• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tinjau Kondisi TPI Pasir Tiku, Mahyeldi: Keberadaan Pabrik Es Dinilai Penting
Dibaca : 127 Kali
Puluhan UMKM Ikuti Bimtek Peningkatan Kewirausahaan di Matur
Dibaca : 142 Kali
Juara II MTQ Nasional 2026, Afif Muhammad Thoifur Dapat Hadiah Umrah
Dibaca : 207 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi
Dibaca : 211 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Tekankan Dedikasi dan Integritas
Dibaca : 201 Kali

  • Home
  • Nasional

Tinjau Kondisi TPI Pasir Tiku, Mahyeldi: Keberadaan Pabrik Es Dinilai Penting

Zulmiron
Senin, 21 September 2026 18:25:00 WIB
Cetak
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melihat kondisi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasir Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam pada Senin (21/09/2026).

Agam, Hariantimes.com - Keluhan yang disampaikan para nelayan di kawasan Pasir Pantai Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, mendapat respons cepat dari Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah.

Buktinya, orang nomor satu di Sumbar itu langsung turun ke lokasi untuk mendengar aspirasi sekaligus melihat kondisi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasir Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam pada Senin (21/09/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Mahyeldi yang akrab disapa Buya ini didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar Seifdinon serta Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar Helmi Heriyanto.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi nelayan, terutama kebutuhan dermaga pengaman untuk melindungi bagan ketika kondisi gelombang tinggi.

Kunjungan Gubernur Mahyeldi dilakukan setelah berbagai persoalan yang dihadapi nelayan Pasia Tiku mencuat ke publik. Di antaranya terkait kesulitan memperoleh bahan bakar minyak (BBM), keterbatasan pasokan es untuk kebutuhan melaut, hingga belum tersedianya pelabuhan pengaman bagi kapal dan bagan nelayan.

Kehadiran perangkat daerah terkait diharapkan dapat mempercepat pembahasan dan tindak lanjut terhadap berbagai kebutuhan yang disampaikan nelayan. 

Pengusaha bagan Pasia Tiku, Boy Bahrin Tanjung mengatakan  kehadiran Gubernur Mahyeldi menjadi bukti bahwa pemerintah provinsi memberikan perhatian terhadap kondisi nelayan di kawasan pesisir tersebut.

“Keluhan para nelayan langsung mendapat respons dan perhatian dari Gubernur Sumatera Barat. Beliau turun langsung ke lokasi untuk melihat dan mendengar kondisi yang dialami nelayan,” ujar Boy Bahrin Tanjung kepada Hariantimes.com via seluler, Selasa (22/09/2026).

Boy berharap, kunjungan tersebut dapat ditindaklanjuti dengan langkah konkret dari pemerintah, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana pendukung aktivitas nelayan. Pasalnya, berbagai kendala yang selama ini terjadi berdampak langsung terhadap produktivitas dan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Dalam kunjungan tersebut Mahyeldi tidak hanya berdialog dengan nelayan, tetapi juga meninjau sejumlah fasilitas yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat pesisir. Gubernur turut membawa sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna memperoleh gambaran langsung mengenai persoalan yang dihadapi nelayan.

Para nelayan mengusulkan pembangunan dermaga pengaman secara permanen dengan konstruksi beton. Usulan tersebut disampaikan dengan mempertimbangkan kondisi bagan yang sebagian besar masih menggunakan bahan kayu dan konstruksi tradisional, sehingga membutuhkan lokasi perlindungan ketika terjadi gelombang tinggi.

Dalam dialog tersebut disampaikan, bahwa anggaran pembangunan pabrik es sebelumnya telah dialokasikan. Namun proses tender belum menghasilkan pemenang. Mahyeldi meminta agar berbagai kebutuhan fasilitas nelayan tersebut terus dikawal dan dicarikan penyelesaian sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain dermaga pengaman, Mahyeldi juga menerima aspirasi terkait kebutuhan pabrik es sebagai fasilitas pendukung aktivitas nelayan. Keberadaan pabrik es dinilai penting untuk menjaga kualitas hasil tangkapan setelah nelayan kembali dari laut.

Kehadiran Gubernur Mahyeldi disambut positif oleh para nelayan dan masyarakat setempat. Mereka berharap perhatian pemerintah dapat menghadirkan solusi atas persoalan yang telah lama dirasakan, sehingga aktivitas penangkapan ikan di Pasia Tiku dapat berjalan lebih aman, lancar dan memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi nelayan.

Menurut Mahyeldi, kebutuhan dermaga pengaman perlu mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan keselamatan nelayan  sekaligus keberlangsungan usaha mereka.

Untuk itu, Mahyeldi mendorong Dimas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar untuk segera mencarikan solusi terhadap kebutuhan tersebut melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak-pihak terkait.

Mahyeldi menegaskan, pembangunan fasilitas bagi masyarakat nelayan harus didasarkan pada kebutuhan nyata di lapangan. Selain dermaga pengaman dan pabrik es, fasilitas seperti gudang penyimpanan dan sarana pendukung lainnya juga perlu diarahkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi nelayan.

“Yang terpenting bagaimana kebutuhan nelayan ini kita carikan solusinya. Fasilitas yang dibangun harus benar-benar memberikan manfaat, mendukung aktivitas nelayan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Mahyeldi.

Untuk mewujudkan kebutuhan tersebut, Mahyeldi mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, koperasi nelayan.dan pihak swasta. Menurutnya, pembangunan fasilitas perlu dilakukan secara bertahap dengan memastikan setiap sarana yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Boy Bahrin: Kami Tidak Pernah Diperhatikan Pak Gubernur

Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan

Menag Berharap MTQ Nasional Jadikan Al-Qur’an sebagai Living Quran

Forum Pimred Multimedia dan Humas Polri Akan Sinergi Perkuat Perlindungan Wartawan di Lapangan

Wamenaker Ajak Mahasiswa Kawal Kedaulatan Ekonomi dan Program Ketenagakerjaan

Menaker Targetkan Peserta TIH Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Boy Bahrin: Kami Tidak Pernah Diperhatikan Pak Gubernur

Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan

Menag Berharap MTQ Nasional Jadikan Al-Qur’an sebagai Living Quran

Forum Pimred Multimedia dan Humas Polri Akan Sinergi Perkuat Perlindungan Wartawan di Lapangan

Wamenaker Ajak Mahasiswa Kawal Kedaulatan Ekonomi dan Program Ketenagakerjaan

Menaker Targetkan Peserta TIH Jadi Pencipta Lapangan Kerja



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tinjau Kondisi TPI Pasir Tiku, Mahyeldi: Keberadaan Pabrik Es Dinilai Penting
21 September 2026
Puluhan UMKM Ikuti Bimtek Peningkatan Kewirausahaan di Matur
21 September 2026
Juara II MTQ Nasional 2026, Afif Muhammad Thoifur Dapat Hadiah Umrah
21 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi
21 September 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Tekankan Dedikasi dan Integritas
21 September 2026
Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota
21 September 2026
MoU Disiapkan di Rapimprov, Kadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi
21 September 2026
Langgar Ketentuan Keimigrasian, Warga Malaysia Dideportasi
20 September 2026
Siak Half Marathon 2026 Dilaunching, Syamsurizal: Jadi Iven Olahraga Tahunan dan Bisa Terus Berkembang
20 September 2026
Muliardi: Prestasi Ini Jadi Inspirasi bagi Peserta Didik Lainnya
20 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 2 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
  • 4 Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
  • 5 Di Tengah Disrupsi AI, Syahrul Aidi: Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Pers
  • 6 Perkenalkan Diri ke PWI, Fikri Fardhian: Hubungan PHR dengan Insan Pers Harus Terjalin Seperti Saudara
  • 7 Syahrul Aidi Dorong Pemprov Riau Perkuat Kerjasama Pendidikan, Tenaga Kerja dan Investasi dengan Jepang
  • 8 MNK Rokan Tonggak Baru Pionir Pengembangan MNK Indonesia oleh Pertamina
  • 9 5.282 Mahasiswa Baru UIR Ikuti Rangkaian Kegiatan PKKMB 2026
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved