• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
Dibaca : 194 Kali
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 461 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 675 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 678 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 588 Kali

  • Home
  • Nasional

Fadli Zon Akan Hadiri Dialog Kebudayaan PWI Pusat-HPN 2026 di Banten

Zulmiron
Sabtu, 07 Februari 2026 09:25:00 WIB
Cetak
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menerima Direktur Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, anggota Dewan Juri Nungki Kusumastuti dan Tim Pokja, di ruang kerja Menteri Kebudayaan, Jumat (06/02/2026) sore.

Jakarta, Hariantimes.com - Menteri Kebudayaan Fadli Zon akan tampil sebagai pembicara utama dalam Dialog Kebudayaan AK PWI Pusat di Serang, Banten, Minggu (p8/02/2026). Mengangkat tema “Membangun Kebudayaan dari Pinggir (Daerah)”.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan hal itu saat  menerima Direktur Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, anggota Dewan Juri Nungki Kusumastuti dan Tim Pokja, di ruang kerja Menteri Kebudayaan, Jumat (06/02/2026) sore. 

Kehadiran Yusuf mewakili Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, yang berhalangan hadir.

*Pentingnya Ruang Kebudayaan*

Pada audiensi itu, Fadli Zon mengatakan pentingnya ruang kebudayaan di media massa perlu dihidupkan di daerah-daerah. Sebab kebudayaan adalah harta bangsa yang tidak bakal habis.

"Nikel, batubara akan habis suatu waktu, namun budaya tidak," tandas Menteri.

Menteri juga memberi apresiasi kepada 10 bupati/wali kota  penerima AK PWI 2026 yang telah memberikan perhatian pada pemajuan budaya di daerahnya masing-masing.

Bagi dia peran seorang pemimpin daerah akan menentukan apakah memberi ruang kebudayaan. atau tidak di daerahnya.

Yusuf mengungkapkan bahwa 10 bupati/wali kota itu telah berjuang keras memajukan kebudayaan di daerahnya, kini giliran wartawan dan media lokal untuk mengawalnya.

"Dewan Juri PWI Pusat tidak hanya memberi penilaian berdasarkan proposal yang mereka buat, tetapi juga dipresentasikan di depan Dewan Juri," papar Yusuf.

Saat presentasi itu, kata Yusuf, terungkap bagaiman perjuangan mereka memajukan budayanya dan segala permasalahan yang dihadapi.

"Wali Kota Samarinda (Andi Harun), misalnya mengeluhkan makin berkurangnya orang yang menjadi penenun Sarung Samarinda,” papar Yusuf.

Maka, Wali Kota itu saat ini turun tangan memajukan Kampung Tenun di Samarinda.

Bupati Manggarai Hery Nabit, lanjut Yusuf, berjuang membangun rumah adat atau mbaru gendang agar tidak punah. Selama tahun 2025 sebanyak 92 rumah adat dibangun dengan biaya separuh dengan dana  pemerintah menyiapkan  separuhnya, separuhnya lagi oleh swadaya masyarakat sendiri.

Bupati Temanggung, Agus Setyawan, tutur Yusuf, tidak hanya melestarikan tari kuda lumping,  tapi ikut menari, dan melakukan kaderisasi.

"Bu Nungki telah meminta Bupati Temanggung untuk mendata pemain tari kuda lumping, pekerjanya, hingga UMKM yang terlibat saat pertunjukan, dalam rangka melestarikan dan memajukan seni itu,"  kata Yusuf.

Menteri Fadli Zon berharap pentingnya peran wartawan budaya untuk meliput aktivitas di daerah.

Menteri sepakat adanya  pelatihan penulisan dalam bidang seni budaya seperti seni tari, musik, seni rupa dan sebagainya yang ada dalam Objek Pemajuan Kebudayaan.

"Kita bisa melakukannya secara hibrida untuk wartawan yang ada di seluruh Indonesia," katanya.

Ia juga berharap bisa menjalin kerja sama dengan PWI untuk penyiapkan  wartawan yang memiliki kompetensi menulis seni dan budaya.

Yusuf mengatakan pada masa lalu Kemendikbud pernah bekerja sama dengan PWI Pusat untuk Sekolah Jurnalisme Kebudayaan.(Rilis)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial

Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026

Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM

Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM

Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir

Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial

Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026

Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM

Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM

Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 4 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 5 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 6 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 7 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 8 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 9 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved