• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Jaga Situasi Tetap Kondusif, Polda Riau Perkuat Deteksi Dini dan Patroli
Dibaca : 154 Kali
26 Siswa MAN 1 Pekanbaru Lolos Semifinal Gen Halal Championship 2026
Dibaca : 187 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Inventarisasi Peta Permasalahan Hukum 2026
Dibaca : 166 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
Dibaca : 158 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
Dibaca : 217 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Pemerataan Kualitas Pendidikan Belum Tercapai

Gubri: Anak-Anak Riau yang Hebat Hanya Ada di Tempat Tertentu Saja

Redaksi
Selasa, 31 Desember 2019 12:48:03 WIB
Cetak
Gubernur Riau Drs H Sysmsuar MSi saat berdialog dengan para pemimpin redaksi media cetak, online, televisi dan radio.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Ada beberapa isu strategis yang ada di Riau saat ini. Antara lain pemerataan akses, kualitas dan transparansi pendidikan. Disamping itu juga masalah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

"Dan kedepan terhadap pembangunan SDM ini sesuai perintah Pak Jokowi, patut menjadi perhatian kita bersama. Terutama berkenaan dengan pendidikan ini, kami melihat pemerataan kualitas pendidikan yang belum tercapai. Bukan anak-anak Riau tak hebat. Banyak anak-anak Riau yang hebat. Tapi yang hebat-hebat itu pada tempat-tempat tertentu saja. Katakanlah Kota Pekanbaru. Kota Pekanbaru mana? Darmayudha. Nah kan gitu. Padahal sebenarnya sekolah negeri. Karena sekolah negeri fasitasnya lebih lengkap. Tapi kenapa Darmayudha yang melahirkan anak-anak pintar untuk tingkat internasional. Jadi ini yang kami sampaikan kepada PGRI bersama-sama kami untuk melakukan pemetaan. Dan saya harap ada pemetaan," beber Gubernur Riau Drs H Sysmsuar MSi saat berdialog dengan para pemimpin redaksi media cetak, online, televisi dan radio usai meresmikan ruang sidang Komisi Informasi (KI) Riau sekaligus pelantikan pengurus Forum Wartawan Keterbukaan Informasi (For-KI) Riau di ruang pertemuan KI Riau, Senin (30/12/2019)

Contoh pemetaan ini, sebut Gubri, dulu ada satu sekolah yang pernah ditinjau. Sekolah itu adalah Sekolah Menengah Atas (SMA). Terkait SMA itu, kebetulan yang memberitahu ada anak yang sudah menjadi mahasiswa di Pekanbaru ini. Yang mana anak itu bagus prestasinya.

"Anak ini, kebetulan saat itu saya ke Kubu ngasih tahu ke saya, Pak nanti kalau kesana tolong tengok sekolah kami. Pas kami lihat, sekolah tersebut kurang layak. Kenapa kurang layak? Sekolah pakai tiang, atap pakai papan dan dinding setengah pakai kawat jeruji seperti sekolah Inpres. Seperti itulah sekolah tersebut. Saat saya tanya akreditasinya ke kepala sekolah, dijawabnya akreditasinya A Pak. Saya bilang kenapa sampai A? Dari segi sarananya saja tidak memenuhi syarat," tutur Gubri merasa prihatin melihat kenyataan betapa belum adanya pemerataan pendidikan di Riau ini.

Padahal, sebut Gubri, sekarang banyak bantuan dari pusat yakni dari Kementerian Pekerjaan Umum. Artinya, Kementerian PU yang ditugaskan Presiden untuk dapat menangani sekolah-sekolah yang masih butuh perhatian.

"Saya sampaikanlah masalah itu. Turunlah kawan-kawan kesana. Tapi sampai ke tingkat Kementerian Pendidikan, itu tak bisa. Karena depoldingnya sudah akreditasi A. Jadi macam gini ni nanti Pemda lah yang harus menangani, yang harus memperbaiki sekolah itu," ujar mantan Bupati Siak dua periode ini.

Di Riau ini, ungkap Gubri, ada 94 ribu anak putus sekolah. Baik putus Sekolah Dasar (SD), SMP maupun SMA. Angka ini berdasarkan data resmi RPJM. Apa yang menyebabkan anak putus sekolah? Pada umumnya tak sanggup biaya sekolah.

"Kalau sudah begini, malu juga kita dibuatnya. Terkait hal ini, kami juga minta bantuan PGRI untuk mendata anak-anak putus sekolah. Saya dapat contoh di Pekanbaru da satu lembaga yang menangani masalah ini. Saat saya cek bersama lembaga tersebut, ternyata betul itu termasuk putus sekolah. Kemudian saya tanyakan, betul tidak putus sekolah itu disebabkan karena ketidakmampuan orangtuanya. Itu makanya kenapa kita buat sekolah negeri, SMA gratis itu bagian dari kepedulian kita terhadap anak-anak putus sekolah. Agar selama kepemimpinan kami ini tidak ada lagi anak-anak putus sekolah. Itulah barangkali kenapa kita buat seperti itu," beber Syamsuar.

Yang menjadi persoalan sekarang, sebut Gubri, SD, SMP yang ada di daerah. Namun demikian, kedepan pihaknya bersama bupati akan membicarakan hal ini. Karena ini menyangkut kewenangan. Misalnya soal honor komite, yang mana gaji atau honornya Rp200 ribu.

"Padahal pemerintah sekarang, pada waktu kami terakhir melakukan pertemuan dengan presiden di Istana kita dapat pengarahan dari Menko PMK yang sekarang mantan Menteri Pendidikan, itu sudah jelas arahan pemerintah DAU dapat membantu guru-guru honor. Dan syaratnya guru-guru honor itu harus di SK kan oleh bupati, atau walikota atau kepala dinas pendidikan agar nanti bisa mendapatkan tunjangan atau honor tersebut lebih besar dari sekarang," terang Gubri.(*)



Penulis/Editor : Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

26 Siswa MAN 1 Pekanbaru Lolos Semifinal Gen Halal Championship 2026

Tuan Rumah ICoSTech 2026, UIR Perkuat Kolaborasi Riset Dan Inovasi Internasional

Muliardi: Prestasi Ini Jadi Inspirasi bagi Peserta Didik Lainnya

5.282 Mahasiswa Baru UIR Ikuti Rangkaian Kegiatan PKKMB 2026

KWQ Serahkan 40 Wakaf Al-Qur’an ke Siswa SMAN 1 Pekanbaru

UIR Bersama Komisi X DPR RI dan Kemdiktisaintek Gelar Workshop Pemanfaatan AI dalam Penelitian dan Pembelajaran

26 Siswa MAN 1 Pekanbaru Lolos Semifinal Gen Halal Championship 2026

Tuan Rumah ICoSTech 2026, UIR Perkuat Kolaborasi Riset Dan Inovasi Internasional

Muliardi: Prestasi Ini Jadi Inspirasi bagi Peserta Didik Lainnya

5.282 Mahasiswa Baru UIR Ikuti Rangkaian Kegiatan PKKMB 2026

KWQ Serahkan 40 Wakaf Al-Qur’an ke Siswa SMAN 1 Pekanbaru

UIR Bersama Komisi X DPR RI dan Kemdiktisaintek Gelar Workshop Pemanfaatan AI dalam Penelitian dan Pembelajaran



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Jaga Situasi Tetap Kondusif, Polda Riau Perkuat Deteksi Dini dan Patroli
29 September 2026
26 Siswa MAN 1 Pekanbaru Lolos Semifinal Gen Halal Championship 2026
29 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Inventarisasi Peta Permasalahan Hukum 2026
29 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
29 September 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
28 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Berikan Edukasi Hukum kepada Masyarakat Tuah Negeri
28 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Paralegal Melalui SIBAPAK
28 September 2026
50 Kepala TK, SD Hingga SMP Ikuti Pelatihan dan Seminar Jurnalistik PWI Meranti
28 September 2026
Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar
28 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan IG
28 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Suara Qurani Rizki Arya Dinata dari Meranti Tembus ke Final MTQ Nasional 2026
  • 2 Siswa Kelas VI MI Assidiqiyah Siak Lolos ke Final Cabang Tartil Al-Qur’an Putra MTQ Nasional 2026
  • 3 Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Pelindungan Rahasia Dagang
  • 5 Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 7 Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI
  • 9 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved