• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Persiapan Peacemaker Training 2026
Dibaca : 302 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang
Dibaca : 275 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat Kurang Mampu
Dibaca : 252 Kali
Kakanwil Tanda Tangani Addendum Kontrak Bantuan Hukum Periode II Bersama 22 LBH
Dibaca : 271 Kali
Kemenkum Riau Ikuti CoP BPSDM Hukum
Dibaca : 272 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Kunjungi Kelompok Peternak Sapi Yayasan Teratai Putih

Tim LPPM Unilak Serahkan Mesin Pencacah Pakan Ternak Sapi Berkapasitas 4 Ton/Jam

Zulmiron
Kamis, 07 Oktober 2021 17:31:46 WIB
Cetak
Tim LPPM mengunjungi Kelompok Peternak Sapi Yayasan Teratai Putih

Pekanbaru, Hariantimes.com - Tim LPPM Universitas Lancang Kuning (Unilak) menyerahkan Teknologi Tepat Guna Mesin Pencacah Pakan Ternak Sapi berkapasitas 4 ton/jam ke kelompok peternak sapi Yayasan Teratai Putih di Desa Sei Putih Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Penyerahan telah dilakukan September 2021 lalu melalui Program Produk Teknologi yang Didiseminasikan kepada Masyarakat (PTDM) Badan Riset dan Inovasi Nasional tahun Anggaran 2021 yang diketuai Ir Latifa Siswati MP bersama anggota tim Dr Anto Ariyanto SSi MSi dan Dr David Setiawan ST MT.

"Penyerahan telah dilakukan September lalu dengan langsung mendatangi kelompok perternak di Kab Kampar.dan bertemu dengan Manajer Yayasan Teratai Putih Rafi. saat penyerahan mesin tim LPPM juga berdialog dan berdiskusi dengam Rafi mengenai peternakan sapi,pakan ternak dan potensi peningkatan budidaya sapi," ujar Lativa, Kamis (07/10/2021).

Dikatakannya, peran peternakan rakyat dalam pengembangan usaha ternak sapi di Indonesia sangat besar. Peternak rakyat sebagai ujung tombak penyediaan daging memiliki keterbatasan waktu mengelola usaha akibat dari waktu banyak terserap untuk mencari sumber pakan hijauan yang dari sisi jarak cukup jauh untuk mendapatkannya.

"Penyediaan hijauan pada kelompok peternak sapi Yayasan Teratai Putih menjadi hambatan untuk pengembangan usaha peternakan akibat waktu yang terbatas, disamping jumlah ternak yang cukup banyak kurang lebih 500 ekor sapi," sebut Lativa. 

Dijelaskan Lativa, teknologi tepat guna berupa satu unit alat pencacah pakan dan satu unit hand tractor ini, bertujuan untuk menghemat waktu dan energi peternak dalam proses pengolahan hijauan/limbah pertanian untuk kontiniutas penyediaan pakan. Dan yang tidak kalah penting, dengan telah diserahkannya mesin pencacah ini dapat menyediakan pakan hijauan yang berimbang dengan jumlah ternak, sehingga ternak sapi menjadi lebih gemuk dan sehat.

Sementara itu, Ketua LPPM Universitas Lancang Kuning Dr Jeni Wardi SE MAk CA sangat berharap, setelah diserahkan dan beroperasinya Tenologi Tepat Guna Mesin Pencacah Pakan Ternak Sapi berkapasitas besar ini bermanfaat secara jangka panjang dalam mendukung peningkatan produksi daging. Mengingat dalam perancangan, ujicoba dan operasional mesin saya selalu ikut serta milihat dan mendampingi langsung.  

Manajer Yayasan Teratai Putih Rafi menyebutkan, selama ini anggota kelompok tani memenuhi kebutuhan hijauan mengandalkan dengan mencari rumput di sekitar kebun kelapa sawit yang jaraknya sangat jauh. 

"Masalah terjadi  ketika musim kemarau, dimana peternak kesulitan mencari rumput karena pertumbuhan rumput yang rendah akibat kekeringan.  Selain itu, kegiatan mencari rumput harus dilakukan hampir setiap hari karena rumput tidak bisa disimpan berhari-hari, sehingga membutuhkan waktu juga tenaga manusia," ujar Rafi.

Ditambahkannya lagi, upaya untuk mengumpulkan bahan pakan untuk stok berasal dari limbah pertanian seperti jerami padi dan jagung, terkendala karena sumber dan volume limbah yang diperoleh. Pakan kasar seperti jerami padi dan jagung bersifat bulky dan voluminous, sehingga jumlah yang disimpan tidak memenuhi kebutuhan dan tidak berimbang dengan jumlah ternak. Hal ini diperparah, karena belum ada sentuhan teknologi tepat guna dalam penyimpanan pakan. Terutama yang berasal dari limbah pertanian. 

"Kami tentu saja mengucapkan terima kasih kepada Tim LPPM Unilak, mesin ini berguna bagi kelompok peternakan, dengan mesin ini tentunya berharap berbagai masalah tentang pakan sapi dapat teratasi," sebut Rafi.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara

Tujuh Dosen Unilak Raih Jabatan Lektor Kepala 2026

Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak

Segera Digelar, PRB 2027 Prodi Biologi FKIP Unri Siapkan 11 Cabang Lomba Sains dan Kreativitas

Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA

Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri

UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara

Tujuh Dosen Unilak Raih Jabatan Lektor Kepala 2026

Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak

Segera Digelar, PRB 2027 Prodi Biologi FKIP Unri Siapkan 11 Cabang Lomba Sains dan Kreativitas

Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA

Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Persiapan Peacemaker Training 2026
06 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang
06 November 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat Kurang Mampu
06 November 2026
Kakanwil Tanda Tangani Addendum Kontrak Bantuan Hukum Periode II Bersama 22 LBH
06 November 2026
Kemenkum Riau Ikuti CoP BPSDM Hukum
06 November 2026
Ruang Fiskal Menyempit, Kebutuhan Pembangunan Meningkat
06 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Ditjen AHU
05 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual dan Optimalisasi Royalti Musik
05 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
04 November 2026
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
04 November 2026
TERPOPULER +
  • 1 Ramli Walid: Kerukunan dan Persatuan Harus Terus Dirawat Bersama
  • 2 Buka Musda V MUI Siak, Syamsurizal: Semoga Lahir Gagasan-Gagasan Besar
  • 3 139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
  • 4 Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
  • 5 Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
  • 6 Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bengkalis
  • 8 Afni: Patut Diwariskan dan Menjadi Inspirasi bagi Generasi Sekarang
  • 9 Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved