• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB
Dibaca : 151 Kali
Lepas Kontingen PPSN VI 2026 Menuju Jatim, Syahruddin: Berkompetisi dengan Baik dan Jaga Kekompakkan
Dibaca : 165 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Kawal SKD Calon Taruna Poltekpin Hari Kedua di BKN Pekanbaru
Dibaca : 161 Kali
Tim Dosen Unilak Bantai Kemdikdasmen dengan Skor Fantastis 10-0
Dibaca : 178 Kali
Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina
Dibaca : 223 Kali

  • Home
  • Riau

Dari Lima Tingkatan Desa

Herman Gazali: Desa Maju Tidak Ada Satupun di Riau

Redaksi
Kamis, 27 Desember 2018 03:07:56 WIB
Cetak
Herman Gazali
Pekanbaru, Hariantimes.com - Arah baru otonomi desa dan pembangunan berkelanjutan menjadi konsep perjuangan Dr H Herman Gazali SH SE MBA jika dipercaya duduk di kursi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI nanti.

Pertanyaannya, apa yang melatarbelakangi seorang Herman Gazali mengusung konsep itu? Secara blak-blakkan, pria kelahiran Airtiris, Kabupaten Kampar, 06 November 1964 ini menyampaikan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2015 bahwa dari lima tingkatan desa, desa yang paling tinggi adalah desa maju. Kemudian ada desa mandiri, desa berkembang, desa tertinggal dan desa sangat tertinggal. 

"Desa maju tidak ada satupun di Riau. Desa mandiri hanya delapan desa. Itu data. Tapi saya tidak ingat apa saja desa tersebut," sebut Herman Gazali kepada hariantimes.com di sebuah cafe kawasan Simpang Tiga, Pekanbaru, Rabu (26/12/2018) sore menjelang magrib kemarin.

Selanjutnya, beber Herman Gazali, desa yang paling banyak adalah desa berkembang dan desa tertinggal. Khusus desa tertinggal ini jumlahnya 700 lebih atau setengah dari jumlah desa yang ada di Provinsi Riau. Sementara desa yang sangat tertinggal ada sekitar 400-an desa.

"Siapapun bisa menyimpulkan indikator itu. Tidak perlu bicara banyak, tapi itu adalah fakta yang terjadi," ujar Herman Gazali.

Oleh karena itu, Herman Gazali menawarkan diri untuk memperjuangkan ini jika terpilih menjadi anggota DPD RI nanti.

"Saya tertarik dan maju menjadi salah satu kontestan anggota DPD RI, karena banyak permasalahan daerah ini yang belum selesai sampai saat ini. Terbukti Riau salah satu provinsi yang tingkat kemiskinannya sangat tinggi dan penyediaan lapangan kerja yang sangat rendah. Oleh karena itu, saya menawarkan diri untuk dapat memperjuangkan ini jika saya terpilih nanti. Mari sama-sama dukung saya. Saya Dr H Herman Gazali SH SE MBA, calon anggota DPD RI nomor urut 28. Dan jangan lupa tusuk tanggal 17 April 2019 nanti," ujarnya.

Sekarang kalau bicara DPD, ulas Herman Gazali, masyarakat ini tidak tahu DPD. DPD ini lahir dari lembaga yang namanya MPR yang merupakan manifestasi dari kedaulatan rakyat. Artinya MPR itu sebagai simbol kedaulatan rakyat, ada dua resourchesnya. Satu DPR, satu DPD. Kenyataannya dari Aceh sampai Papua, pertanyannya apa tidak ada permasalahan daerah? Jawabannya adalah ada. Buktinya, sampai hari ini tidak bisa diselesaikan oleh wakil rakyat yang namanya DPR. 

"Karena itu, DPD diberi ruang oleh negara kita. Karena ini juga secara simbolis adalah syarat berdirinya negara. Ada rakyat, ada wilayah atau daerah. Setelah itu terpilih dan dipilih pimpinan yang sah. Di Indonesia mulai dari merdeka tidak pernah pemimpin ini kita bersengketa. Tidak seperti Kamboja, butuh 2 juta tumbal nyawa untuk mencari pemimpin yang sah. Alhamdulillah ini patut kita syukuri sampai hari ini," beber Herman Gazali.

Terpilihnya pimpinan yang sah, sambung Herman Gazali, tidak bisa membangun Indonesia ini kalau tidak ada saluran informasi. Misalnya, apakah orang Jakarta tahu apa yang terjadi hari ini di Langgam, Kabupaten Pelalawan? Apakah orang Jakarta tahu apa yang terjadi di Sulawesi Utara? Maka dari itu, diperlukan dua pipa penyalur informasi ini. 

"Tetapi kerancuan yang terjadi, saya kutip sedikit dalam permasalahan negara, DPR diberi hak legislasi, budgeting, kontroling. Sedangkan DPD tidak diberi hak itu," sesal Herman Gazali.

Dari kultur demokrasi, katanya, DPD itu dipilih dari Riau 1 banding 3. 100 ribu barangkali DPR RI bisa duduk, Riau itu bisa 300 ribu.

"Menurut kita ini adil atau tidak. Dalam konteks legitimasi duduk saja dulu. Jadi kalau kita bicara ke hulu, akan nampak nanti apa yang terjadi kedepan," tukas Herman Gazali.

Oleh karena itu, lanjut Herman Gazali, dalam membuat undang-undang DPR terus mengadu lagi ke DPR ini kadang-kadang tidak matching. Sehingga peran DPD ini yang independen, diperlukan untuk menyuarakan hal-hal yang sifatnya objektif.

"Nah inilah kadang-kadang yang kita sebut dengan politik hukum, yang mana undang-undang itu lahir tidak bebas dari kepentingan. Itu Pak Prof Mahfud yang mengatakan itu. Jadi, lembaga ini diperlukan. Dia equal. Buktinya, dalam penomoran nomor urut, partai 1 sampai 20 dilanjutkan dengan DPD. Artinya itu menggambarkan kesetaraan antara DPR dengan DPD. Jadi oleh karena itu, barangkali peran DPD kedepan bagi orang yang mengerti harus dapat menyuarakan kondisi itu. Karena itu hasbunnuzulnya untuk korektif action kedepan. Tentunya dalam rangka untuk mewujudkan cita-cita negara ini yaitu mensejahterakan rakyat Indonesia," katanya.(ron)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi

Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota

Langgar Ketentuan Keimigrasian, Warga Malaysia Dideportasi

PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides

Syahrul Aidi Dorong Pemprov Riau Perkuat Kerjasama Pendidikan, Tenaga Kerja dan Investasi dengan Jepang

BMKG Deteksi Kabut Asap Kiriman dari Wilayah di Sebelah Selatan Riau

Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi

Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota

Langgar Ketentuan Keimigrasian, Warga Malaysia Dideportasi

PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides

Syahrul Aidi Dorong Pemprov Riau Perkuat Kerjasama Pendidikan, Tenaga Kerja dan Investasi dengan Jepang

BMKG Deteksi Kabut Asap Kiriman dari Wilayah di Sebelah Selatan Riau



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB
27 September 2026
Lepas Kontingen PPSN VI 2026 Menuju Jatim, Syahruddin: Berkompetisi dengan Baik dan Jaga Kekompakkan
27 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Kawal SKD Calon Taruna Poltekpin Hari Kedua di BKN Pekanbaru
27 September 2026
Tim Dosen Unilak Bantai Kemdikdasmen dengan Skor Fantastis 10-0
27 September 2026
Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina
26 September 2026
Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan
26 September 2026
Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point
26 September 2026
Juara Umum PORSENIJAR Riau 2026, Kontingen PGRI Siak Borong 7 Medali Emas
26 September 2026
Mahadar: Mari Perkuat Solidaritas dan Persaudaraan Guru
26 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Implementasi Pedoman dan Aplikasi SIKIDA
25 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Pelindungan Rahasia Dagang
  • 2 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 3 Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI
  • 5 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 6 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
  • 8 Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
  • 9 Di Tengah Disrupsi AI, Syahrul Aidi: Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Pers
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved