan Pemko Pekanbaru terhadap keluhan dari orang tua peserta didik. Mereka mengeluhkan anak mereka sudah terlalu lama belajar di rumah secara daring (dalam jaringan).

Mereka yang berada di kawasan pinggiran juga mengeluhkan akses jaringan yang tidak bagus. 

Ayat tak menampik tidak seluruh wilayah di Kota Pekanbaru yang mendapat akses jaringan internet. Hal itu tentunya menganggu proses belajar mengajar secara daring yang dilakukan.

Namun, faktor utama sekolah tatap muka dimulai kata Ayat, adalah eskalasi kasus konfirmasi positif covid-19 yang cenderung menurun. Maka Wali Kota Pekanbaru memberikan izin sekolah tatap muka terbatas.

"Dimana Pekanbaru menuju zona kuning. Pembelajaran daring ini banyak sekali orang tua yang mengeluhkannya. Jaringan mereka susah bagi yang di pinggiran, mereka juga mengeluhkan kuota internet. Karena anak-anak mereka sudah terlalu lama di rumah," papar Ayat.

Ayat menyebut, dalam sekolah tatap muka ini juga diawasi oleh Satgas covid-19 yang berada di setiap sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka. Mereka juga membantunya penerapan protokol kesehatan di sekolah.

"Tetap sangat ketat kita menerapkan protokol kesehatan. Kita sama-sama berdoa ini berjalan dengan baik, dan tidak ada muncul klaster," harap Ayat.

Dinas Pendidikan (Disdik)  Kota  Pekanbaru mengatakan proses sekolah tatap muka terbatas di masa pandemi COVID-19, pada hari pertama berlangsung  lancar dan sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) protokoler kesehatan.

"Sekolah tatap muka  secara terbatas hari pertama hanya diikuti beberapa peserta didik dari SMP Negeri di Pekanbaru," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas, Selasa (17/11/2020).

Ismardi mengatakan, proses sekolah tatap muka bagi peserta didik SMP di hari pertama ini berjalan lancar. Hal ini terpantau saat melakukan peninjauan ke beberapa sekolah, Senin (16/11/2020).

"Sejauh ini belajar tatap muka belum ada kendala, masih sesuai SOP protokoler kesehatan," katanya.

Pada hari pertama proses sekolah, katanya, tatap muka yang berlangsung pada, Senin (16/11/2020) ini ada 22 SMP Negeri yang menerapkannya. Jumlah itu hanya separuh dari total 45 SMP Negeri yang ada di Kota Pekanbaru. 

SMP Negeri yang telah memulai proses sekolah tatap muka ini sudah menjalani survei dari Disdik Kota Pekanbaru. Sekolah di survei terkait kelayakan dan sudah memenuhi SOP terkait penerapan protokol kesehatan. 

"Ada dua tim yang turun memeriksa SOP ya, semuanya sudah memenuhi  untuk  menjalankan sekolah tatap muka," ungkapnya.

Namun demikian, sekolah dihimbau tetap mematuhi SOP itu ke depan selama sekolah tatap muka berlangsung, jika ada yang melanggar Disdik akan mengawasi  dan memberikan teguran.

"Kami imbau semua guru, murid disiplin  menerapkan 4M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan," katanya.(adv)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Atasi Banjir di Panam, 10 Danau di Unri Diproyeksi Jadi Embung dan Kolam Resapan Air

Realisasi PAD Pajak Pekanbaru Capai Rp1,170 Triliun, Agung: Naiknya Rp300 Miliar Lebih

Lantik 5.137 PPPK Paruh Waktu, Wako Pekanbaru: Jangan Terlalu Euforia.

Mulai 1 Januari, Parkir di Alfamart-Indomaret Gratis

Jadi Magnet Tujuan Liburan, Pemko Pekanbaru Posisikan UMKM sebagai

Pemko Pekanbaru dan Pramuka Kirim Logistik untuk Korban Bencana di 3 Provinsi

Atasi Banjir di Panam, 10 Danau di Unri Diproyeksi Jadi Embung dan Kolam Resapan Air

Realisasi PAD Pajak Pekanbaru Capai Rp1,170 Triliun, Agung: Naiknya Rp300 Miliar Lebih

Lantik 5.137 PPPK Paruh Waktu, Wako Pekanbaru: Jangan Terlalu Euforia.

Mulai 1 Januari, Parkir di Alfamart-Indomaret Gratis

Jadi Magnet Tujuan Liburan, Pemko Pekanbaru Posisikan UMKM sebagai

Pemko Pekanbaru dan Pramuka Kirim Logistik untuk Korban Bencana di 3 Provinsi



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tari Jawara Sambut Insan Pers di Welcome Dinner HPN 2026
06 Februari 2026
IKWI Riau ke HPN Banten, Fatia: Istri Wartawan Harus Dukung Peran Suami
06 Februari 2026
Lepas Rombongan PWI Riau Menuju HPN Banten, Raja Isyam Azwar: Tetap Jaga Kesehatan dan Kekompakkan
06 Februari 2026
SMSI Buka HPN 2026 dari Tanah Sejarah Banten, Ratusan Pemilik Media Ikuti Ekspedisi Banten Lama
06 Februari 2026
PWI Tetapkan Juara AJP 2026, Karya Jurnalistik Terbaik Rekam Pengabdian Polri
05 Februari 2026
Kemenag Terus Upayakan Guru Madrasah Swasta Bisa Diangkat PPPK
05 Februari 2026
UIR Buka PMB Jalur RPL, Berikut Daftar Program Studinya!
05 Februari 2026
Jelang Ramadhan, FKIP UIR Gelar Konser Orkestra Religi Spektakuler di Gedung Idrus Tintin
05 Februari 2026
PWI Riau Berangkatkan 110 Delegasi Hadiri HPN 2026 di Serang, Banten
05 Februari 2026
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo CS Minta Salinan 709 Dokumen
05 Februari 2026
TERPOPULER +
  • 1 PW Hima Persis Riau Minta Pemerintah dan Aparat Harus Tegas
  • 2 Kemenag Serius Benahi Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru Agama
  • 3 Gelar Majelis Edukasi Bulanan, DWP Kemenag Riau Perkuat Kepedulian untuk Anak Inklusi
  • 4 Renovasi Jembatan Sungai Penyengat Terus Dikebut
  • 5 Lantai Dua Tangsi Belanda Runtuh, 17 Rombongan Studi Tour SD IT Baitul Ridho Kampung Rawang Kao Luka-Luka
  • 6 Perkuat Pers yang Profesional, 160 Perwakilan PWI Pusat dan Daerah Jalani Retret di Cibodas
  • 7 CCEP Indonesia Salurkan Beasiswa Senilai 50.000 Euro bagi Mahasiswa Terdampak Bencana di Sumatera
  • 8 Dukung Mobilitas Masyarakat Tanah Putih, Maxim Perkuat Ekspansi di Riau
  • 9 Glico WINGS Luncurkan Es Krim Frostbite Potabee, Jadi Pionir Inovasi Pertama di Indonesia
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved