• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Demi Ketahanan Energi, PHR Tahan Laju Penurunan Produksi Blok Rokan
Dibaca : 316 Kali
Perpres Ditjen Pesantren Sudah Ditandatangani
Dibaca : 381 Kali
Saat Penerapan WFH, Muliardi Dorong Digitalisasi Layanan Kemenag Riau
Dibaca : 376 Kali
Meski WFH, Menag Instruksikan Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal
Dibaca : 366 Kali
Tekankan Penguatan Ekonomi, Bupati Siak Minta Kampung Inovatif Jadi Motor Pertumbuhan
Dibaca : 366 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Datangi Kantor Disbun Riau

Pengurus Apkasindo Kabupaten/Kota Pertanyakan Pemotongan BOTL

Zulmiron
Senin, 07 September 2020 16:23:34 WIB
Cetak
Pengurus DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Akasindo) kabupaten/kota se Riau mendatangi Kantor Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Senin (07/09/2020).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Pengurus DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Akasindo) kabupaten/kota se Riau mendatangi Kantor Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Senin (07/09/2020).

Kedatangan pengurus DPD Apkasindo ke Disbun Riau ini dalam rangka mempertanyakan teknis penetapan harga   Tandan Buah Segar (TBS) Sawit dan pemotongan Biaya Operasional Tidak Langsung (BOTL) yang dianggap memberatkan petani sawit.

Ketua DPD Apkasindo Kota Dumai Zulfan Ismaini menyampaikan, ada tiga hal yang   menjadi maksud dan tujuan kedatangan pengurus Apkasindo kabupaten/kota ke Disbun ini. Yang pertama; silaturahmi dalam membangun Sinergi. Kedua; terkait dengan pemulihan ekonomi di masa new normal. 

"Ketiga; hal pokok bagi kami petani sawit adalah kesejahteraan petani sawit. Untuk kita ketahui bersama, bahwa penentuan harga tidak pernah kami ikut menyaksikan penetapan. Bahkan dalam penetapan barang sudah digoreng-digoreng dan digulai. Kami datang hanya tanda tangan dan menyaksikan," ujar Zulfan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) nomor 1 tahun 2018, beber Zulfan, potongan BOTL itu memang ada pada penetapan harga sawit. Dimana  pada pasal 17 dijelaskan, BOTL itu adalah hak petani. Yang mana biaya itu dipotong oleh perusahaan dan harus dikembalikan oleh perusahaan kepada petani dalam bentuk pembinaan. Selain itu, perusahaan juga harus melaporkan hasil pembinaan itu kepada gubernur.

 "Dari tahun 2018 hingga sekarang, dana BOTL tersebut tidak jelas peruntukkannya. Namun selama 2 tahun Permentan itu ada, potongan BOTL yang dilakukan oleh perusahaan di Riau itu tidak dikembalikan kepada petani. Bahkan sampai saat ini para petani sawit tidak merasakan pembinaan dari perusahaan dengan dana potongan BOTL itu. Hal ini lah yang menjadi pertanyaan dari petani sawit saat ini," beber Zulfan.

Berdasarkan Permentan itu, menurut Zulfan, potongan BOTL dalam penetapan harga sawit ditetapkan sebesar 2,63 persen. Dan  diperkirakan setiap minggu minimal ada Rp1 miliar lebih dana yang yang terkumpul dari potongan BOTL itu.

"BOTL itu merupakan hak petani. Setiap minggu itu ada Rp1 miliar lebih. Dan sudah berjalan 2 tahun. Kemana dana ini?," ujar Zulfan seraya menjelaskan, pemotongan BOTL 2,63 persen atau setara dengan Rp49,72 per kilogram TBS.  Itu berarti, dalam satu periode itu saja BOTL yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp2,95 miliar.

"Kalau merujuk pada Permentan nomor 1 tahun 2018 itu, dari 2,63 persen, satu persen menjadi hak petani dalam bentuk dana pembinaan. Kalau ditotal, nilainya sekitar Rp1,12 miliar.

Terkait pemotongan BOTL, ulas Zulfan, kalau yang dipotong adalah Rp49,72 perkilogram TBS (2,63% x Harga TBS x Total TBS Petani yang dibeli 10 PKS), maka duit yang terkumpul sudah lebih dari Rp2,9 miliar seminggu. Kalau sebulan, angka ini membengkak menjadi Rp11,6 miliar.

"Kalau satu persen saja dari harga TBS per minggu, penetapan harga TBS itu menjadi biaya pembinaan petani dan sesuai Permentan Nomor 01 Tahun 2018. Maka dalam sepekan, petani mendapat gelontoran duit Rp1,12 miliar atau Rp4,48 miliar dalam sebulan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Zulfadli menegaskan, pihaknya tidak mengetahui di mana dana potongan BOTL itu terkumpul. Bahkan pihaknya masih terkendala, karena tidak ada Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur tentang itu. 

"Saya belum bisa  mendalami dananya itu kemana. Karena saya baru tiga bulan menjabat Kepala Dinas Perkebunan," ucap Zulfadhli serayacmengatakan, saat ini pihaknya juga sedang membahas Pergub yang mengatur tentang penetapan harga sawit tersebut. Dengan pergub tersebut, nantinya baru jelas seperti apa  pengelolaan dana BOTL tersebut.

"Minggu ini saya cek di mana posisinya (berkas Pergub, red). Mudah-mudahan dua minggu lagi sudah bisa kita panggil lagi pihak terkait, terutama Apkasindo untuk membahas ini," katanya seraya belum bisa memastikan kapan pergub itu akan selesai.(*)


Penulis: Zulmiron


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Indosat Tampilkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double-Digit pada Laba Bersih

Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan

Percepat Pembangunan Daerah, Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Pembiayaan Syariah dengan BRK Syariah

Periode Tahun Baru, Trafik Indosat Melonjak Double Digit

Ditopang Ekspor Non Migas yang Tumbuh 21,18 Persen, Asep: Neraca Perdagangan Riau Surplus

Indosat Tampilkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double-Digit pada Laba Bersih

Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan

Percepat Pembangunan Daerah, Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Pembiayaan Syariah dengan BRK Syariah

Periode Tahun Baru, Trafik Indosat Melonjak Double Digit

Ditopang Ekspor Non Migas yang Tumbuh 21,18 Persen, Asep: Neraca Perdagangan Riau Surplus



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Demi Ketahanan Energi, PHR Tahan Laju Penurunan Produksi Blok Rokan
03 April 2026
Perpres Ditjen Pesantren Sudah Ditandatangani
02 April 2026
Saat Penerapan WFH, Muliardi Dorong Digitalisasi Layanan Kemenag Riau
02 April 2026
Meski WFH, Menag Instruksikan Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal
02 April 2026
Tekankan Penguatan Ekonomi, Bupati Siak Minta Kampung Inovatif Jadi Motor Pertumbuhan
02 April 2026
Pemkab Siak Perkuat Manajemen Talenta ASN, Wabup: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
02 April 2026
Kemenkum Riau dan PCR Berkolaborasi Kembangkan Aplikasi "Si Bapak"
02 April 2026
Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional
02 April 2026
Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH Satu Hari dalam Sepekan
02 April 2026
Lantik Anggota Bapekam se Kecamatan Mempura, Afni Tekankan Kolaborasi Program Strategis di Tengah Defisit Anggaran
01 April 2026
TERPOPULER +
  • 1 Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia
  • 2 Pasca Ops Ketupat 2026, Polda Riau Intensifkan KRYD
  • 3 PP Tunas Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Bagi Siswa dan Santri
  • 4 Bupati Siak Afni Minta Kepsek Kawal Program MBG
  • 5 KWQ Salurkan Ratusan Buku Yasin ke Sejumlah Sekolah
  • 6 Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
  • 7 Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
  • 8 Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
  • 9 Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved