• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
Dibaca : 143 Kali
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
Dibaca : 199 Kali
Demi Langit Hijau di Riau, FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla
Dibaca : 182 Kali
Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
Dibaca : 223 Kali
Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
Dibaca : 395 Kali

  • Home
  • Meranti

Kenakalan Remaja Resahkan Masyarakat

Lem Kambing Punye Pasal

Redaksi
Ahad, 14 Juli 2019 13:00:56 WIB
Cetak
Pemeran Film Lem Kambing Punya Pasal foto bersama.
Meranti, Hariantimes.com - Lem kambing sangat bahaya apabila digunakan dengan cara dihisap.

Lebih parahnya lagi, pengguna bisa menjadi maling diakibatkan lem kambing tersebut. Sehingga menjadi keresahan masyarakat. 

Hal itulah yang melatarbelakangi kenapa Kawan Melayu Lawak Meranti memproduksi film Lem Kambing Punye Pasal.

Film hasil anak daerah Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau ini pun akhirnya sukses ditayangkan secara perdana di Gedung PKK Kepulauan Meranti, Sabtu (13/07/2019) malam.

Bahkan, masyarakat yang menyaksikan pemutaran perdana film ini pun luar biasa ramai. Bahkan membludak hingga di luar gedung. Meski masyarakat harus merogoh uang kantong sebesar Rp10.000 untuk ikut andil mendukung karya anak daerah berjuluk Kota Sagu tersebut.

Ketua Pelaksana Kegiatan Film Lem Kambing Punye Pasal Tengku Harzuin alias Bombom mengatakan, penontonnya ramai sehingga memadati lokasi acara. Namun sebagian penonton sampai diluar menyaksikan saat film tersebut ditayangkan di Gedung PKK Kepulauan Meranti.

"150 tiket habis terjual. Semua berkat kerja keras kawan Melayu Lawak Meranti yang selalu kompak mensukseskan acara ini," ujar Bombom.

Dikesempatan itu, Bombom tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada semua masyarakat yang telah membantu dan sudi hadir menyaksikan langsung acara ini.

"Terimakasih semua pihak yang telah mendukung acara ini. Semoga kami Melayu Lawak tetap eksis dan berkarya lebih bagus lagi kedepanya," harap Bombom seraya menjelaskan, film itu mengisahkan tentang kenakalan remaja yang diperankan Muhammad Syahren selaku Bero dan pemeran utamanya Feri Juniawan sebagai Pak Mail, Zulfahmi sebagai Japo Ayah dari Bero, Ririn selaku Zenab selaku teman Bero, Solihin sebaagai Sonjong teman dekat Bero, Zulkarnain selaku Ketua Pemuda, Tengku Azwin sebagai Bombom, Restu sebagai Siti, Siti Zubaidah selaku Bedah Ibu dari Zainab, Ita sebagai Salmah Ibu dari Bero dan lain-lain.

Ketua Melayu Lawak Meranti M Syahren menyampaikan, film itu mengisahkan tentang bahayanya lem kambing apabila digunakan dengan cara dihisap. 

Film itu, sebut Syahren, juga menceritakan Ia tidak sekolah dan tidak bekerja. Bahkan yang lebih parah, ia menjadi maling diakibatkan lem kambing tersebut. Sehingga menjadi keresahan masyarakat desa itu. Namun akhirnya Bero sadar lalu menyesali perilakunya selama itu.

 "Iya film diluncurkan atas ide-ide ia dan rekan-rekannya karena maraknya lem kambing disalahgunakan remaja di Kepulaun Meranti. Sehingga film tersebut dibuat selama satu jam setengah. Dan film ini sengaje dibuat. Sebab ade pesan moralnye tentang bahayenye ngelem," ungkap Syahren dengan logat Melayunya sembari menyebutkan, film berdurasi 1.30 menit itu memakan waktu tiga bulan lamanya, dengan menggunakan satu buah kamera nikon tipe D 7000.

"Sebelum film kami tayangkan, l akan diadakan dengan care nobar. Namun sebelum nobar trailler film itu, kami unggah di youtube dan akun-akun facebook kami. Sehingge hal itu banyak ditaanggap oleh para penggune facebook," ungkap pemeran utama itu.

Dikatakan Syahren lagi, ia dan pihaknya sudah berkomunikasi terlebih dahulu kepada pihak pemda terkait nobar yang bakal mereka laksanakan. Namun tidak membuahkan hasil. Sehingga mereka ambil opsi berikutnya dengan cara menjual tiket Rp10.000 per orang. Karena dari uang itulah untuk biaya oprasional.

"Bagi masyarakat yang belum bekesempatan hadir untuk nobar, nantikan tayangan film ini di upload ke youtube Melayu Lawak Meranti yang bejudul Lem Kambing Punye Pasal," tutup Syahren.(*)

Editor : Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

50 Kepala TK, SD Hingga SMP Ikuti Pelatihan dan Seminar Jurnalistik PWI Meranti

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

50 Kepala TK, SD Hingga SMP Ikuti Pelatihan dan Seminar Jurnalistik PWI Meranti

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
26 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
26 Oktober 2026
Demi Langit Hijau di Riau, FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla
26 Oktober 2026
Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
25 Oktober 2026
Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
24 Oktober 2026
Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
24 Oktober 2026
Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
24 Oktober 2026
Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
24 Oktober 2026
Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri
23 Oktober 2026
Edison Manik: Momen Pulang Kampung untuk Mengabdi di Riau
23 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Penyelesaian Sengketa dan Pemetaan Rawan Pelanggaran dengan Polda Riau
  • 2 Koalisi Masyarakat Sipil Riau Gandeng Fraksi Partai Demokrat Dorong Kaukus Parlemen Hijau
  • 3 Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, UIR dan PT APGWI Teken MoU dan PKS
  • 4 Tingkatkan Kemampuan Qari dan Qariah, LPTQ Siak Buat Pelatihan Gratis
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Dalami Strategi Pemerataan Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi 13 Ranperbup Inhil
  • 7 IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max
  • 8 Ribuan Pelari Ramaikan Siak Run 2026, Pemkab Siak Dorong Sport Tourism
  • 9 LAM Riau Dorong Budaya Melayu Diakui UNESCO
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved