• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kemenkum Riau Dorong Penyesuaian Regulasi Desa
Dibaca : 139 Kali
Kemenkum Riau Sinergikan Layanan Hukum Desa
Dibaca : 148 Kali
PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda Riau
Dibaca : 216 Kali
Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Kolaborasi Lintas Kementerian
Dibaca : 215 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Manajemen ASN
Dibaca : 207 Kali

  • Home
  • Meranti

Kenakalan Remaja Resahkan Masyarakat

Lem Kambing Punye Pasal

Redaksi
Ahad, 14 Juli 2019 13:00:56 WIB
Cetak
Pemeran Film Lem Kambing Punya Pasal foto bersama.
Meranti, Hariantimes.com - Lem kambing sangat bahaya apabila digunakan dengan cara dihisap.

Lebih parahnya lagi, pengguna bisa menjadi maling diakibatkan lem kambing tersebut. Sehingga menjadi keresahan masyarakat. 

Hal itulah yang melatarbelakangi kenapa Kawan Melayu Lawak Meranti memproduksi film Lem Kambing Punye Pasal.

Film hasil anak daerah Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau ini pun akhirnya sukses ditayangkan secara perdana di Gedung PKK Kepulauan Meranti, Sabtu (13/07/2019) malam.

Bahkan, masyarakat yang menyaksikan pemutaran perdana film ini pun luar biasa ramai. Bahkan membludak hingga di luar gedung. Meski masyarakat harus merogoh uang kantong sebesar Rp10.000 untuk ikut andil mendukung karya anak daerah berjuluk Kota Sagu tersebut.

Ketua Pelaksana Kegiatan Film Lem Kambing Punye Pasal Tengku Harzuin alias Bombom mengatakan, penontonnya ramai sehingga memadati lokasi acara. Namun sebagian penonton sampai diluar menyaksikan saat film tersebut ditayangkan di Gedung PKK Kepulauan Meranti.

"150 tiket habis terjual. Semua berkat kerja keras kawan Melayu Lawak Meranti yang selalu kompak mensukseskan acara ini," ujar Bombom.

Dikesempatan itu, Bombom tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada semua masyarakat yang telah membantu dan sudi hadir menyaksikan langsung acara ini.

"Terimakasih semua pihak yang telah mendukung acara ini. Semoga kami Melayu Lawak tetap eksis dan berkarya lebih bagus lagi kedepanya," harap Bombom seraya menjelaskan, film itu mengisahkan tentang kenakalan remaja yang diperankan Muhammad Syahren selaku Bero dan pemeran utamanya Feri Juniawan sebagai Pak Mail, Zulfahmi sebagai Japo Ayah dari Bero, Ririn selaku Zenab selaku teman Bero, Solihin sebaagai Sonjong teman dekat Bero, Zulkarnain selaku Ketua Pemuda, Tengku Azwin sebagai Bombom, Restu sebagai Siti, Siti Zubaidah selaku Bedah Ibu dari Zainab, Ita sebagai Salmah Ibu dari Bero dan lain-lain.

Ketua Melayu Lawak Meranti M Syahren menyampaikan, film itu mengisahkan tentang bahayanya lem kambing apabila digunakan dengan cara dihisap. 

Film itu, sebut Syahren, juga menceritakan Ia tidak sekolah dan tidak bekerja. Bahkan yang lebih parah, ia menjadi maling diakibatkan lem kambing tersebut. Sehingga menjadi keresahan masyarakat desa itu. Namun akhirnya Bero sadar lalu menyesali perilakunya selama itu.

 "Iya film diluncurkan atas ide-ide ia dan rekan-rekannya karena maraknya lem kambing disalahgunakan remaja di Kepulaun Meranti. Sehingga film tersebut dibuat selama satu jam setengah. Dan film ini sengaje dibuat. Sebab ade pesan moralnye tentang bahayenye ngelem," ungkap Syahren dengan logat Melayunya sembari menyebutkan, film berdurasi 1.30 menit itu memakan waktu tiga bulan lamanya, dengan menggunakan satu buah kamera nikon tipe D 7000.

"Sebelum film kami tayangkan, l akan diadakan dengan care nobar. Namun sebelum nobar trailler film itu, kami unggah di youtube dan akun-akun facebook kami. Sehingge hal itu banyak ditaanggap oleh para penggune facebook," ungkap pemeran utama itu.

Dikatakan Syahren lagi, ia dan pihaknya sudah berkomunikasi terlebih dahulu kepada pihak pemda terkait nobar yang bakal mereka laksanakan. Namun tidak membuahkan hasil. Sehingga mereka ambil opsi berikutnya dengan cara menjual tiket Rp10.000 per orang. Karena dari uang itulah untuk biaya oprasional.

"Bagi masyarakat yang belum bekesempatan hadir untuk nobar, nantikan tayangan film ini di upload ke youtube Melayu Lawak Meranti yang bejudul Lem Kambing Punye Pasal," tutup Syahren.(*)

Editor : Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kemenkum Riau Dorong Penyesuaian Regulasi Desa
24 Juli 2026
Kemenkum Riau Sinergikan Layanan Hukum Desa
24 Juli 2026
PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda Riau
23 Juli 2026
Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Kolaborasi Lintas Kementerian
23 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Manajemen ASN
23 Juli 2026
Melalui Sosialisasi SPDP Online, Kemenkum Riau Dukung Transformasi Digital Penyidikan
23 Juli 2026
Kemenkum Riau Terima Kunker Reses Komisi XIII DPR RI
22 Juli 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan Dukung Penyiapan Fast-Track Layanan Apostille
22 Juli 2026
Cegah Kekerasan di Pendidikan Keagamaan, Muliardi: Manfaatkan Aplikasi AMAN
22 Juli 2026
Kemenkum Dorong Penguatan Tata Kelola Sentra KI
22 Juli 2026
TERPOPULER +
  • 1 Soal DBH, Afni: Jangan Jadikan Sebagai Sesuatu yang Opsional
  • 2 Ketum SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa di Lampung
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi PP Nomor 30 Tahun 2026
  • 4 Kemenkum Riau Koordinasi Strategis Optimalkan Evaluasi Perda di Kota Dumai
  • 5 Sosialisasikan Lima PO, Akhmad Munir: Jadi Fondasi Baru Penguatan Organisasi PWI
  • 6 Dua Lokasi Masih Membara, Ferdian: Vegetasi Kering dan Angin Kencang Jadi Kendala Pemadaman Karhutla di Riau
  • 7 Serahkan Zakat Konsumtif, Wabup Siak Syamsurizal Dorong Mustahik Menjadi Muzaki
  • 8 BRK Syariah Siak Permudah Layanan TASPEN bagi ASN Pensiun
  • 9 Karhutla di Kubu Capai 4 Hektare, Manggala Agni Terus Berjibaku Padamkan Api
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved