• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029
Dibaca : 247 Kali
Evaluasi Realisasi APBD Per September 2026, Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah dan PAD
Dibaca : 277 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi
Dibaca : 255 Kali
Tingkatkan Kapasitas ASN Berbasis Assessment, Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Program JELAJAH
Dibaca : 250 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Melalui Inovasi PASIH PERDA
Dibaca : 315 Kali

  • Home
  • Sosialita

Lagi, KWQ Salurkan 60 Al-Qur’an untuk Hafidz MI TAQ dan SMA MuTi

Zulmiron
Selasa, 11 Agustus 2026 15:52:35 WIB
Cetak
KWQ Salurkan 60 Al-Qur’an untuk Hafidz MI TAQ dan SMA MuTi.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Sebanyak 60 Al-Qur’an yang dilengkapi metode tajwid dan terjemahan berwarna disalurkan kepada siswa Tahfidz Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan SMK swasta di Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru, Senin (10/08/2026) pagi.

Ke-60 Al-Qur’an yang dihimpun Komunitas Kurnia  Wakaf Al-Qur’an (KWQ) dari sejumlah pewakaf (wakif) itu  masing-masing 50 mushaf untuk siswa Tahfidz MI Tahfidz Ahlul Qur’an (TAQ) Kampar dan 10 mushaf untuk siswa SMK Muhammadiyah 3 (MUTI) Pekanbaru. Siswa penerima adalah mereka yang memiliki hafalan 2 juz ke atas.

Penyaluran wakaf Al-Qur’an tersebut, seperti biasanya, dilakukan langsung Pimpinan KWQ AZ Fachri Yasin bersama Tim. Diawali di MI Tahfidz Ahlul Qur’an yang berlokasi di Jalan Tuah Karya Ujung Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang, Kampar.

Penyerahan dan pembagian wakaf 50 Al-Qur’an di sekolah di bawah naungan Yayasan Ahlul Qur’an itu digelar di aula terbuka komplek sekolah, seusai upacara pagi. Meski diadakan sederhana, acara berlangsung khidmat dan diikuti antusias oleh para siswa Tahfidz maupun majelis guru.

Baca Juga :
  • Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029
  • Evaluasi Realisasi APBD Per September 2026, Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah dan PAD
  • Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi

Ke-50 Al-Qur’an yang disalurkan berasal dari 11 wakif, yakni Suher, Ambar Kusumawati, Sarjono Amnan, Yusmaniar Sahan, Zoelhanafiah, Irfan Tasbih, Nursana Butet, Abbas Hasibuan, Adlaida Malik, Juandi dan Jeffri Nazir.
Kepala MI Tahfidz Ahlul Qur’an Lian Oktorika Nova SPdi mengungkapkan rasa syukur atas bantuan Al-Qur’an kepada anak didiknya yang sedang berjuang menghafal Kitabullah tersebut di tengah kesibukan akademik. Bantuan tersebut sangat bermanfaat dan menambah motivasi siswa untuk meningkatkan hafalannya.

Untuk itu, sang kepsek mengucapkan terima kasih kepada para wakif dan Komunitas KWQ sebagai penyalur wakaf. Atas perhatian dan bantuan yang diberikan, kiranya mendapat balasan pahala setimpal dari Allah SWT.

Bunda Lian menjelaskan, di sekolah yang dipimpinnya memiliki program Tahfidz  yang diikuti siswa kelas 1 hingga kelas 6. Setiap akhir semester seluruh siswa mengikuti sidang Tasmi’ atau ujian hafalan Al-Qur’an di depan guru penguji untuk mengetahui  kemampuan, kelancaran dan ketepatan hukum bacaan (tajwid).

“Dari 408 orang jumlah siswa MI keseluruhan, 50 siswa inilah yang punya hafalan 2 sampai dengan 6 juz. Diharapkan bantuan ini menambah semangat dan motivasi anak-anak untuk terus meningkatkan hafalannya,” kata Bunda Lian Oktorika Nova sekaligus mengakhirinya sambutannya.

Pimpinan KWQ AZ Fachri Yasin mengawali sambutannya dengan menyapa para siswa lewat pertanyaan ringan.

“Siapa nama Presiden Indonesia,” tanyanya dengan suara khasnya yang lantang, dengan tujuan memancing semangat siswa.

“Prabowooo...” sahut para siswa serempak dan penuh semangat dengan suara keras bergemuruh.

“Alhamdulillah. Hari ini kami dari Komunitas KWQ berkesempatan menyerahkan Al-Qur’an kepada siswa Tahfidz sekolah ini. Tetapi bukan dari kami, melainkan dari banyak orang yang berwakaf melalui kami. Mereka berasal dari berbagai kalangan dan profesi,” ungkap Fachri.

Pimpinan KWQ kemudian menjelaskan secara ringkas tentang model wakaf Al-Qur’an tersebut. Di bagian punggung sampul mushaf tercantum nama pewakaf dàn di bagian depannya tertulis nama peruntukkan wakaf. Kemudian ada logo Komunitas KWQ sebagai pengelola dan logo penerbit mushaf.

“Tapi ada juga pewakaf yang tidak mau dicantumkan namanya, sehingga ditulis saja Hamba Allah seperti ini,” ujar Fachri sambil menunjukkan salah satu mushaf. “Peruntukkan wakafnya ada atas nama seseorang, ada pula untuk kaum muslimin dan muslimat," katanya.

Jadi, peruntukkan wakaf dari pewakaf beragam. Ada yang atas nama pribadi langsung, ada pula atas nama orang lain.

“Seperti wakif atas nama Suher ini, peruntukkan wakafnya untuk almarhum orang tuanya," katanya.

Pimpinan KWQ menyebut ada pun harapan dari para pewakaf tersebut sederhana, supaya Al-Qur’an yang diberikan dimanfaatkan dengan terus dibaca serta diberikan doa terbaik untuk mereka.

“Doakan juga kami dari Komunitas KWQ agar istiqamah melaksanakan kegiatan wakaf ini,” katanya.

Sejauh ini, Fachri mengungkapkan Komunitas KWQ yang mulai aktif sejak medio Juni 2022, telah menghimpun lebih dari 5.000 Al-Qur’an dari ratusan wakif dan menyalurkannya kepada siswa Tahfidz, baik di sekolah umum/madrasah dan pondok pesantren dari tingkat SD-SMA hingga perguruan tinggi di Provinsi Riau.

“Kenapa bisa, karena yakin dan atas ridha Allah Swt,” ujarnya.
 
Sebagaimana yang sudah-sudah, Pimpinan KWQ juga memanfaatkan momen tersebut untuk berinteraksi dan dialog dengan para siswa. Tujuannya untuk memberi pencerahan dan motivasi  dalam menyongsong masa depan gemilang.

Secara spontan dan acak, pria yang juga akademisi senior Riau ini menunjuk sejumlah siswa dan siswi untuk maju ke depan secara bergiliran. Mereka diajukan pertanyaan yang hampir sama seputar rencana kelanjutan pendidikan, pekerjaan orang tua dan cita-cita ke depannya.

Interaksi dan dialog berlangsung cukup hangat dan menarik. Dengan gaya khasnya yang ramah dan kebapakan, Fachri Yasin mampu membangkitkan semangat dan rasa percaya diri siswa. Bahkan kerap melontarkan candaan agar suasana tidak kaku dan lebih cair.

Dari dialog Pimpinan KWQ dengan sejumlah siswa menggambarkan besarnya keinginan untuk melanjutkan pendidikan, bahkan hingga ke perguruan tinggi.

“Tanamkan di dalam hati, sehingga tumbuh tekad kuat untuk melanjutkan pendidikan. Tak kalah penting, sampaikan keinginan tersebut kepada orang tua, karena tanpa restu dan bimbingannya akan keinginan tersebut sulit terwujud,” pesannya.

Begitu juga dengan cita-cita, hampir semua siswa punya. Hanya saja, kebanyakan ingin jadi guru di banding profesi lainnya, seperti polisi/polwan, tentara, dokter dan pengusaha.

“Wah, banyak sekali yang ingin jadi guru. Itu bagus, tapi saya lebih senang dan berharap banyak juga yang ingin jadi pengusaha. Kenapa? Supaya kedepan makin banyak pengusaha muslim, sehingga bisa membantu ekonomi umat. Saat ini ekonomi bangsa kita masih dikuasai nonmuslim, padahal sekitar 85% penduduk Indonesia beragama Islam,” paparnya.

Pimpinan KWQ juga mengaku gembira dan memuji kemampuan siswa MI Tahfidz Ahlul Qur’an karena dalam usia belia sudah memiliki hafalan 2 hingga 6 juz.

“Ini luar biasa, tingkatkan terus hafalannya. Karena mushaf yang diberikan ada terjemahan latinnya, hendaknya juga dibaca agar paham arti ayat-ayat Al-Qur’an yang ada,” kata Fachri.

Mengakhiri sambutannya Pimpinan KQW mengumandangkan takbir. Lafaz Allahu Akbar yang ia ucapkan tiga kali itu disambut secara serempak dan penuh semangat oleh para santri. Kemudian memimpin bacaan al-Fatihah yang diikuti para siswa dan majelis guru sebagai penutup sekaligus memenuhi amanat dari sejumlah wakif.

Setelah itu, Fari Suradji, salah seorang anggota Tim KWQ, diberi kesempatan menyampaikan pesan dan harapannya. Menurutnya, pendidikan agama, termasuk ilmu Al-Qur’an, sangat penting perlu dipelajari dengan baik oleh para siswa sejak dini.

Karena ilmu agama adalah bekal berharga yang akan menuntun menuju kehidupan lebih baik sekaligus membentengi diri dari pengaruh buruh kemajuan zaman.

“Ibarat tongkat bagi orang buta, maka agama petunjuk kehidupan di dunia maupun akhirat,” ujarnya.

Fachri juga menekankan pentingnya para siswa menunjukkan adab yang baik dan berbakti kepada orang tua.

“Supaya bisa meraih kesuksesan di masa depan.  Karena kesuksesan seseorang tidak hanya karena kegigihan berusaha, tetapi juga berkat restu dan doa orang tua. Itu terbukti paling ampuh,” pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan pembagian Al-Qur’an secara langsung kepada masing-masing siswa yang berhak, yang dilakukan secara bersama-sama oleh Pimpinan KWQ bersama Tim dengan kepala sekolah beserta majelis guru. Lalu ditutup dengan foto bersama.
 
Seusai dari MI Tahfidz Ahlul Qur’an, Pimpinan KWQ dan Tim lanjut menyambangi SMK Muhammadiyah 3 atau SMK MUTI yang berlokasi di Jalan Cipta Karya, Tuah Madani, Pekanbaru.

Di sekolah ada 10 Al-Qur’an wakaf yang akan dibagikan kepada siswa Tahfidz yang memiliki hafalan 2 juz ke atas.
Kedatangan Tim KWQ disambut dengan hangat oleh pimpinan SMK MUTI yang diwakili Fikrizon, Kepala Tata Usaha, didampingi Wakil Kepsek Bidang Humas Fera Afrilliya SPd dan Wakil Kepsek Bidang Kesiswaan Djumadi SKom. Adapun Kepsek Muswardi ST MT, berhalangan hadir karena ada kegiatan yang tak bisa ditinggalkan.

Acara penyerahan dan pembagian wakaf 10 Al-Qur’an tersebut digelar di ruang Majelis Guru (Aula) Lantai 2 sekolah. Ke-10 Al-Quran itu bersumber dari 3 wakil, yakni, Suher, Sarjono Amnan dan Yusnimar Sahan.

Meski digelar sederhana, acara berlangsung khidmad dan penuh keakraban. Para siswa penerima yang merupakan gabungan kelas X dan XI tampak antusias dan semangat mengikuti acara.  

Pimpinan KWQ AZ Fachri Yasin menerangkan secara ringkas proses wakaf Al-Qur’an dan model mushaf yang dipakai. Diungkapkan pula, komunitas yang dipimpinnya selama 4 tahun berjalan sudah menghimpun lebih 5.000 mushaf dari ratusan wakif dan menyalurkannya kepada siswa Tahfidz yang tersebar di berbagai sekolah dan pesantren hingga mahasiswa perguruan tinggi di Riau.   

“Para wakif berasal dari berbagai kalangan dan profesi, mulai yang berwakaf 1 buah sampai 100 mushaf. Banyak pula di antara wakif yang berulang-ulang berwakaf. Kenapa? Karena faktor kepercayaan. Artinya, selama ini kita dinilai amanah penyalurkan wakaf tersebut,” jelasnya.

Fachri menyebut sebagai bagian dari tanggung jawab dalam penyaluran wakaf Al-Qur’an tersebut pihaknya menyerahkan langsung kepada siswa Tahfidz yang berhak.

“Kalau tidak hadir saat penyerahan tanpa alasan yang jelas, maka Al-Qur’an tidak kita berikan dan bawa kembali,” tegasnya.

Pimpinan  KWQ juga memanfaatkan momen tersebut untuk memberi pencerahan dan motivasi melalui interaksi dan berdialog dengan para siswa Tahfidz. Terutama terkait kelanjutkan pendidikan dan cita-cita yang ingin dicapai di masa depan. Rata-rata siswa setelah tamat nanti ingin kuliah.

Hanya saja, kampus serta fakultas dan jurusan yang dipilih berbeda-beda. Ada yang ingin tetap di universitas yang ada di Riau, ada pula yang ingin kuliah di Pulau Jawa, dengan berbagai pertimbangan. Demikian pula fakultas yang dipilih, ada yang memilih hukum, FKIP, ekonomi dan sebagainya.

“Tak masalah dimana kampus dan apa fakultas, yang penting ada niat untuk kuliah. Karena pendidikan adalah bekal utama dan kunci kesuksesan di masa depan. Dan ini harus disampaikan ke orang tua, karena tanpa restu dan bimbingannya akan sulit terwujud,” ujar Fachri.

Para siswa Tahfidz SMK MUTI ini juga punya cita-cita beragam, seperti guru, tentara, PNS, pegawai swasta. Hany satu orang yang ingin jadi pengusaha, dan itu disayangkan oleh Pimpinan KWQ.

“Saya justru berharap banyak di antara kalian yang ingin jadi pengusaha. Karena lebih besar peluangnya untuk sukses dan jadi kaya. Disamping juga agar ke depannya bertambah banyak pengusaha muslim, sehingga bisa menguasai ekonomi bangsa untuk kemaslahatan umat. Kita sudah sama tahu, sampai saat ini siapa yang jadi penguasa ekonomi di negara kita,” pungkas Fachri.

Wakil Kepsek Bidang Humas Fera Afrilliya, mewakili pihak sekolah, menyampaikan terima kasih kepada para wakif maupun Komunitas KWQ atas bantuan Al-Qur’an untuk anak didiknya yang terpilih, yang sedang berjuang menjadi hafidz Qur’an.

“Semoga menjadi amal jariyah bagi para wakif dengan balasan pahala dan kemuliaan di sisi Allah Swt. Begitupun kepada pihak KWQ, dan senantiasa istiqamah dalam amal kebaikan ini,” katanya.

Kepada siswa penerima wakaf, Vera berpesan agar memanfaatkan Al-Qur’an tersebut  dengan terus dibaca dan dipelajari.

“Jangan jadi pajangan atau disimpan. Kalau itu yang terjadi, maka sia-sia para wakif berwakaf. Camkan, godaan sekarang ini di ujung jari (HP Android). Semoga, dengan Al-Qur’an baru yang diterima, kalian Istiqamah jadi seorang hafidz dengan terus meningkatkan bacaan dan hafalan,” tuturnya.

Berkenaan dengan cita-cita para siswa Tahfidz yang cenderung kurang berminat menjadi pengusaha, Vera turut menyayangkan.

Menurutnya, pola pikir (mindset) generasi sekarang masih terkontaminasi pengaruh kolonial Belanda yang lama menjajah bangsa.

“Kolonial dulu memang menggiring pola pikir pribumi berorientasi sebagai pekerja dan pengabdi seperti menjadi pegawai atau karyawan. Mereka anti pada pribumi yang berdikari, karena dikhawatirkan tidak bisa diatur dan berpotensi merongrong kekuasaan mereka,” jelasnya.

Vera sepakat dengan Pimpinan KWQ, bahwa prinsip berdikari harus ditumbuhsuburkan lagi ke dalam pemikiran generasi muda, sehingga mindset mereka tidak lagi hanya terbatas ingin jadi PNS, tentara ataupun karyawan perusahaan. “Tetapi lebih berorientasi menjadi pengusaha mandiri,” pungkasnya.

Pada saat penyerahan dan pembagian Al-Qur’an secara langsung kepada para siswa secara bersama-sama oleh Pimpinan KWQ dan pimpinan sekolah, diliputi suasana haru bercampur bangga. Acara diakhiri dengan foto bersama.

Sebagai informasi tambahan, penyaluran wakaf Al-Qur’an oleh Komunitas KWQ untuk para Tahfidz terus berlanjut pada pekan ini. Dijadwalkan, Jumat (14/08/2026), penyerahan 70 mushaf kepada siswa Tahfidz SMP Madani Pekanbaru.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029

Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi

Tingkatkan Kapasitas ASN Berbasis Assessment, Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Program JELAJAH

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Melalui Inovasi PASIH PERDA

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pembahasan Penyempurnaan Pedoman Pemeriksaan Protokol Notaris

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Merek Kolektif KDKMP Kota Pekanbaru

Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029

Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi

Tingkatkan Kapasitas ASN Berbasis Assessment, Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Program JELAJAH

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Melalui Inovasi PASIH PERDA

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pembahasan Penyempurnaan Pedoman Pemeriksaan Protokol Notaris

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Merek Kolektif KDKMP Kota Pekanbaru



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029
16 Oktober 2026
Evaluasi Realisasi APBD Per September 2026, Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah dan PAD
16 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi
16 Oktober 2026
Tingkatkan Kapasitas ASN Berbasis Assessment, Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Program JELAJAH
16 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Melalui Inovasi PASIH PERDA
15 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pembahasan Penyempurnaan Pedoman Pemeriksaan Protokol Notaris
15 Oktober 2026
Jaga Ketahanan Nasional, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas
15 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Merek Kolektif KDKMP Kota Pekanbaru
15 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Torehkan Prestasi di Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026
15 Oktober 2026
Dua Kadiv Kanwil Kemenkum Riau Resmi Lulus Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II
15 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pemkab Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verval untuk Penguatan KDKMP
  • 2 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
  • 3 Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
  • 4 HUT ke-27 Kabupaten Siak, Diskominfo Salurkan Sembako ke Lansia dan Warga Membutuhkan
  • 5 Jaga Identitas dan Warisan Budaya Melayu, Disdik Siak Dorong Pelajar Mainkan Kompang dari Sekolah
  • 6 Investasi Rp1,6 Triliun Masuk KITB, Bupati Siak Afni Meminta Perusahaan Memprioritaskan Masyarakat Lokal
  • 7 PT ORI Tanam Investasi Rp1,6 Triliun di KITB Siak, Bupati Afni: Akan Banyak Investasi Lagi
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengembangan Nanas Kualu Kampar Menuju Indikasi Geografis
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Meeting Pengukuran Maturitas Kekayaan Intelektual 2026
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved