• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Perambah Mangrove Ditangkap, Bupati Rohil: Harus Jadi Efek Jera
Dibaca : 303 Kali
Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Tidak Ada Toleransi
Dibaca : 279 Kali
Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan
Dibaca : 320 Kali
Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik
Dibaca : 355 Kali
Kemenkum Riau Dorong Penyesuaian Regulasi Desa
Dibaca : 313 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Dua Anak Perusahaan Riau Petroleum Tandatangani CA WK Bentu dan WK Malacca Strait

Zulmiron
Sabtu, 08 Juni 2024 22:15:00 WIB
Cetak
Dua Anak Perusahaan Riau Petroleum Tandatangani CA WK Bentu dan WK Malacca Strait.

Pekanbaru, Hariantimes.com - PT Riau Petroleum (Perseroda) melalui anak perusahaannya PT Riau Petroleum Bentu dan PT Riau Petroleum Malacca Strait menandatangani Confidentiality Agreement (CA) dan pembukaan data room pada Wilayah Kerja (WK) Bentu dan WK Malacca Strait.

Penandatanganan perjanjian kerahasiaan terkait PI 10% pada dua WK ini dilakukan antara PT Imbang Tata Alam dan EMP Bentu limited dengan dua anak perusahaan PT Riau Petroleum (Perseroda), di gedung Surya Dumai, Pekanbaru, Jum'at (07/06/2024).

Penandatanganan CA kedua blok migas ini disaksikan langsung oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) kementerian ESDM RI yang diwakili oleh Barkun Kharisma Suko.

Disampaikan Barkun, pada tahap CA BUMD pengelola dana partisipasi interes akan mendapatkan data terkait financial migas dari operator. Kedua BUMD juga akan mendapatkan gambaran terkait pelamparan wilayah migas di kabupaten mana saja.

Baca Juga :
  • Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pelaku UMK Naik Kelas
  • Tinjau Inovasi CEOR Minas, Komisi VI DPR RI Dukung Langkah Pertamina Jaga Ketahanan Energi Nasional
  • RUPST Tahun Buku 2025, PHR Perkuat Kemandirian Energi dan Kinerja Berkelanjutan

"Produksinya berapa. Akan mendapatkan berapa, WK ini akan menghasilkan berapa untuk kabupaten, BUMD akan mendapatkan berapa, kemudian akan lanjut untuk mendapatkan PI 10%," kata Analis Kebijakan Ahli Muda Ditjen Migas Barkun saat memberikan sambutan acara penandatanganan CA.

Barkhun berharap, perusahaan perseroan daerah (PPD) Riau Petroleum Bentu dan Malacca Strait masing-masing harus sepakat menunjuk lembaga independen setelah selesai melakukan penandatanganan CA dan buka data room dengan operator.

"Ada surat penunjukan agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari," sebut Barkun

Sementara itu, VP Business Development PT Energi Mega Persada (EMP) perusahaan induk yang mengelola dua blok migas Bentu dan Malacca Strait, Nurmalia Ulfa menyebutkan, PT Imbang Tata Alam dan EMP Bentu limited akan komitmen melaksanakan regulasi pemerintah yaitu permen 37 tahun 2016.

Bahkan ungkap Nurmalia, saat ini perusahaan EMP group membutuhkan kerjasama dengan BUMD di daerah.

"Kami di Malacca Strait dan Bentu membutuhkan kerjasama dengan BUMD. Akan mengembangkan lapangan kami sehingga berproduksi nya akan meningkat. Kami akan memberikan data actual dilapangkan," ujar Nurmalia Ulfa mewakili direktur PT Imbang Tata Alam dan EMP Bentu limited.

Babak baru proses penawaran partisipasi interes 10% dari WK Bentu dan WK Malacca Strait kini terus digencarkan geliat perjuangannya oleh direktur anak perusahaan PT Riau Petroleum (Perseroda) yang dikomandoi oleh direktur Husnul Kausarian.

Koordinasi dan komunikasi yang intens terus dilakukan guna mendapatkan kucuran dana segar PI 10% ini.

"Kami berterima kasih kepada EMP yang sudah membantu menjalankan tahapan tahapan dari permen 37 tahun 2016," kata Direktur PT Riau Petroleum Bentu Leo Chandra.

Sesuai arahan Ditjen Migas, malahan PT Riau Petroleum Bentu sudah gerak duluan dengan menunjuk lembaga independen yang akan melakukan kajian pelamparan.

"Kami sudah menunjuk lembaga independen dari LAPI universitas Islam Riau," ujarnya.

Kini harapan masyarakat untuk merasakan manfaat dana PI dari WK Malacca Strait agar bisa segera dipercepat dan cair di tahun 2024. Pesan masyarakat ini disampaikan direktur PT Riau Petroleum Malacca Strait kepada pejabat EMP saat acara penandatanganan CA.

"Proses dari PI ini harapan masyarakat proses nya bisa dimudahkan. Kalau bisa dikeluarkan di tahun ini ya sangat bagus. Ini harapan dari masyarakat kabupaten Kepulauan Meranti. Supaya ini bisa dipercepat," sebut Direktur PT Riau Petroleum Malacca Straits yang juga akademisi di perguruan tinggi swasta di kota Pekanbaru.

Sebagai informasi tambahan, WK Malacca Strait memiliki luas area 7.035 km2. Migas yang berada di lepas pantai ini memiliki lapangan 100 sumur aktif. Kemudian WK Bentu dibawah kendali operator Emp Bentu limited memiliki wilayah 1.047 km2. Di WK Bentu ini menerapkan sistem PSC cost recovery. (*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Pembukaan Kembali Gerai di Mal SKA Pekanbaru, The Palace Jeweler Hadirkan Berbagai Promo Menarik

Re-opening The Palace SKA Pekanbaru Hadir dengan Konsep Terlengkap, Terjangkau dan Terjamin

Menyemai Kemandirian UMKM Seroja Melalui Penguatan Kapasitas Budidaya Jamur

Tinjau Inovasi CEOR Minas, Komisi VI DPR RI Dukung Langkah Pertamina Jaga Ketahanan Energi Nasional

Hadirkan SheHacks, Indosat Dorong Perempuan Manfaatkan Teknologi dan AI

RUPST Tahun Buku 2025, PHR Perkuat Kemandirian Energi dan Kinerja Berkelanjutan

Pembukaan Kembali Gerai di Mal SKA Pekanbaru, The Palace Jeweler Hadirkan Berbagai Promo Menarik

Re-opening The Palace SKA Pekanbaru Hadir dengan Konsep Terlengkap, Terjangkau dan Terjamin

Menyemai Kemandirian UMKM Seroja Melalui Penguatan Kapasitas Budidaya Jamur

Tinjau Inovasi CEOR Minas, Komisi VI DPR RI Dukung Langkah Pertamina Jaga Ketahanan Energi Nasional

Hadirkan SheHacks, Indosat Dorong Perempuan Manfaatkan Teknologi dan AI

RUPST Tahun Buku 2025, PHR Perkuat Kemandirian Energi dan Kinerja Berkelanjutan



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Perambah Mangrove Ditangkap, Bupati Rohil: Harus Jadi Efek Jera
24 Juli 2026
Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Tidak Ada Toleransi
24 Juli 2026
Irjen Pol Herry: Tak Ada Ampun bagi Perusak Alam
24 Juli 2026
Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan
24 Juli 2026
Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik
24 Juli 2026
Kemenkum Riau Dorong Penyesuaian Regulasi Desa
24 Juli 2026
Kemenkum Riau Sinergikan Layanan Hukum Desa
24 Juli 2026
PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda Riau
23 Juli 2026
Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Kolaborasi Lintas Kementerian
23 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Manajemen ASN
23 Juli 2026
TERPOPULER +
  • 1 Soal DBH, Afni: Jangan Jadikan Sebagai Sesuatu yang Opsional
  • 2 Ketum SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa di Lampung
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Bersama Tim BSK Hukum Matangkan Analisis Implementasi Kebijakan Bantuan Hukum
  • 4 Kemenkum Riau Publikasikan Layanan Kewarganegaraan dan Roya Fidusia
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi PP Nomor 30 Tahun 2026
  • 6 Kemenkum Riau Koordinasi Strategis Optimalkan Evaluasi Perda di Kota Dumai
  • 7 Sembilan Petani Penerima Manfaat Zakat di Bungaraya Panen Padi Perdana di Lahan Seluas 9 Ha
  • 8 Sosialisasikan Lima PO, Akhmad Munir: Jadi Fondasi Baru Penguatan Organisasi PWI
  • 9 Dua Lokasi Masih Membara, Ferdian: Vegetasi Kering dan Angin Kencang Jadi Kendala Pemadaman Karhutla di Riau
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved