• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Menuju Pasar Ekspor, Pucuk Rebung-PHR Sukses Berkolaborasi Berdayakan UMKM Riau
Dibaca : 132 Kali
Pemkab Siak Dorong Petani Jemput Program PSR
Dibaca : 202 Kali
Tanamkan Pendidikan Penuh Kasih, Guru RA Didorong Terapkan KBC
Dibaca : 188 Kali
Jawaban Pemerintah Atas LKPJ 2025: Wabup Siak Tekankan Efisiensi Anggaran dan Sinergi Program Nasional
Dibaca : 202 Kali
Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dan Profesional, Kemenag Riau Dorong Implementasi GEMAH ASRI di KUA
Dibaca : 201 Kali

  • Home
  • Meranti

Kenakalan Remaja Resahkan Masyarakat

Lem Kambing Punye Pasal

Redaksi
Ahad, 14 Juli 2019 13:00:56 WIB
Cetak
Pemeran Film Lem Kambing Punya Pasal foto bersama.
Meranti, Hariantimes.com - Lem kambing sangat bahaya apabila digunakan dengan cara dihisap.

Lebih parahnya lagi, pengguna bisa menjadi maling diakibatkan lem kambing tersebut. Sehingga menjadi keresahan masyarakat. 

Hal itulah yang melatarbelakangi kenapa Kawan Melayu Lawak Meranti memproduksi film Lem Kambing Punye Pasal.

Film hasil anak daerah Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau ini pun akhirnya sukses ditayangkan secara perdana di Gedung PKK Kepulauan Meranti, Sabtu (13/07/2019) malam.

Bahkan, masyarakat yang menyaksikan pemutaran perdana film ini pun luar biasa ramai. Bahkan membludak hingga di luar gedung. Meski masyarakat harus merogoh uang kantong sebesar Rp10.000 untuk ikut andil mendukung karya anak daerah berjuluk Kota Sagu tersebut.

Ketua Pelaksana Kegiatan Film Lem Kambing Punye Pasal Tengku Harzuin alias Bombom mengatakan, penontonnya ramai sehingga memadati lokasi acara. Namun sebagian penonton sampai diluar menyaksikan saat film tersebut ditayangkan di Gedung PKK Kepulauan Meranti.

"150 tiket habis terjual. Semua berkat kerja keras kawan Melayu Lawak Meranti yang selalu kompak mensukseskan acara ini," ujar Bombom.

Dikesempatan itu, Bombom tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada semua masyarakat yang telah membantu dan sudi hadir menyaksikan langsung acara ini.

"Terimakasih semua pihak yang telah mendukung acara ini. Semoga kami Melayu Lawak tetap eksis dan berkarya lebih bagus lagi kedepanya," harap Bombom seraya menjelaskan, film itu mengisahkan tentang kenakalan remaja yang diperankan Muhammad Syahren selaku Bero dan pemeran utamanya Feri Juniawan sebagai Pak Mail, Zulfahmi sebagai Japo Ayah dari Bero, Ririn selaku Zenab selaku teman Bero, Solihin sebaagai Sonjong teman dekat Bero, Zulkarnain selaku Ketua Pemuda, Tengku Azwin sebagai Bombom, Restu sebagai Siti, Siti Zubaidah selaku Bedah Ibu dari Zainab, Ita sebagai Salmah Ibu dari Bero dan lain-lain.

Ketua Melayu Lawak Meranti M Syahren menyampaikan, film itu mengisahkan tentang bahayanya lem kambing apabila digunakan dengan cara dihisap. 

Film itu, sebut Syahren, juga menceritakan Ia tidak sekolah dan tidak bekerja. Bahkan yang lebih parah, ia menjadi maling diakibatkan lem kambing tersebut. Sehingga menjadi keresahan masyarakat desa itu. Namun akhirnya Bero sadar lalu menyesali perilakunya selama itu.

 "Iya film diluncurkan atas ide-ide ia dan rekan-rekannya karena maraknya lem kambing disalahgunakan remaja di Kepulaun Meranti. Sehingga film tersebut dibuat selama satu jam setengah. Dan film ini sengaje dibuat. Sebab ade pesan moralnye tentang bahayenye ngelem," ungkap Syahren dengan logat Melayunya sembari menyebutkan, film berdurasi 1.30 menit itu memakan waktu tiga bulan lamanya, dengan menggunakan satu buah kamera nikon tipe D 7000.

"Sebelum film kami tayangkan, l akan diadakan dengan care nobar. Namun sebelum nobar trailler film itu, kami unggah di youtube dan akun-akun facebook kami. Sehingge hal itu banyak ditaanggap oleh para penggune facebook," ungkap pemeran utama itu.

Dikatakan Syahren lagi, ia dan pihaknya sudah berkomunikasi terlebih dahulu kepada pihak pemda terkait nobar yang bakal mereka laksanakan. Namun tidak membuahkan hasil. Sehingga mereka ambil opsi berikutnya dengan cara menjual tiket Rp10.000 per orang. Karena dari uang itulah untuk biaya oprasional.

"Bagi masyarakat yang belum bekesempatan hadir untuk nobar, nantikan tayangan film ini di upload ke youtube Melayu Lawak Meranti yang bejudul Lem Kambing Punye Pasal," tutup Syahren.(*)

Editor : Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Menuju Pasar Ekspor, Pucuk Rebung-PHR Sukses Berkolaborasi Berdayakan UMKM Riau
17 April 2026
Pemkab Siak Dorong Petani Jemput Program PSR
16 April 2026
Tanamkan Pendidikan Penuh Kasih, Guru RA Didorong Terapkan KBC
16 April 2026
Jawaban Pemerintah Atas LKPJ 2025: Wabup Siak Tekankan Efisiensi Anggaran dan Sinergi Program Nasional
16 April 2026
Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dan Profesional, Kemenag Riau Dorong Implementasi GEMAH ASRI di KUA
16 April 2026
Jaga Kerukunan Umat Beragama, Gugun Gumilar: Komunikasi dan Kolaborasi dengan Toga Harus Terus Diperkuat
16 April 2026
Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
16 April 2026
Itjen Harus Cegah Masalah, Menaker: Saya Ingin Pengawasan Tak Dianggap Sebagai Beban
16 April 2026
PWI Riau Terima Aspirasi DPW NasDem, Raja Isyam: Akan Kami Teruskan ke PWI Pusat dan Dewan Pers
16 April 2026
Kemnaker Gandeng TikTok Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
15 April 2026
TERPOPULER +
  • 1 Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Menaker: Tantangan Ada pada Implementasi
  • 2 Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
  • 3 Polwan Polres Siak Gelar Trauma Healing bagi Siswa SMP Sains Tahfizh Siak
  • 4 Aksi Goro Massal di Siak, Mahadar: Ini Wajib Kita Pertahankan
  • 5 Nakhodai Hanura Riau, Arsadianto Rachman: Saya Berjanji akan Bekerja All Out
  • 6 Versi EduRank dan UniRank, UIR Tiga Tahun Berturut Sukses Duduki Peringkat 1 PTS se Riau
  • 7 Tak Kunjung Tuntas, DPRD Pekanbaru Bawa Kasus Mafia Tanah Sudirman ke Jamintel, DPR dan Menteri ATR
  • 8 Dorong Produktivitas Petani, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Dua Unit Mesin Panen Padi
  • 9 Prodi Magister Manajemen Rekayasa Unilak Resmi Berdiri, Junaidi: Siap Menerima Mahasiswa Baru
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved