• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Perkuat Tata Kelola Kearsipan, Imigrasi Pekanbaru Musnahkan 145.731 Berkas Arsip Keimigrasian
Dibaca : 119 Kali
Perkuat Profesionalisme dan Integritas Wartawan, PWI Solok Orientasi ke PWI Riau
Dibaca : 231 Kali
Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
Dibaca : 302 Kali
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
Dibaca : 314 Kali
Demi Langit Hijau di Riau, FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla
Dibaca : 267 Kali

  • Home
  • Riau

LAM Riau Dukung Wacana Pemekaran Kabupaten di Riau

Zulmiron
Senin, 16 Januari 2023 21:45:00 WIB
Cetak
Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Datuk Seri Marjohan Yusuf, dalam pertemuan bersama Tim Inisiator Pemekaran Kabupaten/Kota Provinsi Riau di Gedung LAMR di Pekanbaru, Senin (16/01/2023).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menyatakan dukungan atas wacana pemekaran kabupaten/kota di Provinsi Riau sebagai upaya pemerataan pembangunan dan menyejahterakan masyarakat hingga pelosok desa.

"Kita telah dapat memperkaya ilmu dan pengetahuan sekaligus silaturahmi kita ini menjadi awal kemajuan daerah yang kita cintai ini," kata Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Datuk Seri Marjohan Yusuf, dalam pertemuan bersama Tim Inisiator Pemekaran Kabupaten/Kota Provinsi Riau di Gedung LAMR di Pekanbaru, Senin (16/01/2023).

Dalam pertemuan itu, hadir Ketua Tim Inisiator Pemekaran Kabupaten/Kota Provinsi Riau, Syamsul Rakan Chaniago, Sekretaris Fazar Muhardi, dan para tokoh masyarakat yang tergabung dalan tim inisiator seperti M Nasir Day Nurdin, Imam Subroto dari Ikatan Keluarga Jawa Riau (IKJR), Asri Auzar dan Manahara Manurung (mantan anggota DPRD Riau), Bismar Rambah (tokoh masyarakat Riau), Ahmad Syah Harrofie (tokoh birokrat Riau), Datuk Tarlaili (tokoh Lembaga Adat Melayu Riau) Nasrun Effendi MT selaku Ketua Persebatian Pemuka Masyarakat Riau (PPMR), Syarif Lukman, Fauzi Kadir dan Hengki Septihadi (anggota tim inisiator).

Sementara itu, Tokoh LAMR yang menyambut rombongan selain Datuk Seri Marjohan Yusuf turut hadir DPH LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, Datuk Tengku Heriyanto, Datuk Syaukani Alkarim, Datuk Kamaruddin dan Datuk Alang Rizal (Sekretaris Umum LKA LAM Riau) serta Datuk Junnaidi Dasah, DPH LAM Riau.

Dalam kesempatan itu, Datuk Marjohan, wacana ini adalah bentuk kerisauan masyarakat Riau, dan ini menjadi langkah awal perjuangan untuk pemekaran kabupaten/kota yang memang telah lama dicita-citakan.

"Kalaulah kita dengar-dengar, pintu keran itu sudah dibuka, kita harus membuat langkah yang besar, tidak lagi terkotak-kotak," katanya.

Marjohan menambahkan, dirinya mengaku sangat memahami hal ini, dan semua alasan untuk pemekaran ini adalah benar.

Kendati demikian, menurut dia perlu ada kajian-kajian yang perlu dilengkapi sehingga wacana ini benar-benar matang dan bisa membuka semua pihak.

Dia kembali menjelaskan, bahwa selama ini memang ada kerisauan bagi masyarakat Riau karena masih banyak jalan-jalan yang rusak parah akibat kendaraan bertonase tinggi.

"Saya sudah berbicara dengan Pak Gubernur tentang kondisi ini dan beliau merespons dengan cepat," katanya.

Masalah-masalah tersebut menurut dia merupakan kerisauan yang dalam dan harus menjadi perhatian besar.

"Dulu kita belum bersatu, harapannya langkah ini dapat mempersatukan, bersatu dan bergerak, sehingga tidak ada yang tidak mungkin," katanya.

Menurut Marjohan ada banyak wilayah kabupaten di Riau yang layak untuk dimekarkan, salah satunya Indragiri Hilir (Inhil) dimana luas wilayah yang mencapai 12 ribu hektare persegi dan jumlah kecamatan yang begitu banyak  seharusnya sudah pantas dimekarkan.

"Tapi nyatanya sampai sekarang belum juga dimekarkan. Bayangkan bagaimana situasi pembangunan di sana dengan kondisi yang tidak begitu mendukung, masyarakat mengalami kesusahan, dan saya kasihan," katanya.

Maka, semua pihak harus menyatukan kembali tentang sikap kebersamaan ke depan, LAM Riau membuka ruang itu karena LAM Riau dalam arti serumpun, bukan hanya Melayu Riau, jadi LAMR terbuka untuk semua etnis dan kalangan.

"Kalau Payahkumbu sudah punya kota dan kabupaten, begitu juga Solok sudah punya kota dan kabupaten, dan ini cukup menjadi ukuran agar kabupaten di Riau segera dimekarkan," katanya.

Marjohan berharap pertemuan dengan para inisiator ini bukan yang pertama, dan LAMR akan membentuk tim untuk menindaklanjuti wacana ini.

Menurut dia apa yang wacanakan ini adalah niat baik untuk kemajuan Riau. "Tidak sampai kebaikan ke kita, tapi nanti akan sampai ke anak cucu kita. Kita harus bicarakan ini lebih lanjut secara konsep bukan lagi berbicara di kedai-kedai kopi," kata Marjohan.

Ketua Tim Inisiator Pemekaran Haji Syamsul Rakan Chaniago dalam kesempatan itu mengungkap wacana pemekaran ini tak lain karena kerisauan hati yang dalam.

"Riau yang selama ini dikenal sebagai negeri kaya raya, semua ada, namun faktanya kita tertinggal jauh, sangat jauh," katanya.

Menurut mantan hakim agung ini, pemekaran wilayah baru akan merangsang pertumbuhan berbagai sektor, mulai dari pembangunan, pemerintahan, sosial dan ekonomi.

"Sebagai contoh Pekanbaru. Luas Pekanbaru saja jauh melebihi Jakarta, bagaimana dengan wilayah kabupaten lainnya seperti Inhil yang sebenarnya semuanya ada di sana, termasuk SDA yang berlimpah namun pembangunannya masih sangat miris," katanya.

Sebelumnya, Tim Inisiator Pemekaran Kabupaten/Kota Provinsi Riau juga telah menggelar pertemuan dengan para tokoh/pemuka masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Riau (FKPMR) dan Ketua DPRD Riau dan ketua dan anggota  Komisi II DPRD Riau.

Dalam pertemuan itu, FKPMR menyatakan dukungan wacana pemekaran kabupaten/kota, sementara para pimpinan legislator Riau termasuk Komisi II DPRD Riau bersepakat untuk membentuk Tim Pansus untuk mendalami wacana pemekaran yang mencuat.

Tim inisiator juga telah mengagendakan pertemuan dengan para tokoh DPD RI asal Riau dan juga Gubernur Riau Haji Syamsuar untuk kemudian audiensi ke Komisi II DPR RI.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban

Ombudsman Riau Terima 610 Akses Layanan, Bambang: Pemda dan Isu Kelistrikan Paling Banyak Dilaporkan

Terima Pengurus PWI Riau, SF Hariyanto: Acara Porwanas Nanti Kita Dukunglah

Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi

Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota

Langgar Ketentuan Keimigrasian, Warga Malaysia Dideportasi

Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban

Ombudsman Riau Terima 610 Akses Layanan, Bambang: Pemda dan Isu Kelistrikan Paling Banyak Dilaporkan

Terima Pengurus PWI Riau, SF Hariyanto: Acara Porwanas Nanti Kita Dukunglah

Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi

Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota

Langgar Ketentuan Keimigrasian, Warga Malaysia Dideportasi



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Perkuat Tata Kelola Kearsipan, Imigrasi Pekanbaru Musnahkan 145.731 Berkas Arsip Keimigrasian
27 Oktober 2026
Perkuat Profesionalisme dan Integritas Wartawan, PWI Solok Orientasi ke PWI Riau
27 Oktober 2026
Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
26 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
26 Oktober 2026
Demi Langit Hijau di Riau, FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla
26 Oktober 2026
Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
25 Oktober 2026
Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
24 Oktober 2026
Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
24 Oktober 2026
Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
24 Oktober 2026
Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
24 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 BDS 2026, KPP Pratama Rengat Perkuat Ekosistem UMKM
  • 2 KPP Pratama Rengat Gelar Forum Konsultasi Publik
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Standar Layanan Bantuan Hukum
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Landasan Hukum Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Penyelesaian Sengketa dan Pemetaan Rawan Pelanggaran dengan Polda Riau
  • 6 Lewat Podcast Bertuah, Kanwil Kemenkum Riau Kenalkan Layanan BHP Medan ke Masyarakat
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Tiga Rancangan Regulasi Kuansing
  • 8 Edison Manik Tekankan Kesinambungan Program dan Sinergi
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Dukung Rekonstruksi Kurikulum S2 Ilmu Hukum UNRI yang Adaptif dan Berorientasi Praktik
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved