• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Jemaah Haji Asal Bengkalis Wafat di Makkah, Pemerintah Pastikan Hak Jemaah Diselesaikan
Dibaca : 145 Kali
Seluruh Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama Tinggalkan Madinah Menuju Makkah
Dibaca : 198 Kali
Immigration Goes to School, Imigrasi Pekanbaru Edukasi Pelajar SMKN 2 tentang Layanan Keimigrasian dan Bahaya TPPO
Dibaca : 214 Kali
Astra Internasional Serahkan Bantuan Duka untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
Dibaca : 330 Kali
Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional
Dibaca : 396 Kali

  • Home
  • Nasional

UPF Gelar Think Tank 2022 dan Luncurkan IAED & IMAP untuk Indonesia

Zulmiron
Selasa, 25 Januari 2022 17:03:11 WIB
Cetak
UPF Gelar Think Tank 2022 dan Luncurkan IAED & IMAP untuk Indonesia.

Jakarta, Hariantimes.com - Universal Peace Federation (UPF) mengadakan pertemuan khusus bertajuk UPF New Year’s Gathering, di Ruang Majapahit Hotel Borobudur, Jakarta, Indonesia, Sabtu (22/01/2022). 

Pertemuan yang mengangkat tema “Peran Bisnis dan Media untuk Perdamaian di dalam Negeri, Semenanjung Korea, Asia Pasifik dan Dunia” ini digagas untuk mempererat hubungan antara Peace Associates dan Peace Ambassadors (Duta Perdamaian) UPF, yang menandai awal tahun 2022 yang penuh harapan terlepas dari perjuangan yang kita semua hadapi di masa pandemi Covid-19 yang penuh tantangan ini.

Acara yang juga dihadiri oleh peserta online melalui platform zoom ini menampilkan inisiatif baru dari Universal Peace Federations (UPF), Think Tank 2022 for Indonesia, yang berupaya membangun strategi global untuk terobosan besar bagi perdamaian pada akhir tahun 2022; adalah salah satu tujuan utama UPF untuk mencapai reunifikasi damai Korea seperti yang menjadi visi pendiri UPF, Father dan Mother Moon. Mereka menggambarkan ini sebagai batu loncatan penting untuk mencapai perdamaian di dunia. Inisiatif ini muncul di atas dasar investasi tulus dan upaya penuh pengorbanan selama beberapa dekade, terutama setelah pertemuan para pendiri UPF dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Il Sung di Pyongyang sekitar 30 tahun yang lalu.

Wakil Ketua UPF Indonesia, Prof Dr Payaman Simanjuntak menyambut baik seluruh peserta yang hadir baik yang hadir langsung maupun peserta online. 

Ketua UPF Asia Pasifik Hon Ek Nath Dhakal kemudian menyampaikan Opening Remarks dan mengapresiasi UPF kepada para VIP dan delegasi tingkat tinggi yang mendukung pembicaraan dan program perdamaian dan juga menyampaikan update tentang KTT mendatang yang akan berlangsung di Korea dengan para pemimpin tingkat tinggi dan kepala negara pada Februari 2022.

“Bagi saya, kemanusiaan adalah satu, dan tidak memiliki warna. Ketika kita berbicara dari hati nurani kita yang terdalam, maka kita menemukan bahwa kemanusiaan melampaui semua agama, kepercayaan, aliran, bahkan politik, dll. Oleh karena itu, kita perlu memupuk rasa kemanusiaan ini agar bisa tetap hidup di dalam diri kita masing-masing,” ungkap Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA sembari mengatakan saat memberikan Bimbingan Spiritual pada acara tersebut. 

“Saya sungguh sangat yakin, semakin kita mendengarkan hati nurani, maka semakin kita berkontribusi besar untuk terciptanya bangsa-bangsa yang lebih damai," katanya.

Sesi Think Tank 2022 Indonesia, yang dipandu oleh Sekretaris Jenderal UPF untuk Indonesia Alfred Forno dan ditutup dengan sambutan VIP dan Pesan Utama yang disampaikan oleh Ketua IAPP Indonesia Hon Yasril A Baharuddin.

Yasril menghimbau khususnya kepada para pemimpin usaha dan media untuk bersatu padu membangun perdamaian di berbagai tingkatan hingga kita dapat mencapainya di tingkat dunia. 

"Saya mendorong kita semua untuk mengabdikan diri kita di bidang masing-masing untuk menemukan kedamaian sebagaimana beliau mengutip apa yang dikatakan oleh pendiri UPF Dr Hak Ja Han Moon, Ibu Perdamaian, “Aku akan mengabdikan sisa hidupku untuk mengakhiri perang, asusila dan keserakahan, dan membebaskan hati Tuhan sehingga kita dapat membangun dunia yang penuh dengan kedamaian dan cinta sejati yang melimpah," katanya.

Pada kesempatan yang sama, pada Duta Perdamaian UPF sesi peresemian yang dipandu oleh Petrus Lakonawa MTh dan Sekretaris Jenderal IAPD Indonesia, UPF meluncurkan International Association for Peace and Economic Development (IAED), dengan Dr Jessica Natalia Widjaja sebagai presiden dan juga International Media Association for Peace (IMAP), dengan Mr. Mercys Charles Loho sebagai presidennya. 

IAED dan IMAP adalah dua cabang UPF di samping IAPP dan IAPD yang telah diluncurkan masing-masing pada 2018 dan 2021. 

Dr Jessica menyebutkan betapa pentingnya para pemimpin bisnis untuk memiliki kesempatan dan tanggung jawab untuk bekerja sama dengan sektor masyarakat lainnya agar dunia ini dapat diciptakan menjadi tempat tinggal yang lebih baik. 

“Kami menegaskan niat kami untuk bekerja sama demi menciptakan keluarga bangsa-bangsa, sebuah dunia damai yang lebih baik, dan manusia berkembang berdasarkan prinsip interdependensi, kemakmuran bersama, dan nilai-nilai universal,” kata Dr Jessica. 

Di sisi lain, Mercys Charles Loho yang juga saat ini menjabat Humas dari Persatuan Wartawan Indonesia mengungkapkan keyakinannya bahwa dengan diluncurkannya IMAP Indonesia media akan berperan penting sebagai ujung tombak perdamaian yang dimulai dari Indonesia. 

“Saya berkeyakinan bahwa dengan hadirnya UPF, yang di dalamnya diluncurkan IMAP Indonesia, saya akan banyak melibatkan rekan-rekan media dari Sabang sampai Merauke untuk bergandengan tangan bersama-sama menggaungkan suara perdamaian dunia dari Indonesia, bersama UPF dan jaringannya juga,” sebut Mercys.

Sebagai penutup peresmian IAED dan IMAP, empat ucapan selamat diberikan oleh para pemimpin lokal dan internasional. 

Dalam sambutannya, Pres. Masaichi Hori, Presiden Family Federation for World Peace and Unification Asia Pasifik 2, menyampaikan harapannya agar Indonesia yang mulai membangun babak baru, akan berperan besar sebagai pembawa bendera di era baru Asia Pasifik.  

Koordinator IMAP Asia Pasifik Dr Robert S Kittel menekankan pentingnya Media yang terus mendidik kita setelah pendidikan formal kita selesai.

"Sebagaimana pendidikan itu penting untuk mengembangkan karakter anak muda kita, keahlian, dan pemahaman tentang dunia di sekitar mereka, media memainkan peran ini dalam masyarakat. Ini sangat penting,” kata Dr Kittel.

Sekretaris Jenderal UPF Asia Pasifik Ursula McLackland memberikan ucapan selamat yang ke-3. 

Dalam sambutannya, Ursula McLackland mengungkapkan penyesalannya karena tidak bisa menghadiri acara ini secara fisik karena sangat mengenal Indonesia setelah 10 tahun tinggal di negara tercinta Indonesia. 

Sebagai penutup, seorang pengusaha dan Ketua Dewan Penasehat PEWARNA Indonesia Louis Pakaila mengungkapkan bahwa Indonesia sedang dihancurkan oleh sekelompok kecil-kecil masyarakat, kita perlu menempatkan media di baris depan sebagai salah satu cara untuk memecahkan masalah untuk mencapai perdamaian.

Karya UPF secara global bertujuan untuk mempromosikan dialog konstruktif di antara para pemimpin dari semua sektor dan dengan keragaman sudut pandang politik, filosofis dan ideologis. Di dunia yang terlalu sering dicirikan oleh polarisasi dan keengganan untuk secara hormat terlibat dengan mereka yang mewakili “pihak lain”, UPF berusaha untuk mendorong dialog yang lebih luas sebuah ekumenisme politik yang meruntuhkan hambatan dan memetakan jalan menuju rasa saling menghormati dan memahami. 

Tidak ada tempat yang lebih membutuhkan pendekatan seperti itu daripada di Semenanjung Korea. Untuk alasan ini, UPF terlibat dengan para pemimpin negara dan partai politik yang bersekutu dengan Korea Utara dan Selatan dan dipandu oleh prinsip-prinsip kehormatan, kesopanan, dan komitmen untuk rekonsiliasi.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional

Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Perpanjangan Perizinan Operasional Lembaga, IZI dan Kemenag Sumbar Lakukan Verifikasi Lapangan

PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan

Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat, Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan

Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional

Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Perpanjangan Perizinan Operasional Lembaga, IZI dan Kemenag Sumbar Lakukan Verifikasi Lapangan

PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan

Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat, Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Jemaah Haji Asal Bengkalis Wafat di Makkah, Pemerintah Pastikan Hak Jemaah Diselesaikan
14 Mei 2026
Seluruh Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama Tinggalkan Madinah Menuju Makkah
13 Mei 2026
Immigration Goes to School, Imigrasi Pekanbaru Edukasi Pelajar SMKN 2 tentang Layanan Keimigrasian dan Bahaya TPPO
13 Mei 2026
Astra Internasional Serahkan Bantuan Duka untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
12 Mei 2026
Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional
11 Mei 2026
Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026
10 Mei 2026
Jemaah Haji Riau Sudah Laksanakan Umrah Wajib dan Proses Pembayaran DAM
10 Mei 2026
Kloter BTH 18 Akhiri Proses Keberangkatan Jemaah Haji Riau ke Tansh Suci
10 Mei 2026
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Batam, Kanwil Kemenhaj Riau Tangani Langsung Prosesi Pemulasaran Jenazah
10 Mei 2026
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
10 Mei 2026
TERPOPULER +
  • 1 PWI Riau Gelar Trofeo Sepakbola Mini Bersama PLN dan BRK Syariah
  • 2 Dari Riau Untuk Malaysia, Koperasi Pucuk Rebung Jaya Teken MoU Ekspor dengan Koperasi Petaling Berhad
  • 3 Dari Pagar Kantin ke Menara Bor,Dua Pemuda Riau Tembus Kerasnya Industri Migas Lewat Vokasi PHR
  • 4 UIR Hadirkan Tokoh Nasional di Kuliah Umum “Membangun Peradaban Hijau”
  • 5 Perpanjangan Perizinan Operasional Lembaga, IZI dan Kemenag Sumbar Lakukan Verifikasi Lapangan
  • 6 PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
  • 7 Momentum HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI, Raja Isyam: Tantangan Pers Hari Ini Semakin Kompleks
  • 8 Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat, Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan
  • 9 Tangkap Geliat Pasar EV, Kemnaker Siapkan SDM Terampil untuk Sektor Green Jobs
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved