• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
Dibaca : 128 Kali
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 385 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 629 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 631 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 550 Kali

  • Home
  • Sosialita

Vaksinasi Capai 98 persen, Apindo-OJK Riau Kerjasama RAPP Kejar Target Herd Immunity

Zulmiron
Senin, 11 Oktober 2021 15:54:14 WIB
Cetak
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kerjasama antara Apindo-OJK Riau dengan PT RAPP di Pangkalan Kerinci, Pelalawan pada Rabu (06/10/2021) hingga Sabtu (09/10/2021).

Pelalawan, Hariantimes.com - PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) melaksanakan vaksinasi Covid-19 kepada karyawan, keluarga dan kontraktor yang menjadi mitra kerja perusahaan bagian dari grup APRIL di Pangkalan Kerinci pada Rabu (06/10/2021) hingga Sabtu (09/10/2021).

Kegiatan ini melalui kerjasama antara Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Riau dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau.
 
"Vaksinasi lanjutan ini kita laksanakan selama tiga hari untuk para karyawan yang belum dan kontraktor," kata HR Manager RAPP Elwan Jumandri di Sekolah Taruna Andalan yang menjadi lokasi vaksinasi, di Townsite II Kompleks PT RAPP, Sabtu (09/10/2021).
 
Elwan menjelaskan, kegiatan vaksinasi Covid-19 kerjasama Apindo dan OJK ini merupakan kerjasama kedua kalinya dengan pola penyediaan vaksin dari Apindo dan OJK membantu karyawan dan kontraktor RAPP.
 
"Vaksinatornya kerjasama dengan Rumah Sakit Awalbros dan kita targetkan 3.000 dosis untuk karyawan, keluarga dan kontraktor, sementara ada juga yang sudah kita serahkan kepada masyarakat umum melalui Diskes Pelalawan," katanya.
 
Dikatakan Elwan, jumlah karyawan yang sudah divaksin mencapai 98% dan keluarga karyawan di angka 96% serta kontraktor di bagian pabrik sudah 60%. Direncanakan pada pelaksanaan vaksin berikutnya, pihaknya akan menyasar para kontraktor dari bagian perkebunan (Fiber.red) yang saat ini baru sekitar 30% untuk yang sudah divaksin.
 
"Secara total kita jumlahkan yang sudah divaksin itu sudah 22 ribu ditambah dengan pelaksanaan vaksin ini sebanyak 3000, jadi total semuanya sudah 25 ribu yang sudah kita vaksin," tandasnya.
 
Adanya kerjasama dengan Apindo dan OJK Riau ini menurut Elwan merupakan bagian dari upaya pembentukan kekebalan massal pemerintah yang menyalurkan vaksin kepada BUMN. Sebagai contoh, TNI-Polri yang kebagian vaksin kemudian juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Demikian halnya dengan OJK bekerjasama dengan dunia usaha.
 
"Vaksin dari OJK sebenarnya kita dapat 4.800 dosis namun sebanyak 1.800 dosis sudah kita serahkan kepada masyarakat. Sebelumnya dari UPH ada pula yang kita serahkan untuk masyarakat dua kali, yaitu pada periode pertama kita dapat 12 ribu dan 3 ribu dosis kita berikan ke masyarakat dan periode kedua sebanyak 10 ribu dan 2 ribu di antaranya kita serahkan kepada masyarakat melalui Dinas Kesehatan Pelalawan," bebernya.
 
Melihat capaian vaksinasi ini, Elwan menambahkan RAPP sebenarnya sudah memenuhi target herd immunity untuk kalangan karyawan dan keluarganya. Namun demikian pihaknya masih terus berupaya mengejar target vaksinasi ini hingga benar-benar mencapai herd immunity. 
 
“Karena angka pencapaian target herd immunity itu bukan hanya dari perusahaan atau skala lokal perusahaan saja tapi global secara keseluruhan. Di Pangkalan Kerinci saja kalau tak salah baru 40% kontraktor belum mencapai 80%, jadi kita belum bisa juga disebut telah herd immunity apalagi tiap hari kita berinteraksi dengan kontraktor, kecuali jika hitungannya karyawan dan keluarga karyawan saja, itu sudah bisa dikatakan herd immunity. Sudah bisa kita buka masker tapi karena ini berhubungan dengan kontraktor dan masyarakat umum, maka belum bisa dikatakan herd immunity," jelasnya.

Pada kesempatan berbeda, Ketua Apindo Riau, Wijatmoko Rah Trisno mengatakan Apindo berkomitmen mendukung program vaksinasi COVID-19 guna mencapai kekebalan massal yang akan berkontribusi terhadap upaya pemulihan ekonomi nasional bangsa Indonesia ke depannya. Menurutnya, sudah ada 10 ribu 10 ribu vaksin yang sudah disalurkan kepada sekitar 50 perusahaan yang beroperasi di Riau termasuk RAPP dan mitra kerjanya atau kontraktor.
 
“Jadi melalui kerjasama dengan OJK, semoga langkah ini bisa mendukung percepatan program vaksinasi pemerintah dan mencapai target herd immunity sehingga ekonomi bisa menggeliat kembali dalam waktu yang tidak terlalu lama,” ujarnya.
 
Kepala OJK Riau Muhammad Lutfi mengapresiasi langkah perusahaan dalam pelaksanaan vaksin ini. Menurutnya, pelaksanaan vaksin ini sebagai bagian dari program kerja OJK di tahun 2021 untuk membantu pemerintah menyukseskan pembentukan herd immunity di seluruh Indonesia yang ditargetkan pada OJK.
 
"Pemerintah melalui Kemenkes menargetkan OJK bekerjasama dengan dunia usaha sebanyak 10 juta dosis di seluruh Indonesia. Untuk Provinsi Riau, alhamdulillah kita sudah diamanahkan untuk vaksinasi pertama sebanyak 58 ribu lebih," katanya.
 
Muhammad Lutfi mengharapkan dengan adanya pelaksanaan vaksin bekerjasama dengan perusahaan khususnya RAPP, kehadiran OJK bisa dirasakan manfaatnya oleh dunia industri, UMKM dan masyarakat. Apalagi kerjasama dengan RAPP untuk seluruh Kabupaten/ Kota ini sudah kedua kalinya. 
 
"Jadi dalam kerjasama ini ada Kadin Riau, perbankan dan industri non bank. Ini adalah sebagai bentuk upaya kita dari OJK dalam mendukung target pemerintah untuk pembentukan herd immunity dari OJK," pungkasnya.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 4 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 5 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 6 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 7 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 8 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 9 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved