• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Ikuti Forum Policy Talks Virtual, Kemenkum Riau Optimalkan Peran Analis Kebijakan Hukum
Dibaca : 118 Kali
PWI Riau Buka Pendaftaran Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026 Bertema Energi Berkelanjutan
Dibaca : 126 Kali
Pimpin Apel Senin Pagi, Kakanwil Kemenkum Riau Serahkan Penghargaan Pegawai Teladan dan Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan II
Dibaca : 130 Kali
Dukung Percepatan Reformasi Birokrasi, Kemenkum Riau Ikuti Entry Meeting Monev RKT RB Triwulan II
Dibaca : 130 Kali
Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
Dibaca : 166 Kali

  • Home
  • Meranti

BRG Taja Bimtek Demplot Agroforestry di Merbau

Zulmiron
Senin, 19 Oktober 2020 21:22:49 WIB
Cetak
BRG Taja Bimtek Demplot Agroforestry di Merbau.

Meranti, Hariantimes.com - Badan Restolasi Gambut (BRG) melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) Pengembangan Demplot Agroforestry di Kantor Desa Mekar Sari, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Senin (19/10/2020).

Terlihat hadir Camat Merbau Abdul Hamid ST HI MM, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Brigadir Rinaldo. Sementara dari BRG antara lain Harri Kuswondho (Silviculturist), Fransiskus Harum (Silvikulturist) dan Lasmaria Tiodora (Technical Assistant-Pertanian), juga Kepala Desa Bagan Melibur Esnadi Esman SPD, Kepala Desa Mayang Sari Ibrahim, Kepala Desa Sungai Anak Kamal Mastowi Sari Pd.

Bimtek ini dibuka langsung oleh Plh Deputi Bidang Konstruksi, Operasi dan Pemeliharaan BRG Ir Soesilo Indarto MSi. 

"Adapun bimbingan teknis ini kita lakukan selama tiga hari. Untuk mensosialisasikannya kita laksanakan di Desa Mekar Sari. Sementara pelaksanaan praktek materi nantinya akan kita laksanakan di dua desa. Tujuan kita untuk teknis penanam kayu dalam musiman lalu bisa dimanfaatkan di lahan yang kosong. Dan mari kita manfaatkan lahan gambut yang kosong menjadi lahan perkebunan. Kami dari BRG juga mengajak anggota pokmas untuk ikut dalam belajar bersama baik itu di dalam kelas, maupun di Lapangan guna untuk menambah ilmu dan pengetahuan kita bersama," cakap perwakilan BRG Harry Kuswanhdo seraya berharap, dari 16 peserta ini nantinya akan bisa menyalurkan ilmu dan pengetahuannya kepada orang lain

"Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama dari beberapa pihak yang bekerjasama dengan BRG," kata Harry.

Sementara itu, Camat Merbau Abdul Hamid STHI MM menyampaikan, semoga bisa menambah wawasan dalam mengelola lahan gambut tampat terbakar. Dikarenakan daerah ini juga termasuk wilayah lahan gambut.

"Untuk itu, kita semua sangat membutuhkan teknis seperti ini," ucap Abu Hamid sembari menjelaskan, hal seperti ini juga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, terkhususnya para petani seperti dalam bidang mengelola lahan gambut tempat terbakar serta teknis untuk perkebunan.

Menurut Abu Hamid, daerah Merbau sering mendapatkan bantuan baik dari pemerintah daerah maupun dari  Badan Restorasi Gambut (BRG) yang akan disaluran kepada para petani yang kurang memahami teknis dan tata cara mengelola bibit, tempat lahan.

"Dengan adanya teknis ini, bantuan tersebut tidak menjadi sia-sia lagi seperti yang telah lalu. Maka dari itu, dalam waktu dekat ini beberapa pokmas akan mendapatkan bantuan bibit hewan ternak. Jadi dengan teknis yang didapatkan ini, selain teknis cara mengelola lahan gambut, kita akan dapat tata cara menanam bibit. Lewat teknis mengelola pakan ternak juga menjadi ilmu andalan bagi para petani dan peternakan," beber Abu Hamid sembari berharap, bagi para pokmas bisa menyampaikannya apa yang menjadi permasalahan dan hambatan di desanya, agar semua permasalahan bisa ditangani bersama pihak BRG.

"Kita sadari bersama, selama ini banyak bantuan yang telah disalurkan. Namun tanpa adanya teknis yang tepat dan kurangnya pemantauan, semuanya menjadi sia-sia. Dan itu tidak kita inginkan lagi," cakap Abu Hamid.

Dalam mengelola hewan ternak selama ini, katanya,  yang menjadi permasalahan karena kurangnya pangan ternak. Sehingga, hewan ternak tersebut dilepaskan dan mereka merusak perkebunan masyarakat. 

"Untuk itu, kita semua sangat membutuhkan teknis mengelola pakan ternak seperti ini," katanya.

Kepala Desa Mayang Sari Erman SPd mengatakan, pada dasarnya kegiatan ini  juga akan menambah ilmu pengetahuan dalam mengelola lahan gambut. Sehingga, semua ilmu dan teknis yang didapatkan bisa bermanfaat.

"Dengan adanya kegiatan seperti ini bisa memberikan pengetahuan kepada rekan-rekan pokmas untuk mengelola lahan gambut, lalu bisa mendongkrak perekonomian masyarakat kita. Dan ini semua berkat bantuan serta support dari pemerintah daerah juga dari pihak BRG. Dan atas nama pemerintah desa, kami ucapkan apresiasi buat semua pihak," kata Erman sembari berharap, agar ilmu dan pengetahuan yang didapatkan oleh pokmas ini agar bisa disalurkan kepada masyarakat lain. Dengan begitu, semua masyarakat bisa dengan mudah mengelola lahan perkebunan dan pangan ternak

"Untuk masalah pangan hewan ternak, kita akan bersama-sama menuju ke Desa Bagan," ujar Erman.

Sementara itu, Plh Deputi bidang Konstruksi, Operasi dan Pemeliharaan BRG lewat via zoom  Ir Soesilo indrato MSi mengatakan, masalah pada saat ini yang dihadapi mengenai perkebunan adalah masalah ilmu dan teknis dan cara mengelola lahan gambut tempat terbakar.

"Sering kita menghadapi masalah kebakaran hutan. Selama ini, para petani kita belum tahu tata mengelola lahan gambut tempat terbakar. Untuk itu, mari  bersama-sama kita mencari solusinya," ujar Soesilo.

Dikatakannya, Kabupaten Kepulauan Meranti termasuk wilayah lahan gambut. Untuk itu, sangat diperlukan dilakukan bimbingan teknis seperti ini.

"Besar harapan kami, dengan bimbingan teknis ini kita semua bisa membantu mendongkrak perekonomian masyarakat," harapnya.

Sedangkan Fransiskus Harum mengatakan, agroforestry bisa disebutkan sebagai belajar bersama dalam pengetahuan penanaman jenis bibit tanaman kayu dan bibit musiman.

Menurut Fransiskus Harum, lahan gambut akan berubah di saat ditumbuhi tanaman dengan lahan yang telah terbakar. Setelah lahan gambut itu terbakar, maka zat asam di gambut tersebut makin tinggi. 

"Untuk itu, perlu kita pelajari tata cara mengelola lahan gambut tanpa bakar. Intinya, jika dalam satu lahan ditanami lebih dari satu tumbuhan, maka kita akan mendapatkan hasil yang lebih dan berbeda. Sebab,tanaman kayu dan semusim juga bisa dilakukan dengan cara tumpang sari. Bisa juga disebut dengan Agroforestry kompleks. Artinya, dalam satu lahan kita bisa menanam berbagai macam spesies tanaman. Dan hal itu sangat menguntungkan bagi kita para petani," katanya.(*)


Penulis: Tengku Harzuin


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Ikuti Forum Policy Talks Virtual, Kemenkum Riau Optimalkan Peran Analis Kebijakan Hukum
15 Juni 2026
PWI Riau Buka Pendaftaran Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026 Bertema Energi Berkelanjutan
15 Juni 2026
Pimpin Apel Senin Pagi, Kakanwil Kemenkum Riau Serahkan Penghargaan Pegawai Teladan dan Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan II
15 Juni 2026
Dukung Percepatan Reformasi Birokrasi, Kemenkum Riau Ikuti Entry Meeting Monev RKT RB Triwulan II
15 Juni 2026
Warga Minas Rajut Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
15 Juni 2026
Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, Tapi Kompetensi
13 Juni 2026
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo
13 Juni 2026
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Peserta Diminta Pantau Skillhub
14 Juni 2026
Seminar Nasional di UPNVJ, Assoc Prof Harry Setiawan Dorong Penerapan AI yang Adaptif dan Terukur
13 Juni 2026
Kemenag Buka Pendaftaran Seleksi Enam Calon Eselon II
12 Juni 2026
TERPOPULER +
  • 1 Istri Wapres Selvi Gibran Rakabuming Apresiasi UMKM Lokal dan Layanan Hukum di Balai Serindit
  • 2 Jemaah Haji Kloter BTH-07 Tiba di Batam, Defizon: Proses Pemulangan Berjalan Lancar
  • 3 Perkuat Layanan Kenotariatan, Kadiv Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Riau Lantik Notaris Pengganti
  • 4 Kemenkum Riau Gelar Rapat Harmonisasi Ranperbup Kuansing
  • 5 Salurkan Wakaf 38 Mushaf Al-Qur'an, KWQ Motivasi Santri Ponpes Al-Munawwarah
  • 6 Lantik 16 ASN Baru, Rudy Hendra Pakpahan: Jaga Integritas dan Manfaatkan Teknologi
  • 7 Ikuti Forum Policy Talks, Rudy Hendra Pakpahan: Penguatan Kapasitas Analis Kebijakan adalah Keharusan
  • 8 Mengapa Harus Don Kancil?
  • 9 Wujudkan “Zero Balap Liar”, Polres Siak Gelar Latihan Bersama Drag Bike Antisipasi Balap Liar 2026
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved