• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina
Dibaca : 144 Kali
Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan
Dibaca : 175 Kali
Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point
Dibaca : 182 Kali
Juara Umum PORSENIJAR Riau 2026, Kontingen PGRI Siak Borong 7 Medali Emas
Dibaca : 173 Kali
Mahadar: Mari Perkuat Solidaritas dan Persaudaraan Guru
Dibaca : 171 Kali

  • Home
  • Nasional

Pertemuan Bilateral Indonesia-Korea di Incheon, Republik Korea

Menteri Siti: Kerjasama Bidang LHK akan Libatkan Unilak Riau dan Unja

Redaksi
Rabu, 19 Juni 2019 12:00:54 WIB
Cetak
Pertemuan bilateral Menteri LHK Siti Nurbaya dengan Menteri Kehutanan Korea (Korea Forest Service/KFS), Kim Jae-Hyun.
Pekanbaru, Hariantimes.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Siti Nurbaya melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Kehutanan Korea (Korea Forest Service/KFS), Kim Jae-Hyun.

Pertemuan bilateral itu berlangsung di sela-sela acara Asia Pacific Forestry Week (APFW) 2019 di Incheon, Republik Korea.

Dalam pertemuan bilateral Indonesia-Korea itu disepakati rencana kerjasama antar Universitas di Indonesia yaitu Universitas Lancang Kuning Riau dan Universitas Jambi, bersama dengan Universitas di Korea.  Untuk tindaklanjutnya, KLHK akan segera membahas bersama KFS dan Kedubes Korea di Jakarta, secara tekhnis dan rinci.

Menteri LHK RI Siti Nurbaya melalui siaran pers yang dikirimkan ke hariantimes.com, Rabu (19/06/2019) menyampaikan, jerjasama bidang LHK antara Indonesia dengan Republik Korea akan melibatkan  Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau, dan Universitas Jambi (Unja). Kerjasama ini, nantinya akan mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang kehutanan, terutama dengan Universitas-universitas yang bergerak di bidang kehutanan. Terlebih lagi beberapa waktu lalu, Unilak telah resmi mendapatkan Hutan Pendidikan dari KLHK.

"Semoga dengan kerjasama ini, nantinya akan semakin meningkatkan kualitas pendidikan sektor kehutanan kita khususnya bagi Fahutan. Saya menyandarkan pemahaman tentang pengetahuan hutan Sumatera pada Fahutan Unilak, baik untuk tingkat regional, nasional maupun global," ungkap Menteri Siti.

Selain dengan dunia pendidikan, ulas Menteri Siti, pertemuan bilateral Indonesia-Korea juga menyepakati pelibatan kalangan milenial, digawangi nantinya oleh para artis K-Pop dan selebritas Tanah Air.
 
“Dalam diskusi sepanjang hari pada Panel Asia Pasific Forest Comission FAO muncul aspek terkait  generasi muda dan hutan. Saya kira ini penting.  Di Indonesia beberapa tokoh seni dan musik kita juga cukup menonjol menjadi aktivis lingkungan. Seperti Opie Andaresta, Glenn Fredly, Nicolas Saputra, Nugie, Melanie dan masih banyak lagi," ujar Menteri Siti seraya berharap kepada para public figur ini nantinya bisa menarik minat generasi muda untuk lebih peduli pada pentingnya menjaga hutan dan lingkungan. Bentuk kerjasamanya seperti mengadakan festival millenial untuk Hutan, pertukaran generasi muda Korea dan Indonesia terutama terkait dengan aspek pendidikan, budaya dan ilmu pengetahuan untuk menyiapkan pemimpin kehutanan dan lingkungan hidup masa depan. 

Sementara itu, Menteri KFS Kim Jae-Hyun menyambut baik usulan tersebut dan akan segera menindaklanjutinya dengan Kedutaan Besar Korea di Jakarta. Dan berharap nantinya kerjasama untuk kaum milenial ini akan melibatkan figur publik Indonesia yang selama ini sudah banyak bergelut dengan isu kehutanan dan lingkungan. Sedangkan pihak Republik Korea akan mendekati bintang-bintang K-Pop yang juga memiliki banyak fans di kedua negara.
 
Lebih lanjut Menteri LHK menjelaskan, delegasi Indonesia yang datang ke acara APFW ini merupakan delegasi besar yang terdiri dari perwakilan pemerintah, parlemen, swasta, lembaga swadaya masyarakat dan generasi muda. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia menganggap acara ini sangat penting bagi pengembangan kehutanan Indonesia dan Asia Pasifik. 
 
Menteri Siti juga mengapresiasi kerjasama yang erat antara Korea Selatan dan Indonesia seperti kerja sama antar taman nasional, pengembangan wood pellet, pengelolaan gambut, dan inisiatif kerja sama baru di bidang pengendalian kebakaran hutan dan lahan. 

Menteri KFS sebagai tuan rumah pertemuan bilateral menyatakan bahwa Republik Korea akan senantiasa mendorong kerja sama bidang kehutanan yang telah lama terjalin dengan Indonesia. Pemerintah Republik Korea juga mengapresiasi langkah-langkah Indonesia dalam mengelola hutan dan kehutanan, terutama sejak kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Taklupa Menteri KFS berterima kasih atas kunjungan Menteri LHK ke Korea dan mengapresiasi terjadinya pertemuan bilateral antar kedua negara. 

Lebih lanjut Menteri KFS menyatakan, untuk menindaklanjuti pertemuan antara Menteri Luar Negeri Indonesia dan Menteri Luar Negeri Republik Korea baru-baru ini, maka perlu segera ditindak lanjuti dengan proyek pengembangan produk biomasa hutan yang selama ini telah dirintis.  Indonesia mendukung proyek kerja sama dalam pemanfaatan biomasa ini karena ini akan mendorong berkembangnya hutan tanaman, baik berupa hutan rakyat atau pun hutan tanaman rakyat.
 
Pembicaraan lain dalam pertemuan bilateral tersebut antara lain menyangkut perlunya peningkatan kerja sama perdagangan produk-produk kehutanan dan peningkatan investasi Republik Korea di Indonesia. Di samping itu juga dibahas peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang dapat dilakukan dalam kerangka kerja sama multilateral dengan FAO. Peningkatan kerja sama bisnis to bisnis serta kerja sama multilateral dalam kerangka Asian Forest Cooperation Organization (AFOCO) juga dibahas pada pertemuan bilateral tersebut.(*/ron)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan

Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point

Kerja ke Jepang, Wamenaker: Skill Bahasa Asing Itu Penting

Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah

Tinjau Kondisi TPI Pasir Tiku, Mahyeldi: Keberadaan Pabrik Es Dinilai Penting

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan

Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point

Kerja ke Jepang, Wamenaker: Skill Bahasa Asing Itu Penting

Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah

Tinjau Kondisi TPI Pasir Tiku, Mahyeldi: Keberadaan Pabrik Es Dinilai Penting



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina
26 September 2026
Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan
26 September 2026
Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point
26 September 2026
Juara Umum PORSENIJAR Riau 2026, Kontingen PGRI Siak Borong 7 Medali Emas
26 September 2026
Mahadar: Mari Perkuat Solidaritas dan Persaudaraan Guru
26 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Implementasi Pedoman dan Aplikasi SIKIDA
25 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau dan Universitas Riau Tingkatkan Kapasitas ASN
25 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dukung Pemutakhiran Data dan Pengembangan Kompetensi Secara Elektronik
25 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Dialog Interaktif dan Penguatan Evaluasi Kinerja Kemenkum
25 September 2026
PLN UID Riau-Kepri Gandeng Komunitas EV
25 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 2 Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
  • 3 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 4 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
  • 6 Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
  • 7 Di Tengah Disrupsi AI, Syahrul Aidi: Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Pers
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Bantuan Hukum Pro Bono bagi Tahanan dan Pelaksanaan Pidana Alternatif
  • 9 Perkenalkan Diri ke PWI, Fikri Fardhian: Hubungan PHR dengan Insan Pers Harus Terjalin Seperti Saudara
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved