• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Perambah Mangrove Ditangkap, Bupati Rohil: Harus Jadi Efek Jera
Dibaca : 156 Kali
Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Tidak Ada Toleransi
Dibaca : 153 Kali
Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan
Dibaca : 196 Kali
Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik
Dibaca : 224 Kali
Kemenkum Riau Dorong Penyesuaian Regulasi Desa
Dibaca : 200 Kali

  • Home
  • Nasional

Ribuan Guru BK se Indonesia ikuti Pelatihan Great Teacher as a Coach dari ESQ Corp

Zulmiron
Selasa, 14 Mei 2024 15:10:00 WIB
Cetak
Pelatihan coaching yang diselenggarakan oleh ESQ Corp dan Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ secara hybrid di Menara 165, Jakarta, Selasa (14/05/2024).

Jakarta, Hariantimes.com - Sedikitnya 1.025 Guru Bimbingan Konseling (BK) dari berbagai wilayah di Indonesia mengikuti pelatihan coaching yang diselenggarakan oleh ESQ Corp dan Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ secara hybrid di Menara 165, Jakarta, Selasa (14/05/2024).

Kegiatan bertemakan Great Teacher as a Coach yang dipandu oleh Coach Arief G Rachman (Master Trainer ESQ  3.0 Coaching) dan Coach Bram G Wibisono (Master Trainer ESQ Hypnotherapy) ini berlangsung selama 4 jam.

Pada kegiatan ini, para guru BK dilatih untuk mampu memberikan konseling pada anak remaja zaman now yang rapuh dan cenderung ingin bunuh diri karena merasa suaranya tidak didengar baik oleh orangtua maupun komunitas di tengah masyarakat serta di sekolah.

Kegiatan yang diselenggarakan menyambut ulangtahun (Milad) ke-24, ESQ Corp dengan Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ yang berjumlah 5 juta orang baik di dalam negri, negeri jiran maupun berbagai benua ini diharapkan guru mampu menggali potensi diri dan mendidik dengan efektif baik dengan kecerdasan IQ, kecerdasan emosi (EQ)  maupun kecerdasan Spiritual (SQ) siswanya.

Baca Juga :
  • Hadirkan Aplikasi AMAN, Kemenag Permudah Perkuat Perlindungan Anak
  • Data Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Penyusunan Kebijakan Ketenagakerjaan
  • Cederai Semangat Kemerdekaan Pers, PWI Pusat Minta Hotman Paris Hormati Martabat Wartawan

Guru diharapkan mampu mengembangkan dimensi manusia secara utuh, mampu menghasilkan keluaran pendidikan yang memiliki kepemimpinan (leadership), kemandirian, kreativitas dan daya saing global serta dapat meningkatan pendapatan guru.

Soalnya generasi muda di Indonesia membutuhkan ‘pendengar’ yang baik untuk berbagai masalah yang dihadapinya di era digital. Oleh karena itu peranan orangtua, guru bimbingan konseling  (Guru BK) serta  masyarakat harus berkontribusi, berkolaborasi dan bersinergi sehingga ke depan Indonesia memiliki sumber daya manusia yang berkarakter.

“Sayangnya, Fakta menunjukkan rasio tenaga kesehatan mental  seperti guru BK dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia mencapai 1: 200.000. Idealnya, rasio tenaga kesehatan mental profesional yang direkomendasikan WHO berjumlah 1: 30.000. Apalagi saat ini setiap sekolah belum diwajibkan memiliki guru BK padahal kesehatan mental anak didik sudah tingkat darurat,” ungkap Coach Arief G Rachman.

Solusinya, kata Coach Arief, para guru BK dapat meningkatkan diri dengan ilmu coaching maupun hypnoterapy dengan sertifikasi dari BNSP dan menjadi tenaga0 profesional keseharan mental yang dibutuhkan oleh berbagai kalangan masyarakat tidak terbatas para pelajar.

Dalam menyiapkan SDM cerdas dan berkarakter untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 esensi peran guru BK dalam membentuk pribadi siswa yang berkarakter tangguh dan berdaya saing tinggi di era yang penuh tantangan ini sangatlah penting.

“Menjadi pendengar yang baik seharusnya kontribusinya dilakukan oleh orangtua di rumah, Guru BK dan guru lainnya di sekolah maupun waktu anak-anak sehari-hari beraktivitas di tengah masyarakat,” kata Arief.

Jika hal ini dibiarkan terus menerus dan tidak ada kontribusi, kolaborasi dan sinergi antara Orangtua, Sekolah dan Masyarakat maka  siapa yang akan menjadi pendengar suara hati mereka ?. Seharusnya ke tiga unsur utama di atas mampu berbagi peran siapa melakukan apa.

Untuk itu tema Great Teacher  as a Coach mengajak para guru BK untuk memahami tehnik coaching untuk menghadapi para siswanya yang tidak bisa lagi dinasehati atau di ceramahi. Guru BK saat ini dituntut menjadi teman, menjadi pembimbing bahkan juga sebagai orangtua bagi anak didiknya.

“Ibarat bertamu dan masuk ke rumah orang, musti ketuk pintu, mengucapkan Asalamualaikum, berinteraksi dengan ramah dan santai barulah melakukan tehnik coaching yaitu mengobrol dengan mengajukan pertanyaan karena metode lama menceramahi atau menasehati sudah tidak mempan, kata coach Arief dalam hal memberikpan solusi padap guru BK menghadapi siswa yang menutup diri.

Pelatihan singkat yang didahului dengan sambutan dari Coach Desi Yuliana sebagai Ketua Panitia Milad ke 24 ESQ Corp yang menaungi 17 anak perusahaan, Sambutan coach Ani Noor, President Inspire, alumni coach lulusan ESQ maupun sambutan dari Prof. dr. Fasli Jalal, Sp.GK., Ph.D, Rektor Universitas Yarsi yang juga Dewan Penasehat FKA ESQ dan Dewan Penasehat Universitas Ary Ginanjar (UAG).

Fasli Jalal mengatakan, guru BK  menjadi ujung tombak dan punya peran strategis dalam pendidikan karakter siswa karena kerap dituntut jadi orangtua, teman, mentor dari siswanya. Dia berharap ESQ corp dan Forum Komunikasi Alumni bisa terus mendampingi  para guru BK karena ESQ sejak berdiri di tahun 2000 sudah memfokuskan diri pada pendidikan karakter menuju generasi emas Indonesia 2045.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Hadirkan Aplikasi AMAN, Kemenag Permudah Perkuat Perlindungan Anak

Program Magang Nasional Permudah Industri Dapatkan Talenta Siap Kerja

Data Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Penyusunan Kebijakan Ketenagakerjaan

Lestarikan Budaya Lokal, Sanggar Kamang Wangko Woloan Latih Generasi Muda Menulis Sastra Lokal di Tomohon

Cederai Semangat Kemerdekaan Pers, PWI Pusat Minta Hotman Paris Hormati Martabat Wartawan

Ketum SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa di Lampung

Hadirkan Aplikasi AMAN, Kemenag Permudah Perkuat Perlindungan Anak

Program Magang Nasional Permudah Industri Dapatkan Talenta Siap Kerja

Data Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Penyusunan Kebijakan Ketenagakerjaan

Lestarikan Budaya Lokal, Sanggar Kamang Wangko Woloan Latih Generasi Muda Menulis Sastra Lokal di Tomohon

Cederai Semangat Kemerdekaan Pers, PWI Pusat Minta Hotman Paris Hormati Martabat Wartawan

Ketum SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa di Lampung



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Perambah Mangrove Ditangkap, Bupati Rohil: Harus Jadi Efek Jera
24 Juli 2026
Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Tidak Ada Toleransi
24 Juli 2026
Irjen Pol Herry: Tak Ada Ampun bagi Perusak Alam
24 Juli 2026
Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan
24 Juli 2026
Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik
24 Juli 2026
Kemenkum Riau Dorong Penyesuaian Regulasi Desa
24 Juli 2026
Kemenkum Riau Sinergikan Layanan Hukum Desa
24 Juli 2026
PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda Riau
23 Juli 2026
Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Kolaborasi Lintas Kementerian
23 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Manajemen ASN
23 Juli 2026
TERPOPULER +
  • 1 Soal DBH, Afni: Jangan Jadikan Sebagai Sesuatu yang Opsional
  • 2 Ketum SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa di Lampung
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Bersama Tim BSK Hukum Matangkan Analisis Implementasi Kebijakan Bantuan Hukum
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi PP Nomor 30 Tahun 2026
  • 5 Kemenkum Riau Koordinasi Strategis Optimalkan Evaluasi Perda di Kota Dumai
  • 6 Sosialisasikan Lima PO, Akhmad Munir: Jadi Fondasi Baru Penguatan Organisasi PWI
  • 7 Dua Lokasi Masih Membara, Ferdian: Vegetasi Kering dan Angin Kencang Jadi Kendala Pemadaman Karhutla di Riau
  • 8 Divisi P3H Kanwil Kemenkum Riau Beri Penyuluhan No Bullying di SMAN 5 Pekanbaru
  • 9 Serahkan Zakat Konsumtif, Wabup Siak Syamsurizal Dorong Mustahik Menjadi Muzaki
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved