• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Demi Ketahanan Energi, PHR Tahan Laju Penurunan Produksi Blok Rokan
Dibaca : 175 Kali
Perpres Ditjen Pesantren Sudah Ditandatangani
Dibaca : 259 Kali
Saat Penerapan WFH, Muliardi Dorong Digitalisasi Layanan Kemenag Riau
Dibaca : 260 Kali
Meski WFH, Menag Instruksikan Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal
Dibaca : 252 Kali
Tekankan Penguatan Ekonomi, Bupati Siak Minta Kampung Inovatif Jadi Motor Pertumbuhan
Dibaca : 248 Kali

  • Home
  • Sosialita

Di Masa Pandemi, Tim Dosen Unilak Bantu Warga Limbungan Olah Sampah Jadi Kompos

Zulmiron
Senin, 02 November 2020 10:42:35 WIB
Cetak
Di Masa Pandemi, Tim Dosen Unilak Bantu Warga Limbungan Olah Sampah Jadi Kompos.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Sejak Pandemi Covid19, kegiatan di rumah tangga (work at home) semakin bertambah. Bagaimana tidak? Buktinya, banyak warga yang memanfaatkan wakktu dengan hobi baru seperti berkebun dan menanam bunga. 

Disamping itu, kegiatan rumah tangga juga banyak menghasilkan sampah. Agar sampah-sampah ini tidak terbuang sia-sia, Tim Dosen Universitas Lancang Kuning (Unilak) yaitu, Lativa Siswati, Ambar Tri Ratna Ningsih dan David Setiawan memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat tentang sampah rumah tangga menjadi kompos.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini diselenggarakan di Kelurahan Limbungan Kecamatan Rumbai beberapa waktu lalu.  

Kegiatan dalam rangka peningkatan Tri Darma Perguruan Tinggi dosen Unilak ini diikuti sekitar 15 orang peserta yang didominasi ibu-ibu. 

"Sampah sampah dari rumah tangga saat ini sudah dapat diolah menjadi pupuk kompos bahkan dapat membawa berkah," ujar Tim Dosen Universitas Lancang Kuning (Unilak), Lativa kepada media, baru-baru ini.

Menurut Lativa, setiap rumah mulai dari saat ini harus memiliki kesadaran pengetahuan tentang sampah. Sampah rumah tangga merupakan limbah yang dihasilkan dari sisa-sisa atau dari hasil sampah yang berasal dari pekarangan rumah dan sisa pengolahan bahan pangan rumah tangga. Sampah organik ini bila dikelola dengan baik maka akan dapat diubah menjadi kompos yang dapat digunakan untuk menghijaukan lingkungan rumah.

"Kesadaran tentang sampah sangat penting. Tapi sudahkah mengumpulkan sampah, sudahkah memilah sampah dan sudah ngompos di rumah?, tanya Lativa.

Dijelaskan Lativa, penelitian tentang pembuatan kompos dari sampah rumah tangga sudah banyak dilakukan. Dan hasil penelitian menunjukkan hal yang positif. Bahkan ada yang menjadi sumber penghasilan keluarga.

"Kelurahan Limbungan Kecamatan Rumbai buktinya, sudah memiliki Bank Sampah. Tapi untuk mengolah sampah organik menjadi kompos. Namun Kader Bank Sampah dan RW masih belum memiliki pengetahuan tentang sampah. Maka dari itu,  Tim Pengabdian Masyarakat Unilak hadir untuk memberikan pengetahuan tentang sampah," tutur Lativa

Dijabarkan Lativa, kegiatan ini juga bentuk transfer pengetahuan. Dari sini akan lahir kader Bank Sampah. Sehingga akan lebih optimal mengelola sampah yang sudah terkumpul di masing-masing RW.

Dalam pelaksanaan pengabdian ini, jelas Lativa, metode yang digunakan kepada masyarakat adalah dengan penyadaran, penyuluhan, demonstrasi dan evaluasi.  Penyadaran ditujukan untuk memberikan kesadaran pada anggota masyarakat RW 09, bahwa pengelolaan sampah menjadi kompos akan berdampak positif terhadap lingkungannya. 

Sementara Penyuluhan bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat, agar mulai dari rumah sudah mengolah sampah. Sehingga lingkungan akan memberikan hasil yang bermanfaat bagi keluarganya. 

Sedangkan Demontrasi bertujuan untuk memberikan pengetahuan secara langsung, baik melalui tayangan gambar dan praktek langsung membuat kompos dari sampah rumahtangga.  

Dan Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mitra sebelum dan sesudah kegiatan dan untuk mengetahui keberhasilan kegiatan tersebut.

"Selama melakukan monitoring sejak Juli 2020 hingga November 2020, terjadi peningkatan pengetahuan peserta 20 sampai 100 persen. Bahkan sampah telah menjadi penghasilan tambahan. Sampah membawa berkah bagi masyarakat RW 09 Kelurahan Limbungan," sebut Lativa.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Saat Penerapan WFH, Muliardi Dorong Digitalisasi Layanan Kemenag Riau

Kemenkum Riau dan PCR Berkolaborasi Kembangkan Aplikasi "Si Bapak"

Lantik 12 Pejabat Fungsional, Kakanwil Kemenkum Riau Tekankan Akselerasi Kinerja dan Integritas

Halal Bihalal di Pekanbaru, Gubernur Kepri Ansar Ahmad Ajak Perkuat Silaturahmi

KWQ Salurkan Ratusan Buku Yasin ke Sejumlah Sekolah

Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai

Saat Penerapan WFH, Muliardi Dorong Digitalisasi Layanan Kemenag Riau

Kemenkum Riau dan PCR Berkolaborasi Kembangkan Aplikasi "Si Bapak"

Lantik 12 Pejabat Fungsional, Kakanwil Kemenkum Riau Tekankan Akselerasi Kinerja dan Integritas

Halal Bihalal di Pekanbaru, Gubernur Kepri Ansar Ahmad Ajak Perkuat Silaturahmi

KWQ Salurkan Ratusan Buku Yasin ke Sejumlah Sekolah

Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Demi Ketahanan Energi, PHR Tahan Laju Penurunan Produksi Blok Rokan
03 April 2026
Perpres Ditjen Pesantren Sudah Ditandatangani
02 April 2026
Saat Penerapan WFH, Muliardi Dorong Digitalisasi Layanan Kemenag Riau
02 April 2026
Meski WFH, Menag Instruksikan Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal
02 April 2026
Tekankan Penguatan Ekonomi, Bupati Siak Minta Kampung Inovatif Jadi Motor Pertumbuhan
02 April 2026
Pemkab Siak Perkuat Manajemen Talenta ASN, Wabup: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
02 April 2026
Kemenkum Riau dan PCR Berkolaborasi Kembangkan Aplikasi "Si Bapak"
02 April 2026
Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional
02 April 2026
Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH Satu Hari dalam Sepekan
02 April 2026
Lantik Anggota Bapekam se Kecamatan Mempura, Afni Tekankan Kolaborasi Program Strategis di Tengah Defisit Anggaran
01 April 2026
TERPOPULER +
  • 1 Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
  • 2 Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
  • 3 Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
  • 4 Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
  • 5 Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
  • 6 Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif
  • 7 Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor
  • 8 Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
  • 9 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved