• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Satukan Langkah Hadapi Tantangan Daerah, Wabup Siak Ajak Penuhi Hak Anak
Dibaca : 233 Kali
Syamsurizal: Wujud Nyata Kekuatan Iman, Kerukunan dan Kebersamaan
Dibaca : 197 Kali
Fun Walk Mewarnai Hari Pengayoman ke-81 di Kanwil Kemenkum Riau
Dibaca : 237 Kali
Hari Pengayoman ke-81, Kanwil Kemenkum Riau Sosialisasi Layanan KI
Dibaca : 194 Kali
Hari Pengayoman ke-81, Kanwil Kemenkum Riau Buka Layanan KI, AHU dan Bantuan Hukum Gratis
Dibaca : 244 Kali

  • Home
  • Meranti

Antisipasi Stunting di Meranti, Semua OPD Harus Lebih Serius Jalankan Program

Zulmiron
Selasa, 28 Juli 2020 13:10:53 WIB
Cetak
Tim CSR Muhammad Hasyim, berkesempatan memberikan paket bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) secara simbolis kepada Pemkab Meranti.

Meranti, Hariantimes.com - Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Meranti H Said Hasyim memimpin rapat pembahasan hasil review monitoring pelaksanaan Konvergensi Intervensi Stunting Terintegrasi di Kepulauan Meranti, diruang Rapat Bappeda Meranti, Selasa (28/07/2020).

Dalam rapat tersebut, Wabup mencek satu-persatu peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengatasi Stunting di Kepulauan Meranti. Sebab tanpa peran aktif OPD dalam mendukung penuntasan Stunting, upaya penanganan Stunting tidak akan optimal.

Turut hadir Kepala Bappeda Meranti H Azza Fahroni, Fungsional Perencana Bidang Kesehatan Bappeda Provinsi Riau
Siti Rahmawati dan rombongan, Kepala Dinas Kesehatan Meranti dr Misri Hasanto, Kepala LHK Meranti Drs H Irmansyah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan M Arif, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa H Edi M Nur, Sekretaris Disdukcapil Meranti Ramdan, Sekretaris Dinas Penanaman Modal Febriady, serta para Kabid Perwakilan Dinas se Kabupaten Meranti.

Dalam keterangannya, Siti Rahmawati selaku Fungsional Perencana Bidang Kesehatan Bappeda Provinsi Riau menyampaikan, Kabupaten Meranti merupakan salah satu kabupaten yang dinilai berhasil dalam menekan angka Stunting di daerah. Terbukti dengan angka Stunting Meranti yang dulunya tinggi yakni 37.00 kini berhasil ditekan menjadi 25.00.

"Dari hasil laporan dan survei yang dilakukan Tim Penuntasan stunting Provinsi Riau, penurunan angka Stunting di Meranti berkat dukungan dari semua OPD di semua sektor dalam rangka mengatasi dan mengantisipasi terjadi Stunting diseluruh wilayah Kepulauan Meranti. Dan kami melihat keberhasilan Meranti menekan angka Stunting berkat dukungan dari berbagai sektor. Jadi bukan hanya dilakukan oleh Dinas Kesehatan saja," cakap Siti Rahmawati.

Menyikapi hasil review tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim mengatakan, penuntasan masalah stunting sangat penting dan strategis.
Karena ini menyangkut masa depan generasi muda Meranti kedepan yang tentunya akan berdampak pada proses pembangunan Meranti.

Meski saat ini telah terjadi penurunan angka Stunting di Meranti, namun menurut Wabup, belum terlalu signifikan. Untuk itu, kepada semua OPD harus lebih serius menjalankan program dalam mengatasi Stunting. Caranya dengan lebih gencar turun kelapangan untuk mengidentifikasi berbagai masalah sehingga program yang dilaksanakan lebih tepat sasaran dan terencana dalam mengatasi Stunting.

Seperti diketahui, dari hasil survei penyebab Stunting tidak selalu diakibatkan oleh kemiskinan. Bisa jadi karena kurangnya pengetahuan orangtua terhadap gizi anak, penyakit ibu hamil, lingkungan yang tidak bersih, bisa juga faktor aksesbilitas yang menyebabkan masyarakat kesulitan membawa hasil produksi perkebunan, turunya hasil produksi pertanian/perkebunan sebagai peyangga ekonomi keluarga karena tidak ada peremajaan tanaman dan lainnya.

Dicontohkan Wabup H Said Hasyim, kondisi saat ini sebanyak 70 persen masyarakat Meranti menggantungkan hidupnya dari hasil pertanian dan perkebunan milai dari Karet, Sagu, Kelapa, Kopi. Khusus Karet disamping harganya jatuh produksipun terus menurun karena sudah puluah tahun tidak dilakukan peremajaan untuk itu Wabup meminta dinas terkait harus dapat menangkap masalah tersebut untuk dituntaskan.

"Identifkasi masalah Stunting ini sangat penting karena akan menjadi acuan bagi Kabupaten, Provinsi dan Pusat dalam menerapkan program kegiatan untuk mengatasi Stunting," ucap Wabup.

Dalam mendukung pengentasan masalah Stunting di Meranti, Wabup Said Hasyim berharap dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Riau karena jika melihat angka kemiskinan yang cukup tinggi di Meranti sudah selayaknya Meranti menjadi prioritas Pemerintah Provinsi untuk pelaksanaan berbagai program dan bantuan sehingga upaya mengatasi kemiskinan yang menjadi salah satu penyebab stunting dapat lebih cepat.

Menurut Wabup, Riau bertanggungjawab dalam mengatasi Stunting dengan cara memberikan arahan kepada Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan 8 tahapan aksi konvergensi percepatan putaran stunting.


Aksi 1. melaksanakan persetujuan sebaran stunting, program yang disetujui, dan implementasi dalam pelaksanaanya. 

Aksi 2. Menyusun rencana kegiatan untuk meningkatkan pelaksanaan intervensi gizi. 

Aksi 3. Menyelenggarakan rembuk stunting tingkat kabupaten / kota. 

Aksi 4. memberikan kepastian hukum bagi desa untuk menjalankan peran dan otoritas desa dalam intervensi gizi terpadu. 

Aksi 5. Memastikan tersedianya dan berfungsinya kader yang membantu pemerintah desa dalam pelaksanaan program gizi terpadu di tingkat desa. 

Aksi 6. Meningkatkan sistem pengelolaan data dan pengembangan di tingkat kabupaten / kota.

Aksi 7. melakukan pengukuran pertumbuhan dan perkembangan anak balita dan publikasi angka stunting kabupaten / kota. 

Aksi 8. melaksanakan evaluasi kinerja program dan kegiatan terkait penurunan stunting selama satu tahun terakhir.

Sekedar informasi dari hasil pendataan pihak Dinas Kesehatan Meranti yang dikatakan Kepala Dinas dr. Misri Hasanto, saat ini jumlah anak penderita Stunting di Meranti sebanyak 1900 orang atau 12 persen dari total Balita se-Kabupaten Meranti. Meski secara angka tergolong cukup besar namun diakui Misri jumlah Balita penderita Stunting di Meranti masih dibawah rata-rata nasional yang mencapai 30.8 persen. 

Jumlah Stunting terbesar di Kepulauan Meranti tersebar di 24 desa dari 103, diantaranya Desa Pelantai, Desa Sungai Tohor Barat dan Iainnya, namun untuk yang tertinggi berada di Desa Tanjung Dahrul Takzim, Kecamatan Tebingtinggi Barat.

Dalam acara itu, PT RAPP yang diwakili oleh Tim CSR Muhammad Hasyim, berkesempatan memberikan paket bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) secara simbolis kepada Pemkab. Meranti dalam hal ini diterima Wakil Bupati H. Said Hasyim berupa Susu, Bubur Bayi makanan penunjang pemulihan Stunting lainnya.

Dijelaskan Kadiskes Meranti sejak tahun 2019, PT RAPP telah rutin memberikan bantuan penuntasan masalah Stunting, bantuan berupa Paket PMT untuk 21 Desa yang tersebar di 2 Kecamatan yakni Tasik Putri Puyu dan Merbau.(*)

Penulis: Tengku Harzuin


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Satukan Langkah Hadapi Tantangan Daerah, Wabup Siak Ajak Penuhi Hak Anak
09 Agustus 2026
Syamsurizal: Wujud Nyata Kekuatan Iman, Kerukunan dan Kebersamaan
09 Agustus 2026
Fun Walk Mewarnai Hari Pengayoman ke-81 di Kanwil Kemenkum Riau
09 Agustus 2026
Hari Pengayoman ke-81, Kanwil Kemenkum Riau Sosialisasi Layanan KI
09 Agustus 2026
Hari Pengayoman ke-81, Kanwil Kemenkum Riau Buka Layanan KI, AHU dan Bantuan Hukum Gratis
09 Agustus 2026
Fun Walk Hari Pengayoman ke-81, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kebersamaan
09 Agustus 2026
Hilirisasi Sawit Harus Dibarengi Penguatan Ekosistem dari Hulu Hingga Hilir
08 Agustus 2026
Bupati Siak Afni Zulkifli Terima Penghargaan SIEXPO Award 2026
08 Agustus 2026
Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
07 Agustus 2026
Lestarikan Tradisi Menolak Bala, Pemkab Siak Matangkan Pelaksanaan Ghatib Beghanyut
07 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar
  • 2 PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra
  • 3 Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
  • 4 Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Komunikasi dan Transformasi Organisasi
  • 6 Menteri PPN/Bappenas Prof Rachmat Pambudy Keynote Speaker SIEXPO 2026 di Pekanbaru
  • 7 Evaluasi Kinerja Semester I 2026, Kanim Pekanbaru Raih Penghargaan Humas Most Popular
  • 8 Pianisril-Zulkifli Ali Juarai Fun Pingpong Competition SKK Migas-EMP-PWI Riau
  • 9 Fun Pingpong Competition Perkuat Kemitraan PWI Riau, SKK Migas dan EMP
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved