• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Sosialisasikan dan Dampingi Pendaftaran Hak Cipta ke Pelaku Kreatif di Kampar
Dibaca : 151 Kali
ForKI Siap Berkiprah Lagi Kawal Transparansi Penyelenggaraan Pemerintahan di Riau
Dibaca : 212 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Persiapkan Penilaian IRH 2027
Dibaca : 173 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
Dibaca : 162 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik PASTI ADA SOLUSI Episode 19
Dibaca : 162 Kali

  • Home
  • Wisata

Empat Penyair Indonesia Bicara Puisi dan Tradisi di Garut

Redaksi
Ahad, 08 Maret 2020 16:06:56 WIB
Cetak
Empat penyair Indonesia yakni Sutardji Calzoum Bachri, Acep Zamzam Nur Kunni Masrohanti dan Deri Hudaya bicara puisi dan tradisi, Sabtu (07/03/2020)
Garut, Hariantimes.com - Empat penyair Indonesia yakni Sutardji Calzoum Bachri, Acep Zamzam Nur Kunni Masrohanti dan Deri Hudaya bicara puisi dan tradisi, Sabtu (07/03/2020).

Kegiatan yang dilaksanakan di Padepokan Sobarnas, Garut, Jawa Barat ini merupakan rangkaian kegiatan Pulang ke Kampung Tradisi yang digagas Penyair Perempuan Indonesia (PPI) selama dua hari, 7 dan 8 Maret.
      
Ratusan peserta dari mahasiswa, komunitas, guru dan umun mengikuti diskusi dengan sangat antusias. Apalagi diwarnai dengan pembacaan puisi oleh Sutardji yang menggelegar, musikaliasai puisi oleh Posstheatron dan nyanyi puisi dengan ukulele oleh Teh Uke, serta pembacaan puisi oleh beberapa peserta lainnya.
     

Selain Sutardji, Acep, Kunni dan Deri, sebelumnya juga hadir David Darmawan perwakilan Himpunan Sastrawan Dramawan (Hisdraga) yang menjelaskan tentang Hisdaraga dengan berbagai kegiatannya. Diskusi tersebut dipandu oleh Inda Nugraha dari Hisdraga.
       
"Penyair menulis bukan di atas kertas kosong, bukan dari sesuatu yang kosong, tapi sudah ada yang mau ditulis, yakni alam. Membaca alam, menyelami lalu menulisnya. Membaca dan mempelajari tradisi lalu menulisnya. Ini yang dilakukan oleh PPI. Nah, dalam hal menulis inilah diperlukan kreatifitas tinggi agar yang ditulis betul-betul sampai kepada isi," kata Sutardji.
    
Sementara itu, Acep menjelaskan, bahwa menulis tradisi menjadi puisi atau membuat puisi dengan akar tradisi memang perlu pendalaman khusus.

''Tidak mudah juga menulis tradisi menjadi puisi. Ada pembelajaran batin yang harus menyertai. Menguasai tradisi apa yang mau ditulis sehingga tidak kosong dan pesan yang hendak disampaikan betul-betul terwujud. Hal luar biasa apa yang dilakukan PPI dengan fokus pada tradisi,'' katanya.
       
Kegiatan Pulang ke Kampung tradisi merupakan yang pertama kali dilaksanakan PPI sejak berdiri satu tahun lebih  lalu ini mengusung tema Menggali Tradisi Melahirkan Puisi yang sekaligus menjadi tema diskusi. Selain bicara puisi dan tradisi, juga dibahas buku Palung tradisi karya PPI serta pengenalan PPI oleh Kunni selaku Ketua PPI.
     
''Bicara Indonesia sebenarnya bicara keberagaman budaya dan tradisi. Dan, bicara tradisi adalah berbicara perempuan. PPI ingin mengaktualisasikan dirinya sediri karena sadar sebagai yang mewariskan dan menerima warisan dari tradisi. Kenapa harus tradisi, ya karena Indoneaia dan dengan tradisi kita jadi tahu dari mana bermula,'' kata Kunni.
    
Hal senada juga disampaikan Deri Hudaya, penyair dan Dosen UNEGA yang juga pengarang puisi sunda serta menerjemahkan karya Sunda ke dalam Bahasa Indonesia.
    
''Ya, bicara perempuan memang bicara tradisi, begitu juga sebaliknya. Tapi soal karya harus dari tradisi, tidak bisa dipaksakan,'' katanya pula.(*)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi

Pererat Silaturahmi, Neutron Lancang Kuning Riau Deklarasi dan Touring ke Harau

Peserta SNA ke-29 Jelajah Budaya di Siak

Gerakkan Kesejahteraan Desa, Masyarakat Sejahtera Astra Kemiren Jaga Budaya Osing

Jemaah Haji Siak di Arafah, dr Atika: Semua dalam Kondisi Stabil

Aksi “Jemput Bola”, Petugas Medis Pantau Jamaah Lansia dan Risti ke RS King Abdul Aziz

Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi

Pererat Silaturahmi, Neutron Lancang Kuning Riau Deklarasi dan Touring ke Harau

Peserta SNA ke-29 Jelajah Budaya di Siak

Gerakkan Kesejahteraan Desa, Masyarakat Sejahtera Astra Kemiren Jaga Budaya Osing

Jemaah Haji Siak di Arafah, dr Atika: Semua dalam Kondisi Stabil

Aksi “Jemput Bola”, Petugas Medis Pantau Jamaah Lansia dan Risti ke RS King Abdul Aziz



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Sosialisasikan dan Dampingi Pendaftaran Hak Cipta ke Pelaku Kreatif di Kampar
02 Oktober 2026
ForKI Siap Berkiprah Lagi Kawal Transparansi Penyelenggaraan Pemerintahan di Riau
02 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Persiapkan Penilaian IRH 2027
02 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
02 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik PASTI ADA SOLUSI Episode 19
02 Oktober 2026
PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten
02 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI yang Lebih Inklusif dan Tepat Sasaran
01 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
01 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Saksikan Tayangan Virtual Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026
01 Oktober 2026
Siswa MAN 1 Pekanbaru Ikuti Ajang IOAA, Muliardi: Anak-Anak Kita Memiliki Potensi yang Luar Biasa
01 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Lepas Kontingen PPSN VI 2026 Menuju Jatim, Syahruddin: Berkompetisi dengan Baik dan Jaga Kekompakkan
  • 2 Optimalisasi Capaian Kinerja B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rapat Anev Kinerja Kemenkum
  • 3 Abu Rokhmad Sebut Penghulu dan Penyuluh Dua Sayap Pesawat Bimas Islam
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Gelar Rapat Pengharmonisasian Ranperbup Bengkalis tentang Standar Harga Satuan
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi
  • 6 Boy Bahrin: Kami Tidak Pernah Diperhatikan Pak Gubernur
  • 7 Suara Qurani Rizki Arya Dinata dari Meranti Tembus ke Final MTQ Nasional 2026
  • 8 Siswa Kelas VI MI Assidiqiyah Siak Lolos ke Final Cabang Tartil Al-Qur’an Putra MTQ Nasional 2026
  • 9 Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved