• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
Dibaca : 288 Kali
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
Dibaca : 284 Kali
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
Dibaca : 282 Kali
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
Dibaca : 265 Kali
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
Dibaca : 270 Kali

  • Home
  • Riau

Hari Warisan Dunia

Raja Yose : Disbud Riau Akan Lebih Perhatikan Cagar Budaya

Redaksi
Kamis, 18 April 2019 20:45:43 WIB
Cetak
Raja Yoserizal Zen, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau saat meninjau Istana Raja di Koto Rajo Kabupaten Kuantan Singingi
Pekanbaru, HarianTimes.com - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kebudayaan Riau akan memberi perhatian lebih terhadap kelestarian cagar budaya yang terdapat di provinsi ini, disamping warisan nilai budaya. Penetapan Cagar Budaya dan Warisan Budaya merupakan salah satu indikator capaian kinerja Dinas Kebudayaan yang terukur. Saat ini Provinsi Riau melalui SK Gubernur Riau baru memperingkat dan menetapkan sebagian kecil cagar budaya dari cagar budaya yang terdapat di Provinsi Riau. Sedangkan untuk nilai budaya pemerintah melalui Ditjen Kebudayaan Kemendikbud RI 35 mata budaya sudah ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda Indonesia.

“Kita perlu meningkatkan perhatian terhadap kelestarian cagar budaya yang terdapat di provinsi ini. Kita mengakui bahwa penanganan dan pengelolaan kakayaan warisan budaya bendawi ini belum maksimal dikarenakan terbatasnya SDM terkait di Disbud bila dibandingkan kakayaan cagar budaya dan warisan budaya yang begitu banyak di negeri Riau. Padahal sudah dimanatkan dalam UU nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Riau, Raja Yoserizal Zen, sempena peringatan Hari Warisan Dunia (World Heritage Day), Kamis (18/04/2019). Karenanya, tambah Raja Yose, Dinas Kebudayaan Riau akan mengadakan kelompok diskusi terpumpun, pada Selasa (23/04/2019) akan datang. Diskusi nanti akan membincangkan tentang banyak hal terkait dengan cagar budaya di Riau.

Sebagai salah satu kawasan tempat bertapak pusat-pusat peradaban Melayu sejak berabad-abad lampau, di Provinsi Riau banyak sekali benda-benda, bangunan, struktur, situs, dan kawasan cagar budaya, baik di darat maupun di dalam air. Menurut Raja Yose yang juga Ketua Umum Dewan Kesenian Riau (DKR) ini, sejumlah cagar budaya itu memang sudah diidentifikasi, sebagian sudah diregistrasi dan ditetapkan sebagai cagar budaya daerah dan nasional, dan sebagian sudah pula ‘disentuh’ oleh kegiatan-kegiatan pelestarian. Misalnya, Candi Muara Takus, komplek Istana Siak, Istana Rokan, tapak Kerajaan Indragiri, beberapa masjid dan bangunan-bangunan serta makam-makam tua, benteng, dan lain-lain. Terakhir Disbud telah memeringkat cagar budaya di Pekanbaru, termasuk SMA Negeri 1 Pekanbaru. “Namun, yang belum diidentifikasi lebih banyak lagi,” katanya.

Diakuinya pula, merujuk pada laporan Ekspedisi Kebudayaan Empat Sungai yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Kebudayaan dan Kemasyarakatan (P2KK) Universitas Riau beberapa tahun yang lalu, bahwa ratusan bangunan, struktur, situs, dan kawasan yang seharusnya merupakan cagar budaya di Riau dalam keadaan terbiar, rusak, sehingga terancam punah. Ada bangunan tua yang khas, ditinggalkan penghuninya yang pindah ke tempat lain. Akibatnya, bangunan itu lapuk. Ada pula struktur, situs, dan kawasan yang dirusak oleh pembangunan jalan, kebun, dan sebagainya. Selain sebab-sebab itu, sebagian bangunan juga mengalami kerusakan sebagai cagar budaya, karena kegiatan pemugaran yang menyimpang dari kaidah-kaidah baku pelestarian cagar budaya.

“Bahkan, pengecatan beberapa bangunan rumah di beberapa  lokasi  terkesan tidak melalui kajian yang disyaratkan dalam kaidah-kaidah pelestarian. Akibatnya, jejak-jejak kesejarahan yang menyatu dengan keseluruhan unsur bangunan itu menjadi kabur,” lanjut salah seorang Ketua MKA LAM Riau itu.

Mencermati berbagai permasalahan cagar budaya di negeri ini, Disbud Riau mengajak semua pemangku kepentingan untuk menjadikan peringatan Hari Warisan Dunia 2019 ini sebagai momentum membangun kesadaran bersama tentang pentingnya makna warisan budaya bendawi itu, beserta sikap dan tindakan terbaik untuk melestarikannya. In shaa Allah pada kelompok diskusi terpumpun nanti akan lahir pemikiran, sekaligus strategi menyegrakan beberapa kawasan cagar budaya dan heritage mendapat perlindungan dan pengakuan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO. “Kita tahu Candi Muara Takus sudah masuk dalam daftar tentafif warisan dunia. Begitu pula dengan kawasan Kota Pusaka Siak Sri Indrapura,” imbuh Raja Yose. (hrp)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan

Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif

Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor

Luncurkan Program Masjid Ramah Pemudik, Kemenag Siapkan 215 Masjid di Jalur Mudik di Riau

Tas Baru, Energi Baru: Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

Polda Riau Launching Tanjak dan Selempang, Taufik Ikram Jamil: Marwah yang Harus Dijaga Bersama-Sama

Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan

Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif

Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor

Luncurkan Program Masjid Ramah Pemudik, Kemenag Siapkan 215 Masjid di Jalur Mudik di Riau

Tas Baru, Energi Baru: Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

Polda Riau Launching Tanjak dan Selempang, Taufik Ikram Jamil: Marwah yang Harus Dijaga Bersama-Sama



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
27 Maret 2026
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
27 Maret 2026
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
25 Maret 2026
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
26 Maret 2026
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
25 Maret 2026
Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif
17 Maret 2026
Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor
16 Maret 2026
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
  • 2 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • 3 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 4 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 5 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 6 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 7 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 8 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 9 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved