• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Persiapan Peacemaker Training 2026
Dibaca : 296 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang
Dibaca : 270 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat Kurang Mampu
Dibaca : 248 Kali
Kakanwil Tanda Tangani Addendum Kontrak Bantuan Hukum Periode II Bersama 22 LBH
Dibaca : 268 Kali
Kemenkum Riau Ikuti CoP BPSDM Hukum
Dibaca : 268 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Program Konservasi Gajah Sumatera, Rudi Ariffianto: Mari Sama-Sama Kita Jaga Populasi dan Habitatnya

Zulmiron
Senin, 04 Desember 2023 20:17:04 WIB
Cetak
PT PHR WK Rokan bersama RSF saat menggelar acara Conservation Goes to School di SMPS Islam Terpadu Ibadurrahman Duri Boarding School (IDBS), Kabupaten Bengkalis.

Duri, Hariantimes.com - Dalam rangka Conservation Goes to School, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) WK Rokan bersama Rimba Satwa Foundation (RSF) kembali hadir menyapa siswa-siswi SMPS Islam Terpadu Ibadurrahman Duri Boarding School (IDBS).

Kehadiran PHR ini untuk mengenalkan pentingnya menjaga habitat Gajah Sumatera dan alam raya ke pelajar. Kegiatan tersebut bertema “Riau Bangga Punya Gajah”.

Saat dikunjungi PHR, Muhammad Delon dan Asyifa Nayla tampak ceria dan tampak terperangah melihat poster gajah berukuran besar. Gambar yang dipampang tersebut menampilkan Gajah Sumatera yang merupakan satwa endemik Indonesia.

“Kami senang sekali dapat pengetahuan tentang gajah,” katanya.

Baca Juga :
  • UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
  • Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
  • Segera Digelar, PRB 2027 Prodi Biologi FKIP Unri Siapkan 11 Cabang Lomba Sains dan Kreativitas

Ternyata, remaja-remaja ini sudah pernah melihat sosok gajah tersebut secara langsung. Sebab, tempat tinggal tak jauh dari area perlintasan gajah di Balai Raja. Namun lewat program konservasi yang dilaksanakan PHR tersebut, para siswa tersebut kini lebih tahu dan memahami karakteristik gajah hingga pentingnya menjaga habitatnya.

Hal inilah yang mendorong PHR WK Rokan untuk senantiasa mengenalkan tentang pentingnya menjaga konservasi. Sebab, nilai-nilai kecintaan alam dapat ditanamkan sejak dini untuk menjaga satwa dan habitatnya tetap terlindungi.

Kepala SMPS Islam Terpadu Ibadurrahman Duri Boarding School (IDBS) Elka Yulia Ningsih SPd mengaku bangga sekolahnya dikunjungi PHR dan RSF dalam rangka mengenalkan konservasi.

“Terima kasih telah menyelenggarakan kegiatan ini di sekolah kami. Konservasi ke sekolah ini sangat bermanfaat bagi kami, karena sekolah ini juga tidak jauh dari area perlintasan gajah. Semoga para siswa semakin cinta alam dan bisa berkontribusi bagi lingkungan,” ujarnya.

Program Conservation Goes to School PHR merupakan implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PHR yang berfokus di bidang lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama Rimba Satwa Foundation (RSF) memberikan pemahaman luas tentang habitat Gajah Sumatera yang hampir punah. Para siswa diberikan bekal ilmu untuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayati dan ekosistem hutan Riau.

Acara juga dikemas dengan sesi pemaparan materi dari tim RSF, kuis interaktif dan untuk menggali tingkat pemahaman siswa-siswi diadakan pre-test (sebelum pemaparan) dan post-test (setelah pemaparan).

Acara berlangsung meriah dengan diberikannya apresiasi hadiah untuk siswa-siswi yang aktif tanya jawab dan yang meraih skor tertinggi pada tes tersebut.

Terpisah, Corporate Secretary PHR WK Rokan Rudi Ariffianto mengatakan, Riau patut berbangga masih memiliki gajah, maka dari itu satwa ini harus terus kita lindungi demi kelangsungan habitatnya.

“Anak-anak kelak akan menjadi dewasa. Zaat mereka dewasa, harapan kita mereka masih bisa melihat satwa tersebut. Mari sama-sama kita jaga populasi dan habitatnya,” ujarnya.

Rudi menjelaskan, sejauh ini PHR bersama RSF terus melakukan program konservasi Gajah Sumatera dengan berbagai aksi nyata, salah satunya lewat program Agroforestri dan mensosialisasikan langsung kepada masyarakat yang berada di kantong Balai Raja dan Giam Siak Kecil, di Provinsi Riau.

Sejak 2011, Gajah sumatra termasuk dalam daftar merah The International Union for Conservation of Nature (IUCN), dengan status kritis atau sangat terancam punah (critically endangered). Hal ini disebabkan karena populasi gajah sumatera yang menurun lebih dari 80% dalam waktu tiga generasi terakhir, atau sekitar 75 tahun. Penurunan populasi gajah sumatra terutama disebabkan oleh hilangnya habitat, degradasi hutan dan fragmentasi habitat serta perburuan.

“Dengan begitu, peran Pentahelix yang dijalankan PHR merupakan salah satu langkah untuk melestarikan gajah dan habitatnya di alam,” jelasnya.

PHR bersama RSF mengembangkan pembibitan pohon-pohon yang bernilai ekonomi tinggi namun rendah gangguan gajah. Antara lain alpukat, durian, petai, jengkol, matoa dan kakao. Sedangkan jenis tanaman untuk pakan gajah antara lain rumput odot. Program ini sangat didukung oleh masyarakat yang memiliki lahan di perlintasan gajah, warga pemilik lahan di lokasi-lokasi tersebut ikut mengambil bagian karena sadar akan konservasi tersebut.

Selain itu, upaya konservasi gajah juga dilakukan secara terintegrasi melalui pembinaan habitat serta pemantauan populasi gajah. Dua unit kalung global positioning system (GPS collar) tambahan telah dipasangkan ke kelompok gajah. Melengkapi tiga unit yang sudah lebih dahulu dipasang, serta 18 unit kamera pengintai (camera trap).

Kalung GPS yang dipasangkan di leher gajah berfungsi untuk memonitor pergerakan kawanan gajah melalui satelit. Sehingga potensi konflik dengan manusia dapat dimitigasi secara dini. Selain itu, alat tersebut dapat memberikan data awal sebagai dasar penghitungan perkiraan berat badan gajah. Sedangkan kamera pengintai dipasang di kawasan perlintasan gajah guna memberikan informasi secara visual.

Selain agroforestri, program TJSL PHR di bidang lingkungan telah banyak dilakukan. Antara lain penguatan kelompok Bank Sampah, Program Kampung Iklim (Proklim), Konservasi Mangrove, serta Desa Energi Berdikari.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara

Tujuh Dosen Unilak Raih Jabatan Lektor Kepala 2026

Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak

Segera Digelar, PRB 2027 Prodi Biologi FKIP Unri Siapkan 11 Cabang Lomba Sains dan Kreativitas

Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA

Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri

UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara

Tujuh Dosen Unilak Raih Jabatan Lektor Kepala 2026

Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak

Segera Digelar, PRB 2027 Prodi Biologi FKIP Unri Siapkan 11 Cabang Lomba Sains dan Kreativitas

Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA

Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Persiapan Peacemaker Training 2026
06 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang
06 November 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat Kurang Mampu
06 November 2026
Kakanwil Tanda Tangani Addendum Kontrak Bantuan Hukum Periode II Bersama 22 LBH
06 November 2026
Kemenkum Riau Ikuti CoP BPSDM Hukum
06 November 2026
Ruang Fiskal Menyempit, Kebutuhan Pembangunan Meningkat
06 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Ditjen AHU
05 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual dan Optimalisasi Royalti Musik
05 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
04 November 2026
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
04 November 2026
TERPOPULER +
  • 1 Ramli Walid: Kerukunan dan Persatuan Harus Terus Dirawat Bersama
  • 2 Buka Musda V MUI Siak, Syamsurizal: Semoga Lahir Gagasan-Gagasan Besar
  • 3 139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
  • 4 Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
  • 5 Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
  • 6 Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bengkalis
  • 8 Afni: Patut Diwariskan dan Menjadi Inspirasi bagi Generasi Sekarang
  • 9 Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved