PILIHAN
+
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategi Kebijakan
Dibaca : 141 Kali
Pemprov Riau Siapkan Bonus Rp200 Juta bagi Juara I MTQ Nasional XXXI
Dibaca : 165 Kali
MTQ Bukan Sekadar Perlombaan, Tetapi Ikhtiar Membumikan Al-Qur’an
Dibaca : 157 Kali
Riau Utus 56 Peserta di Semua Cabang MTQ Nasional XXXI
Dibaca : 158 Kali
Kanwil Kemenkum Koordinasikan Pembinaan PPNS dengan Polda Riau
Dibaca : 158 Kali
Desa Jalur Patah
Lestarikan Budaya Lokal, Pendirian Sosoran Silat Pendekar Batuah
Para pesilat dan pendekar saat menggelar latihan di Sosoran Silat Pendekar Batuah
Teluk Kuantan, HarianTimes.com - Dalam rangka melestarikan kebudayaan asli dari Bumi Pacu Jalur, yakni Silat Pendekar Batuah di Kenegerian Teratak Air Hitam. Sejumlah pendekar berkumpul dan bersatu untuk membuka kembali Sosoran sebagai tempat latihan para Pesilat Silat Pendekar Batuah.
Selain melestarikan, juga guna untuk mencari bibit generasi penerus Silat Pendekar Batuah dari Kenegerian Teratak Air Hitam. Dimana sosoran ini didirikan di Dusun Libuai Desa Jalur Patah, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau.
"Alhamdulillah, selama Ramadhan 1440 Hijriyah ini kenegerian kita sudah memiliki sosoran Silat Pendekar Batuah yang baru," ungkap Tomirwandi, salah seorang Tokoh Pemuda, Jumat malam (10/05/2019) disela menyaksikan latihan silat tersebut.
Maka dari itu, lanjut pria yang akrab disapa Wandi mengatakan, bahwa dirinya sangat berharap kepada Pemerintah Daerah untuk bisa mengakomodir kegiatan kebudayaan masyarakat sebagaimana pemerintah pusat, Presiden RI tengah menggalakan pelestarian budaya - budaya lokal yang ada diseluruh wilayah Indonesia.
"Kita berharap, baik itu Pemerintah Provinsi Riau maupun Kabupaten Kuansing melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk bisa menggalakan sebagai wujud untuk melestarikan kebudayaan lokal di Kabupaten Kuansing," ujar Wandi. (hrp)
.jpeg)










Tulis Komentar