• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Fun Walk Hari Pengayoman ke-81, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kebersamaan
Dibaca : 121 Kali
Hilirisasi Sawit Harus Dibarengi Penguatan Ekosistem dari Hulu Hingga Hilir
Dibaca : 141 Kali
Bupati Siak Afni Zulkifli Terima Penghargaan SIEXPO Award 2026
Dibaca : 232 Kali
Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
Dibaca : 268 Kali
Lestarikan Tradisi Menolak Bala, Pemkab Siak Matangkan Pelaksanaan Ghatib Beghanyut
Dibaca : 261 Kali

  • Home
  • Riau

Kebijakan yang Bersifat

Syahrul Aidi: KDMP Program Strategis, tapi Punya Risiko Ganggu Usaha Masyarakat Desa

Zulmiron
Kamis, 23 April 2026 17:45:00 WIB
Cetak
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Dr H Syahrul Aidi Maazat Lc MA dalam acara silaturahmi bersama insan pers Riau di Wareh Kupie, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Kamis (23/04/2026).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang menjadi agenda strategis Presiden kini menjadi sorotan.

Meski bertujuan baik, kebijakan yang bersifat "pukul rata" untuk seluruh desa dikhawatirkan justru mengganggu ekosistem usaha masyarakat lokal yang sudah berjalan.

Anggota Komisi 1 DPR RI Dr H Syahrul Aidi Maazat Lc MA menekankan, kebijakan yang bersifat "pukul rata" untuk seluruh desa di Indonesia memiliki risiko kegagalan yang tinggi. Karena setiap desa memiliki karakteristik, jumlah penduduk.dan potensi ekonomi yang berbeda-beda.

"Membuat kebijakan yang sama untuk seluruh desa itu tidak tepat. Desa itu beda karakter, beda jumlah penduduk dan beda potensinya," ujarnya menanggapi isu KDMP dalam acara silaturahmi bersama insan pers Riau di Wareh Kupie, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Kamis (23/04/2026).

Baca Juga :
  • Hilirisasi Sawit Harus Dibarengi Penguatan Ekosistem dari Hulu Hingga Hilir
  • Jadi Etalase Sejarah di Gerbang Riau, Kejayaan Kerajaan Siak Hadir di Bandara SSK II
  • Buka SIEXPO 2026, Plt Gubri: Kita Bersyukur Harga Sawit Sudah Kembali Sekitar Rp3.500/Kg

Salah satu poin krusial yang disoroti, sambung Syahrul Aidi, validitas data yang diterima oleh Presiden. Ada kekhawatiran, pengambilan keputusan hanya didasarkan pada informasi satu pihak tanpa opsi pembanding. Hal ini berisiko membuat kebijakan tidak berpijak pada realitas lapangan.

"Yang kita khawatirkan adalah Presiden membuat kebijakan berdasarkan data yang hanya dari satu pihak. Mengingat akses komunikasi ke Presiden di Jakarta tidak semua orang bisa masuk, sehingga pilihan opininya menjadi terbatas," katanya.

Sebagai mitra Kementerian Desa saat masih bertugas di Komisi V DPR RI, Syahrul Aidi menyatakan telah memberikan tanggapan resmi melalui media sosial terkait dinamika KDMP ini. Harapan besarnya adalah agar pemerintah memastikan data yang digunakan sebagai dasar kebijakan benar-benar akurat dan mencerminkan kebutuhan riil di akar rumput.

"Pemerintah kini ditantang untuk membuktikan bahwa Koperasi Desa Merah Putih mampu menjadi solusi nyata bagi kemiskinan di desa tanpa mematikan kreativitas ekonomi lokal yang sudah ada," katanya

Namun demikian, sebut Syahrul Aidi, terdapat angin segar mengenai arah kebijakan KDMP. Dimana informasi terbaru menyebutkan  Presiden telah menginstruksikan agar program ini lebih difokuskan pada masyarakat yang benar-benar tidak mampu. Langkah ini dinilai sebagai respon yang tepat, terutama untuk menangani isu kesejahteraan dasar di pelosok daerah.

"Hingga saat ini, publik masih menunggu bagaimana tindak lanjut dan implementasi teknis dari arahan Presiden tersebut agar KDMP benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi desa, bukan justru pengganggu usaha rakyat yang sudah mandiri," katanya.

Kabar terbaru menyebutkan, Presiden telah mengarahkan agar fokus KDMP dialihkan secara spesifik untuk membantu masyarakat yang tidak mampu. Hal ini merespons realita di lapangan, di mana masih banyak anak sekolah di daerah yang berangkat tanpa bekal makanan atau uang jajan.

"Saya sangat setuju (fokus ke warga tidak mampu), karena di daerah-daerah itu banyak anak sekolah yang tidak bawa jajan, bahkan tidak makan. Hal-hal seperti ini yang harus dibantu," ujar Syahrul Aidi.

Salah satu poin krusial yang dikritisi. sebut Syahrul Aidi, standarisasi kebijakan untuk seluruh desa di Indonesia. Mengingat setiap desa memiliki karakter, jumlah penduduk dan potensi ekonomi yang berbeda.

"Kebijakan yang disamaratakan dianggap kurang tepat sasaran," katanya menekankan pentingnya akurasi data yang diterima Presiden agar kebijakan yang lahir tidak hanya berdasarkan masukkan satu pihak. Ada kekhawatiran mengenai terbatasnya pihak yang bisa memberikan masukan langsung kepada Presiden, sehingga opsi kebijakan yang berkembang di pusat (Jakarta) terkadang minim variasi

"Setiap desa memiliki keunikan yang tidak bisa diseragamkan dengan satu regulasi kaku. Karena itu, KDMP diharapkan menjadi pendukung, bukan kompetitor bagi usaha yang sudah didirikan masyarakat desa secara mandiri," katanya.(*)

Penulis: Zulmiron

 


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Hilirisasi Sawit Harus Dibarengi Penguatan Ekosistem dari Hulu Hingga Hilir

Bupati Siak Afni Zulkifli Terima Penghargaan SIEXPO Award 2026

Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet

Karhutla Kerumutan dan Sungai Guntung Hilir Belum Padam, Ferdian: Tim Hadapi Sejumlah Tantangan

Buka SIEXPO 2026, Plt Gubri: Kita Bersyukur Harga Sawit Sudah Kembali Sekitar Rp3.500/Kg

Dinilai Beratkan Media Startup, SMSI Riau Minta Permenkum 49 Tahun 2025 Dikaji Ulang

Hilirisasi Sawit Harus Dibarengi Penguatan Ekosistem dari Hulu Hingga Hilir

Bupati Siak Afni Zulkifli Terima Penghargaan SIEXPO Award 2026

Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet

Karhutla Kerumutan dan Sungai Guntung Hilir Belum Padam, Ferdian: Tim Hadapi Sejumlah Tantangan

Buka SIEXPO 2026, Plt Gubri: Kita Bersyukur Harga Sawit Sudah Kembali Sekitar Rp3.500/Kg

Dinilai Beratkan Media Startup, SMSI Riau Minta Permenkum 49 Tahun 2025 Dikaji Ulang



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Fun Walk Hari Pengayoman ke-81, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kebersamaan
09 Agustus 2026
Hilirisasi Sawit Harus Dibarengi Penguatan Ekosistem dari Hulu Hingga Hilir
08 Agustus 2026
Bupati Siak Afni Zulkifli Terima Penghargaan SIEXPO Award 2026
08 Agustus 2026
Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
07 Agustus 2026
Lestarikan Tradisi Menolak Bala, Pemkab Siak Matangkan Pelaksanaan Ghatib Beghanyut
07 Agustus 2026
Karhutla Kerumutan dan Sungai Guntung Hilir Belum Padam, Ferdian: Tim Hadapi Sejumlah Tantangan
07 Agustus 2026
Besok Malam Dilantik, Amran Tambi Siapkan PKDP Riau Lebih Solid dan Berdaya Guna
07 Agustus 2026
Kemenkum Riau Dorong Terwujudnya Kabupaten Layak Anak
07 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dukung Transformasi Digital dan Percepatan Layanan Hukum
07 Agustus 2026
Agung Nugroho: SIEXPO 2026 Perkuat Ekosistem Industri Sawit dan Pariwisata Pekanbaru
07 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra
  • 2 Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
  • 3 Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Komunikasi dan Transformasi Organisasi
  • 5 Menteri PPN/Bappenas Prof Rachmat Pambudy Keynote Speaker SIEXPO 2026 di Pekanbaru
  • 6 Evaluasi Kinerja Semester I 2026, Kanim Pekanbaru Raih Penghargaan Humas Most Popular
  • 7 Pianisril-Zulkifli Ali Juarai Fun Pingpong Competition SKK Migas-EMP-PWI Riau
  • 8 Fun Pingpong Competition Perkuat Kemitraan PWI Riau, SKK Migas dan EMP
  • 9 1 Agustus, Menag Ajak Masyarakat Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved