• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
15 Ribu Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run, UMKM dan Pariwisata Ikut Bergeliat
Dibaca : 168 Kali
Riau Bhayangkara Run Diikuti 15.000.Peserta, Boneka Nona Seroja Jadi Souvenir Unik
Dibaca : 167 Kali
Api Belum Padam di Bengkalis, Rohul, dan Inhu, Manggala Agni Kerahkan Empat Regu Pemadam
Dibaca : 200 Kali
Soal DBH, Afni: Jangan Jadikan Sebagai Sesuatu yang Opsional
Dibaca : 269 Kali
Ketum SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa di Lampung
Dibaca : 297 Kali

  • Home
  • Riau

Laboratorium Geologi PHR Simpan 17 Ribu Sampel Batuan Pengeboran Sumur

Zulmiron
Senin, 04 November 2024 18:45:54 WIB
Cetak
Sejumlah contoh batuan yang tertata di ruang penyimpanan core (core storage) PHR.(*)

Pekanbaru, Hariantimes.com - Lapangan-lapangan minyak besar di Wilayah Kerja Rokan yang kini dioperasikan oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR) umumnya telah berproduksi puluhan tahun.

Inisiatif-inisiatif untuk memperpanjang usia produktif lapangan terus dilakukan PHR. Tidak saja untuk menahan laju penurun alamiah produksi, tapi juga melakukan efisiensi biaya operasi bahkan meningkatkan perolehan minyak.

Ikhtiar tersebut dilakukan dengan berbagi cara. Mulai dari pengembangan lapangan baru, melakukan berbagai inisiatif inovasi proses, hingga metode analisa data sumur yang lebih komprehensif menggunakan Artificial Intelligence (AI). Seluruh inisiatif dimaksud tentu berbekal data lapangan dan sumur eksisting.

PHR memiliki laboratorium geologi yang menyimpan sekitar 17 ribu sampel batuan pengeboran sumur (Core Sampel), dari lebih 80 lapangan minyak di Wilayah Kerja Rokan. Core Sampel tertua yang disimpan di Rumbai Geology Laboratory adalah sampel dari Sumur Sebanga#1, yang dibor sekitar tahun 1938.

Baca Juga :
  • Soal DBH, Afni: Jangan Jadikan Sebagai Sesuatu yang Opsional
  • Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan
  • Genjot Potensi Pertanian 400 Ha, Pemkab Siak Perjuangkan Akses Teluk Lanus

“Core lab adalah ibunya data lapangan minyak. Sumber informasi paling akurat dan terpercaya bagi industri minyak dan gas. Semua keputusan strategis, mulai dari eksplorasi hingga produksi, bergantung pada data yang diperoleh dari core lab ini,” ujar Senior Biostratigrapher Satia Graha yang mengelola laboratorium geologi PHR melalui siaran pers yang dikirimkan ke media, Senin (04/11/2024).

Ketika terjadi masalah pada sumur minyak seperti penyumbatan atau penurunan produksi, sambung Setia, core lab dapat membantu mengidentifikasi penyebabnya. Dengan menganalisis sampel batuan, para ahli dapat menentukan solusi yang tepat.

Pjs VP Asset Development, Mochamad Taufan mencontohkan, saat terjadi pembentukan kerak (scale) pada pompa dan peralatan bawah permukaan di suatu sumur, endapan kerak yang terbentuk dapat menghambat aliran fluida, mengurangi efisiensi produksi, yang berpotensi menyebabkan kegagalan di pompa bawah permukaan dan meningkatkan biaya operasi. 

“Ketika ada masalah, kami kembali ke pangkal. Tim menganalisa data fluida terproduksi untuk memahami kecenderungan terbentuknya endapan kerak di suatu sumur. Fluida yang terproduksi tersebut tentu sangat erat kaitannya dengan jenis batuan dan sedimen yang ada di lapangan tersebut. Sehingga dengan memahami karakteristik batuan, akan sangat membantu dalam mencari solusi atas persoalan tersebut,” kata Taufan.

Hasil analisa menelurkan insiatif-inisiatif baru untuk mengatasi masalah scaling. Salah satunya proses uji coba metode baru pada tiga sumur produksi baru-baru ini menunjukkan terjadinya pengurangan pembentukan scale secara signifikan, sehingga PHR berhasil mengembalikan potensi produksi yang hilang atau Lost Production Opportunity (LPO) hingga 2.000 barel minyak dari tiga sumur.

“Perlambatan pembentukan scale tentu saja sekaligus mengurangi biaya perawatan sumur. Well Service sumur yang sebelumnya dilakukan sekali dalam dua bulan, kini menjadi sekali dalam empat bulan atau lebih. Uji coba ini berpotensi memangkas biaya perawatan dan mengembalikan potensi produksi hingga 2,4 miliar rupiah dari tiga sumur uji coba,” ujar Taufan.

Selain sebagai sumber data dalam menjawab tantangan di lapangan, lab Geologi PHR kerap menjadi rujukan tim peneliti dalam merencanakan pengembangan area baru. “Kami tengah melakukan analisa lapisan batuan dan sedimen yang pernah diambil dari lapangan Duri. Mulai sejak tahun 1950-an hingga yang terakhir,” ujar Sedimentologist Lemigas Agus Priyantoro. Agus menambahkan bahwa data dari core lab ini akan dianalisa lebih lanjut untuk mengetahui cadangan potensial baru dari lapangan ini, serta sebagai dasar dalam menentukan teknologi yang akan digunakan untuk mengekstraksinya. Dengan memahami karakteristik batuan reservoir, lanjut Agus, perusahaan dapat merancang metode pengeboran yang lebih efektif.(*)
 


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

15 Ribu Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run, UMKM dan Pariwisata Ikut Bergeliat

Riau Bhayangkara Run Diikuti 15.000.Peserta, Boneka Nona Seroja Jadi Souvenir Unik

Api Belum Padam di Bengkalis, Rohul, dan Inhu, Manggala Agni Kerahkan Empat Regu Pemadam

Soal DBH, Afni: Jangan Jadikan Sebagai Sesuatu yang Opsional

Kemenkum Riau Dampingi Percepatan Permohonan Indikasi Geografis Produk Unggulan Bengkalis

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum "PASTI ADA SOLUSI" Episode 7

15 Ribu Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run, UMKM dan Pariwisata Ikut Bergeliat

Riau Bhayangkara Run Diikuti 15.000.Peserta, Boneka Nona Seroja Jadi Souvenir Unik

Api Belum Padam di Bengkalis, Rohul, dan Inhu, Manggala Agni Kerahkan Empat Regu Pemadam

Soal DBH, Afni: Jangan Jadikan Sebagai Sesuatu yang Opsional

Kemenkum Riau Dampingi Percepatan Permohonan Indikasi Geografis Produk Unggulan Bengkalis

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum "PASTI ADA SOLUSI" Episode 7



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
15 Ribu Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run, UMKM dan Pariwisata Ikut Bergeliat
18 Juli 2026
Riau Bhayangkara Run Diikuti 15.000.Peserta, Boneka Nona Seroja Jadi Souvenir Unik
18 Juli 2026
Api Belum Padam di Bengkalis, Rohul, dan Inhu, Manggala Agni Kerahkan Empat Regu Pemadam
18 Juli 2026
Soal DBH, Afni: Jangan Jadikan Sebagai Sesuatu yang Opsional
17 Juli 2026
Ketum SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa di Lampung
17 Juli 2026
Kemenkum Riau Dampingi Percepatan Permohonan Indikasi Geografis Produk Unggulan Bengkalis
17 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum "PASTI ADA SOLUSI" Episode 7
17 Juli 2026
Kemenkum Riau Terima Koordinasi BAPPERIDA Inhil
17 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Bersama Tim BSK Hukum Matangkan Analisis Implementasi Kebijakan Bantuan Hukum
16 Juli 2026
Kemenkum Riau Publikasikan Layanan Kewarganegaraan dan Roya Fidusia
16 Juli 2026
TERPOPULER +
  • 1 Lagi, UIR Sediakan Armada Mercedes-Benz Jet Bus 5 Medium
  • 2 Karhutla Kembali Melanda Rohil, Manggala Agni Padamkan 2 Ha Lahan
  • 3 Genjot Potensi Pertanian 400 Ha, Pemkab Siak Perjuangkan Akses Teluk Lanus
  • 4 Energi untuk Masa Depan, Saatnya Indonesia Berani Bertransisi
  • 5 Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Buka Penjaringan Bakal Calon Ketua
  • 6 Dukung Penuh Kehadiran PFII, SMSI Siapkan "White Paper" untuk Pemerintah
  • 7 Jaminan Kesehatan Masyarakat, Harmonisasi Ranperwako Pekanbaru Ditingkatkan
  • 8 Perpustakaan Hukum Kanwil Kemenkum Riau Menuju Digitalisasi dan Akses Publik Luas
  • 9 PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved