PILIHAN
+
Kanwil Kemenkum Riau Dampingi Penyusunan Ranperda Tunjangan DPRD Siak
Dibaca : 137 Kali
Tekan Penumpukan Perkara, SMSI Dukung Program Mediasi MA
Dibaca : 131 Kali
FGD dan Workshop SMSI Riau, AI Bukan Menggantikan Pekerjaan Media
Dibaca : 147 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Sosialisasikan Kepatuhan Hak Cipta Musik dan Lagu
Dibaca : 169 Kali
Diduga Banyak Pangan Mengandung Borak dan Formalin
Wabup Pelalawan Minta BPOM Lakukan Pengawasan
Wabup Pelalawan H Zardewan foto bersama peserta.
Pangkalan Kerinci, Hariantimes.com - Produk pangan masyarakat yang diduga mengandung borak dan formalin masih banyak ditemukan di pasaran.
Karena itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pekanbaru perlu melakukan pengawasan.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Pelalawan H Zardewan saat membuka Forum Advokasi Komitmen Pemda dan Lintas Sektor dalam rangka implementasi pasar aman dari bahan berbahaya yang ditaja oleh BPOM Pekanbaru bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan melalui Dinas Koperasi,UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pelalawan bertempat di gedung Pusat Pelayanan Usaha Terpadu - Usaha Kecil Menengah (PLUT-UKM) Pangkalan Kerinci, Kamis (27/06/2019).
Narasumber dalam kegiatan ini yakni Kabid Ekonomi Bappeda Ir Arizon Nur MSi dan Kabid Infokom BBPOM Adrizal.
Tampak hadir mendampingi Wabup yakni Asisten Administasi Bidang Pembangunan H Atmonadi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah H Edi Suriandi, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian H Fakhrizal, Narasumber dari BPOM dan Pelaku UKM se Kabupaten Pelalawan
Mantan Sekda Pelalawan ini menegaskan, kurangnya pengawasan dan pengendalian akan merugikan konsumen di pasaran, khususnya pembeli di pasar tradisional.
Karena itu, tegas Wabup, pentingnya pengedalian yang dimulai dengan skala prioritas pasar yang dimulai secara bertahap.
"Saya erharap melalui Forum Advokasi Komitmen Pemda dan Lintas Sektor ini akan menghasilkan pangan yang aman dan sehat untuk dikonsumsi oleh masyarakat kita di Negeri Seiya Sekata ini," ujar Wabup.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pelalawan H Fakhrizal mengatakan, berfungsinya gedung PLUT-UKM ini sebagai wadah dalam pembinaan usaha kecil menengah khususnya di Kabupaten Pelalawan.
"Kita harapkan melalui kegiatan ini akan banyak kegiatan yang bersentuhan dengan usaha kecil menengah masyarakat lainnya di Kabupaten Pelalawan ini," harap Fakhrizal seraya menambahkan, kegiatan pengawasan ini akan ditindaklanjuti dan perkuat di tingkat Kabupaten Pelalawan. Yakni dengan membentuk tim terpadu guna mendukung visi dan sasaran strategis Pelalawan Makmur dan Pelalawan Sehat guna mencapai target RPJMD 2016-2021.
Selanjutnya, mantan Kadiskominfo Kabupaten Pelalawan ini mengatakan, akan memaksimalkan fungsi gedung plut melalui kerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis sebagai pusat pengembangan ekonomi kerakyatan serta sebagai wadah dalam meningkatkan usaha perekonomian masyarakat.(rls/ron)
.jpeg)










Tulis Komentar