• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Bangkai Anak Gajah di Tesso Nilo
Dibaca : 233 Kali
Pelaku Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau Jalani Pemeriksaan Intensif di Polresta Pekanbaru
Dibaca : 281 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Segera Menginternalisasikan Permenkum Nomor 4 Tahun 2026 ke Seluruh Satker di Wilayah
Dibaca : 261 Kali
Minimalisir Konflik Pertanahan, Kemenkum Riau dan BPN Bersinergi Perkuat Peran Paralegal
Dibaca : 247 Kali
Saat Sempro Berlangsung, Mahasiswi UIN Suska Riau Bersimbah Darah Dibacok Rekan Satu Angkatan
Dibaca : 301 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Ekonomi Riau Masih Tertumpu pada Migas, Perkebunan dan Industri Pulp and Paper

Zulmiron
Jumat, 08 Agustus 2025 13:15:00 WIB
Cetak
Gubernur Riau Abdul Wahid saat membuka secara langsung kegiatan Riau Economic Forum (REF) 2025 yang dilaksanakan di Bank Indonesia Perwakilan Riau, Jumat (08/08/2025).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Saat ini, kekuatan utama ekonomi Riau masih bertumpu pada tiga sektor strategis, yaitu minyak dan gas bumi (migas), perkebunan, serta industri pulp and paper.

Ketiga sektor ini memiliki potensi besar untuk tumbuh lebih pesat jika didorong dengan hilirisasi yang optimal.

Tiga sektor ini bisa berkembang dan maju jika didukung dengan hilirisasi yang maksimal.

"Kita tidak ingin hanya menjual bahan mentah, tapi bagaimana nilai tambah bisa dinikmati oleh daerah dan masyarakat," sebut Gubernur Riau Abdul Wahid saat membuka secara langsung kegiatan Riau Economic Forum (REF) 2025 yang dilaksanakan di Bank Indonesia Perwakilan Riau, Jumat (08/08/2025).

Baca Juga :
  • Polda Riau Launching Tanjak dan Selempang, Taufik Ikram Jamil: Marwah yang Harus Dijaga Bersama-Sama
  • Penguatan Lembaga Komisi Informasi Menuju Budaya Kerja Badan Publik yang Transparan
  • Kemenag Riau Pastikan Gaji Pegawai Peralihan ke Kemenhaj Dibayarkan Hingga Januari 2026

Gubri mengatakan, forum ekonomi ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat kerja sama dan kolaborasi antar pemangku kepentingan, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun investor, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Agar ekonomi Riau benar-benar tumbuh secara inklusif, sebut Gubri, maka pelayanan dan sistem perizinan kepada investor juga harus semakin baik. Dan berharap para investor merasa nyaman dan yakin untuk menanamkan modalnya di Riau.

Menurutnya, saat ini sudah mulai terjadi pergeseran kontribusi sektor ekonomi yang sehat, dari dominasi industri pengolahan ke sektor jasa dan lainnya.

"Kalau kita bisa memberikan kepastian dan kemudahan berusaha, saya yakin investasi akan tumbuh. Tapi kami tidak hanya butuh investor, kami juga butuh mitra-mitra pembangunan untuk memperdalam sinergi lintas sektoral," sebut Abdul Wahid sembari mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau pada tahun 2024 berada di kisaran 3,4 persen, dan pada tahun 2025 telah melonjak mencapai dua digit Angka ini meningkat menjadi 4,65 persen pada triwulan I tahun 2025. 

"Ini sinyal positif, tapi belum cukup. Masih dibutuhkan kerja keras bersama. Saya mengajak seluruh Bupati dan Wali Kota se-Riau untuk bersama-sama menggesa pembangunan kawasan industri dan hilirisasi," ungkap Wahid. 

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan, perekonomian di Riau memang bertumpu pada tiga sektor utama.

“Masyarakat Riau yang mayoritas bergerak di bidang perkebunan sawit memiliki peran penting dan berpotensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Jika potensi ini dikelola dengan hilirisasi dan inovasi, kontribusinya akan semakin signifikan bagi kemajuan nasional,” kata Amalia.

Amalia juga mengapresiasi langkah Bank Indonesia yang dinilai mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi terkini.

“Selamat atas peluncuran QRIS Card yang diharapkan dapat mengubah dan mempermudah gaya konsumsi masyarakat, sekaligus mendorong efisiensi transaksi di era digital,” pungkasnya.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) investasi antara Oriens Asset Management dan Pemerintah Provinsi Riau, yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Riau Abdul Wahid. Sebagai tambahan, acara ini juga bisa diakses melalui kanal Youtube Bank Indonesia.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double-Digit pada Laba Bersih

Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan

Percepat Pembangunan Daerah, Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Pembiayaan Syariah dengan BRK Syariah

Periode Tahun Baru, Trafik Indosat Melonjak Double Digit

Ditopang Ekspor Non Migas yang Tumbuh 21,18 Persen, Asep: Neraca Perdagangan Riau Surplus

Lewat Penetapan RKAP, RUPS SPR Kunci Arah Bisnis 2026

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double-Digit pada Laba Bersih

Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan

Percepat Pembangunan Daerah, Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Pembiayaan Syariah dengan BRK Syariah

Periode Tahun Baru, Trafik Indosat Melonjak Double Digit

Ditopang Ekspor Non Migas yang Tumbuh 21,18 Persen, Asep: Neraca Perdagangan Riau Surplus

Lewat Penetapan RKAP, RUPS SPR Kunci Arah Bisnis 2026



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Bangkai Anak Gajah di Tesso Nilo
26 Februari 2026
Pelaku Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau Jalani Pemeriksaan Intensif di Polresta Pekanbaru
26 Februari 2026
Kanwil Kemenkum Riau Segera Menginternalisasikan Permenkum Nomor 4 Tahun 2026 ke Seluruh Satker di Wilayah
26 Februari 2026
Minimalisir Konflik Pertanahan, Kemenkum Riau dan BPN Bersinergi Perkuat Peran Paralegal
26 Februari 2026
Saat Sempro Berlangsung, Mahasiswi UIN Suska Riau Bersimbah Darah Dibacok Rekan Satu Angkatan
26 Februari 2026
Tentukan Sikap atas Perjanjian Dagang RI-AS, SMSI Tunggu Rapimnas
26 Februari 2026
Sosialisasi Perlindungan Merek Kolektif, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Daya Saing Koperasi
25 Februari 2026
Rudy Hendra: Integritas Bukanlah Pilihan, Melainkan Harga Mati
25 Februari 2026
Perkuat Kualitas Layanan AHU, Kanwil Kemenkum Riau Evaluasi dan Penyempurnaan Standar Pelayanan
25 Februari 2026
Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf, Menag: Jangan Berikan Zakat Itu Kepada yang Mereka Tidak Berhak
25 Februari 2026
TERPOPULER +
  • 1 Rapat Harmonisasi Ranpergub Riau, Kanwil Kemenkum Riau Membedah Dua Draf Krusial
  • 2 Tingkatkan Kualitas Layanan, Kemenkum Riau Ikuti Diseminasi Pedoman Survei SPAK-SPKP 2026
  • 3 Penguatan Identitas Produk Koperasi, Kanwil Kemenkum Riau Intensifkan Edukasi Kekayaan Intelektual
  • 4 Datang ke KPK, Menag Jelaskan Penggunaan Pesawat Khusus saat Kunker ke Sulsel
  • 5 Polda Riau Launching Tanjak dan Selempang, Taufik Ikram Jamil: Marwah yang Harus Dijaga Bersama-Sama
  • 6 Jaga Situasi Kamtibmas, Polsek Siak Intensifkan Patroli di Pasar Ramadhan
  • 7 Polres Dumai Launching Penggunaan Tsnjak dan Slempang Bersama LAM
  • 8 Wira Saputra Terpilih Aklamasi Pimpin PWI Kepulauan Meranti 2026-2029
  • 9 Terima Kunjungan Tim Deputi Kemenko Kumham Imipas, Kanwil Kemenkum Riau Paparkan Capaian Posbankum dan Penguatan Akses Bantuan Hukum
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved