• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Pembahasan Ranperda Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Inhu
Dibaca : 189 Kali
SK 2.994 ASN PPPK Paruh Waktu Diperpanjang, Afni: Bekerjalah dengan Baik, Loyal pada Rakyat
Dibaca : 195 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Evaluasi Kualitas Layanan Bantuan Hukum bagi 13 Penerima Bantuan Hukum
Dibaca : 179 Kali
Kemenkum Riau Dorong Penguatan Kepatuhan Royalti Musik di Pekanbaru
Dibaca : 186 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Berpartisipasi dalam Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026
Dibaca : 187 Kali

  • Home
  • Politik

Terkait Sosok Kiyai Jadi Pendamping Jokowi

Ma'ruf Amin: Dulu Gus Dur Juga Kiyai Bisa Jadi Presiden

Redaksi
Senin, 17 September 2018 03:18:17 WIB
Cetak
 Ma'ruf Amin ketika diwawancarai wartawan di Rumah KMA, Jalan Saharjo, Jakarta Selatan, Minggu (16/09/2018).

Jakarta, Hariantimes.com - Bakal Calon Wakil Presiden (Cawapres) KH Ma'ruf Amin mengaku heran kepada pihak yang tak setuju sosok kiyai menjadi pendamping Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 mendatang.

Bahkan, Ma'ruf menegaskan, sebelumnya sosok kiyai juga pernah memimpin Indonesia yaitu Abdurrahman Wahid alias Gusdur.

"Ada orang mengatakan kenapa pak Jokowi pilih pak kiyai, kiyai ga usah urus negara, ngaji aja. Saya bilang memangnya kiyai tidak boleh? kalo politisi boleh, pengusaha boleh, TNI-Polri boleh, masa kiai tidak boleh? Apa kiyai cukup jadi pemadam kebakaran saja, tukang doa saja. Ini barangkali juga, Dulu Gus Dur juga kiyai bisa jadi presiden. Lalu sekarang saya jadi cawapres," tegas Ma'ruf kepada wartawan di Rumah KMA, Jalan Saharjo, Jakarta Selatan, Minggu (16/09/2018).

Ketua MUI non-aktif ini pun juga enggan mempermasalahkan soal umurnya yang sudah menginjak ke angka 75. Sebab, Ma'ruf menganggap umur tak mempengaruhi seseorang di dalam memimpin negara.

"Ada lagi yang bilang Kiyai Ma'ruf tua. Siapa bilang saya masih muda? Semua orang juga tau saya tua. Pak Jokowi juga. Tapi mungkin beliau memang butuh didampingi yang tua. Tapi ada juga yang bilang Kiai Ma'ruf masih lebih muda dibanding Mahatir. Maka ketika kemarin saya ke Kuala Lumpur, Mahatir mengatakan mudah-mudahan pak Jokowi-Ma'ruf terpilih. Kemudian ketika berdiri di samping beliau saya ternyata lebih muda dibanding mahathir. Semangat saya bangkit lagi," pungkasnya.

Mengenai adanya usulan dalam debat capres-cawapres menggunakan bahasa Inggris, Ma'ruf meminta usulan tersebut untuk tak mengada-ada. Ma'ruf khawtir adanya usulan tersebut akan menjadi awal mula munculnya ide debat menggunakan bahasa lainnya. Seperti Bahasa Arab.

"Saya kira jangan mengada-ada. Jangan nanti ada orang minta bahasa Arab," katanya.

Oleh karena itu, Ma'ruf menegaskan, dalam debat untuk tetap menggunakan bahasa Indonesia. Dikarenakan harus menggunakan bahasa yang dimiliki bangsa sendir.

"Bahasa apalagi saya kira orang Indonesia ya bahasa Indonesia lah," pungkasnya sembari mengklaim, pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin digandurngi oleh kaum milenial hingga emak-emak. Bukan hanya dukungan dari generasi milenial, Ma'ruf menyebutkan bilamana pasangan Jokowi-Ma'ruf juga disukai kaum emak-emak. Padahal selama ini emak-emak selalu dikaitkan dengan cawapres Sandiaga Uno.

"Ternyata Jokowi-Ma'ruf banyak dukungan dari milenial juga. Mileneal juga banyak suka, emak-emak juga. Pasti sampai hari ini kita masih unggul di milenial dan masih unggul di emak-emak," tegas Ma'ruf.

Untuk diketahui, hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-KH. Ma’ruf Amin unggul lima dari enam segmen kantong pemilih dibandingkan pasangan bakal Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Salah satu yang unggul adalah segmen pemilih perempuan atau 'emak-emak. Di segmen ini, Jokowi-Ma’ruf Amin memiliki perolehan suara 50,2 persen, sementara Prabowo-Sandiaga 30,0 persen.(*/ron)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Rakerwil I PAN Riau Hasilkan Sejumlah Rekomendasi, Sahidin: Jika Kita Solid dan Kompak, Kerja Mudah Dapat Dilaksanakan

Lantik DPW dan 12 DPD PAN se Riau, Zulkifli Hasan: Kepengurusan Ini Harus Segera Menyentuh Aspirasi Rakyat

Rabu Malam, Zulhas Lantik DPW PAN Riau dan 12 DPD PAN di Gelanggang Remaja

Nakhodai Hanura Riau, Arsadianto Rachman: Saya Berjanji akan Bekerja All Out

Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat

Besok, PAN Riau Gelar Musda Serentak

Rakerwil I PAN Riau Hasilkan Sejumlah Rekomendasi, Sahidin: Jika Kita Solid dan Kompak, Kerja Mudah Dapat Dilaksanakan

Lantik DPW dan 12 DPD PAN se Riau, Zulkifli Hasan: Kepengurusan Ini Harus Segera Menyentuh Aspirasi Rakyat

Rabu Malam, Zulhas Lantik DPW PAN Riau dan 12 DPD PAN di Gelanggang Remaja

Nakhodai Hanura Riau, Arsadianto Rachman: Saya Berjanji akan Bekerja All Out

Simposium Nasional SMSI, Prof Taufiqurokhman: Pilkada Langsung Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat

Besok, PAN Riau Gelar Musda Serentak



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Pembahasan Ranperda Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Inhu
14 Oktober 2026
SK 2.994 ASN PPPK Paruh Waktu Diperpanjang, Afni: Bekerjalah dengan Baik, Loyal pada Rakyat
14 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Evaluasi Kualitas Layanan Bantuan Hukum bagi 13 Penerima Bantuan Hukum
14 Oktober 2026
Kemenkum Riau Dorong Penguatan Kepatuhan Royalti Musik di Pekanbaru
14 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Berpartisipasi dalam Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026
14 Oktober 2026
Demi Kepastian Hukum Masyarakat, Kanwil Kemenkum Riau Soroti Penguatan Layanan Roya Fidusia
14 Oktober 2026
Melalui Pemanfaatan SIMAKO, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Merek Kolektif
13 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Akurasi Data Hukuman Disiplin dan Pengaduan Masyarakat
13 Oktober 2026
Akselerasi Kinerja dan Konsolidasi Program Strategis, Kakanwil Pimpin Rapat Kinerja Kemenkum Riau
12 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Bahas Usulan Perubahan Perjanjian Kinerja untuk Perkuat Akuntabilitas
12 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
  • 2 PT ORI Tanam Investasi Rp1,6 Triliun di KITB Siak, Bupati Afni: Akan Banyak Investasi Lagi
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengembangan Nanas Kualu Kampar Menuju Indikasi Geografis
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Meeting Pengukuran Maturitas Kekayaan Intelektual 2026
  • 5 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi dan Transformasi Layanan Hukum
  • 6 Audiensi dengan Plt Gubri, Kakanwil Kemenkum Riau Bahas Keberlanjutan HARMONITAS
  • 7 2.900 Mahasiswa Baru Unilak Ikuti PKKMB 2026
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pembenahan Regulasi Daerah
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Kebutuhan Penambahan Subjek Tarif Layanan RSUD Indrasari Rengat
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved