• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
Dibaca : 139 Kali
Sosialisasi EMIS GTK IMP, Syamsurizal Tekankan Akurasi Data Madrasah di Siak
Dibaca : 157 Kali
Rapat TIMPORA Kabupaten Kampar 2026, Imigrasi Pekanbaru Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing
Dibaca : 181 Kali
Akhiri Penantian 22 Tahun, Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang
Dibaca : 216 Kali
Ikuti Policy Talks Nasional, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Analis Kebijakan
Dibaca : 197 Kali

  • Home
  • Indragiri Hilir

Kunker ke Inhil, Gubri Serahkan BKK ke Beberapa Kepala Desa

Zulmiron
Rabu, 07 September 2022 22:00:00 WIB
Cetak
Gubri H Syamsuar didampingi Bupati Inhil HM Wardan secara simbolis menyerahkan BKK kepada beberapa kepala desa di SDN 003 Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka, Inhil, Rabu (07/09/2022).

Inhil, Hariantimes.com - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar punya perhatian khusus kepada desa. Karena kemajuan suatu negara dimulai dari desa.

"Tahniah kepada 158 Desa dari 197 Desa di Kabupaten Indragiri Hilir, karena saat ini dana BKK kepada Desa dari Pemerintah Provinsi Riau tahun 2022 telah disalurkan ke rekening desa," ucap Syamsuar didampingi Bupati Inhil HM Wardan secara simbolis menyerahkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada beberapa kepala desa di SDN 003 Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka, Inhil, Rabu (07/09/2022).

Pemprov Riau, kata Syamsuar, sangat mengapresiasi kinerja seluruh desa dan juga Pemkab Inhil. Karena dengan kerjasama yang baik, penyaluran BKK tahun ini menjadi lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya.

Dijelaskan Syamsuar, pada 2019 sebelum ada program BKK kepada Desa, status perkembangan desa di Riau kurang menggembirakan.

Desa Mandiri hanya sebanyak 10 Desa, Desa Maju sebanyak 163 Desa,
Desa Berkembang sebanyak 915 Desa, Desa Tertinggal sebanyak 422 Desa, dan Desa Sangat Tertinggal sebanyak 45 Desa.

Namun setelah ada program BKK, status perkembangan desa pada tahun 2022 menunjukkan kemajuan, yang signifikan.

Sesuai data, saat ini Desa Mandiri bertambah menjadi 159 Desa, 
Desa Maju bertambah menjadi 520 Desa, Desa Berkembang sebanyak 801 Desa, Desa Tertinggal berkurang menjadi 87 Desa, dan Desa Sangat Tertinggal berkurang menjadi 24 Desa.

Khusus di Kabupaten Inhil, pada 2019 status perkembangan desa ternyata belum ada Desa Mandiri, 
Desa Maju hanya sebanyak 11 Desa,
Desa Berkembang sebanyak 59 Desa,
Desa Tertinggal sebanyak 116 Desa, dan Desa Sangat Tertinggal sebanyak 11 Desa.

Lalu setelah ada BKK, maka pada 2022 status perkembangan desa di Kabupaten Inhil menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Tercatat, Desa Mandiri sebanyak 5 Desa, Desa Maju sebanyak 30 Desa,
Desa Berkembang sebanyak 130 Desa, Desa Tertinggal sebanyak 32 Desa, dan tidak ada lagi Desa Sangat Tertinggal.

Dengan demikian, lanjut Syamsuar, pada 2023 akan difokuskan perhatian untuk meningkatkan status Desa Tertinggal dan Desa Berkembang menjadi Desa Maju dan Desa Mandiri.

Demikian juga halnya dengan perkembangan BUMDesa di Provinsi Riau.

"Pada tahun 2018 jumlah BUMDesa di Provinsi Riau sebanyak 1.192 unit, kemudian setelah program BKK kepada Desa diluncurkan pada tahun 2019, seluruh Desa di Provinsi Riau telah memiliki BUMDesa," ucapnya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Pemerintah Provinsi Riau saat ini terus berupaya melakukan pembinaan kepada BUMDesa. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pemeringkatan klasifikasi perkembangan BUMDesa.

Pada 2021 jumlah BUMDesa kategori Maju sebanyak 202 unit dan 19 diantaranya terdapat di Kabupaten Inhil, serta pada tahun 2022 telah terdapat 15 BUMDesa yang memiliki Sertifikat Badan Hukum dari Kementerian Hukum dan HAM RI.

"Maksud dari program pemberian BKK kepada Desa ini dihajatkan untuk mendorong percepatan peningkatan kemajuan desa dan BUMDesa yang ada di Provinsi Riau," tegas Syamsuar lagi.

Sehubungan dengan itu, tambahnya, ada beberapa hal penting yang perlu  disampaikan untuk menjadi perhatian, terutama kepada Kepala Desa, BPD, LPM, Tokoh Masyarakat, para Direktur dan pengurus BUMDesa, para Pemuda dan Karang Taruna, serta masyarakat, yaitu:
Bahwa besaran alokasi BKK kepada Desa tahun 2022 ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang diberikan secara merata pada setiap Desa.

Mulai pada 2022 ini, besaran BKK kepada Desa disesuaikan dengan klasifikasi perkembangan BUMDesa. 
Pembedaan ini dilakukan dalam rangka mendorong dan memotivasi BUMDesa, agar terus bergerak dan berkembang sebagai motor penggerak perekonomian desa.

Selanjutnya, dalam BKK tahun 2022 ini, juga telah dialokasikan sebesar Rp20 juta pada setiap desa dalam rangka mendukung penanggulangan kemiskinan dan penanganan stunting di tingkat desa.

Dana ini penggunaannya antara lain,
pertama, untuk bantuan usaha bagi rumah tangga miskin dan/atau keluarga terindikasi stunting, berupa alat kerja atau alat produksi pendukung kegiatan usaha, atau dapat juga berupa bantuan bibit ternak/ikan, benih ataupun tanaman, sehingga keluarga kita yang belum beruntung tersebut (miskin) dan terindikasi stunting dapat memiliki pekerjaan yang menghasilkan pendapatan, sehingga nantinya diharapkan mampu memenuhi kecukupan kebutuhan hidup keluarganya.

Kedua, dipergunakan untuk bantuan material pembangunan sanitasi MCK (Mandi, Cuci, Kakus) bagi rumah tangga miskin dan/atau keluarga terindikasi stunting.

Ketiga, dipergunakan untuk bantuan pendidikan bagi anak dari keluarga miskin atau terindikasi stunting, berupa pakaian seragam sekolah, sepatu, tas dan buku-buku pelajaran.

Selanjutnya, dalam mendukung penanggulangan stunting, juga telah dialokasikan dana operasional Posyandu sebesar Rp8 Juta bagi setiap Desa yang penggunaannya diatur dalam petunjuk teknis BKK kepada Desa tahun 2022.

Sebagai bentuk upaya dalam mencetak penghafal Alqur’an di Bumi Melayu Riau yang kita cintai ini, maka melalui BKK kepada Desa tahun 2022, juga telah dialokasikan anggaran sebesar Rp12 juta untuk insentif 2 (dua) orang Guru Tahfiz selama 6 bulan dan dana pendukung operasional pelaksanaan Tahfiz sebesar 5 Juta Rupiah.

"Kami juga telah merencanakan penambahan alokasi insentif 2 (dua) Guru Tahfiz selama 12 bulan pada tahun 2023 yang akan datang," ulas Syamsuar.

Selanjutnya, dalam upaya untuk membangun jiwa dan semangat kewirausahaan para pemuda/pemudi yang ada di desa, sehingga nantinya diharapkan mampu menjadi aktor penggerak perekonomiaan di desa, maka kami telah mengalokasikan dana untuk pelatihan kewirausahaan bagi pemuda/pemudi yang ada di Desa sebesar Rp8 juta.

"Kepada para Camat, kami sangat megharapkan agar Bapak dan Ibu terlibat aktif dalam melakukan pembinaan dan pengawasan," tegas Syamsuar.

Selanjutnya, Syamsuar menjelaskan bahwa BKK kepada Desa dari Pemprov Riau telah berjalan selama 4 (empat) tahun, yaitu sejak tahun 2019 sampai dengan 2022.

Total dana yang telah disalurkan kepada Desa se Provinsi Riau adalah sebesar Rp. 851.185.000.000,-. Dan untuk Kabupaten Inhil sebesar Rp105.395.000.000 dengan perincian:

- Tahun 2019 sebesar Rp39.400.000.000
- Tahun 2020 sebesar Rp16.745.000.000
- Tahun 2021 sebesar Rp19.600.000.000 - Tahun 2022 ini akan disalurkan sebesar Rp34.014.283.217

Selanjutnya pada 2023 yang akan datang, Pemprov Riau akan kembali mengalokasikan BKK Kepada Desa di Kabupaten Inhil sebesar Rp39.400.000.000

"Mari benar-benar kita maksimalkan pemanfaatan BKK ini agar apa yang kita harapkan tercapai," pungkas Syamsuar.

Meski di tengah hujan lebat, kehadiran Syamsuar dan rombongan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Sempena Hari Pohon se Dunia 2025, BDPN dan Perempuan Duanu Tanam 10.000 Mangrove

Go To School di Yayasan Nantara, SMSI Inhil Bersama IKM Bagikan Ginas Gratis ke Santri

Cegah Stunting, SMSI Inhil Ajak Anak TK Hidup Sehat dengan Susu Ginas

Goes To School, SMSI Inhil Bagikan 80.000 Susu dan Edukasi Cerdas Bermedia

Resmikan Dapur SPPG di Inhil, Kapolda Riau Minta Polres Memantau 24 Jam

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Imigrasi Tembilahan Tanam Pohon Kelapa Serentak

Sempena Hari Pohon se Dunia 2025, BDPN dan Perempuan Duanu Tanam 10.000 Mangrove

Go To School di Yayasan Nantara, SMSI Inhil Bersama IKM Bagikan Ginas Gratis ke Santri

Cegah Stunting, SMSI Inhil Ajak Anak TK Hidup Sehat dengan Susu Ginas

Goes To School, SMSI Inhil Bagikan 80.000 Susu dan Edukasi Cerdas Bermedia

Resmikan Dapur SPPG di Inhil, Kapolda Riau Minta Polres Memantau 24 Jam

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Imigrasi Tembilahan Tanam Pohon Kelapa Serentak



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
22 April 2026
Sosialisasi EMIS GTK IMP, Syamsurizal Tekankan Akurasi Data Madrasah di Siak
22 April 2026
Rapat TIMPORA Kabupaten Kampar 2026, Imigrasi Pekanbaru Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing
22 April 2026
Akhiri Penantian 22 Tahun, Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang
21 April 2026
Ikuti Policy Talks Nasional, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Analis Kebijakan
21 April 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Inovasi Digital Hukum
21 April 2026
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah
21 April 2026
Rahul Nahkodai Karang Taruna Riau, Hendrik Firnanda: Momentum Kebangkitan Pemuda
21 April 2026
Pemerintah Serahkan DIM RUU PPRT ke DPR
20 April 2026
Halal bi Halal PGRI Riau, Adolf Bastian: Mari Kita Perbarui Niat
20 April 2026
TERPOPULER +
  • 1 Bupati Agam Berharap IKLA Dapat Terus Jadi Benteng Pelestarian Adat dan Budaya Minangkabau
  • 2 Tambua dan Silat Gelombang Semarakkan Milad Perak IKLA Riau
  • 3 Sekjend PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat, Achmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik
  • 4 Sekjend PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat, Sumber Rajasa Ginting: Mohon Dimaafkan Segala Kesalahan Almarhum
  • 5 Menuju Pasar Ekspor, Pucuk Rebung-PHR Sukses Berkolaborasi Berdayakan UMKM Riau
  • 6 Pemkab Siak Dorong Petani Jemput Program PSR
  • 7 Tanamkan Pendidikan Penuh Kasih, Guru RA Didorong Terapkan KBC
  • 8 Jawaban Pemerintah Atas LKPJ 2025: Wabup Siak Tekankan Efisiensi Anggaran dan Sinergi Program Nasional
  • 9 Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dan Profesional, Kemenag Riau Dorong Implementasi GEMAH ASRI di KUA
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved