• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Proses Pembukaan Prodi Kedokteran Gigi dan Prodi Profesi Psikologi UIR Masuki Tahap Final
Dibaca : 165 Kali
Pelatihan Vokasi Batch 2 Dibuka Mulai 19 Mei, Kuota 30 Ribu Peserta dan Gratis
Dibaca : 254 Kali
Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijjah 1447 H, Idul Adha 27 Mei 2026
Dibaca : 258 Kali
Matangkan Persiapan Puncak Haji, Kloter BTH 09 Gelar Manasik Armuzna dan Sosialisasikan Skema Murur
Dibaca : 243 Kali
Awal Dzulhijjah Memenuhi Kriteria Imkanur Rukyat, Hilal di Bengkalis Tertutup Awan
Dibaca : 224 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Kunjungi Kelompok Peternak Sapi Yayasan Teratai Putih

Tim LPPM Unilak Serahkan Mesin Pencacah Pakan Ternak Sapi Berkapasitas 4 Ton/Jam

Zulmiron
Kamis, 07 Oktober 2021 17:31:46 WIB
Cetak
Tim LPPM mengunjungi Kelompok Peternak Sapi Yayasan Teratai Putih

Pekanbaru, Hariantimes.com - Tim LPPM Universitas Lancang Kuning (Unilak) menyerahkan Teknologi Tepat Guna Mesin Pencacah Pakan Ternak Sapi berkapasitas 4 ton/jam ke kelompok peternak sapi Yayasan Teratai Putih di Desa Sei Putih Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Penyerahan telah dilakukan September 2021 lalu melalui Program Produk Teknologi yang Didiseminasikan kepada Masyarakat (PTDM) Badan Riset dan Inovasi Nasional tahun Anggaran 2021 yang diketuai Ir Latifa Siswati MP bersama anggota tim Dr Anto Ariyanto SSi MSi dan Dr David Setiawan ST MT.

"Penyerahan telah dilakukan September lalu dengan langsung mendatangi kelompok perternak di Kab Kampar.dan bertemu dengan Manajer Yayasan Teratai Putih Rafi. saat penyerahan mesin tim LPPM juga berdialog dan berdiskusi dengam Rafi mengenai peternakan sapi,pakan ternak dan potensi peningkatan budidaya sapi," ujar Lativa, Kamis (07/10/2021).

Dikatakannya, peran peternakan rakyat dalam pengembangan usaha ternak sapi di Indonesia sangat besar. Peternak rakyat sebagai ujung tombak penyediaan daging memiliki keterbatasan waktu mengelola usaha akibat dari waktu banyak terserap untuk mencari sumber pakan hijauan yang dari sisi jarak cukup jauh untuk mendapatkannya.

"Penyediaan hijauan pada kelompok peternak sapi Yayasan Teratai Putih menjadi hambatan untuk pengembangan usaha peternakan akibat waktu yang terbatas, disamping jumlah ternak yang cukup banyak kurang lebih 500 ekor sapi," sebut Lativa. 

Dijelaskan Lativa, teknologi tepat guna berupa satu unit alat pencacah pakan dan satu unit hand tractor ini, bertujuan untuk menghemat waktu dan energi peternak dalam proses pengolahan hijauan/limbah pertanian untuk kontiniutas penyediaan pakan. Dan yang tidak kalah penting, dengan telah diserahkannya mesin pencacah ini dapat menyediakan pakan hijauan yang berimbang dengan jumlah ternak, sehingga ternak sapi menjadi lebih gemuk dan sehat.

Sementara itu, Ketua LPPM Universitas Lancang Kuning Dr Jeni Wardi SE MAk CA sangat berharap, setelah diserahkan dan beroperasinya Tenologi Tepat Guna Mesin Pencacah Pakan Ternak Sapi berkapasitas besar ini bermanfaat secara jangka panjang dalam mendukung peningkatan produksi daging. Mengingat dalam perancangan, ujicoba dan operasional mesin saya selalu ikut serta milihat dan mendampingi langsung.  

Manajer Yayasan Teratai Putih Rafi menyebutkan, selama ini anggota kelompok tani memenuhi kebutuhan hijauan mengandalkan dengan mencari rumput di sekitar kebun kelapa sawit yang jaraknya sangat jauh. 

"Masalah terjadi  ketika musim kemarau, dimana peternak kesulitan mencari rumput karena pertumbuhan rumput yang rendah akibat kekeringan.  Selain itu, kegiatan mencari rumput harus dilakukan hampir setiap hari karena rumput tidak bisa disimpan berhari-hari, sehingga membutuhkan waktu juga tenaga manusia," ujar Rafi.

Ditambahkannya lagi, upaya untuk mengumpulkan bahan pakan untuk stok berasal dari limbah pertanian seperti jerami padi dan jagung, terkendala karena sumber dan volume limbah yang diperoleh. Pakan kasar seperti jerami padi dan jagung bersifat bulky dan voluminous, sehingga jumlah yang disimpan tidak memenuhi kebutuhan dan tidak berimbang dengan jumlah ternak. Hal ini diperparah, karena belum ada sentuhan teknologi tepat guna dalam penyimpanan pakan. Terutama yang berasal dari limbah pertanian. 

"Kami tentu saja mengucapkan terima kasih kepada Tim LPPM Unilak, mesin ini berguna bagi kelompok peternakan, dengan mesin ini tentunya berharap berbagai masalah tentang pakan sapi dapat teratasi," sebut Rafi.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Proses Pembukaan Prodi Kedokteran Gigi dan Prodi Profesi Psikologi UIR Masuki Tahap Final

Masuk Jajaran Perguruan Tinggi dengan Akreditasi UNGGUL, UIR Berhasil Masuk pada Angka 6 Persen

UIR Hadirkan Tokoh Nasional di Kuliah Umum “Membangun Peradaban Hijau”

Tingkatkan Kesejahteraan Guru, Menag: Yang Kompeten dan Memiliki Sertifikat Pendidik Berhak atas TPG

Unilak Wisuda 1.253 Lulusan, Prof Junaidi: Mohon Doa S3 Hukum Berdiri

Himaprodi Pendidikan Biologi UNRI Siap Gelar Pekan Penghijauan ke-35 di Kampar Hulu

Proses Pembukaan Prodi Kedokteran Gigi dan Prodi Profesi Psikologi UIR Masuki Tahap Final

Masuk Jajaran Perguruan Tinggi dengan Akreditasi UNGGUL, UIR Berhasil Masuk pada Angka 6 Persen

UIR Hadirkan Tokoh Nasional di Kuliah Umum “Membangun Peradaban Hijau”

Tingkatkan Kesejahteraan Guru, Menag: Yang Kompeten dan Memiliki Sertifikat Pendidik Berhak atas TPG

Unilak Wisuda 1.253 Lulusan, Prof Junaidi: Mohon Doa S3 Hukum Berdiri

Himaprodi Pendidikan Biologi UNRI Siap Gelar Pekan Penghijauan ke-35 di Kampar Hulu



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Proses Pembukaan Prodi Kedokteran Gigi dan Prodi Profesi Psikologi UIR Masuki Tahap Final
18 Mei 2026
Pelatihan Vokasi Batch 2 Dibuka Mulai 19 Mei, Kuota 30 Ribu Peserta dan Gratis
17 Mei 2026
Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijjah 1447 H, Idul Adha 27 Mei 2026
17 Mei 2026
Matangkan Persiapan Puncak Haji, Kloter BTH 09 Gelar Manasik Armuzna dan Sosialisasikan Skema Murur
17 Mei 2026
Awal Dzulhijjah Memenuhi Kriteria Imkanur Rukyat, Hilal di Bengkalis Tertutup Awan
17 Mei 2026
Polres Siak Gelar Road To Riau Bhayangkara Run 2026
17 Mei 2026
Pastikan Bebas PMK, Distankan Pekanbaru Periksa 3.514 Ekor Sapi Kurban
17 Mei 2026
Menjelang Armuzna, Jemaah Haji Sektor 2 Syisyah Giatkan Shalat Berjamaah
17 Mei 2026
Taklukkan Restu/Nanda dengan Straight Set, Zelfriandi/Hanif Sabet Tahta Juara BBM Cup IV 2026
16 Mei 2026
Matangkan Persiapan Armuzna, Petugas Kloter BTH 09 Bengkalis-Pekanbaru Ikuti Pembinaan Akbar di Sektor 2 Syisyah
16 Mei 2026
TERPOPULER +
  • 1 Jemaah Haji Asal Bengkalis Wafat di Makkah, Pemerintah Pastikan Hak Jemaah Diselesaikan
  • 2 Immigration Goes to School, Imigrasi Pekanbaru Edukasi Pelajar SMKN 2 tentang Layanan Keimigrasian dan Bahaya TPPO
  • 3 Astra Internasional Serahkan Bantuan Duka untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
  • 4 Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional
  • 5 Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026
  • 6 Jemaah Haji Riau Sudah Laksanakan Umrah Wajib dan Proses Pembayaran DAM
  • 7 Kloter BTH 18 Akhiri Proses Keberangkatan Jemaah Haji Riau ke Tansh Suci
  • 8 Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Batam, Kanwil Kemenhaj Riau Tangani Langsung Prosesi Pemulasaran Jenazah
  • 9 Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved