• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Lahan Terbakar di Rupat Tembus 108 Hektare, Tim Gabungan Kejar Sisa Titik Api
Dibaca : 201 Kali
Enam Jamaah Riau di Rawat di Batam, Defizon: Saya Doakan Semoga Lekas Sembuh
Dibaca : 199 Kali
Mengapa Harus Don Kancil?
Dibaca : 239 Kali
445 Jemaah Haji Riau Kloter BTH-06 Bertolak dari Jeddah Menuju Tanah Air
Dibaca : 229 Kali
PKM Internal di SIKL Malaysia, Dosen HI Fisipol UIR Edukasi Bahaya Femisida bagi Pekerja Migran
Dibaca : 198 Kali

  • Home
  • Riau

Kebijakan yang Bersifat

Syahrul Aidi: KDMP Program Strategis, tapi Punya Risiko Ganggu Usaha Masyarakat Desa

Zulmiron
Kamis, 23 April 2026 17:45:00 WIB
Cetak
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Dr H Syahrul Aidi Maazat Lc MA dalam acara silaturahmi bersama insan pers Riau di Wareh Kupie, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Kamis (23/04/2026).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang menjadi agenda strategis Presiden kini menjadi sorotan.

Meski bertujuan baik, kebijakan yang bersifat "pukul rata" untuk seluruh desa dikhawatirkan justru mengganggu ekosistem usaha masyarakat lokal yang sudah berjalan.

Anggota Komisi 1 DPR RI Dr H Syahrul Aidi Maazat Lc MA menekankan, kebijakan yang bersifat "pukul rata" untuk seluruh desa di Indonesia memiliki risiko kegagalan yang tinggi. Karena setiap desa memiliki karakteristik, jumlah penduduk.dan potensi ekonomi yang berbeda-beda.

"Membuat kebijakan yang sama untuk seluruh desa itu tidak tepat. Desa itu beda karakter, beda jumlah penduduk dan beda potensinya," ujarnya menanggapi isu KDMP dalam acara silaturahmi bersama insan pers Riau di Wareh Kupie, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Kamis (23/04/2026).

Baca Juga :
  • 445 Jemaah Haji Riau Kloter BTH-06 Bertolak dari Jeddah Menuju Tanah Air
  • PHR Jaga Ketahanan Energi Selaras dengan Perlindungan Alam Berkelanjutan
  • Malam ini, 444 Jemaah Kloter BTH-04 Asal Pekanbaru dan Siak Tiba di Tanah Air

Salah satu poin krusial yang disoroti, sambung Syahrul Aidi, validitas data yang diterima oleh Presiden. Ada kekhawatiran, pengambilan keputusan hanya didasarkan pada informasi satu pihak tanpa opsi pembanding. Hal ini berisiko membuat kebijakan tidak berpijak pada realitas lapangan.

"Yang kita khawatirkan adalah Presiden membuat kebijakan berdasarkan data yang hanya dari satu pihak. Mengingat akses komunikasi ke Presiden di Jakarta tidak semua orang bisa masuk, sehingga pilihan opininya menjadi terbatas," katanya.

Sebagai mitra Kementerian Desa saat masih bertugas di Komisi V DPR RI, Syahrul Aidi menyatakan telah memberikan tanggapan resmi melalui media sosial terkait dinamika KDMP ini. Harapan besarnya adalah agar pemerintah memastikan data yang digunakan sebagai dasar kebijakan benar-benar akurat dan mencerminkan kebutuhan riil di akar rumput.

"Pemerintah kini ditantang untuk membuktikan bahwa Koperasi Desa Merah Putih mampu menjadi solusi nyata bagi kemiskinan di desa tanpa mematikan kreativitas ekonomi lokal yang sudah ada," katanya

Namun demikian, sebut Syahrul Aidi, terdapat angin segar mengenai arah kebijakan KDMP. Dimana informasi terbaru menyebutkan  Presiden telah menginstruksikan agar program ini lebih difokuskan pada masyarakat yang benar-benar tidak mampu. Langkah ini dinilai sebagai respon yang tepat, terutama untuk menangani isu kesejahteraan dasar di pelosok daerah.

"Hingga saat ini, publik masih menunggu bagaimana tindak lanjut dan implementasi teknis dari arahan Presiden tersebut agar KDMP benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi desa, bukan justru pengganggu usaha rakyat yang sudah mandiri," katanya.

Kabar terbaru menyebutkan, Presiden telah mengarahkan agar fokus KDMP dialihkan secara spesifik untuk membantu masyarakat yang tidak mampu. Hal ini merespons realita di lapangan, di mana masih banyak anak sekolah di daerah yang berangkat tanpa bekal makanan atau uang jajan.

"Saya sangat setuju (fokus ke warga tidak mampu), karena di daerah-daerah itu banyak anak sekolah yang tidak bawa jajan, bahkan tidak makan. Hal-hal seperti ini yang harus dibantu," ujar Syahrul Aidi.

Salah satu poin krusial yang dikritisi. sebut Syahrul Aidi, standarisasi kebijakan untuk seluruh desa di Indonesia. Mengingat setiap desa memiliki karakter, jumlah penduduk dan potensi ekonomi yang berbeda.

"Kebijakan yang disamaratakan dianggap kurang tepat sasaran," katanya menekankan pentingnya akurasi data yang diterima Presiden agar kebijakan yang lahir tidak hanya berdasarkan masukkan satu pihak. Ada kekhawatiran mengenai terbatasnya pihak yang bisa memberikan masukan langsung kepada Presiden, sehingga opsi kebijakan yang berkembang di pusat (Jakarta) terkadang minim variasi

"Setiap desa memiliki keunikan yang tidak bisa diseragamkan dengan satu regulasi kaku. Karena itu, KDMP diharapkan menjadi pendukung, bukan kompetitor bagi usaha yang sudah didirikan masyarakat desa secara mandiri," katanya.(*)

Penulis: Zulmiron

 


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Lahan Terbakar di Rupat Tembus 108 Hektare, Tim Gabungan Kejar Sisa Titik Api

Enam Jamaah Riau di Rawat di Batam, Defizon: Saya Doakan Semoga Lekas Sembuh

445 Jemaah Haji Riau Kloter BTH-06 Bertolak dari Jeddah Menuju Tanah Air

Operasi Gabungan Kendalikan Tiga Titik Api di Pulau Rupat dan Rohil

PHR Jaga Ketahanan Energi Selaras dengan Perlindungan Alam Berkelanjutan

Malam ini, 444 Jemaah Kloter BTH-04 Asal Pekanbaru dan Siak Tiba di Tanah Air

Lahan Terbakar di Rupat Tembus 108 Hektare, Tim Gabungan Kejar Sisa Titik Api

Enam Jamaah Riau di Rawat di Batam, Defizon: Saya Doakan Semoga Lekas Sembuh

445 Jemaah Haji Riau Kloter BTH-06 Bertolak dari Jeddah Menuju Tanah Air

Operasi Gabungan Kendalikan Tiga Titik Api di Pulau Rupat dan Rohil

PHR Jaga Ketahanan Energi Selaras dengan Perlindungan Alam Berkelanjutan

Malam ini, 444 Jemaah Kloter BTH-04 Asal Pekanbaru dan Siak Tiba di Tanah Air



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Lahan Terbakar di Rupat Tembus 108 Hektare, Tim Gabungan Kejar Sisa Titik Api
07 Juni 2026
Enam Jamaah Riau di Rawat di Batam, Defizon: Saya Doakan Semoga Lekas Sembuh
07 Juni 2026
Mengapa Harus Don Kancil?
07 Juni 2026
445 Jemaah Haji Riau Kloter BTH-06 Bertolak dari Jeddah Menuju Tanah Air
07 Juni 2026
PKM Internal di SIKL Malaysia, Dosen HI Fisipol UIR Edukasi Bahaya Femisida bagi Pekerja Migran
06 Desember 2025
Syamsurizal: Kami Mendorong Pengembangan Pendidikan yang Berkualitas
07 Juni 2026
Wujudkan “Zero Balap Liar”, Polres Siak Gelar Latihan Bersama Drag Bike Antisipasi Balap Liar 2026
07 Juni 2026
Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi bagi Peserta MagangHub Batch 2
07 Juni 2026
Defizon: Jaga Kemabruran Haji Setelah Kembali ke Daerah Masing-Masing
07 Juni 2026
Pengurus Squash Riau Dilantik, Nurlia Optimis Squash Riau akan Membaik dan Berprestasi
06 Juni 2026
TERPOPULER +
  • 1 KWQ Salurkan 107 Mushaf Al-Qur’an ke Santri Ponpes Imam Malik
  • 2 Perkuat Ketahanan Pangan. Polres Siak Kelola 93,6 Hektar Lahan Jagung
  • 3 Hari ke-45, Renovasi Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Siak Terus Dikebut
  • 4 Terendah di ASEAN, SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen
  • 5 Jemaah Haji Riau Mulai Dipulangkan 4 Juni 2026, Defizon: Dibagi Jadi Dua Gelombang Penerbangan
  • 6 Perkuat Silaturahmi Insan Pers, PWI Riau Sembelih 6 Ekor Sapi dan 1 Ekor Kambing,
  • 7 Sembelih 3 Sapi dan 1 Kambing, Kemenag Riau Teguhkan Spirit Qurban untuk Kemanusiaan
  • 8 Idul Adha 1447 H di Riau Kompleks PT RAPP Perkuat Semangat Kepedulian dan Kebersamaan
  • 9 Jemaah Haji Siak di Arafah, dr Atika: Semua dalam Kondisi Stabil
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved